
Suzuran generasi baru
KELAS 3
- Takeshi
- Tokugawa
- Shikusei
- Zekuno
- Rinku
- Ryu
- Tsutomu
KELAS 2
- Kentaki
- Kirin
- Kensai
- Yuki
KELAS 1
- Haise
- Asahi
- Akira
- Daisuke
- Matsuya
Housen generasi baru
KELAS 3
- Yahiko
- Tomo
- Gin
- Kawada
KELAS 2
- Sakachi
- Kenji
- Denji
KELAS 1
- Ayato
- Natsumi
- Yoshi
- Masaru
T.F.O.A generasi baru
- Yosuke (Pemimpin)
- Sakamoto (Wakil pemimpin)
Divisi 1
- Reino (Pemimpin)
- Muteku (Wakil pemimpin)
Divisi 2
- Shireikishin (Pemimpin)
- Reikishin (Wakil Pemimpin)
Divisi 3
- Kairin (Pemimpin)
- Remu (Wakil Pemimpin)
Divisi 4
- Taka (Pemimpin)
Ke esokan harinya di Housen, karena kemarin beberapa petinggi Housen di serang, kekuatan Housen jadi menurun.
Di waktu yang sama Ayato, Natsumi, Yoshi, dan Masaru ingin menjadi pemimpin Housen.
Di kantin Ayato, dan Natsumi sedang makan bersama, tak lama mereka di hampiri oleh Yoshi dan Masaru.
"Yo kalian" sapa Masaru.
"Ada apa?" tanya Ayato.
"Katakan kepadaku, apa kau ingin menjadi pemimpin Housen?" tanya Masaru lagi.
"Ya, itu tujuan ku kenapa aku masuk di sekolah ini" ucap Ayato.
"Haha, kalau begitu sekarang saat yang bagus kalau kau menantang para petinggi Housen di kelas 2 dan 3, karena kemarin mereka di serang oleh aliansi Kurotaki, para petinggi yang terkena serangan sekarang sedang di rawat di rumah sakit" ucap Masaru.
"Darimana kau mendapatkan informasi tersebut?" tanya Ayato.
"Berita ini aku dengar dari kelas sebelah, tetapi sekarang pasti berita itu sudah tersebar luas" jawab Masaru.
"Bagaimana, apa kau ingin menantang para petinggi yang tersisa, aku akan membantu mu" ucap Masaru.
"Aku juga akan membantu mu" ucap Yoshi.
Ayato melihat ke arah Natsumi.
"Tentu saja aku akan membantu sahabat ku, ya walaupun aku hanya bisa membantu sedikit hehe" ucap Natsumi.
Ayato pun berdiri.
"Aku akan menantang mereka" ucap Ayato dengan serius.
Beberapa lama kemudian Denji yang sedang berjalan menuju suatu tempat, di hadang oleh Ayato, Natsumi, Masaru, dan Yoshi.
"Apa mau kalian?" tanya Denji.
"Senior, tujuan ku masuk ke Housen, karena aku ingin merasakan puncak" ucap Ayato.
"Aku mengerti maksudmu kau ingin menantang ku kan, tetapi maaf sekarang ini Housen sedang di ke adaan tidak stabil, kemarin kita di serang oleh aliansi Kurotaki, jadi untuk sekarang gunakan kekuatan kalian untuk melindungi Housen" ucap Denji.
Denji pun kembali berjalan melewati Ayato dan teman temannya.
"Housen di serang, karena salah kalian" ucap Ayato.
Denji pun menghentikan langkah kaki nya, dan menengok ke arah Ayato.
"Apa maksudmu salah kami?" tanya Denji.
"Salah, karena kalian lemah" ejek Ayato.
Mendengar ejekan Ayato, Denji pun bersiap untuk bertarung dengannya.
"Tunjukkan semua kemampuan mu!" ucap Denji kepada Ayato.
Ayato pun menghampiri Denji, pertarungan mereka berdua di mulai.
Ayato menyerang Denji tetapi serangan Ayato di tahan Denji, Denji langsung membalas dengan memukul perut Ayato.
"Itu kah kemampuan mu?" tanya Denji dengan mengejek.
Mendengar ucapan itu Ayato langsung benar benar serius.
Denji menyerang Ayato, tetapi Ayato berhasil menghindar, Ayato membalas dengan sebuah pukulan, tetapi pukulannya di tahan Denji, saat Denji ingin membalas dia terlebih dahulu terkena pukulan di wajah oleh Ayato, Ayato melanjutkan serangan dengan memukul secara bertubi tubi.
Walaupun Denji sudah menahan beberapa pukulan Ayato, tetap saja beberapa pukulan tetap mengenai nya, Ayato pun langsung mengakhiri pukulan dengan sebuah pukulan yang kuat ke arah perut, Denji yang terkena pukulan Ayato pun terjatuh.
Pertarungan di menangkan oleh Ayato.
Tak lama Kenji datang ke arah mereka, Kenji terkejut melihat Denji yang sudah terkapar, dengan cepat dia menghampiri Denji.
"Hey kau tidak apa apa?" tanya Kenji.
"Ya.....hanya sakit di bagian perut" jawab Denji dengan menahan sakit.
Kenji pun melihat ke arah Ayato.
"Apa kau yang melakukan nya?" tanya Kenji.
"Ya, aku melakukan ini karena aku ingin menjadi pemimpin Housen" jawab Ayato.
"Apa kau tau, karena kau melakukan ini kekuatan Housen menjadi sangat berkurang, karena Housen sekarang...."
"Sekarang kita di serang oleh aliansi Kurotaki kan" ucap Ayato yang memotong ucapan Kenji.
"Kekuatan aliansi Kurotaki tidak bisa di remehkan" ucap Kenji.
"Tidak usah alasan senior" ejek Ayato.
"Haa.....mulutmu itu harus di bungkam selamanya" ucap Kenji yang kesal.
"Coba saja" ucap Ayato.
Pertarungan antara Kenji melawan Ayato di mulai.
Ayato menyerang Kenji tetapi serangan di hindar Kenji, Ayato kembali menyerang tetapi dengan cepat Kenji menendang perut Ayato, Ayato pun mundur beberapa langkah, Kenji menghampiri Ayato dan hendak memukul, tetapi pukulan Kenji berhasil di tahan dengan mengambil menangkap tangan Kenji, Ayato yang memegang lengan Kenji langsung membanting Kenji ke tanah.
Saat Kenji ingin bangun dengan cepat Ayato menduduki Kenji dan memukul Kenji berkali kali.
Beberapa pukulan akhirnya Kenji pun sudah lelah.
Melihat Kenji yang sudah tidak bisa bertarung Ayato pun berdiri.
Pertarungan lagi lagi di menangkan Ayato.
"Sudah kubilang kalian senior ku sangat lemah" ejek Ayato lagi.
Kenji dan Denji pun kehilangan kesadaran.
Tak lama tiba tiba murid murid dari Owaka datang dan menyerang murid murid Housen.
"Siapa mereka?" tanya Natsumi yang terkejut.
Tiba tiba dari belakang Masaru dan Yoshi terkena serangan.
Ayato dan Natsumi menengok ke arah Masaru dan Yoshi.
"MASARU YOSHI" teriak Natsumi.
Saat Natsumi dan Ayato ingin menghampiri mereka berdua, Ayato juga terkena serangan dari belakang menggunakan tongkat baseball, terkena serangan tongkat baseball Ayato pun kehilangan kesadaran dan terkapar di tanah.
Natsumi yang mencoba ingin menolong berakhir di pukuli oleh murid murid Owaka.
Masaru dan Yoshi juga di pukuli oleh murid murid Owaka.
Beberapa lama kemudian Masaru, Yoshi, dan Natsumi juga kehilangan kesadaran.
Di aula Housen, Yahiko yang sedang bersantai di hampiri oleh murid murid Owaka dan petinggi mereka yaitu Azai.
"Tinggal tersisa kau Yahiko, semua petinggi Housen sudah kalah" ucap Azai.
"Kalau begitu jika aku yang terakhir cepat majulah" ucap Yahiko.
Semua murid Owaka berlari menghampiri Yahiko.
Dengan mudah Yahiko menghajar murid murid Owaka yang sangat banyak sendirian.
Beberapa lama kemudian semua murid Owaka sudah di kalah kan Yahiko, kini tinggal tersisa Azai.
"Haha kau memang kuat" ucap Azai.
"Ya...ha..... terimakasih" ucap Yahiko dengan menghela nafas karena lelah.
Azai menghampiri Yahiko, Yahiko juga menghampiri Azai, setelah mereka berdua sudah dekat, Azai dan Yahiko sama sama menyerang dan keduanya pun terkena serangan.
Pertarungan mereka berdua pun di mulai.
Pertarungan mereka sangatlah sengit.
Yahiko selalu menghindar dan menahan serangan Azai, sedangkan Azai sering menyerang dan menghindar.
Pertarungan mereka berlangsung sangat lama.
Hingga saat Azai ingin mengakhiri pertarungan dengan melempar sebuah pukulan kuat, Yahiko juga hendak memukul dengan pukulan kuat.
Pukulan mereka berdua pun masing masing mengenai wajah mereka.
Yahiko dan Azai pun mundur beberapa langkah.
"Aha...hahahhah kau sangat menarik" ucap Azai.
"Tetapi menurutku cukup untuk hari ini selamat tinggal" ucap Azai.
Azai pun pergi meninggalkan Yahiko.
Yahiko yang sangat kelelahan pun menjatuhkan diri kelantai dan menutup matanya.
"Haa......hari yang sangat lelah" ucap Yahiko.
Pindah ke Suzuran Haise, Asahi, Akira, Daisuke, dan Matsuya juga bertujuan menuju puncak Suzuran.
Di suatu tempat Kentaki dan Kirin ingin pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Zekuno.
Saat Kentaki dan Kirin berjalan di lapangan Suzuran, mereka di hadang oleh Haise, Asahi, Akira, Daisuke, dan Matsuya.
"Kenapa?" tanya Kentaki.
"Aku sudah memenangkan Freshman war, dan tujuan ku selanjutnya adalah mencapai puncak Suzuran" ucap Haise.
"Baiklah aku mengerti, silahkan di pilih siapa yang ingin kau lawan duluan?" tanya Kentaki.
"Aku memilih kalian berdua" jawab Haise.
"Haha sepertinya kau orang yang kuat, aku tertarik dengan mu" ucap Kentaki.
Haise pun menghampiri Kentaki dan Kirin.
Dan pertarungan 2 lawan 1 di mulai.
Pertarungan mereka sangatlah sengit.
Kirin menyerang Haise, tetapi serangan Kirin berhasil di hindari Haise, Haise membalas dengan menendang Kirin, Kirin pun terpental beberapa langkah, Kentaki memukul perut Haise, di lanjutkan dengan memukul wajah Haise, saat Kentaki ingin menyerang lagi dengan cepat Haise menendang kaki Kentaki, membuat Kentaki terjatuh.
Kirin menghampiri Haise dan memukul Haise, Haise membalas dengan memukul wajah Kirin, di lanjutkan dengan memukul perut, dan di lanjutkan dengan sebuah tendangan kencang, Kirin terpental dan terkapar di tanah.
"SIAL" teriak Kentaki.
Kentaki berdiri dan berlari ke arah Haise, Kentaki pun menyerang dengan menendang Haise, terkena tendangan Haise pun terpental, saat Kentaki menghampiri dan menyerang Haise, dengan cepat Haise memukul wajah Kentaki, Kentaki pun terjatuh dan terkapar di tanah.
Pertarungan di menangkan oleh Haise.
"BAGUS HAISE" teriak Daisuke dengan senang.
Tak lama tiba tiba murid murid dari Nanamori menyerang Suzuran, ternyata sama seperti Housen Suzuran juga di serang.
Melihat itu Haise, Asahi, Akira, Daisuke, Matsuya, Kentaki, dan Kirin terkejut.
"Sial bisa bisanya mereka menyerang saat ke adaan kita seperti ini" ucap Kentaki.
"Kurasa mereka sengaja menyerang kita saat kekuatan Suzuran sedang menurun" ucap Kirin.
Kentaki dan Kirin pun berdiri.
"Baiklah kami mengaku kalah, sekarang pinjamkan kekuatan mu untuk melawan mereka" ucap Kentaki kepada Haise.
"Kalian juga kita membutuhkan kekuatan lebih" ucap Kirin kepada Daisuke, Asahi, Akira, dan Matsuya.
"Baiklah" ucap Matsuya.
Murid murid Nanamori pun menghampiri mereka.
Kentaki, Kirin, Haise, Daisuke, Asahi, Akira, dan Matsuya juga menghampiri murid murid Nanamori.
Mereka pun bertarung dan mengalahkan satu persatu murid Nanamori.
Beberapa lama kemudian seseorang muncul dari kerumunan murid Nanamori dia berlari ke arah Haise dan langsung menendang Haise sampai terpental, Haise ingin bangun kembali tetapi tidak bisa.
"HAISE" teriak Daisuke.
Orang yang menendang itu adalah petinggi dari Nanamori yaitu Masaki.
"Yo, kalian berdua, sekarang kalian tidak akan bisa kabur lagi" ucap Masaki kepada Kentaki dan Kirin.
"Kau?!" ucap Kirin yang terkejut.
Matsuya dan Akari langsung menghampiri Masaki dan menyerangnya.
Tetapi serangan mereka berdua di hindar, dengan cepat Masaki membalas dengan dua pukulan ke arah wajah Matsuya dan Akari, terkena pukulan Masaki, Matsuya dan Akari pun terkapar di tanah.
"Haha sangat lemah" ejek Masaki.
Saat Masaki ingin menyerang Kentaki dan Kirin, dia mendapat tendangan dari Shikusei, membuat Masaki mundur beberapa langkah.
"Dasar kalian sampah, menyerang kami saat ke adaan kami tidak baik" ejek Shikusei.
"Haha karena itu lah kami menyerang kalian" ucap Masaki.
Shikusei berlari menghampiri Masaki.
Pertarungan mereka berdua yang sengit di mulai.
Masaki selalu menyerang dengan brutal, membuat Shikusei kesusahan untuk membalas, saat ada kesempatan Shikusei langsung menendang pala Masaki, walaupun terkena tendangan dari Shikusei, Masaki dapat menyeimbangi tubuhnya dan tidak jatuh, Masaki langsung membalas dengan memukul wajah Shikusei dengan kencang, membuat Shikusei terpental dan terkapar di tanah.
"Sial dia tidak bisa di remehkan" ucap Kentaki.
"Ha....hahahaha.... siapa lagi?" tanya Masaki yang senang.
Tiba tiba dari belakang, pundak masaki di tepuk oleh seseorang, Masaki pun menengok ke arah belakang.
Tetapi saat menengok dia mendapatkan pukulan yang sangat kencang, membuat Masaki terpental sangat jauh dan dia langsung tak sadarkan diri.
Orang orang yang ada di sana terkejut dan melihat ke arah orang yang memukul Masaki.
Kentaki, Kirin, dan Shikusei terkejut ternyata orang yang memukul Masaki adalah Tokugawa yang sudah kembali.