Don't Go

Don't Go
Pagi Pertama di rumah Xime



Jam sudah menunjukkan pukul 13:00 wib tetapi mayle dan xime masih belum juga bangun. Sekretaris nya xime sudah datang kerumah mulai dari pagi dan menunggu xime akan tetapi karena xime belum keluar dari kamar dia langsung pergi sendiri ke kantor. Xime mulai sadar dari tidur nya, dia melihat mayle ada diatas tubuh nya dan dia mulai tersenyum saat wajah mayle terkena sinar matahari dan mayle mulai membuka mata nya tetapi xime langsung menutup mata nya kembali.


Mayle terkejut kenapa dia ada diatas tubuh laki-laki ini. mayle mengingat ingat kejadian tadi malam dan dia pun sontak teriak di wajah xime dan langsung turun dari tubuh xime.


" pagi pagi kenapa kamu sudah buat berisik kamu tidak takut kalau saya marah" kata xime pada mayle


" ma maaf tuan saya terkejut kenapa ini bisa terjadi saya gak mau hamil tuan saya belum siap" jawab mayle terisak


" hahh kamu kira saya mau punya anak dari kamu" xime membuka laci meja terdapat obat yang didalam botol dan memberikan nya pada mayle


" kamu bisa meminum obat itu kalau tidak ingin hamil dan wajib memang kamu minum paham" kata xime dan langsung turun dari tempat tidur tanpa menggunakan pakaian apapun.


Mayle hanya mengangukan kepala nya. saat xime didalam kamar mandi dia mulai memakai pakaian nya dan membereskan tempat tidur. saat sedang membersihkan dan merapikan tempat tidur mayle terkejut mendapati darah yang ada di sprei yang ia tiduri bersama xime.


" hah darah? Darah apa ini kenapa bisa ada disini semalam sebelum aku tidur ini darah tidak ada tetapi kenapa sekarang ada" dia masih berfikir dan langsung mengingat apa yang semalam terjadi pada nya dan juga xime.


Dari dalam kamar mandi xime memanggil dirinya untuk segera masuk ke dalam kamar mandi.


mayle segera berlari saat xime memanggil mayle dengan nada yang kuat seperti itu mayle mulai cemas.


" ada apa tuan? ada yang bisa saya bantu?" kata mayle


xime langsung melihat mayle yang sudah memakai pakaian dan dia tersenyum sinis kearah mayle


" siapa yang nyuruh kamu pakai baju? ahh sudahlah saya mau mandi kenapa kamu belum siap kan? kata xime


" maaf tuan saya tadi bangun kesiangan jadi saya tidak sempat melakukannya" jawab mayle terbata bata.


Xime tidak memperdulikan perkataan mayle dia langsung keluar kamar mandi dan tanpa pakaian lagi. mayle hanya bisa menarik nafas panjang dan mulai memasukkan pewangi kedalam bak. dia mencium aroma pewangi ini sangat khas beda kali bila dibandingkan pewangi dirumah mayle


"yahh tentu beda xime kan orang kaya yang sampai 10 keturunan pun gak bakal habis-habis beda sama kami, haduhh dasar itu saja gak tau" mayle mulai senyum-senyum sendiri. mayle membayangkan kalau xime tinggal dirumah om nya pasti dia langsung minta pulang mana tahan dia, dia kan raja mana mungkin raja berada di tempat orang sederhana seperti kami, makany karena dia memiliki semua nya aku pun jadi nikah sama dia huhh mayle sudah mulai kembali cemberut. setelah selesai mayle keluar dan mulai memanggil xime.