
Sesampainya Mayle dirumah ia melihat Danu dan Nita sedang menunggu kehadirannya. sontak mayle langsung berlari mendekati mereka yang diikuti oleh john dari belakang
" apa yang terjadi?" tanya mayle pada dua ponakannya itu
" dari mana aja sih dirimu?" kata nita ketus
" kak papa baru saja bangkrut dan asetaset papa harus dijual untuk menutupi semua hutanghutang papa kak, dan didalam mama sama papa lagi berkelahi hebat kak. kami takut kak kalau terjadi sesuatu." jawab danu yang terus menangis
" kalian sabar yah kakak akan bicara sama mama dan papa kalian jangan takut kakak ada bersama kalian" jawab mayle yang menengkan ponakannya
" jo kamu pulang aja yah aku gak mau kamu terlibat dalam hal ini"kata mayle kepada jo
" tapi kamu gimana? aku gal bisa ninggalkan kamu sendiri disini dalam keadaanya yang tidak baik, aku takut terjadi sesuatu terhadapmu le" jawab john kepada mayle yang sudah panik
" kamu tenang aja yah aku pasti bisa kok menghadapinya. oke jo kamu pulang aja yah" jawab mayle meyakinkan jo
" kalau ada apa-apa kamu kabari aku yah, aku pulang dulu jaga dirimu le" jawab john sambil mencium kening le
" hemmm"
seperginya john dari rumah mayle langsung masuk kerumah untuk melihat apa yang terjadi. mayle melihat banyak sekali barang yang pecah dan berserak dimanamana. tante mayle hanya duduk sambil menangis sedangkan om mayle hanya bisa pasrah
" om tante" sapa mayle. sontak keduanya terkejut melihat mayle
" apa yang terjadi om kenapa semuanya begina, apa yang bisa mayle bantu om? mayle bersedia melakukan apa saja om asalkan dana dan nita gak terpuruk seperti sekarang" jawab mayle dan tanpa sadar air mata nya mengalir
" enggak kok ini gpp cmn masalah kecil kok. ehh bagaimana hasil akhirnya kamu lulus kan?" kata tante sisca kepada mayle
" mayle lulus tan dan mayle dapat nilai tertinggi di sekolah tan. tapi mayle gak mau kalau melihat om sama tante begini, mayle sangat sayang sama om dan tante aku gak mau harus kehilangan kalian " kata mayle sambil menangis
" kamu gak perlu kahwatir le om dan tante baik-baik aja kok" kata om fran menenangkan mayle
" om aku mohon apa yang bisa mayle bantu untuk bisa menyelamatkan perusahaan om" tanya mayle
" hanya ada satu cara yaitu om harus mendapatkan suntikan dana dan memang om sudah dapat tetapi dia ingin jika satu diantara anak perempuan om harus menjadi istrinya" kata om fran dengan penuh penyesalan
" aku bersedia om asalkan dana dan nita tidak berkekurangan aku rela om harus menikahinya" jawab mayle dengan pasti
" tapi kami tidak ingin masa depanmu hancur kami sudah berjanji kau harus sukses nak" jawab tante sisca kepada mayle
" om tante kalian sudah banyak berkorban demi aku sekarang biarkan aku yang berkorban untuk kalian biarkan aku yang mengambil semua tanggung jawab ini om tante aku mohon" jawab mayle meyakinkan om dan tantenya
" tapi nak" jawab tante sisca, tetapi mayle langsung memeluk mereka berdua dan menangis akan hal apa yang akan terjadi pada diri mayle.
Mayle baru saja mendapatkan kebahagiannya yaitu dia diterima di univ yang sangat di idamkannya akan tetapi semua itu musnah begitu saja terlebih jo mereka baru saja pacaran dan jo harus menerima semuanya bahwa dia ditinggal nikah oleh mayle kekasihnya yang sangat dia cintai. mayle hanya bisa pasrah menerima semua yang sudah terjadi dalam hidupnya bagaimana pun mayle harus membalas kebaikan om dan tante nya terhadap mayle.