Don't Go

Don't Go
pernikahan (II)



saat sampai di pertengahan pesta mayle keluar dari gedung pernikahan untuk mencari angin, saat diluar dia melihat john yang sudah berpakain rapi. john mendekati mayle yang sudah tidak memiliki ekspresi apa-apa lagi saat terkejud melihat kehadiran john dipesta pernikahannya


" selamat le atas pernikahannya" kata john sambil mengulurkan tangannya kepada mayle


mayle hanya bisa membalasnya dengan raut wajah sedih. seketika air mata mayle jatuh tanpa ia sadari, ia tidak tahan melihat wajah john, dia sangat patah hati saat memutuskan hubungannya dengan john, lelaki yang sangat ia cintai semasa SMA.


" kamu kenapa nangis le?" kata john sambil menghapus air mata mayle


" terima kasih jo udah mau datang ke acara pernikahanku. maaf jo aku harus masuk kedalam banyak orang yang pasti mencari keberadaanku" kata mayle yang hendak meninggalkan john.


akan tetapi john sudah menahan tangan mayle, ia memegang erat tangan mayle.


" aku gak bisa gini terus jo, aku harus melupakanmu tetapi setiap kali aku ingin melupakanmu, bayang-bayangmu selalu ada disisi ku, aku gak mau karena aku hubungan perusahaan om ku dengan xime hancur, aku gak bisa melihat om dan tante ku harus menderita biar lah aku yang harus menanggung apa pun yang terjadi bagaimana pun akulah anak yang paling besar" kata mayle sambil terus menjatuhkan air matanya. tanpa sadar john memeluk tubuh mayle dia tidak peduli istri siapa yang ia peluk, john hanya tau kalau mayle adalah kekasihnya.


" jo aku gak bisa menolak ini semua. aku hancur, aku hancur aku pengen mati aja, aku gak mau lagi ada di dunia ini aku ingin menyusul ayah dan ibuku" kata mayle yang makin tidak bisa lagi menahan dan mengontrol tangisnya, ia menangis dipelukan jo, ia memukul-mukuli dada jo karena dia ingin melampiaskan semua amarah dan tangisnya.


mereka saling mencurahkan perasaan yang tidak bisa mereka tahan selama ini.


Tanpa sadar sekretaris nya xime sudah ada di belakang kami sambil melihat kami berdua berpelukan. sontak mayle terkejut dan hampir pingsan karena sekretaris itu melihat dia bersama john.


" maaf nona saya menggangu nona. tetapi tuan saat ini sedang mencari anda ia ingin memperkenalkan anda kepada kerabat dan rekan kerjanya." kata sekretaris kepada mayle.


" kamu diluan saja masuk nanti saya nyusul. saya ingin berbicara dulu kepada sahabat saya ini." jawab mayle


sekretaris itu hanya mundur saja bukan nya pergi. mayle hanya bisa pasrah saja.


" jo terimakasih buat semua waktu dan cintamu. aku tau kamu itu sangat tulus mencintaiku tapi maaf aku gak bisa." kata mayle yang mulai bergegas meninggalkan jo.


" le aku sangat bersyukur Tuhan mengirimkan seseorang yang sangat begitu baik aku berharap kita bisa menjadi satu lagi mungkin tidak sekarang." jawab john sambil pergi meninggalkan pesta. ia sangat terpukul tapi dia tidak bisa membantu mayle, john tidak seperti xime pengusaha hebat yang memiliki perusahaan dimana-mana. walaupun demikian john tetap mendoakan yang terbaik untuk mayle dan xime.