
Zaky dan Nissa telah sampai di restorant, kini mereka tengah menikmati makan malam berdua dan hal itu nampak membuat Nissa dan Zaky semakin dekat..
"Makan yang banyak agar kamu kuat menjalani kehidupan ini." ucap Zaky sembari menyeruput jus alpukat yang dia pesan...
Nissa menghentikan makannya kemudian menatap kearah Zaky tanpa berkedip..
"Hei kenapa kamu menatapku seperti itu?Apa kamu gak terima aku ngomong kayak tadi?" ucap Zaky yang pura pura cuek lagi..
"Gak apa apa Pak, eh Mas.." ucap Nissa sembari tersenyum..
Zaky dsn Nissa kembali menikmati makan malam mereka tanpa memikirkan status mereka..
Setelah selesai Zaky mengantar Nissa ke kontrakannya dan saat itu hujan turun sangat lebat sehingga mau gak mau Zaky harus istirahat sejenak di kontrakan Nissa..
Dengan perasaan cemas Nissa pun mengizinkan Zaky untuk berteduh sembari menunggu hujan reda.
"Masuk dulu Mas,diluar sangat dingin." ucap Nissa yang menyuruh Zaky masuk kedalam kost nya karena cuaca malam itu sangatlah dingin...
Zaky pun menuruti ucapan Nissa tanpa protes.
Zaky tersenyum kearah Nissa dengan sangat manisnya hal itu membuat jantung Nissa hampir nyaris berhenti berdetak..
"Ya Allah Pak Zaky, kenapa tersenyum seperti itu kearahku?Senyuman utu membuat jantungku berdetak sangat kencang." ucap Nissa dalam hatinya..
Nisaa pun bangkit dari duduknya dan kemudian membuatkan Zaky secangkir kopi..
"Pak aku buatkan Bapak kopi di minum dulu.." ucap Nissa dengan penuh kelembutan..
Zaky menatap kearah Nissa dengan tatapan yang tak biasa..
"Kenapa kamu masih panggil aku Bapak juga si." ucap Zaky sembari mengambil cangkir yang ada di depannya..
Nissa menelan ludahnya dan kemudian tersenyum.
"Iya Mas Zaky maaf ya." ucap Nissa lirih nyaris tak terdengar..
Tiba tiba saja mati lampu karena hujan lebat yang menerjang ibukota..
Nissa panik dan hampir menjerit karena ketakutan..
Zakypun kaget mendengar Nissa berteriak dan menangis, dan refleks Zaky malah memeluk Nissa.
Nissa berada dalam pelukan Zaky dan kemudian menangis. Zaky mencoba menenangkan Nissa dengan memeluknya dengan sangat erat..
"Sudah ya Niss, kamu jangan nangis ada aku disini." ucap Zaky lirih..
Hati Zaky merasa sangat tenang memeluk Nissa benarkah sudah ada sedikit rasa di hati Zaky..
"Mas Zaky seandainya kamu bisa menjadi pelindungku selamanya tapi itu mustahil karena aku dan kamu ibaratkan langit dan bumi, kita memiliki banyak perbedaan." ucap Nissa dalam hatinya...
Hujan terasa semakin lebat dan lampu pun tak kunjung nyala hal itu membuat Zaky terus terjaga dan kemudian tanpa sadar Zaky dan Nissa tertidur dengan berpelukan sampai pagi menjelang...
Pada pagi harinya Nissa kaget karena berada di pelukan sang Bos, aroma tubuh Zaky membuat jantung Nissa berdetak begitu kencangnya..
Nissa mencoba melepaskan diri dari pelukan Zaky, namun hal itu sia sia karena Zaky justru memeluknya semakin erat..
Nissa masih mencoba melepaskan diri namun Zaky masih nampak tertidur dengan pulasnya.
Nissa mencoba menggoyangkan tubuh Zaky, hal itu berhasil membuat Zaky terbangun dan kaget juga karena masih memeluk Nissa.
"Maafkan aku, semalam kamu ketakutan dan aku gak sengaja memelukmu."ucap Zaky mencoba menjelaskan apa yang telah terjadi...
Nissa pun bangun dari duduknya kemudian tersenyum..
"Terima kasih karena Bapak, eh Mas telah menemani aku semalaman dan aku sangat berterima kasih untuk itu." ucap Nissa sembari tersenyum..
Zaky pun tersenyum dan kemudian merebahkan tubuhnya di sofa yang semalaman mereka duduk bersama karena tubuh Zaky merasa capek dan jug pegal..
"Iya sudah gak apa apa, hari ini kamu gak usah ke kantor aku kasih izin kamu bolos. Dan tolong biarkan aku tidur sebentar disini, badanku capek banget." ucap Zaky dan belum sempat Nissa menjawabnya Zaky telah terlelap didalam tidurnya..
Nissa hanya bisa tersenyum memandangi wajah sang bos yang begitu terlihat tampan saat terlelap dalam tidurnya, seandainya Allah mengizinkan Zaky yang menjadi pendamping hidupnya mungkin Nissa akan menjadi wanita paling beruntung di dunia ini...
🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤
Zaky masih nampak terlelap di dalam tidurnya, Nissa bergegas ke dapur untuk membuatkan makanan seadanya, Nissa tak perduli dengan tetangga kosnya yang sudah pasti akan membicarakannya takkala melihat sebuah mobil parkir di depan kos Nissa..
Pada siang harinya Zaky baru saja bangun dari tidurnya hatinya merasakan damai berada di tempat sederhana namun Zaky mendapatkan sesuatu yang tak dia dapatkan di tengah kemewahan yang orang tuanya berikan..
Zaky mencari Nissa namun tak menemukannya, Zaky melihat ada secangkir kopi yang masih hangat dan juga telah ada roti bakar berada di meja tepat di hadapan Zaky..
Zaky tersenyum dan kemudian mengambil cangkir berisikan kopi dan kemudian menenggak habis kopi tersebut..
Zaky berjalan kearah kamar mandi namun Zaky tak menemukannya. Zaky memasuki sebuah kamar yang ternyata adalah kamar Nissa..
Sepontan Zaky langsung keluar ketika melihat Nissa yang sedang sholat di dalam kamarnya.
Zaky kembali ke sofa dan kemudian menghabiskan roti bakar yang Nissa buat untukknya..
Hati Zaky berdetak begitu kencang ketika mengingat peristiwa semalam dimana Zaky bisa memeluk Nissa hingga pagi menjelang sungguh malam yang tak mudah untuk di lupakan..
Bertemunya Zaky dengan Nissa membuat Zaky sedikit bisa melupakan sakit hatinya kepada Zaskia mantan kekasihnya yang tega mengkhianatinya dengan sahabatnya sendiri..
Zaky sedang berada dalam lamunannya ketika Nissa datang kemudian membuyarkan lamunan Zaky..