
Malam semakin larut xime dan sekretaris nya masih dijalan dan hampir sampai rumah, saat mereka sudah dekat dengan gerbang utama sekretaris menelpon penjaga rumah dan bertanya apakah mayle sudah tidur atau belum dan apakah kamar di kunci mayle. setelah mendapat jawaban dari penjaga sekretaris itu membawa xime langsung ke kamar yang ada mayle.
" lu ngapain ikut sama gua, lu mau ngelihat gua sama istri gua bugil ha?" kata xime ngasal. xime masih terpengaruh oleh alkohol yang diminum oleh nya ia terlalu banyak minum sehingga ia sulit untuk konsen.
" maaf tuan saya hanya mengantar kan tuan saja" jawab sekretaris itu.
" yaudah yaudah lu pulang aja gua mau nikmati malam ini" kata xime lagi
" baik tuan saya permisi dulu" jawab sekretaris itu lagi
xime tidak peduli lagi ketika sekretaris nya berkata, ia langsung membuka pintu kamar dan meninggal kan sekretaris nya itu di depan pintu kamar nya.
saat xime masuk kedalam kamar ia melihat mayle sedang tertidur sangat nyenyak ia langsung mendekati mayle dan mulai menempelkan bibirnya di bibir mayle. Xime tidak peduli dengan apa yang dilakukannya, ia terus menciumi mayle tanpa belas kasihan. xime melumat habis bibir mayle sontak mayle terbangun dan mendorong tubuh xime dari atas nya tetapi mayle gagal xime terlalu besar dibandingkan dia.
" kamu sudah bangun sayang, aku hanya ingin menikmati malam ini bersama mu kamu jangan menolak yah kalau kamu menolak kamu akan mendapatkan masalah yang sangat besar kamu paham kan" kata xime dan langsung kembali mencium bibir mayle dengan sangat kasar. Mayle merasakan bahwa xime sedang mabuk karena mulut nya bau alkohol. saat xime sedang asik dengan bibir mayle tiba-tiba saja air mata mayle jatuh dia sangat tidak menyangka hal ini terjadi pada nya.
xime hanya tersenyum ketika melihat mayle nangis tidak lupa juga xime melap air mata mayle yang jatuh setelah selesai dengan bibir dan pipi mayle ia langsung mencium leher mayle dan mulai membuka piama milik mayle dan mulai menyentuh gunung mayle.
" ternyata kamu sudah ada persiapan yah disaat seperti ini kamu tidak memakai bra dan kamu tau aku sangat menyukai hal ini sayang"kata xime sambil terus memainkan gunung milik mayle. xime terus mencium leher mayle dan membuat bekas di leher mayle.
" tetapi saya tidak tau bagaimana cara nya tuan, saya tidak pernah melakukan hal seperti ini" jawab mayle
" wahh kamu ternyata baru pertama kali merasa kan hal seperti ini yahh berarti saya sangat berentung bisa mendapat kan mu. oke kamu hanya memasukan milik saya kedalam mulut kamu dan jangan lupa kamu harus meremas nya dengan penuh kasih sayang paham" kata xime lagi kepada mayle.
Mayle hanya bisa nurut dan mulai membuka celana panjang milik xime dan jujur saja ia sangat terkejut ketika melihat milik xime sangat besar dan panjang dan tentu saja sudah berdiri dari tadi. Mayle masih melihat nya saja sampai-sampai xime langsung mendorong milik nya kedepan wajah mayle dan tentu nya mayle langsung memegang milik xime dan memasukkan nya ke dalam mulutnya dan mulai menghisap nya.
" ahhh emmm yahh beby terus kan aku sangat menyukai nya kamu sangat pintar" kata xime.
tanpa menunggu lama xime mengeluarkan cairan dan sontak membuat mayle terkejut dan langsung mengeluarkan milik xime dari mulut nya. xime langsung menjatuhkan mayle di tempat tidur dan mulai memainkan **** * milik mayle dan xime sudah bisa menahannya lagi dan ia langsung memasukkan milik nya yang besar kedalam **** * mayle
" wahh masih sangat sempit ternyata, kamu jangan menutupi wajah dan mulut mu seperti itu keluar kan saja" kata xime lagi. mayle hanya mengiyakan setiap perkataan xime
" ahhh sakit" mayle mulai mendesah dan tentu saja membuat xime semakin semangat
ia terus memasukkan milik nya ke punya mayle dan tentu saja xime berhasil menembus milik mayle yang masih perawan itu dan xime langsung memaju mundurkan gerakan nya mulai dari perlahan hingga cepat mayle terus berteriak dan itu membangkitkan semangat xime. mereka berdua sama-sama keluar dan terjatuh dalam kepuasan mayle tidur diatas xime dan xime menutup badan mereka berdua dengan selimut.