
Suzuran generasi baru
KELAS 3
- Takeshi
- Tokugawa
- Shikusei
- Zekuno
- Rinku
- Ryu
- Tsutomu
KELAS 2
- Kentaki
- Kirin
- Kensai
- Yuki
KELAS 1
- Haise
- Asahi
- Akira
- Daisuke
- Matsuya
Housen generasi baru
KELAS 3
- Yahiko
- Tomo
- Gin
- Kawada
KELAS 2
- Sakachi
- Kenji
- Denji
KELAS 1
- Ayato
- Natsumi
- Yoshi
- Masaru
T.F.O.A generasi baru
- Yosuke (Pemimpin)
- Sakamoto (Wakil pemimpin)
Divisi 1
- Reino (Pemimpin)
- Muteku (Wakil pemimpin)
Divisi 2
- Shireikishin (Pemimpin)
- Reikishin (Wakil Pemimpin)
Divisi 3
- Kairin (Pemimpin)
- Remu (Wakil Pemimpin)
Divisi 4
- Taka (Pemimpin)
Aliansi Kurotaki
KUROSAKI
- Akiyama
- Kuze
- Kentaro
TAKIYA
- Nadoka
- Kuma
YURIGAWA
- Marutama
- Utamu
OWAKA
- Azai
- Sakon
NANAMORI
- Masaki
- Fuyu
Peperangan aliansi Kurotaki melawan Suzuran dan Housen di mulai.
Di pertarungan tersebut para petinggi menunjukkan masing masing kemampuan mereka.
sampai akhirnya, Yuki bertemu Kentaro dan mereka pun bertarung, di tempat lain terjadi pertarungan 1 lawan 2, yaitu Nadoka melawan Kenji dan Denji.
Di tempat yang sama Kawada dan Kuma saling mengadu kekuatan.
"Lumayan juga kau" ucap Kuma.
"Kau juga".
Mereka berdua pun melanjutkan pertarungan.
Sedangkan Masaki dan Fuyu menghampiri Kentaki, Kirin, dan Kensai.
"Yo teman Takeshi" sapa Masaki.
"Kau lagi" ucap Kentaki.
"Aku ingin sekali melawan Takeshi, tetapi dia sepertinya tidak ikut ya...kalau begitu aku kalahkan kalian mungkin Takeshi akan datang" ucap Masaki.
"Haha coba saja" ucap Kentaki.
Pertarungan Kentaki, Kirin dan Kensai melawan Masaki dan Fuyu di mulai.
Kembali ke pertarungan Yuki melawan Kentaro.
Kentaro berhasil memojokkan Yuki, hingga Yuki tidak dapat menyerang menggunakan kakinya.
Sampai akhirnya Yuki menggunakan ke ahlian Takeshi yaitu dengan menendang kaki Kentaro, Kentaro pun terjatuh, dengan cepat Kentaro segera bangun tetapi Yuki langsung menyerang dengan menendang ke arah pala Kentaro.
Kentaro pun kehilangan kesadaran dan terkapar.
Pertarungan pun di menangkan oleh Yuki.
Di pertarungan antara Kenji dan Denji melawan Nadoka, Nadoka sangat ke susahan untuk melawan Kenji dan Denji.
Saat Nadoka terlalu fokus dengan Denji, dia tidak mengetahui serangan dari Kenji, Kenji menendang dengan keras ke arah Nadoka hingga membuat Nadoka terpental juga.
Saat Nadoka menengok ke arah Kenji, Nadoka malah terkena tonjokan dari Denji, kehilangan ke sadaran Nadoka pun terkapar.
Pertarungan di menangkan Kenji dan Denji.
Di pertarungan Kawada melawan Kuma, mereka saling mengadu pukulan.
Kawada memukul Kuma, Kuma pun menerima pukulan, Kuma membalas dengan pukulan juga, Kawada menerima pukulan.
Mereka saling memukul dan menerima pukulan, sampai akhirnya Kawada terlihat kelelahan, tidak ingin membuang kesempatan Kuma langsung menyerang Kawada, tetapi Kawada dengan cepat menendang perut Kuma.
Kuma pun mundur beberapa langkah dengan menahan sakit, dengan cepat Kawada menyerang Kuma dengan memukul wajah Kuma sebanyak tiga kali, di pukulan ketiga Kawada memukul dengan sekuat tenaga, terkena serangan itu Kuma mulai kehilangan keseimbangan tubuhnya, Kuma berusaha tetap berdiri tetapi sayangnya dia tetap terjatuh dan terkapar.
Pertarungan di menangkan Kawada.
Di tempat lain, pertarungan 3 lawan 2 yaitu Kentaki, Kirin, dan Kensai melawan Masaki dan Fuyu sangatlah sengit, karena mereka saling berkerja sama.
Saat Kentaki ingin menyerang Masaki, dengan cepat Fuyu menyerang Kentaki duluan, Kentaki pun menerima serangan dari Fuyu, tetapi dengan cepat Kirin membalas serangan Fuyu kepada Kentaki dengan menendang Fuyu.
Fuyu pun terpental, giliran Masaki yang menyerang Kirin tetapi serangannya berhasil di tahan oleh Kensai, setelah menahan serangan Kensai langsung membalas dengan memukul Masaki hingga membuat Masaki mundur beberapa langkah.
"Haha lumayan" ucap Masaki.
Masaki menghampiri Kensai dan memukul Kensai, Kensai langsung membalas dengan pukulan juga tetapi pukulannya berhasil di hindar Masaki, Masaki kembali menyerang dengan memukul perut Kensai, pukulan itu membuat Kensai mundur beberapa langkah.
Di tempat yang sama Kentaki dan Kirin sedikit kesusahan melawan Fuyu, walaupun Fuyu sering kali terpojok oleh Kentaki dan Kirin, dengan cepat Fuyu dapat kembali menyeimbangi ke adaan.
"Kau tangguh juga ya sialan" ucap Kentaki.
"Kentaki aku mempunyai rencana" ucap Kirin dengan berbisik.
"Rencana?".
Kirin pun membisiki Kentaki.
"Berani sekali kalian berbisik saat di tengah pertarungan" ucap Fuyu dengan kesal.
Fuyu pun langsung menghampiri Kentaki dan Kirin, dengan cepat Kirin hendak memukul Fuyu, Fuyu mengetahui itu dan bersiap siap untuk menahan pukulan Kirin, tetapi Fuyu tidak melihat Kentaki juga hendak memukul.
Kirin langsung memukul Fuyu tetapi dengan mudah Fuyu menahan pukulan, giliran Kentaki yang memukul Fuyu, tetapi ternyata Fuyu mengetahui tipuan itu dengan cepat Fuyu menghindari pukulan Kentaki, dan langsung membalas dengan memukul wajah Kentaki.
Sekarang Fuyu benar benar tidak sadar kalau Kirin hendak memukul dia kembali, Fuyu pun menerima pukulan dari Kirin, saat ingin membalas dengan cepat Kentaki kembali menyerang Fuyu, membuat Fuyu mundur beberapa langkah dan terjatuh dengan satu lutut.
Saat ingin berdiri lagi dengan cepat Kentaki dan Kirin memukul wajah Fuyu dengan keras membuat Fuyu terpental cukup jauh, Fuyu berusaha berdiri tetapi akhirnya tidak bisa.
Pertarungan di menangkan Kentaki dan Kirin.
Kembali ke pertarungan Kensai melawan Masaki, Masaki menyerang Kensai secara membabi buta.
"BAGAIMANA!!??" teriak Masaki mengejek.
Kesal Kensai memeluk Masaki dan langsung mengangkat dan membanting Masaki.
Masaki yang terkapar mencoba untuk berdiri, tetapi tidak bisa karena dengan cepat Kensai menduduki Masaki dan langsung memukuli Masaki bertubi tubi, Masaki mencoba menahan tetapi tetap pertahanan nya tidak lama, sampai akhirnya Masaki kehilangan ke sadaran karena terus di pukuli Kensai.
Kensai kelelahan dan berdiri, pertarungan pun di menangkan Kensai.
"Bagaimana? ha......" tanya Kensai dengan nafas terengah engah.
Di depan peperangan, Yahiko dan Shikusei memasuki gedung sekolah dan mengalahkan satu persatu murid Kurotaki.
Setelah cukup lama mengalahkan murid murid Kurotaki yang sangat banyak, mereka berdua sampai di aula sekolah Kurosaki, di aula mereka di sambut oleh Kuze.
"Selamat..... selamat datang" sapa Kuze.
"Suzuran dan Housen memang hebat".
"Tidak usah banyak bicara, di mana pimpinan kalian?" tanya Shikusei.
"Dia ada di atap, tetapi aku ingin salah satu dari kalian bertarung dengan ku" jawab Kuze.
"Yahiko biar aku yang melawannya" ucap Shikusei.
"Baiklah, tetapi jangan pernah meremehkan nya" ucap Yahiko.
"Kau juga jangan meremehkan ku" ucap Shikusei kepada Yahiko.
Yahiko tersenyum dan pergi ke atap.
"Ayo kita lihat seberapa tangguh dirimu" ucap Kuze.
"Tentu saja akan ku perlihatkan".
Pertarungan mereka berdua pun di mulai.
Pindah ke Yahiko yang tak lama sampai di atap, tetapi bukan Akiyama yang ada di sana melainkan Azai.
"Kau orang yang mengalahkan Gin kan?" tanya Yahiko.
"Aku tidak tau siapa Gin tetapi yang jelas dia adalah salah satu petinggi Housen kan?".
"Tentu saja, bodoh".
Yahiko menghampiri Gin dan langsung memulai pertarungan mereka.
Dari kejauhan di gedung seberang sekolah Kurosaki, ternyata Akiyama ada di sana dan hanya menonton peperangan, Akiyama juga di temani oleh beberapa murid Kurosaki.
Akiyama berencana akan menyerang saat pihak Suzuran dan Housen sudah kelelahan berperang.
"Haha tentu saja kita tidak mungkin menang saat berhadapan langsung dengan mereka" ucap Akiyama.
Tidak lama tiba tiba beberapa murid murid Kurosaki yang ada di belakang Akiyama terpental dan terkapar.
"SIAPA ITU" teriak Akiyama dengan menengok ke belakang.
Ternyata yang melakukan itu adalah Tokugawa dengan bersama murid Suzuran yang tersisa.
"Yo, maaf aku telah merusak pesta mu" ucap Tokugawa.
"Sialan kalian hajar mereka".
Murid Kurosaki berlari menghampiri Tokugawa dan murid Suzuran.
Saat murid Suzuran ingin maju mereka di tahan oleh Tokugawa.
"Kalian jaga saja di sini jangan sampai ada yang keluar" ucap Tokugawa.
Tokugawa pun sendirian menghampiri murid murid Kurosaki, dan dengan mudahnya Tokugawa mengalahkan mereka satu persatu dengan cepat.
Tak lama murid Kurosaki yang ada di gedung tersebut sudah banyak yang terkapar, tinggal tersisa Akiyama.
"Haha kau hebat, berani datang kesini hanya dengan beberapa murid Suzuran, dan mengalahkan murid Kurosaki dengan cepat" ucap Akiyama.
"Tentu saja, aku bukan pengecut seperti kau" ucap Tokugawa.
Akiyama pun menghampiri Tokugawa, dan langsung menyerang Tokugawa, dengan mudah Tokugawa menghindari serangan dan langsung membalas dengan memukul perut Akiyama, di lanjutkan dengan memukul dagu Akiyama, Akiyama langsung kehilangan kesadaran dan terkapar.
"Selesai, ayo kita bantu murid Suzuran yang lain dan Housen" ucap Tokugawa.
Tokugawa dan murid Suzuran pergi dari gedung tersebut dan menuju sekolah Kurosaki.
Di aula sekolah Kurosaki Shikusei sedang bertarung sengit dengan Kuze.
"Sudah lama aku tidak bertarung selama ini" ucap Kuze.
Kuze memukul Shikusei, tetapi pukulannya berhasil di hindar, Kuze kembali memukul tetapi lagi lagi Shikusei dapat menghindar.
Kuze kesal dan langsung menyerang menggunakan kaki ke arah pala Shikusei, tetap Shikusei dapat menahan tendangan Kuze, Shikusei yang kesal langsung memukul wajah Kuze sekuat tenaga membuat Kuze terpental dan langsung terkapar.
Pertarungan di menangkan Shikusei.
Di atap Kurosaki Yahiko juga sedang bertarung sengit dengan Azai.
Hingga Azai memukul perut Yahiko membuat Yahiko mundur beberapa langkah, Azai langsung kembali menyerang dengan berlari ke arah Yahiko dia melompat dan langsung memukul sekuat tenaga, Yahiko pun terpental dan terkapar.
"Haha kemenangan milik ku" ucap Azai.
Azai pun berjalan pergi meninggalkan Yahiko, saat Azai sedang membuka pintu atap sekolah, tiba tiba dia mendengar langkah kaki dari belakang, saat menengok ke belakang Azai mendapatkan tendangan yang sangat keras dari Yahiko, Azai terpental dan terjatuh dari tangga, seketika membuat Azai kehilangan ke sadaran.
Pertarungan di menangkan Yahiko.
Yahiko berjalan menuju pinggir atap dan dia pun melihat kebawah, di bawah masih ada peperangan antar murid Suzuran dan Housen melawan murid aliansi Kurotaki.
"OOOOOIIIIII" Teriak Yahiko.
Yahiko pun mengangkat salah satu tangannya dan mengepalkan telapak tangan, yang artinya menang.
Melihat itu murid Suzuran dan Housen yang ada di bawah bersorak gembira.
Tak lama Tokugawa sampai.
"Mereka memang sudah jauh lebih kuat" ucap Tokugawa.
Setelah selesai mengalahkan murid Kurotaki, Suzuran dan Housen pun kembali.
TOLONG DUKUNG SAYA DENGAN CARA, SUBSCRIBE, LIKE, VOTE, DAN KOMEN.