
T.F.O.A (The Front Of Armament)
- Shinkai (Pemimpin)
- Yosuke (Wakil Pemimpin)
Divisi 1
- Rukishi (Pemimpin)
- Muteku (Wakil)
Divisi 2
- Reino (Pemimpin)
- Sakamoto (Wakil)
Divisi 3
- Shireikishin (Pemimpin)
- Reikishin (Wakil)
Divisi 4
- Kairin (Pemimpin)
- Remu (Wakil)
Divisi 5
- Rukito (Pemimpin)
- Taka (Wakil)
Snake Head
- Sukata (Pemimpin)
- Shido (Wakil Pemimpin)
- Raiku
- Rinmeida
- Yamato
- Shinteku
Di pinggir kolam Suzuran seperti biasa Takeshi, Zekuno, Kentaki, dan Kirin sedang bermain kartu.
"Kalian dengar, seperti nya Snake Head sudah bergerak untuk melawan T.F.O.A" ucap Kentaki.
"Ya memang dari dulu mereka iri dengan T.F.O.A yang berkuasa di bagian Toarushi" ucap Zekuno.
"Takeshi apa..." ucap Kirin.
"Tenang aku sudah mengerti bermain permainan ini" ucapan Kirin di potong dan Takeshi langsung menjawab.
"Haha baguslah" ucap Kirin.
"Dan juga Takeshi, semenjak kau mengalahkan Tokugawa Suzuran menjadi sangat sepi, seperti tidak fraksi lain yang bergerak" ucap Kentaki.
"Benar Shikusei, Tokugawa, bahkan Medokato sama sekali tidak bergerak entah kenapa" ucap Zekuno.
Saat mereka melanjutkan bermain kartu mereka di hampiri oleh Kiyomasa.
"Takeshi" ucap Kiyomasa yang memanggil.
Takeshi, Zekuno, Kentaki, dan Kirin menengok ke arah Kiyomasa.
Kiyomasa mendekati Takeshi dan memberikan sekaleng soda.
"Maaf kan aku telah menghina temanmu, aku mungkin lebih berguna tetapi temanmu lebih berharga" ucap Kiyomasa.
Kiyomasa juga memberikan kaleng soda kepada Zekuno, Kentaki, dan Kirin.
"Baiklah selamat tinggal" ucap Kiyomasa.
Setelah itu Kiyomasa pum pergi dari situ.
"Tunggu Kiyomasa" ucap Takeshi.
Karena panggilan Takeshi langkah kaki Kiyomasa berhenti dan menengok ke arah Takeshi.
"Apa kau mengerti cara bermain ini?" tanya Takeshi yang di maksud adalah bermain kartu.
"Ya aku mengerti" jawab Kiyomasa.
"Kalau begitu bergabung lah dengan kami" ucap Zekuno.
"Ya lebih ramai lebih asik" ucap Kentaki.
Kiyomasa pun bergabung dengan mereka melanjutkan bermain kartu.
Di markas T.F.O.A, hari pembalasan pun tiba.
"KITA AKAN MENYERANG MARKAS SNAKE HEAD, MEMANG PETINGGI MEREKA SEDIKIT TETAPI MEREKA TIDAK BISA DI REMEHKAN, TETAPI JUGA AKU TAU KALIAN JAUH LEBIH KUAT DARI PADA MEREKA" ucap Shinkai yang membangun semangat anggota T.F.O.A.
Setelah semuanya semangat mereka pun bersiap menuju markas Snake Head yang ada di luar kota Toarushi.
Takeshi, Zekuno, Kentaki dan Kirin yang baru pulang berpapasan dengan segerombolan T.F.O.A dan T.F.O.A pun melewati mereka berempat.
"Sepertinya mereka ingin membalas dendam" ucap Zekuno.
"Tentu saja mana mungkin mereka diam saja" ucap Kentaki.
"Yasudah kita berpisah di sini ya" ucap Kirin.
"baiklah sampai jumpa" ucap Zekuno.
Mereka berempat pun berpisah.
Kembali ke T.F.O.A, menuju markas Snake Head butuh perjalanan yang cukup lama.
Beberapa lama kemudian akhirnya mereka sampai di markas Snake Head.
Saat T.F.O.A masuk mereka di sambut anggota Snake Head yang banyak.
"Kita langsung di sambut ya!" ucap Rukishi.
"Yasudah ayo kita habisi mereka" ucap Yosuke.
semua anggota T.F.O.A pun maju anggota Snake Head juga maju, pertarungan pun di mulai
Berbeda dengan sebelumnya kini anggota Snake Head lebih banyak membuat T.F.O.A sedikit kelelahan, satu persatu anggota T.F.O.A dan Snake Head terkapar di tanah.
"SHINKAI" teriak Sakamoto yang memanggil di pertengah pertarungan.
"Ada apa?" tanya Shinkai.
"Aku sama sekali tidak melihat satu pun petinggi Snake Head" ucap Sakamoto.
"Ha?".
Shinkai pun melihat sekitar dan dia sadar memang tidak ada satu pun petinggi Snake Head di sana.
"SIALAN APA MEREKA KABUR LAGI" teriak Shinkai.
Shinkai berlari keluar di susul dengan beberapa anggota T.F.O.A.
Saat di luar mereka juga tidak menemukan siapa pun.
"Di mana mereka?....." tanya Shinkai yang bingung.
Di Toarushi Remu dan Reikishin yang sudah sembuh datang ke markas T.F.O.A.
"Sepertinya mereka sudah pergi untuk membalas perbuatan Snake Head" ucap Remu.
"Ya benar" ucap Reikishin.
"Oh ya bagaimana kakakmu apa dia sudah sadar?" tanya Remu.
"Ya dia sudah sadar, tetapi kata perawat dia butuh istirahat beberapa hari lagi" jawab Reikishin.
"Begitu ya".
Saat mereka berdua mengobrol tiba tiba.
"HEI SEPERTINYA KALIAN SUDAH SEMBUH".
Tiba tiba Shiteku masuk ke markas T.F.O.A, bersama dengan anggota Snake Head beserta petinggi mereka.
"SIALAN" Reikishin dan Remu terkejut.
"Haha sepertinya rencana mu berhasil Sukata" ucap Rinmeida.
"Ya rencana ku tidak pernah gagal, ayo semuanya hancurkan markas T.F.O.A" perintah Sukata.
"Haha jangan harap kalian akan mudah menghancurkan markas kami" ucap Remu.
"Oh ya aku lupa ada kalian, semuanya hancurkan mereka berdua dan setelah itu markas mereka" perintah Sukata.
Semua anggota Snake Head pun masuk dan hendak menyerang Reikishin dan Remu.
Kembali ke markas Snake Head, T.F.O.A sudah selesai meratakan anggota Snake Head.
"Sialan apa petinggi mereka kabur saat kita sudah datang kesini" ucap Yosuke.
Tiba tiba Shinkai mendapatkan sebuah telepon dari Reikishin, Shinkai pun mengangkatnya.
"Reikishin apa kabar?" tanya Shinkai.
Suara di telpon itu bukanlah Reikishin.
"Kau.....sukata" ucap Shinkai yang menyadarinya.
"Haha apa kau sudah menikmati markas buatan kami?, kalau begitu kami akan bersenang senang di markas mu" ucap Sukata.
Shinkai langsung mematikan telepon.
"KITA DI JEBAK INI BUKANLAH MARKAS ASLI SNAKE HEAD" teriak Shinkai.
"Apa?".
"SEKARANG SNAKE HEAD DAN PETINGGINYA BERADA DI MARKAS KITA AYO CEPAT KITA KEMBALI" perintah Shinkai.
Semua anggota T.F.O.A pun pulang menuju markas mereka.
Di markas T.F.O.A, Reikishin dan Remu sedang di ikat.
"Sangat sangat lah mudah menjebak mereka" ucap Rinmeida.
"Haha T.F.O.A ternyata berisi orang orang bodoh" ejek Shinteku.
"Haha kalian bersiap lah, mereka akan segera kesini" ucap Reikishin.
"Haha walaupun mereka kesini mereka pasti sudah kelelahan" ejek Shinteku.
Di luar markas T.F.O.A terlihat Takeshi sedang mengintip ke dalam dan melihat semua anggota Snake Head.
Beberapa lama kemudian T.F.O.A pun sampai.
Semua anggota T.F.O.A terkejut melihat markas mereka yang telah hancur.
"HALO THE FRONT OF ARMAMENT SELAMAT DATANG" ucap Sukata.
"Mereka sudah keterlaluan, hancurkan mereka semua jangan menahan diri" ucap Shinkai yang marah.
Semua anggota T.F.O.A langsung maju begitu juga dengan anggota Snake Head, lagi lagi T.F.O.A bertarung.
Tetapi karena T.F.O.A sudah lama bertarung sebelumnya membuat mereka sangat kelelahan, banyak anggota T.F.O.A yang gugur.
"Sialan" ucap Yosuke.
Yosuke di pun hampiri oleh Shido.
"Yo Yosuke kita buktikan siapa wakil pemimpin yang hebat", ucap Shido.
"Haha aku setuju" ucap Yosuke.
Yosuke bertarung dengan Shido, tetapi Yosuke yang kelelahan kesusahan untuk melawan Shido.
Akhirnya Rukishi membantu Yosuke.
"Dua lawan satu boleh juga" ucap Shido.
Pertarungan mereka bertiga pun di mulai.
Di tempat lain, Rukito dan Taka sedang bertarung melawan Raiku.
"Jangan meremehkan ku hanya karena aku sendiri" ucap Raiku.
Di tempat lain juga Muteku sedang bertarung dengan Yamato.
Dan Sakamoto melawan Rinmeida di tempat yang sama juga Kairin melawan Shinteku.
"Aku akan membalaskan dendam temanku" ucap Kairin.
"Haha coba saja" ejek Shinteku.
Mereka semua menyerang dan menerima serangan.
Shinkai juga akhirnya bertemu dengan Sukata.
"WOI SUKATA, jangan harap kau bisa melarikan diri kali ini" ucap Shinkai.
"Haha kenapa aku harus kabur!" ucap Sukata.
Shinkai pun bertarung dengan Sukata, Sukata menyerang Shinkai, Shinkai berhasil menghindar giliran Shinkai yang menyerang tetapi serangannya juga berhasil di hindar Sukata.
Tetapi juga Sukata tidak melihat tendangan dari Shinkai tendangan Shinkai pun mengenai Sukata sampai Sukata sedikit terpental.
"Haha...sialan" ucap Sukata.
"Ayo kemari kau, kalau tidak aku yang akan maju" ucap Shinkai.
Saat Shinkai menghampiri Sukata tiba tiba dia di serang dari belakang, tetapi untung nya Shinkai tau itu dan dia segera menghindar dan memukul orang yang menyerangnya dari belakang.
Saat dia menengok ke arah Sukata lagi Shinkai terkena pukulan dari Sukata, Shinkai pun terjatuh.
"Haha rasakan itu" setelah memukul Shinkai Sukata langsung pergi melarikan diri.
"Sialan, KAU MAU KABUR LAGI, TIDAK AKAN KU BIARKAN" teriak Shinkai.
Saat Shinkai ingin mengejar dia di hadang oleh anggota Snake Head, termasuk dengan Yosuke, Rukishi, Rukito, Taka, Kairin, Muteku, dan Sakamoto, yang di hadang oleh anggota Snake Head.
"SAKAMOTO APA YANG TERJADI" tanya Shinkai.
"Sepertinya beberapa anggota dari Snake Head bersembunyi, saat para petinggi mereka ingin melarikan diri mereka baru keluar untuk menghadang kita" jawab Sakamoto.
"HAHA BENAR JADI SAMPAI JUMPA LAGI, SHINKAI" ejek Sukata.
"SIALAN KAU SUKATA" teriak Shinkai.
Sukata dan para petinggi lain pun keluar dari pertarungan.
Tetapi saat mereka menuju motor mereka, mereka terkejut melihat motor mereka yang sudah hancur.
"SIALAN SIAPA YANG MELAKUKAN INI?" tanya Sukata yang terkejut.
Mereka pun melihat seseorang yang sedang memegang pemukul baseball.
"HEI APA KAU YANG MELAKUKAN INI SIAPA KAU?" tanya Shinteku.
"Aku....teman orang yang ada di dalam sana".
Ternyata yang menghancurkan motor mereka adalah Takeshi.
"Kau dari Suzuran kan?" tanya Shinkai yang terkejut.
"Ya" jawab Takeshi.
"Haha bodoh sedang apa kau di sini sendirian apa kau ingin di hancurkan sama seperti mereka di dalam sana" ucap Shinteku.
"Tentu aku tidak ingin di hancurkan makanya aku membawa teman ku" ucap Takeshi.
Tiba tiba banyak murid Suzuran yang datang dari belakang Takeshi, mereka itu Zekuno, Kentaki, Kirin, dan Kiyomasa beserta fraksinya.
"Apa yang...." Sukata dan para petinggi lainnya sangat terkejut.
"WOI, ORANG YANG KABUR DI PERTARUNGAN SEPERTI KALIAN ITU SANGATLAH PENGECUT DAN SAMPAH" teriak Kentaki.
"Bagaimana apa kita boleh menghancurkan mereka?" tanya Kiyomasa kepada Takeshi.
"tentu, tetapi sisakan pemimpin nya" jawab Takeshi.
"Baiklah, AYO SEMUANYA" perintah Kiyomasa.
Semua murid Suzuran pun maju untuk menghajar para petinggi Snake Head, para petinggi Snake Head mau tidak mau harus bertarung melawan murid Suzuran.
Kiyomasa dengan mudahnya dapat mengalahkan Yamato, sedang kan Raiku di kalahkan oleh Kentaki, Kirin mengalahkan Rinmeida, dan Zekuno memukuli habis habisan Shinteku.
Tersisa Shido dan Shinkai.
"Jangan meremehkan kami bocah sialan" ucap Shido yang marah.
Shido hendak menyerang Takeshi duluan, sebelum serangan Shido mengenai Takeshi, Takeshi menendang Shido duluan dan tepat terkena kepada Shido, Shido pun terkapar di tanah dan tak sadarkan diri.
"Haha kau lumayan juga bocah, ayo kemari aku jauh lebih kuat darinya" ucap Sukata.
"Terimakasih, tetapi lawan mu bukanlah aku" ucap Takeshi dan menunjuk ke arah belakang Sukata.
Saat Sukata menengok ke belakang Sukata terkena pukulan yang keras dari Shinkai.
"Si...sialan" ucap Sukata.
"Bagaimana rasanya terkena pukulan dari belakang?!" tanya Shinkai.
"Takeshi biar aku yang urus dia" ucap Shinkai.
"Baiklah".
Takeshi dan murid Suzuran lainnya pun pergi.
Pertarungan Shinkai melawan Sukata di mulai.
Pertarungan mereka sangat lah sengit, pertarungan mereka juga di tonton oleh para petinggi T.F.O.A.
Beberapa lama kemudian akhirnya Shinkai melemparkan serangan terakhir nya dan tepat mengenai dagu Sukata.
Pertarungan pun di menangkan oleh Shinkai.
"Haha.....ini sangat menyenangkan Sukata, tetapi lain kali aku ingin kau jangan bermain curang" ucap Shinkai.
Shinkai pun kembali ke markas T.F.O.A.
"Akhirnya haha" ucap Rukishi.
"T.F.O.A MEMENANGKAN PERTARUNGAN" teriak Yosuke.
Semua anggota T.F.O.A pun bersorak bahagia.