
Saat dikamar mayle mulai bersiap-siap dan mulai memoles wajah nya dengan bedak tetapi
" buat apa kamu dandan, kamu mau menggoda laki-laki lain emang gak cukup satu saja" jawab xime ketus
" tapi tuan saya tidak mau mempermalukan tuan di depan banyak orang"
" mempermalukan? emang kamu melakukan apa"
" kalau saya tidak dandan cantik nanti banyak orang pasti menertawakan tuan nanti dikira tuan berjalan dengan pembantu tuan"
xime mendekati mayle dan mulai mendekatkan wajah nya ke wajah mayle dan mulai menyentuh bibir mayle dengan tanggan nya
" kamu terlalu banyak bicara, saya tidak suka akan hal itu" xime mulai mencium bibir mayle dengan lembut dan halus sangat berbeda dengan yang pertama kali di lakukan nya. mayle hanya menutup mata nya dia tidak berani melihat wajah tampan xime. xime sangat bergairah ia mulai masuk kedalam baju yang dipakai oleh mayle dan mulai memainkan gunung milik mayle dengan begitu nafsu saat xime tidak sabar lagi dia membuka baju mayle dan hendak melanjutkan adegan malam bersama mayle. xime juga tidak lupa memainkan gunung mayle dengan begitu lembut dan xime juga memain kan ****** mayle dengan lidah nya sehingga sontak mayle terkejut dan mulai membuka mata nya.
" ahhh geli tuan" suara desahan mayle mulai keluar. xime semakin bergairah dan bersemangat untuk melanjutkan permainanya dia mulai membuka resleting celanya nya dan mulai mengeluar kan adek nya yang sudah berdiri sedari tadi. Mayle terkejut dia tidak mau lagi menelan adek xime dia sudah jerah karena yang semalam saja masih teringat dan sekarang dia mau nyuruh aku buat melahap adek nya lagi aku gak mau aku gak mau batin mayle yang sudah mulai takut kalau nanti xime bakalan menyuruh nya untuk melumat adek milik xime lagi. saat xime ingin menurun kan rok yang dipakai oleh mayle tiba-tiba saja pintu kamar terketuk terdengar dari luar suara sekretaris nya sudah memanggil dia
"tuan tuan maaf saya menggangu tapi kendaraan tuan sudah siap untuk pergi bersama nona" kata sekretaris itu dari balek pintu kamar xime.
" ganti baju kamu yang tadi sudah jorok dan jangan lupa bra kamu juga ganti tadi kamu keringat nanti payudara kamu bau aku jadi gak nafsu lagi sama kamu"
" baik tuan saya permisi dulu ganti baju"
" disini saja" xime mulai ketus lagi
mayle hanya mengiyakan agar cepat dan mulai memakai baju nya.
setelah selesai berberes mereka berdua turun dan tidak lupa xime menggandeng tangan mayle walaupun dia tidak berharap untuk digandeng
sesampai nya di depan pintu para pelayan sudah mulai berdiri dan menunduk kepada mereka berdua mayle tidak nyaman akan itu tapi mau bagaimana lagi dia harus lakukan.
didepan mobil para penjaga mulai membuka kan pintu mobil kepada mereka berdua dan menutup nya kembali dan para penjaga gerbang mulai membuka kan gerbang sambil nunduk lagi kepada mobil milik xime mayle begitu salut pada para penjaga kenapa mereka mau kerja bersama xime yang super duper galak kayak singa.