
Disekolah yang begitu ternama dinegri ini merupakan tempat dimana mayle sekolah dia merupakan siswi yang sangat berbakat, tidak hanya berbakat ia juga memiliki paras yang cantik dan menawan dan tak heran pulak kalau banyak lelaki yang tergilagila dengannya. Hari ini Mayle mendapatkan kebahagian yang luar biasa dia merupakan siswi tunggal yang menerima beasiswa untuk masuk ke universitas ternama di negri ini dan ia juga mendapat nilai tertinggi. Banyak teman dan guru mayle memberikan ucapan selamat dan tentunya orang yang mayle sukai selama 3 tahun ini.
***
le panggil seorang pria dari belakang, lantas mayle melihat sosok pria tampan gagah dan sekaligus ketua basket disekolahnya. nama pria itu John. John memang sudah lama suka terhadap mayle tetapi beberapa kali dia mengatakan isi hatinya pada mayle, ia selalu tidak mendapat jawaban dari mayle. Mayle juga sudah lama menyukai john akan tetapi dia teringat pesan om dan tantenya kalau dia harus belajar dengan baik dan bisa menjadi orang yang berguna.
" hai john, ada apa?" tanya mayle
" sebentar lagi kita akan keluar dari sekolah ini, dan sampai sekarang aku tidak tau hati mu untuk ku atau untuk oranglain" jawab john
sontak mayle terdiam dan menatap john penuh rasa sayang
" aku mohon katakan apa yang ada didalam hati mu, jangan sembunyikan lagi sudah cukup aku menahan perasaan ku ini terhadap mu le" jawab john dengan penuh keberanian
" john kamu akan mendapatkan semua jawaban itu ketika kita lulus dari sini, aku berjani padamu" jawab mayle sambil pergi meninggalkan john yang masih terdiam.
" Selamat le akhirnya harapan kamu untuk masuk ke universitas yang kamu ingin dan idamkan akhirnya terkabul" kata john kepada mayle
" terimakasih john ini juga berkat dari dukungan mu terhadapku selama ini" jawab mayle dengan senyuman
" terima kasih jo buat bunga dan coklat nya. hemm kamu bertanya apa emang sama ku?" jawab mayle sambil tersenyum
" harus kah aku ulangi semua kata hatiku dan perasaan ku pada mu le" jawab john
" hemm boleh kalau kamu tidak keberatan" jawab mayle
" aku gak keberatan kok. le aku mau kamu dan aku menjadi kita aku ingin kamu menjadi pasangan hidup ku yang memang dikirimkan Tuhan kepada ku. aku gak mau kehilangan sosok wanita yang begitu kuat dalam menghadapi segala cobaan hidup. le mungkin aku bukan lelaki yang sempurna tetapi aku akan memberikan kebahagian kepadamu dan tentunya kau tidak akan pernah menangis. le apakah kamu mau menjadi pasangan hidup ku untuk selamalamnya" tanya john terhadap mayle yang sudah mulai menjatuhkan air matanya karena terharu
" jo aku sudah lama ingin menerimamu tapi waktu selalu saja tidak mendukung hal tersebut, dan sekarang waktu yang tepat telah datang dan aku mau menjadi pasangan mu" jawab mayle dengan penuh keberanian
" jadi sekarang kita pacaran le" tanya john yang penuh dengan kegembiraan kepada mayle
" iya jo" jawab mayle sambil tersenyum lebar
john langsung memeluk mayle dengan senang dan tentunya di lihat oleh siswasiswi dan para guru lainnya sambil memberikan tepuktangan terhadap pasangan baru itu.
setelah 3 tahun kurang lebih john menahan perasaannya akhrinya mayle menjawabnya. hari ini merupakan hari yang sangat bahagia buat mayle, dia sangat bersyukur banyak sekali orang yang sayang terhadapnya apalagi john orang yang selalu ada disaat dia sedih maupun senang.