
Suzuran generasi baru
KELAS 3
- Takeshi
- Tokugawa
- Shikusei
- Zekuno
- Rinku
- Ryu
- Tsutomu
KELAS 2
- Kentaki
- Kirin
- Kensai
- Yuki
KELAS 1
- Haise
- Asahi
- Akira
- Daisuke
- Matsuya
Housen generasi baru
KELAS 3
- Yahiko
- Tomo
- Gin
- Kawada
KELAS 2
- Sakachi
- Kenji
- Denji
KELAS 1
- Ayato
- Natsumi
- Yoshi
- Masaru
T.F.O.A generasi baru
- Yosuke (Pemimpin)
- Sakamoto (Wakil pemimpin)
Divisi 1
- Reino (Pemimpin)
- Muteku (Wakil pemimpin)
Divisi 2
- Shireikishin (Pemimpin)
- Reikishin (Wakil Pemimpin)
Divisi 3
- Kairin (Pemimpin)
- Remu (Wakil Pemimpin)
Divisi 4
- Taka (Pemimpin)
Sebelum anggota T.F.O.A pergi dari markas, Sakamoto pergi ke sebuah gudang, di gudang dia melihat sebuah kotak yang berisi obat obatan terlarang, dan di kotak tesebut terdapat tulisan Manji Empire.
Sakamoto yang melihat itu segera memanggil para pemimpin T.F.O.A untuk segera ke gudang.
Para petinggi pun sampai di gudang dan melihat kotak obat obatan tersebut.
"Selalu saja Manji" ucap Reino dengan kesal.
"Memang mereka pantas untuk di hancurkan" ucap Remu.
"Kita urus Manji nanti, sekarang ayo kita ambil kotak obat obatan ini dan memberikan nya kepada petugas polisi" ucap Yosuke.
Semua anggota T.F.O.A pun mengambil kotak obat dan membawanya di motor masing masing, setelah selesai mereka segera menuju kantor polisi.
Aliansi 5 sekolah atau di sebut aliansi Kurotaki merupakan salah satu gank yang menyeimbangi kota Toarushi.
Karena aliansi ini terdapat 5 sekolah, membuat gank ini memiliki banyak sekali anggota di bandingkan dengan gank Toarushi lainnya.
Nama 5 sekolah yang bergabung yaitu, Kurosaki, Takiya, Yurigawa, Owaka, Nanamori.
Petinggi dari masing masing sekolah yang di ketahui.
KUROSAKI
- Akiyama
Merupakan anggota dari Manji Empire, dia juga sangat di percayai oleh petinggi Manji yaitu Jinsei untuk memimpin Kurotaki.
- Kuze
Sebenarnya setelah Benjiro lulus Kuze lah yang seharusnya menjadi pemimpin Kurosaki.
- Kentaro
Seharusnya dia lulus tahun ini, tetapi Kentaro harus mengulang tahunnya karena suatu alasan.
TAKIYA
- Nadoka
Dari kelas 1 Nadoka sudah menjadi rival Kuze, mereka berdua menjadi rival di karenakan mereka berdua sama sama ingin menjadi pemimpin yang hebat, akhirnya Nadoka berhasil menjadi pemimpin Takiya, tapi sayangnya Kuze tidak menjadi pemimpin Kurosaki karena ada Akiyama.
- Kuma
Memiliki tubuh tinggi dan besar karena itulah dia di panggil Kuma, Kuma selalu berdiri di samping Nadoka.
YURIGAWA
- Marutama
Murid baru yang menjadi pemimpin Yurigawa dalam satu minggu.
- Utamu
Pemimpin Yurigawa sebelum kedatangan Marutama.
OWAKA
- Azai
Anak dari seorang tentara, karena itu lah Azai memiliki gaya bela diri berupa Karate dan Boxing yang di ajarkan oleh ayahnya.
- Sakon
Dia juga memiliki bela diri berupa Taekwondo.
Nanamori
- Masaki
Terkenal dengan ke ganasan nya saat bertarung, Masaki memiliki tujuan untuk mengalahkan dan menghancurkan Takeshi, karena dulu Takeshi pernah membuat kakaknya di larikan ke rumah sakit, kakaknya adalah Kazama.
- Fuyu
Berbeda dengan Masaki saat bertarung dia sama sekali tidak ada niat menang, tetapi saat dia berniat untuk menang Fuyu akan susah untuk di kalahkan.
Beberapa hari kemudian Akiyama, Kuze, dan Kentaro sedang berkumpul di aula Kurosaki, mereka menunggu para petinggi dari aliansi Kurotaki.
"Lama sekali mereka datang" ucap Kentaro dengan kesal.
Tak lama Masaki dan Fuyu dari Nanamori datang.
"Sepertinya kami duluan yang sampai" ucap Masaki.
"Ya benar" ucap Kuze.
Tak lama juga Nadoka dan Kuma dari Takiya datang.
"Yo Kuze, lama tidak bertemu" ucap Nadoka.
"Lama tidak bertemu?, kita baru saja bertemu seminggu yang lalu" ucap Kuze.
Satu persatu petinggi aliansi Kurotaki pun datang.
Yaitu Marutama dan Utamu dari Yurigawa, Azai dan Sakon dari Owaka.
"Baiklah, Akiyama semuanya sudah datang" ucap Kuze.
Akiyama tadinya sedang membaca buku langsung menutup bukunya.
"Jadi bagaimana?, apa rencanamu?" tanya Masaki kepada Akiyama.
"Tentu rencanaku adalah menghancurkan ke seimbangan kota Toarushi, dengan memanfaatkan kalian" jawab Akiyama.
Mendengar jawaban Akiyama beberapa petinggi kesal.
"Haha aku tau kalian tidak ingin melakukan nya, tetapi..." ucap Akiyama yang mengeluarkan sejumlah uang.
"Kalian menginginkan ini kan?!" tanya Akiyama.
Akiyama pun melempar beberapa uang.
"Kami bukan tidak ingin melakukan nya, hanya saja jika kami menghancurkan ke seimbangan kota Toarushi, gank di luar kota Toarushi akan menyerang Toarushi dan juga kami" ucap Nadoka.
"Tenang saja selama kalian menurut kepada ku, Manji Empire akan selalu membantu kalian" ucap Akiyama.
Para petinggi pun terdiam.
"Besok kita akan menyerang Suzuran dan Housen terlebih dahulu, baru ke esokan nya lagi kita akan menyerang T.F.O.A" ucap Akiyama.
"Maka dari itu aku membentuk dua kelompok, satu kelompok melawan murid Suzuran, dan satu kelompok melawan Housen" ucap Akiyama.
"Kau sudah merencanakan siapa saja yang ada di 2 kelompok tersebut kan?" tanya Marutama.
"Tentu, Nadoka, Kuma, dan Azai kalian akan melawan para petinggi Housen, Azai aku ingin kau menjadi pemimpin di kelompok tersebut" ucap Akiyama.
"Baiklah" ucap Azai.
"Kenapa kelompok yang menyerang Suzuran banyak sekali?" tanya Nadoka.
"Karena Suzuran jauh lebih berbahaya di banding kan Housen" jawab Akiyama.
"Benar juga" ucap Nadoka.
"Kita akan menyerang mereka besok saat jam pulang, untuk kelompok penyerang Housen kalian serang saja murid yang memiliki rambut, sedangkan untuk penyerang Suzuran, Kuze dan Kentaro sudah mendapatkan informasi siapa saja para petinggi Suzuran" ucap Akiyama.
"Kalau begitu apa ada yang masih ingin di tanya kan?" tanya Akiyama.
"Tidak ada" jawab Masaki.
"Bagus, kalau begitu kita akan bertemu lagi di sini besok" ucap Akiyama.
Selesai, para petinggi pun kembali ke sekolah mereka masing masing.
Ke esokan harinya waktu pulang Housen tiba, semua murid murid Housen kembali ke rumah mereka masing masing.
Sakachi, Kenji, dan Denji berjalan bersama.
"Hari yang melelahkan, yasudah kalau begitu kita berpisah disini" ucap Sakachi.
"Ya" ucap Kenji.
Sakachi, Kenji, dan Denji berpisah.
Saat Sakachi menuju rumahnya dia di hadang oleh Nadoka dan murid murid Takiya.
"Kalian, anggota dari aliansi Kurotaki kan?" tanya Sakachi.
"Ya" jawab Nadoka.
"Mau apa kalian?" tanya Sakachi lagi.
Tidak menjawab murid murid Takiya mengepung Sakachi.
"Sial" ucap Sakachi yang kesal karena dia tau apa yang akan mereka lakukan kepada dirinya.
"Haha kau tidak akan bisa kabur" ejek Nadoka.
Di tempat lain Tomo dan Gin yang sedang berjalan bersama di hadang oleh Azai dan Kuma bersama murid murid Takiya dan Owaka.
"Yo Housen" sapa Azai.
"Yo ada apa?" tanya Tomo.
Tiba tiba dari belakang Tomo di serang oleh Kuma, membuat Tomo terpental.
"TOMO" teriak Gin.
"Apa yang kalian lakukan?" tanya Gin dengan kesal.
Tidak menjawab Azai langsung menyerang Gin, tetapi Gin berhasil menahan serangan Azai, Gin membalas serangan tetapi serangannya di hindar Azai, Azai kembali menyerang dengan Memukul wajah Gin dua kali, di lanjutkan memukul perut Gin, dan kembali memukul wajah Gin.
Terkena serangan berturut-turut Gin pun jatuh dan tak sadarkan diri.
Di pertarungan Tomo melawan Kuma.
Mereka berdua saling mengadu ketahanan fisik.
Tomo memukul Kuma dan menerima pukulan Kuma, begitu juga dengan Kuma memukul Tomo dan menerima pukulan Tomo.
Sampai akhirnya Tomo pun kelelahan.
Melihat itu Kuma langsung menyerang Tomo, tetapi serangan Kuma berhasil di tahan Tomo, saat Tomo ingin membalas serangan dari samping Tomo terkena tendangan dari Azai.
"Jangan ikut campur ini pertarungan ku" ucap Kuma.
"Kalau begitu cepat lah selesai kan" ucap Azai.
Kuma langsung berlari menghampiri Tomo, dan langsung menendang Tomo, Tomo pun terpental sangat jauh dan tak sadarkan diri.
Di tempat Sakachi.
Sakachi sudah terkapar di tanah dan tak sadarkan diri, karena di keroyok oleh murid murid Takiya dan Nadoka.
Pindah ke Suzuran.
Waktu jam pulang Suzuran juga sudah tiba, semua murid Suzuran satu persatu pulang.
Shikusei dan Rinku yang berjalan bersama di hampiri oleh Marutama, Utamu, dan Kuze bersama murid murid Takiya dan Yurigawa.
"Apa mau kalian?" tanya Shikusei.
"Tidak ada kami hanya ingin melakukan pesta kecil" jawab Kuze.
"Kita dalam bahaya" ucap Rinku dengan berbisik.
"Aku tau, kau lari lah biar aku yang mengurus mereka" ucap Shikusei dengan berbisik.
Shikusei menghampiri Marutama dan Utamu.
"Haha ternyata mereka sudah mengerti" ucap Marutama.
Shikusei pun langsung bertarung melawan Marutama dan Utamu.
Sedangkan Rinku melarikan diri, tetapi saat Rinku hendak lari dia terkena pukulan yang sangat kencang dari Kuze, Rinku langsung terjatuh.
"SIAL" teriak Shikusei yang kesal karena melihat Rinku.
Shikusei pun melanjutkan pertarungan nya melawan Marutama dan Utamu.
Karena Shikusei sudah sangat kesal, saat Utamu menyerang Shikusei, Shikusei berhasil menghindari serangan dan langsung membalas dengan memukul perut Utamu berkali kali, dan di akhiri dengan memukul wajah Utamu dengan keras, Utamu pun terjatuh.
Marutama yang melihat langsung marah, dan mencengkram leher Shikusei.
"Mati kau sialan" ucap Marutama yang marah.
Shikusei langsung membalas dengan menendang perut Marutama, dan menyerang Marutama dengan sekuat tenaga, Marutama terpental dan tak sadarkan diri.
"Haha kau lumayan juga" ucap Kuze.
Shikusei yang mengamuk menghampiri Kuze.
"Tenang aku tidak ingin melawan mu" ucap Kuze.
Kuze pun melarikan diri, saat Shikusei hendak mengejarnya, Shikusei di hadang oleh murid murid Takiya dan Yurigawa.
"Menyingkirlah kalian" ucap Shikusei yang marah.
Murid Takiya dan Yurigawa pun menghampiri dan menyerang Shikusei.
Mau tidak mau Shikusei harus mengalahkan mereka semua.
Satu persatu murid Takiya dan Yurigawa berhasil di kalahkan Shikusei.
Beberapa lama kemudian murid Takiya dan Yurigawa melarikan diri, Shikusei yang kelelahan tidak bisa menyeimbangi tubuhnya dan dia pun terjatuh.
Di lapangan bola Ryu dan Yuki sedang bermain bola.
Saat mereka sedang asik bermain tiba tiba Ryu di tendang oleh Kentaro menyebabkan Ryu terpental dan tak sadarkan diri.
"APA YANG KAU LAKUKAN SIALAN" teriak Yuki.
Tak lama Sakon juga datang dengan murid murid Owaka, dan Kurosaki.
"Kau seperti nya orang kuat ya" ucap Sakon dengan menghampiri Yuki.
"Entah, apa kau ingin mencobanya?" tanya Yuki.
Pertarungan antara Yuki melawan Sakon di mulai.
Karena mereka berdua sama sama memiliki bela diri berupa Taekwondo, pertarungan mereka menjadi sangat sengit.
Beberapa lama kemudian.
Sakon menendang kepala Yuki, Yuki berhasil menghindarinya dan langsung membalas dengan tendangan mengarah kepala Sakon, Sakon yang menerima tendangan dari Yuki pun pingsan.
Melihat itu bukannya menolong Sakon, Kentaro malah melarikan diri bersama dengan murid murid Owaka, dan Kurosaki.
"JANGAN KABUR KALIAN" teriak Yuki.
Yuki tidak mengejar mereka, melainkan menghampiri Ryu dan merangkul nya.
Di suatu tempat Zekuno, Kentaki, dan Kirin sedang berjalan bersama.
"Ha....murid murid kelas 1 itu sangat bersemangat" ucap Kentaki.
"Kau dulu juga seperti itu" ucap Zekuno.
Saat mereka asik mengobrol tiba tiba mereka di hadang Akiyama, Masaki, Fuyu, bersama murid murid Nanamori dan Kurosaki.
"Apa kalian kenal orang yang bernama Takeshi?" tanya Masaki.
"Ya kami temannya, ada apa?" tanya Zekuno kembali.
"Kalau begitu kalian harus mati" ucap Masaki.
Semua murid Kurosaki dan Nanamori pun menghampiri dan menyerang Zekuno, Kentaki, dan Kirin.
Zekuno, Kentaki, dan Kirin pun mengalahkan satu persatu dari mereka.
"Sialan....terjadi..... seperti ini lagi" ucap Kentaki di pertengahan pertarungan.
"Mau tidak mau..... kita harus menggunakan taktik melarikan diri" ucap Kirin di pertengahan pertarungan.
"Aku.....tidak mau kau.... berkorban lagi Kirin" ucap Kentaki.
"Tidak sekarang kita akan melarikan diri bersama sama" ucap Kirin.
"Bagaimana....Zekuno?" tanya Kentaki.
"Ya kita akan lari dalam ke hitungan ke tiga" jawab Zekuno.
"Satu.....dua...ti..." saat Zekuno hendak melanjutkan hitungan di terkena serangan dari Akiyama.
"ZEKUNO" teriak Kentaki.
"KALIAN BERDUA LARI CEPAT" teriak Zekuno.
Mau tidak mau Kentaki dan Kirin melarikan diri.
"Masaki, Fuyu, Kejar mereka biar aku yang urus dia" perintah Akiyama.
Masaki, Fuyu, bersama murid murid Nanamori dan Kurosaki mengejar Kentaki dan Kirin, sedangkan Akiyama akan bertarung melawan Zekuno.
Akiyama menghampiri Zekuno.
"Apa kau kenal orang yang bernama Shinteku?" tanya Akiyama.
"Shinteku?" tanya Zekuno lagi.
"Haha tentu saja kau tidak akan mengenal orang yang kau hajar" ucap Akiyama.
Akiyama langsung menghajar Zekuno, Zekuno selalu menerima serangan dari Akiyama, saat Zekuno ingin membalas serangan, Akiyama selalu dapat dengan mudah menghindari dan menahan serangan Zekuno.
Saat Zekuno sudah mulai kehilangan keseimbangan tubuhnya, Akiyama langsung menendang kaki Zekuno, Zekuno terjatuh dan kehilangan kesadaran.
Selesai Akiyama meninggal kan Zekuno sendirian.
Pindah Kentaki dan Kirin berhasil lolos dari kejaran murid Kurosaki dan Nanamori.
"SIALAN, LAGI LAGI ADA KORBAN" teriak Kentaki.
"Pelan kan suaramu" ucap Kirin.
"Haa..... ngomong ngomong kenapa aliansi Kurotaki menyerang kita?" tanya Kentaki.
"Aku tidak tau, tetapi aku melihat satu orang dengan wajah yang sangat asing bagiku, orang itu yang menghajar Zekuno" jawab Kirin.
"Haa....aku hanya ingin seminggu saja kita merasakan hari yang tenang" ucap Kentaki.