FIND ME IN YOUR HEARTS

FIND ME IN YOUR HEARTS
Kebahagiaan Zaky..



Nissa dan Bunda Henny sedang berada di dapur untuk membuatkan sarapan pagi, sementara itu Zaky telah nampak rapi setelah sebelumnya membersihkan diri dan lain lain..


Zaky merasakan kebahagiaan yang tiada terkira setelah bertemu dengan sang kekasih..


Zaky yang melihat Nissa dan sang Bunda yang masih nampak sibuk untuk membuatkan sarapan pun mengurungkan niatnya untuk mendekati mereka Zaky lebih memilih untuk duduk di ruang tv sembari menatap wajah Nissa dari pantulan cermin yang mengarah langsung ke dapur..


Zaky tersenyum sendiri saat menatap kearah sang kekasihnya itu..


"Kamu memang cantik Nissa, 4 tahun kita bersama tak pernah bosan aku mencintaimu justru semakin hari cinta ini semakin besar..Aku janji aku akan mencintaimu sepanjang sisa umurku." ucap Zaky sembari tersenyum..


Nissa yang merasa ada yang sedang memperhatikannya pun langsung menatap cermin yang sedang memantulkan dirinya dan disana Nissa melihat Zaky sedang menatap dirinya..


Nissa pun tersenyum hal itu membuat Zaky semakin dag dig dug..


Setelah selesai memasak kini Nissa dan semua anggota keluarga pun sudah berkumpul dimeja makan untuk sarapan pagi bersama..


"Ayo sayang kita sarapan, sebentar Bunda mau lihat Ayah dulu ke kamar?" ucap Nyonya Henny sembari tersenyum.


Setelah Nyonya Henny pergi, Nissa menatap kearah Zaky sembari mencubit lengannya..


"Kenapa Mas tadi menatapku seperti itu? Aku kan jadi malu?" ucap Nissa sembari tersenyum..


Zaky pun tersenyum dan kemudian duduk di sebelah Nissa..


Nissa dan Zaky pun saling menatap tapi entah kenapa di antara keduanya sama sama merasakan sesuatu yaitu canggung.


"Niss aku mau bilang sesuatu sama kamu? Nissa apa kamu mau menikah denganku? Aku tak mau kehilanganmu karena jujur aku sangat sangat mencintaimu ku harap kamu mau menerimaku dan kita bangun masa depan kita bersama.." ucap Zaky sembari menggenggam tangan Nissa..


Belum sempat Nissa menjawab tiba tiba Ayah dan Bunda datang kemudian mereka tersenyum..


"Udah Niss kamu terima saja anak Ayah ini, kamu adalah wanita yang sangat dia cintai Ayah bisa lihat dan Ayah tahu itu." ucap Tuan Wijaya membuat Nissa tambah merasa malu..


Nyonya Henny pun tersenyum..


"Iya Nissa kamu dan Zaky menikah ya kalian harus wujudkan cita cita kalian untuk bersama. Bunda akan sangat senang jika kalian bisa secepatnya menikah.." ucap Nyonya Henny yang sudah tak sambar untuk memiliki menatu..


Nissa pun terdiam sejenak dan kemudian mengangguk.


"Iya Mas aku mau menikah dan menua bersamamu. Tapi sebelum kita menikah mau kan Mas menemaniku ziarah ke makan orang tua ku serta menemui Bibik dan Pamanku karena kini Nissa kan susah menjadi dokter, lagipula sudah hampir 7 tahun Nissa tak mengunjungi Paman dan Bibik." ucap Nissa sembari memberikan Zaky satu permintaan..


Zaky pun tersenyum dan kemudian mengangguk..


"Baiklah bidadari ku aku akan menemanimu kemanapun kamu melangkah. Dan aku juga akan memintamu kepada Paman dan Bibikmu. Dan aku janji aku tak akan pernah membuat kamu kecewa.." ucap Zaky sembari tersenyum..


Nissa merasa sangat bahagia kerana Zaky mau menemaninya untuk mengunjungi keluarga Nissa, kerana semenjak orang tua Nissa meninggal hanya Paman dan Bibik Hartawanlah yang selalu menjaga dan juga membesarkan Nissa hingga dia tamat SMA..