
Sheilla terdiam membenarkan ucapan suaminya. Dari informasi yang mereka dapat dari Ella, kakaknya itu sedang berusaha untuk mengejar James. Dan kalau perhitungannya benar, mungkin saja saat ini kakaknya sudah berhasil mengikuti anak mereka dan mencoba menyelamatkannya.
“Sekarang kita kembali ke markas. Kita minta bantuan pada agen Mike untuk melacak keberadaan kakakmu. Mungkin saja dia bisa membantu kita.” Sheilla tersenyum tipis sembari menganggukkan kepalanya pelan. Mereka berdua kemudian pergi menghampiri kendaraan yang ada di dalam ruang bawah sana. Kendaraan itu berbentuk seperti sebuah kapsul yang bisa langsung mereka naiki dengan kode akses yang mereka miliki. Begitu mereka duduk dan memasukkan kode akses mereka. Kapsul itu langsung tertutup dan langsung mengantarkan mereka menuju stasiun bawah tanah di markas mereka.
Sheilla dan Grayson sengaja menggunakan alat tersebut untuk tiba di markas, karena benda itu akan langsung mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Selain itu, alasan lainnya karena kecelakaan tadi, beberapa bagian mobil mereka rusak dan akan memakan waktu lama kalau mereka harus membawanya ke bengkel terlebih dulu.
...*...
Bandara Internasional Leonardo da Vinci, Roma, Italia.
Setelah melewati perjalanan nonstop dari London—Inggris, akhirnya Kenneth tiba di Roma—Italia, tempat dimana dia mendapatkan informasi bahwa itu adalah tempat tujuannya. Dengan menggunakan bantuan dari Neoglass nya, Kenneth terus berjalan mengikuti setiap informasi yang dia dapatkan. Lelaki itu mengikuti Rieko dengan masih menggunakan penyamarannya.
James, bertahanlah. Uncle akan segera menyelamatkanmu! batin Kenneth. Dia berhenti sejenak sembari memandangi wanita yang kini berada di hadapannya. Dia masih membawa James yang telah diubah penampilannya dan mulai sibuk membawa anak itu pergi dengan menyeret kopernya. Di saat sedang mencoba fokus mengejarnya, secara tiba-tiba lelaki itu dikejutkan dengan suara seseorang dari seberang sana.
“Ken?” suara Mike di dengarnya dari seberang sana, dan itu benar-benar membuat Kenneth terkejut karena lelaki itu mendadak bicara di tengah dia mencoba fokus menyelamatkan keponakannya.
“Mike, kau benar-benar mengejutkanku.”
“Aku sudah mencoba menghubungimu sejak tadi, apakah kau tidak mengecek ponselmu? Sejak tadi ada yang mencarimu!”
“Apa?” Kenneth mengeluarkan ponselnya dan memandangi layarnya yang kini menunjukkan beberapa panggilan masuk yang tidak terjawab. Panggilan itu tidak lain adalah dari Sheilla. Dari yang Kenneth lihat, sepertinya wanita itu sudah sadar kalau anaknya menghilang.
Baru saja dia akan memasukkan ponselnya kembali ke dalam kantong celananya, secara tiba-tiba Sheilla kembali menghubunginya. Layar panggilan langsung tampak di hadapannya, dan dengan segera lelaki itu langsung mengangkat telepon dari adiknya itu.
“Tenanglah. Jangan terlalu panik, aku sudah berhasil mengikuti penculik itu, dan sekarang aku sedang berusaha untuk menyusun rencana agar aku bisa menyelamatkan James.”
“Sungguh, kau berhasil mengejar mereka?”
“Ya. Sejak tadi aku berusaha untuk menghubungimu untuk mengatakan hal ini, namun baik kau maupun Grayson sama sekali tidak mengangkat panggilan teleponku.”
“Tadi aku dan Grayson terlalu sibuk karena Nico mengajak kami mengobrol, dan kami baru tahu James diculik setelah kami pulang dan bertemu dengan Ella.”
“Itu tidak penting untuk sekarang! Bagaimana kondisi James? Apakah dia baik-baik saja? Aku tidak akan memaafkan siapapun yang sudah melukai putraku!” Grayson berbicara dengan nada kesal di seberang sana. Lelaki itu tampaknya sangat geram karena dia harus mengalami hal ini.
“James baik-baik saja. Aku hanya belum mendapatkan kesempatan untuk menyelamatkannya. Sekarang aku sedang berusaha menyusun rencana agar bisa menyelamatkannya,” jelas Kenneth. Lelaki itu terus berjalan mengikuti Rieko tanpa wanita itu sadari. Sementara Kenneth sibuk dengan Sheilla dan Grayson, Rieko juga tampaknya sedang sibuk mengobrol dengan seseorang yang entah siapa di telepon.
“Kami akan menyusul ke sana! Kami juga harus menyelamatkan James!” ujar Sheilla.
“Datanglah.”
“Kami juga sudah mendapatkan bantuan dari Mike, dia bilang kalau dia berhasil mendapatkan lokasi tempatmu berada.” Grayson menambahkan.
“Okay. Aku akan terus menghubungi kalian mengenai hal ini.” Kenneth menutup sambungan teleponnya secara sepihak. Dia kini mulai disibukkan dengan terus mengawasi Rieko yang masih sibuk berbincang dengan seseorang di telepon. Wanita itu juga tampaknya mendapatkan beberapa panggilan berbeda, Kenneth bisa melihatnya mengakhiri panggilan pertama dan melakukan panggilan lain dengan seseorang.
Aku harus tahu apa yang dia bicarakan sebenarnya. Kenneth menekan sebuah tombol pada handsfree miliknya. Dengan menggunakan Neoglass nya, dia mengambil alih jaringan telepon Rieko. Meretasnya dan langsung mengecek Rieko baru saja melakukan panggilan telepon dengan siapa.
...***...