CROWS WARRIORS

CROWS WARRIORS
T.F.O.A



T.F.O.A (The Front Of Armament) adalah sebuah gank motor yang berada di kota Toarushi.


Sama seperti Suzuran T.F.O.A menjadi salah satu kelompok yang menyeimbangi kota Toarushi.


T.F.O.A memiliki pemimpin dan wakil dan juga mereka memiliki divisi yang juga di pimpin di sertakan juga wakil.


Anggota T.F.O.A (The Front Of Armament)


- Shinkai (Pemimpin T.F.O.A)


Dia menjadi salah satu 4 raja Toarushi bersama dengan Daizen, dia pernah bertarung dengan Daizen tetapi tidak ada yang tau siapa pemenang nya.


- Yosuke (Wakil Pemimpin T.F.O.A)


Yosuke adalah teman masa kecil Shinkai, dari kecil Yosuke selalu mengikuti Shinkai kemana pun.


T.F.O.A Divisi 1


- Rukishi (Pemimpin Divisi 1)


Dulu Rukishi dan Shinkai saling memperebutkan posisi pemimpin T.F.O.A, tetapi akhirnya Rukishi menerima Shinkai yang menjadi pemimpin T.F.O.A.


- Muteku (Wakil Divisi 1)


Di katakan dia memiliki hubungan baik dengan Kiyomasa dari Suzuran.


T.F.O.A Divisi 2


- Reino (Pemimpin Divisi 2)


Memiliki fisik yang paling kuat di T.F.O.A.


- Sakamoto (Wakil Divisi 2)


Sakamoto memiliki kecerdasan di atas rata rata, dia lah yang mengatur sebagian besar strategi dari T.F.O.A.


T.F.O.A Divisi 3


- Shireikishin (Pemimpin Divisi 3)


Dia saat bertarung sendirian sangatlah biasa saja tetapi saat adiknya membantunya Shireikishin akan menjadi berbahaya.


- Reikishin (Wakil Divisi 3)


Reikishin merupakan adik dari Shireikishin, mereka berdua selalu saja bertarung secara bersamaan untuk mengalahkan lawannya, membuat mereka menjadi duo yang mematikan di T.F.O.A.


T.F.O.A Divisi 4


- Kairin


Kairin adalah saudara kembar dari Kirin, mereka berdua memutuskan berpisah karena suatu alasan, Kairin memilih bergabung dengan T.F.O.A, sedangkan Kirin lebih memilih masuk Suzuran.


- Remu


Remu adalah orang yang sangat keras kepala, terkadang dia juga menentang perintah dari Shinkai.


T.F.O.A Divisi 5


- Rukito (Pemimpin Divisi 5)


Di katakan dia akan menjadi pemimpin T.F.O.A setelah Yosuke.


- Taka


Sama seperti Yosuke Taka sangat loyal kepada Rukito, dia akan mengikuti Rukito kemanapun.


Di tempat berkumpulnya T.F.O.A mereka sedang membahas Suzuran.


"Aku mendengar Suzuran sekarang mendapatkan kekuatan baru lagi" ucap Remu.


"Ya, kalau tidak salah namanya adalah Takeshi, dia berhasil mengalahkan Tokugawa" ucap Sakamoto.


"Oh ya di mana Shinkai?" tanya Rukito.


"Shinkai bilang dia sedang mencari angin" ucap Reino,


"begitu ya"


Di tempat Shinkai terlihat Shinkai sedang membeli sebuah bunga dan di luar toko Shinkai di tunggu oleh, Yosuke, Rukishi dan Muteku.


"Pemimpin kita memang sangat baik" ucap Rukishi.


"Haha kalau tidak kita tidak akan memilihnya sebagai pemimpin" ucap Yosuke.


Setelah beberapa lama Shinkai pun keluar dari toko.


"Ayo kita pergi" ucap Shinkai.


Mereka berempat pun pergi ke suatu tempat.


Saat sampai ternyata mereka menuju tempat kuburan.


Shinkai, Yosuke, Rukishi, dan Muteku turun dan mereka menghampiri kuburan pemimpin generasi T.F.O.A sebelum Shinkai.


"Kanto....aku memimpin T.F.O.A dengan cara yang kau ajarkan kepadaku, tolong lihatlah aku dan lindungi aku" ucap Shinkai.


Dan dia menaruh bunga yang dia beli di toko bunga, setelah itu mereka berdoa, setelah selesai berdoa mereka melanjutkan perjalanan.


Di jalan Takeshi, Zekuno, Kentaki, dan Kirin baru saja pulang dari Suzuran.


"Aku sangat ingin ke cafe itu lagi" ucap Kentaki.


"Kau mau ke sana lagi? tenang aku bisa mentraktir mu" ucap Kirin.


"Kirin kau memang lah sahabat terbaikku" ucap Kentaki.


"Haha tetapi tunggu sampai tabungan ku cukup ya" ucap Kirin.


"Itu sih masih lama" ucap Kentaki.


"Haha..mau bagaimana lagi" ucap Kirin.


Tiba tiba Shinkai dan temannya melewati mereka berempat.


Takeshi pun melihat ke arah T.F.O.A, saat sudah lewat, Zekuno pun menghampiri Takeshi.


"Mereka adalah kelompok motor bernama T.F.O.A atau The Front Of Armament, mereka juga salah satu penyeimbang kota ini" ucap Zekuno.


Setelah Zekuno selesai mengatakan itu mereka berempat kembali melanjutkan perjalanan.


Ke esokan harinya di pinggir kolam Suzuran Zekuno, Kentaki, dan Kirin sedang bermain kartu seperti biasanya.


"Apa Takeshi belum datang?" tanya Zekuno.


"Tidak dia sudah datang tetapi dia bilang dia ingin membeli sesuatu" ucap Kentaki.


"Begitu ya!" ucap Zekuno.


Tidak lama Takeshi pun datang membawa 5 kaleng soda.


"ini untuk kalian" ucap Takeshi yang memberi kaleng soda.


"Oh ya kau ingin bermain kartu bersama kami?" tanya Kentaki.


"Kau bilang jika aku tidak mengerti tidak usah ikutan" jawab Takeshi.


"Haha jangan begitu, aku hanya bercanda sini duduk" ucap Kentaki.


"Oh ya kau membawa lima kaleng, aku kau, Kentaki, Kirin dan satu lagi untuk siapa?" tanya Zekuno.


"Rahasia kalau begitu aku ingin pergi lagi" ucap Takeshi dan pergi.


"Jangan jangan dia sudah mempunyai pacar" ucap Kentaki.


"Tidak mungkin...tetapi jika benar....ah sial" ucap Zekuno yang kesal.


Tsutomu yang sedang duduk sendirian di hampiri oleh Takeshi.


Tsutomu pun melihat ke arah Takeshi.


"Ini untuk mu" ucap Takeshi dan memberikan kaleng soda.


"Terimakasih" ucap Tsutomu yang menerimanya.


"Apa kau yakin hanya seperti ini?" tanya Tsutomu.


"maksudmu?" tanya Takeshi kembali.


"Hanya menghabiskan waktumu bersama teman mu dan lulus dari Suzuran" ucap Tsutomu.


"Kau juga apa tidak apa apa lulus dari Suzuran dan hanya memiliki satu teman" ucap Takeshi.


"Ya kalau aku tidak apa apa", ucap Tsutomu.


"Aku juga tidak apa apa aku hanya ingin damai, tetapi......sebenarnya aku mengharapkan sebuah kejadian" ucap Takeshi.


"Sudah ku duga, kita memang sama tetapi tetap masih ada perbedaan" ucap Tsutomu.


"ya kau benar" ucap Takeshi.


"Aku pergi dulu" ucap Tsutomu dan pergi meninggalkan Takeshi.


Di perjalanan Tsutomu di hadang oleh Shinkai.


"Yo Tsutomu lama tidak berjumpa" ucap Shinkai.


"Shinkai...."ucap Tsutomu.


"Kali ini aku pasti akan mengalahkan mu" ucap Shinkai.


"Aku sering sekali mendengar ucapan itu dari mu tapi tetap saja kau kalah dari ku" ucap Tsutomu.


"Apa? sialan berani sekali kau mengejek ku" ucap Shinkai.


Shinkai menghampiri Tsutomu dan ingin menyerang tetapi Tsutomu menyerang Shinkai duluan, membuat Shinkai terpental.


"Sialan......." ucap Shinkai, dan dia segera bangun tetapi kesadaran nya sudah hilang dia pun terkapar di tanah.


Setelah mengalahkan Shinkai Tsutomu hendak pergi tetapi saat dia membalikkan badan dia melihat Takeshi yang menonton.


Takeshi pun menghampiri Tsutomu.


"Sepertinya aku pernah merasakan kejadian ini" ucap Takeshi.


"Benar, aku pergi dulu" ucap Tsutomu, dan dia pun pergi.


Beberapa lama kemudian Shinkai kembali sadar dan melihat seseorang.


"Apa kau sudah sadar?" tanya seseorang yang ada di samping nya.


setelah melihat beberapa lama ternyata orang itu adalah Takeshi.


"Uuuhhh....dimana Tsutomu? dan siapa kau?" tanya Shinkai.


"Aku bukan siapa siapa" jawab Takeshi.


"Sial serangannya masih saja cepat dan mematikan" ucap Shinkai.


"Apa kah aku boleh bertanya?" ucap Takeshi.


"Silahkan" jawab Shinkai.


"Kenapa kau menantang Tsutomu apa kau ingin mencapai puncak Suzuran?" tanya Takeshi.


"Tidak aku tidak ingin mencapai puncak Suzuran atau melawan Suzuran, aku....aku hanya ingin berteman dengan Tsutomu" jawab Shinkai.


"Berteman?!" ucap Takeshi.


"Iya aku sudah mencoba berbagai cara untuk berteman dengannya, mulai dari mengajak dia jalan jalan bersama, dia menolak, saat aku melihat Tsutomu berjalan di pinggir jalan sendirian aku menawarkan untuk mengantar dia dengan motorku, dia menolak, sekarang rencana ku ingin mengalahkan dia setelah aku mengalahkan dia aku akan meminta nya menjadi teman ku tetapi sepertinya rencana ini juga tidak berhasil, ah sial" ucap Shinkai yang curhat kepada Takeshi.


"Hmmm, aku berteman dengannya" ucap Takeshi.


Mendengar perkataan Takeshi Shinkai langsung melihat ke arah Takeshi dengan tatapan terkejut.


"Apa? jangan bohong" ucap Shinkai.


"Tidak aku tidak bohong" ucap Takeshi.


"Haha baiklah baiklah siapa nama mu?" tanya Shinkai.


"Namaku Takeshi" jawab Takeshi.


"Takeshi ya, nama ku Shinkai salam kenal" ucap Shinkai.


"Ya salam kenal" ucap Takeshi.


Mereka berdua pun berkenalan.


"Oh ya jadi....kenapa kau berbohong anak muda?" tanya Shinkai.


"Ku bilang aku tidak berbohong!, aku benar benar berteman dengannya" ucap Takeshi.


"Hahahaha....begituya........BAGAIMANA CARA KAU BERTEMAN DENGAN NYA KATAKAN KEPADAKU?!!" tanya Shinkai yang tiba tiba menarik kerah Takeshi dan berteriak.


"Tidak tau aku lupa aku pernah berbicara dengannya tetapi entah kenapa aku merasa dia dan aku mempunyai ke samaan" ucap Takeshi.


"Apa yang kau maksud ke samaan itu?" tanya Shinkai.


"Aku tidak tahu" jawab Takeshi.


"Ha.....sialan seperti nya dewi fortuna berada di sisimu, oh ya kau ingin kemana biar ku antar" ucap Shinkai.


"Sungguh tidak apa apa?" tanya Takeshi.


"Ya" jawab Shinkai.


"Baiklah aku ingin pulang nanti akan ku tunjukan arah rumah ku" ucap Takeshi.


"Baiklah" ucap Shinkai.


Mereka berdua menaiki motor Shinkai, dan Shinkai mengantar Takeshi pulang.