
"Kak, kak, Kak Leo, ayo cepat dikit kita bisa telat."
teriak Leon memanggil saudara kembarnya, hari ini adalah hari pengumuman kelulusannya,
"apa sih, teriak-teriak?" kesal Leo yang baru saja keluar dari kamarnya mendengar Leon yang berteriak memanggilnya.
"ayo cepat dikit kak, ini udah pukul 07:30 AM, anak- anak yang lain udah pada ngumpul," guman Leon sedikit kesal karena kakaknya selalu saja santai.
"iya, bentar lagi, kakak pamitan dulu sama Mommy."
"Mom, Dad, aku pamit ya," guman Leo pada kedua orang tua nya sambil mencium punggung tangan Orang tuanya.
"Hum, hati-hati sayang, ingat jangan ngebut-ngebut bawah motor." ucap Diandra memperingati Anak-anak nya.
"iya Mom,"
"Bawah kabar baik untuk Daddy dan Mommy." Ucap Diky pada putranya.
"Siap Daddy," guman Leon sambil berlalu dan mengangkatnya jempolnya.
Setelah pamitan pada kedua orang tuanya, kedua Pria Remaja itu menuju sekolah dengan mengendarai motor kesayangan nya dengan kecepatan diatas rata-rata, beruntung jalanan masih belum terlalu ramai, tak butuh waktu lama mereka sudah tiba disekolah, pengumuman aka keluar pukul 08:00 AM, semua siswa sudah siap melihat pengumumannya, begitupun dengan Leo dan Leon,
Setelah menunggu beberapa saat, seorang Guru keluar ruangan membawah kertas dimana tertulis nama-nama siswa yang Lulus ujian, dan juga sebagai sang Juara, sedangkan Juara Umum akan diumumkan pada saat Acara Pelulusan yang akan diadakan disekolah dan tentu dengan mengundang semua orang tua siswa.
Setelah kertas pengumuman di tempel di Mading sekolah, semua siswa berlomba mencari namanya masing, termasuk Leo dan Leon yang juga penasaran dengan nilai kelulusannya, walaupun Leo tetap yakin akan Lulus tapi Dia juga ingin melihat nilai kelulusannya,
Dan sebagai Siswa terfavorit disekolah tentu saja Leo dan Leon memiliki banyak penggemar, selain karna prestasi nya juga ketampanan yang dimiliki oleh saudara kembar tersebut.
Dari banyaknya Siswa-siswi yang mengikuti UAN hanya 98% yang lulus, ada beberapa siswa yang tidak lulus membuatnya pulang dengan membawa kekecewaan,
Berbeda dengan Anak kembar Diky dan Diandra, mereka pulang dengan penuh kebahagiaan, bagaimana tidak Leo ada diperingkat 1 sebagai siswa terfavorit dan tentu saja dengan Nilai dan Prestasi yang tinggi, sedangkan Leon ada diurutan Ke 2 Nilai tertinggi setelah Kakaknya.
"Assalamualaikum Mom,Dad." Ucap Leo dan Leon hampir bersamaan.
"Waalaikumsalam sayang."
Melihat rona di wajah Anaknya, Diandra yakin jika Anaknya membawa kabar bahagia setelah melihat nilai kelulusan nya.
"Tumben, cepat pulang Nak, biasa juga nongkrong dulu sama teman-teman?" tanya Diandra yang merasa heran pada Anak-anaknya.
"Nggak kok, Mom. Cuman pengen cepat pulang aja, Daddy mana?" guman Leon
"Masih di kantor, bentar lagi pulang, katanya hari ini pengen cepat pulang, mau dengar kabar bahagia yang kalian bawah, Daddy akan kecewa jika kabarnya nggak memuaskan bagi Daddy..!" guman Diandra sambil melirik anak-anaknya dengan senyuman
"tentu saja Mom, kami bawah kabar bahagia untuk Daddy dan Mommy, lihatlah."
Leon memperlihatkan foto tentang kelulusannya yang sudah Dia foto sebelumnya.
"MasyaAllah sayang, kalian memang terbaik, Mommy yakin, Daddy akan sangat bahagia setelah melihat ini." Guman Diandra sambil memeluk kedua Putranya.
"yaa, udah, kalian mandi gih, lalu makan sebelum Daddy pulang, entar malam kita rayain kelulusan kalian." lanjut Diandra.
"Mom, Minggu depan ada acara kelulusan disekolah dan juga pengumuman bagi siswa-siswi yang berprestasi, dan ini undangan untuk Daddy dan Mommy." Ucap Leo sambil memberikan amplop yang diterima dari Guru nya sebelum pulang.
"Hum, baiklah. Daddy dan Mommy pasti hadir." Ucap Diandra sambil mengambil amplop tersebut.
Sesuai janjinya Diky pulang lebih awal, dan setelah mendapat kabar baik dari istrinya, Dia lalu bergegas mandi, Dia akan mengajak keluarganya makan diluar sebagai hadiah kecil untuk putranya.
"Sayang, siap-siap ya, kita makan diluar sama Anak-anak."
"Hum, apa anak-anak sudah siap?" tanya Dian pada suaminya
"Aku belum memberitahunya, aku baru saja pulang, entar malam baru kita kasih tau, saat akan berangkat."
Sementara ditempat yang berbeda, disebuah kamar nampak seorang Gadis kecil sedang menyuapi ibunya yang masih sering pusing, ingatan nya sudah kembali pulih, namun kepalanya masih sering sakit akibat benturan keras yang perna ia alami hingga membuatnya masuk diruang Operasi.
"Sayang, makasih ya, udah nyuapin Bunda." Ucap Amel tulus pada Anaknya.
"Sama-sama Bunda, aku sayang sama Bunda, Aku nggak mau jika Bunda sampai sakit lagi." guman Lyaa sambil memelukku Ibunya.
"Maafin Bunda sayang, Bunda selalu mengabaikan mu, bahkan Bunda sempat melupakanmu." Ucap Amel membalas pelukan Anak nya dengan erat.
"Bunda nggak salah, kata Nenek bunda lagi sakit, makanya lupa pada kami."
Ibu dan Anak saling berpelukan sambil menangis, tanpa mereka Sadari seseorang telah memperhatikan mereka dibalik pintu.
Recky melangkah masuk kamar setelah tangis istri dan Anaknya sedikit reda,
"Udah nggak terlalu Mas, Ibu dan Lyaa selalu menjagaku, saat Mas kerja."
Recky sama sekali tidak terkejut dengan Amelia yang sudah mengingat Dirinya karena Dia sudah memeriksa sebelumnya dan hasilnya semakin membaik.
"Syukurlah jika keadaan mu semakin membaik, Aku sempat khawatir, dan berencana akan membawamu keluar Negeri untuk melakukan Operasi, tapi kurasa itu tidak perlu lagi." ucap Dr.Recky
"itu tidak perlu Mas, aku sudah ingat semuanya, dan maafin Aku yang sempat melupakan kalian, juga Aku minta maaf atas Ibu yang tidak jujur pada mu tentang status ku sebelumnya." Ucap Amelia dan minta maaf dengan tulus.
"Nggak apa-apa, aku udah maafin Kamu dan Ibu, sekarang kita mulai dari awal lagi ya, dan lebih meluangkan waktu bersama keluarga terutama Futri kita, Aku juga udah buatkan izin Cuti untukmu hingga keadaan mu benar-benar pulih."
"Hum, baiklah. Makasih ya Mas."
"Iyya istirahat lah, Aku mandi dulu.
Sayang kamu tidur disini atau dikamar kamu?" tanya Recky pada putrinya.
"Aku akan kekamar Ayah, kan giliran Ayah yang jaga Bunda." jawabnya dengan senyuman, membuat orang tuanya terkekeh.
Setelah kepergian Lyaa, Recky menutup pintu kamarnya lalu kekamar mandi untuk membersihkan Diri..
Seminggu kemudian, malam ini adalah acara kelulusan Leo dan Leon yang diadakan disekolah, semua siswa dan juga orang tua mereka turut hadir dalam memeriahkan acara tersebut, banyak tarian dan juga kegiatan-kegiatan lainnya sebelum acara puncak,
Setelah beberapa acara sudah terlewatkan MC pun mengumumkan akan pemberian penghargaan bagi siswa-siswi yang berprestasi dan juga untuk yang Juara umum.
Assalamualaikum..
"Para hadirin yang berbahagia, mohon perhatiannya nya sebentar, kita akan memberikan beberapa piala bagi siswa dan siswi kita, yang lulus dengan prestasi terbaik dan juga tentu dengan nilai-nilai terbaik,
[Suara riu tepuk tangan menggema di seluruh ruangan]
Baiklah untuk sang Juara kita...
_Juara ke 3 diraih oleh seorang siswi yaitu
Amanda Lestari
[Suara tepuk tangan lagi-lagi menggema di seluruh ruangan]
Dimohon siswi yang bernama Amanda Lestari untuk maju ke depan bersama orang tuanya.
_juara ke 2 diraih oleeehh Leon Diky Pratama
[Suara tepuk tangan lagi-lagi menggema di seluruh ruangan]
Dimohon untuk maju kedepan bersama Orang tuanya atau Wali.
Dan ini Dia jagoan kita Sang Juara 1 dan juga Juara Umum disekolah ini.
_Juara 1 diraih Oleeehh Leo Diky Pratama putra sulung Dari Diky Pratama dan Diandra Pratama.
[Suara tepuk tangan lagi-lagi menggema di seluruh ruangan tersebut]
Diky dan Diandra naik ke panggung, untuk menemani kedua putranya untuk menerima penghargaan, rasa bangga Diky kepada kedua putra kembarnya yang memiliki prestasi cukup baik, semakin tinggi, apalagi banyak rekan rekan bisnisnya yang datang untuk mendampingi Anak-anaknya.
Acara demi acara berlangsung cukup meriah, hingga acara hampir selesai dan para tamu undangan dipersilahkan untuk mencicipi apa yang sudah dihidangkan.
"Kalian memang kebanggaan Daddy." Ucap Diky penuh bangga pada kedua Anaknya saat berada dimeja yang sama.
"Makasih Daddy, ini semua karena Didikan dari Daddy dan Mommy." Ucap Leo sambil tersenyum.
"Kalian lanjut dimana sayang?" tanya Diandra
"Kami lanjut SMA favorit aja Mommy !"ucap Leo
"Baiklah, Daddy akan urus semuanya Setelah Ijazah kalian keluar Daddy yang akan antar kalian."
"Baik Daddy,,"
Malam semakin larut, namun masih saja ada acara hiburan, namun Diky memutuskan untuk pulang karena Anjani sudah tidur dipangkuan Mommynya, dan Kedua Putranya juga akan pulang dengan mengendarai motornya.
🌺🌺🌺❤️🌺🌺🌺