
Zaky berusaha mencari Nissa ke kost nya namun Zaky bertemu dengan Ibu kost dan mengatakan bahwa Nissa telah satu minggu pindah dari kostnya..
Zaky pun pergi ke kantornya bermaksud untuk menemui Nissa tapi kenyataan pahit justru harus di dapatkannya, Nissa telah keluar dari perusahaan..
Zaky semakin tertekan perasaannya ketika mengingat apa yang telah dia lakukan terhadap Nissa..
"Maafkan aku Niss, tak seharusnya aku melakukan perbuatan itu terhadapmu Niss maafkan aku." ucap Zaky sembari mengacak acak rambutnya sendiri..
Zaky masih terus berusaha mencari Nissa, Zaky sampai menyuruh beberapa anak buahnya untuk mencari Nissa.
"Niss aku akan menemukanmu di manapun kamu berada? Aku janji Niss aku gak akan membiarkan mu menanggung beban itu sendiri aku pasti akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan terhadapmu aku janji Niss aku janji.." ucap Zaky dalam hatinya...
Selang beberapa bulan kemudian kini kondisi Zaky semakin terpuruk membuat Nyonya Henny merasa sangat bersalah terhadap Nissa..
"Zaky maafkan Bunda, jika saja dulu Bunda tidak mengusir Nissa mungkin semua tak akan seperti ini." ucap Nyonya Henny sembari menitikan airmata..
Sementara itu Nissa terpaksa kembali ke Jakarta karena ada ujian akhir semester, Kandungan Nissa yang baru menginjak bulan ke tiga belum terlalu mencolok sehingga Nissa memberanikan diri untuk ke Jakarta.
"Tenang ya sayang Bunda akan membawamu ke Jakarta, Bunda akan menyelesaikan kuliah Bunda dulu dan doain Bunda agar Bunda lulus supaya masa depan kita bisa lebih baik lagi." ucap Nissa sembari mengelus perutnya yang masih rata..
Nissa sampai di Jakarta dan menginap di sebuah losmen kecil supaya keberadaannya tidak di ketahui oleh Zaky..
"Mas Zaky, bagaimana kabarmu apakah kamu baik baik saja tanpa aku?" ucap Nissa sembari mengelus perutnya..
"Jika aku terus seperti ini terus bagaimana dengan keadaan Nissa di luar sana? Pasti dia sangat menderita hidup harus menanggung malu hamil tanpa suami. Aku harus mencarinya dan aku yakin suatu saat nanti aku pasti akan menemukannya itu pasti.," ucap Zaky sembari berdiri dan bersiap untuk mencari Nissa..
Ujian semester pun di mulai kini Nissa telah berada di kampus untuk mengikuti ujian..
Nissa terlihat sangat bersemangat pasalnya Nissa ingin mendapatkan nilai yang memuaskan dan Nissa ingin mencari pekerjaan yang terbaik untuk sang buah hati kelak..
"Doakan Bunda ya anakku, kita pasti bisa." ucap Nissa dalam hatinya..
Ujian semester pun telah berakhir kini Nissa tersenyum lega dengan nilai yang memuaskan..
"Terima kasih sayang kamu telah membantu Bunda untuk mewujudkan mimpi Bunda." ucap Nissa dalam hatinya..
Nissa hendak berniat untuk pulang ke penginapan nya untuk segera kembali ke bandung..
Dalam perjalanannya Nissa melihat Nyonya Henny di tepi jalan. Nissa tersenyum sembari mengelus perutnya yang masih rata..
"Sayang lihatlah di sana ada Nenek kamu dia terlihat sangat cantik.." ucap Nissa sembari tersenyum..
Tiba tiba Nissa melihat Nyonya Henny yang hendak menyebrang jalan.. Tanpa Nyonya Henny sadari dirinya berada di tengah jalan raya..
Dari arah yang berlawanan Nissa melihat seseorang yang mengendarai mobil melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, hal itu membuat Nissa langsung berlari dan menyelamatkan Nyonya Henny dari kecelakaan..