FIND ME IN YOUR HEARTS

FIND ME IN YOUR HEARTS
Kecewa



Nissa menangis setelah melihat foto foto Zaky dan seorang wanita yang belum Nissa kenal..


Rasa kecewa dan juga sedih menyatu padu di dalam hati dan benak Nissa..


"Mas kenapa kamu melakukan ini kepadaku? Kenapa kamu mengkhianati kepercayaan ku? Kenapa Mas kenapa Mas?" ucap Nissa dalam hati..


Nissa menangis sejadi jadinya membuat Nyonya Henny merasa cemas..


"Nissa sayang ada apa denganmu? Kenapa kamu menangis?"tanya Nyonya Henny lirih..


Nissa masih saja menangis tanpa menjelaskan apapun. Nissa masih belum menceritakan tentang foto yang di terima Nissa dan Nissa juga masih diam seribu bahasa hanya airmata yang mewakili suasana hatinya..


Nyonya Henny semakin bingung dengan apa yang terjadi dengan Nissa dan Nyonya Henny akhirnya menghubungi Zaky..


Tak lama kemudian Zaky pun pulang dan kemudian mendekat kearah Nissa..


"Niss kamu kenapa nangis? Bunda sampai cemas melihat kamu ada apa ayo ceritakan?" tanya Zaky sembari mencoba menenangkan Nissa..


Nissa menatap kearah Zaky dengan tatapan yang tak biasa..


"Bisa kamu jelaskan tentang foto ini Mas? Sebentar lagi kita bertunangan tapi kamu kenapa tega melakukan ini kepadaku? Apa maksudnya? Jika aku bukan yang terbaik untukmu gak apa apa aku mengerti? ucap Nissa sembari menyodorkan amplop berwarna coklat berisikan foto foto Zaky dengan seorang perempuan..


Zaky merasa bingung dengan ucapan Nissa..


Zaky kaget ketika membuaka amplop uang di berikan oleh Nissa..


"Kamu mendapatkan foto foto ini dari siapa? Ini tak seperti yang kamu lihat Niss, aku mohon percaya sama aku Niss,aku mohon." ucap Zaky sembari memegang tangan Nissa..


Nissa menangis terisak, hatinya sakit namun tak berdarah, Nissa tak pernah menyangka jika kepercayaannya bisa di khianati oleh orang yang sangat dia cintai..


"Sakit Mas hatiku, apa kamu tahu rasanya? Aku sudah begitu percaya sama kamu Mas, dan aku juga sudah sangat mencintaimu tapi ini kah yang kaku berikan? Sakit Mas." ucap Nissa sembari menangis memegang kedua lututnya..


Zaky merasa sakit melihat Nissa terpuruk, Zaky berfikir siapa yang merencanakan semua ini, siapa yang ingin menjebak dirinya lagi siapa? Dan kenapa Amanda tak pernah menceritakan apapun tentang itu tentang foto itu? Apakah Amanda adalah dalang dibalik semua ini.


Hati Zaky bergejolak menahan sedih dan juga marah, sedih karena melihat Nissa menangis dan marah karena ternyata ada seseorang yang ingin membuat hidupnya kembali kacau...


Zaky tak pernah mencurigai siapapun karena baginya dirinya tak pernah membuat kesalahan kepada siapapun..


"Siapa yang telah membuat hidupku berantakan seperti ini? Apa motif di balik semua ini." umpat Zaky dalam hatinya..


Nissa masih saja menangis hatinya masih terasa sakit..


Zaky meninggalkannya sendirian di dalam kamar dengan maksud supaya Nissa lebih tenang..


Ketika Zaky keluar dari kamar Nissa ponsel Zaky tertinggal..


Nissa yang masih menangis pun di kaget kan dengan suara ponsel yang berdering..


Nissa berdiri dan mencari ponsel milik siapa yang berdering karena dering ponsel miliknya sangat berbeda dengan ponsel yang berdering tersebut..


Nissa melihat ponsel Zaky berada di atas meja dan kaget melihat nama si penelfon.. "Amanda" satu nama yang menurutnya asing..


"Mas kapan Mas mau menanjak Manda jalan lagi?" ucap Amanda di ujung telfon nya..


Airmata Nissa mengalir dengan derasnya, Nissa tak menyangka Zaky telah sejauh itu..


Tanpa berkata apa apa Nissa menutup panggilan dari Amanda dan kembali menangis..


Zaky yang baru sadar bahwa ponselnya tertinggal kembali kedalam kamar Nissa untuk mengambil ponselnya..


Zaky masih melihat Nissa menangis terisak, tanpa curiga dan merasa bersalah Zaky pun bertanya..


Zaky mendekat ke sisi Nissa kemudian membelai rambut Nissa dengan lembut..


"Sudahlah Niss jangan menangis lagi? Aku minta maaf jika aku salah, aku bisa jelaskan aku dan Manda gak punya hubungan apapun kami hanya sebatas rekan bisnis saja gak lebih dari itu." ucap Zaky mencoba memberi penjelasan..


Nissa menatap kearah Zaky dengan tatapan yang penuh dengan amarah..


"Keluar Mas, tadi Manda menelfonmu dan dia menunggunmu pergi Mas pergi." ucap Nissa sembari memalingkan wajahnya..


Glekkkkkk..


Nafas Zaky serasa berhenti sesaat, bagaimana bisa Manda menghubunginya di saat hubungan Nissa dan dirinya sedang renggang..


"Niss percayalah ini enggak yang seperti kamu pikirkan? Nissa aku mohon kamu percaya sama aku, aku akan jelaskan semuanya." ucap Zaky berulang kali mencoba menyakinkan Nissa..


Nissa masih terdiam tak berkata apa apa, hatinya merasakan sakit yang luar bisa hidupnya serasa hancur.


"Keluar Mas, tinggalkan aku sendiri. Aku mohon jangan ganggu aku Mas keluar." ucap Nissa tanpa menoleh kearah Zaky..


Zaky semakin merasa bersalah terhadap Nissa kesalahpahaman yang tercipta harus segera di perbaiki sebelum semuanya terlambat..


Zaky terpaksa keluar dari kamar Nissa dan kemudian duduk diruang tamu ruamhnya, ketika Zaky sesng melamun tiba tiba ponselnya kembali berdering..


Zaky melihat bahwa Amanda kembali menelfonnya,


Zaky pun mengangkat telfon Amanda.


"Iya Manda ada apa?" tanya Zaky dengan sura yang sedikit serak..


"Mas Zaky bisa ke kantor aku gak, aku mau minta tolong aku butuh bantuan kamu Mas aku mohon." ucap Amanda dengan lembut..


Zaky pun menjadi dilema di lain sisi Nissa sedang marah karena kesalah pahaman yang terjadi, tapi di sisi lain Amanda rekan bisnisnya sedang membutuhkan pertolongannya..


Zaky pun bingung harus melakukan apa?


"Baiklah aku kekantor sekarang." ucap Zaky lirih..


Dilain sisi Nissa mendengar semua percakapan Manda dan Zaky, airmata Nissa serasa kering karena harus terus menangis..


Karena merasa terhianati akhirnya Nissa memutuskan untuk meninggalkan keluarga Wijaya dan kembali ke Bandung sebelum Nissa berangkat ke London untuk melanjutkan pendidikannya...