
Di lapangan Suzuran kedua fraksi sudah siap untuk berperang.
Fraksi Shikusei kalah jumlah dari fraksi Tokugawa di karenakan Tokugawa mendapatkan bantuan dari fraksi Medokato.
"KALIAN SIAP" ucap Medokato, semua anggota fraksi Tokugawa dan Medokato bersorak.
"Aku tau kita kalah jumlah, tetapi aku ingin kalian menunjukkan kekuatan kalian" ucap Shikusei.
"Baiklah, KITA AKAN MENGELUARKAN SELURUH KEMAMPUAN KITA" Zekuno menyemangati.
Anggota fraksi Shikusei juga bersorak bersemangat.
"AYOOO".
"KALAHKAN MEREKA".
Kedua fraksi maju dan pertarungan pun tak bisa di hindarkan.
Semua petinggi masing masing fraksi menunjukkan kehebatan mereka.
Karena fraksi Shikusei kalah jumlah sering kali petinggi dari fraksi Shikusei membantu atau melindungi anggota fraksinya.
Berbeda dengan fraksi Tokugawa yang dengan mudahnya membabat habis lawan mereka.
Hingga akhirnya para petinggi masing masing fraksi bertemu.
Yuki yang sedang bertarung tiba tiba di serang dari belakang oleh Kentaki.
"Yo Yuki, biarkan aku mengalahkan mu supaya aku bisa membalas dendam ku" ucap Kentaki.
"Haha, baiklah kemari lah" ucap Yuki.
Kentaki menghampiri Yuki dan mereka pun bertarung.
Kirin yang melihat Kentaki sedang bertarung dengan Yuki, hendak ingin membantu Kentaki tetapi dia di hadang oleh Kensai.
"Mau kemana kau?, lawan mu adalah aku" ucap Kensai yang menantang Kirin.
"SIAL" ucap Kirin.
Pertarungan Kirin melawan Kensai di mulai.
Di tempat lain Zekuno yang sedang sibuk membantu anggota fraksi Shikusei di ganggu oleh Ryu.
"Dari dulu aku penasaran dengan kekuatan mu, boleh kah kau memperlihatkan kepadaku" ucap Ryu.
"Baiklah akan kuperlihatkan" ucap Zekuno, pertarungan mereka berdua pun di mulai.
Kembali ke Kentaki, Kentaki kesusahan untuk memberikan perlawanan kepada Yuki.
"Kau sama sekali tidak berubah Kentaki, kau masih lah orang yang lemah" ucap Yuki mengejek.
"Bukan.... aku bukan belum berubah, tetapi aku masih ingin berubah" ucap Kentaki.
"Ha? aku tidak mengerti maksudmu" ucap Yuki yang bingung mendengar ucapan Kentaki.
Yuki ingin menyelesaikan pertarungan dengan tendangan andalannya tetapi Kentaki telah mengetahui itu dan langsung menghentikan tendangan dengan menjepit kakinya.
"Apa?" Yuki terkejut.
"Menggunakan trik yang sama, TERNYATA KAU YANG BELUM BERUBAH" ucap Kentaki.
Di tempat, Kirin yang di tengah pertarungan melihat Kentaki yang berhasil mengalahkan Yuki.
"Kentaki...." ucap Kirin yang senang.
Melihat Kirin lengah Kensai mengambil kesempatan ini untuk menyerang Kirin.
"KIRIN AWAS" teriak Kentaki, Kentaki melihat Kensai yang ingin menyerang Kirin, tetapi terlambat serangan Kensai mengenai Kirin yang membuat Kirin terpental.
"Haha rasakan itu" ucap Kensai.
Saat Kensai senang sudah mengalahkan Kirin, Kensai tidak tau Kentaki sedang berlari ke arahnya.
Saat Kensai melihat ke arah Kentaki dia terkena tendangan tepat di wajahnya membuat Kensai terpental.
"Si...sialan" ucap Kensai yang mencoba bangun, tetapi Kensai pun tak sadarkan diri.
Setelah mengalahkan Kensai Kentaki menghampiri Kirin.
"Kau tidak apa apa" tanya Kentaki kepada Kirin.
"Ya.....aku hanya sedikit terkejut" jawab Kirin.
"Haha baguslah" ucap Kirin.
"Kau....sudah menjadi sangat kuat Kentaki, kau berhasil mengalahkan mereka berdua" ucap Kirin.
"Kau juga bisa menahan serangan Kensai kau sudah bertambah kuat" ucap Kentaki.
Kentaki pun mengikuti Kirin yang berbaring di tanah.
Di tempat lain Zekuno sedang bertarung dengan Ryu.
Mereka berdua saling menyerang.
"Haha jadi ini kah kekuatanmu Zekuno, ternyata biasa saja" ejek Ryu.
"Haha aku baru mengeluarkan 1& kekuatan ku" ucap Zekuno.
"Haha JANGAN MELAWAK" ucap Ryu yang menghampiri Zekuno.
Ryu hendak memukul tetapi pukulannya berhasil di hindar, Zekuno langsung menyerang serang balasan, terkena serangan Ryu langsung tak sadarkan diri dan dia pun terkapar di tanah, pertarungan di menangkan Zekuno.
Di tempat lain akhirnya Shikusei bertemu dengan Tokugawa.
"Tokugawa, sudah lama aku ingin memukul wajah mu itu" ucap Shikusei.
"Baiklah karena sekarang aku sudah ada di depan mu ayo pukul wajahku" ucap Tokugawa.
Di tempat lain juga Rinku sedang bertarung dengan Medokato.
Tetapi pukulan Rinku tidak pernah mengenai Medokato.
"Hahaha, pukulan mu tidak akan pernah mengenai ku, walaupun pukulan mu mengenai ku kau tetap tidak akan bisa mengalahkan ku" ejek Medokato kepada Rinku.
Takeshi yang melihat Rinku kesusahan melawan Medokato, langsung berlari ke arah Medokato untuk membantu Rinku dan menendang Medokato.
"Sialan" ucap Medokato yang tidak mengetahui serangan mendadak dari Takeshi.
Setelah menyerang Takeshi membantu Rinku untuk berdiri, pertarungan Shikusei melawan Tokugawa, Takeshi dan Rinku melawan Medokato di mulai.