Boss And Me

Boss And Me
Chapter 4



~ Sebelumnya ~


📍J. Mall


20.00


setelah menemui klien, William dan Revan berjalan-jalan di mall tetapi Revan tidak sengaja melihat 2 orang yang salah satu dari perempuan tersebut ia mengenalinya


"Will itu bukannya dia?" ucap Revan sambil menepuk pundaknya William


"dia siapa sih Van?" kata William penasaran yang belum melihat ke arah yang di lihat Revan


"itu di sana" Revan menunjuk 2 perempuan tersebut


William pun melihat 2 perempuan yang di tunjuk Revan, benar apa yang dikatakan oleh Revan.. William terlihat terkejut melihat perempuan tersebut


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


"lu kagetkan Will?" tanya Revan


"enggak, biasa saja" ucap William


"masa?"


"iya"


"sudah ah ayo kita pulang" lanjut William


"kenapa kita enggak samperin dia saja?"


"enggak usah lah Van dia lagi sama temannya masa kita tiba-tiba samperin dia"


"iya juga sih"


"yaudah yuk kita pulang nanti gue di marahin adik gue kalau jam segini belum pulang"


William dan Revan pun pulang ke rumah masing-masing, William mengantarkan Revan terlebih dulu


di mall yang sama tapi lain tempat


"ALICE" panggil seseorang dengan keras ke Alice yang sedang berjalan dengan Laura


Alice menengok ke mana-mana pada akhirnya ia melihat siapa yang memanggilnya, ia di buat kaget siapa yang memanggilnya


Laura yang penasaran dengan reaksi Alice begitu kaget


"siapa dia El?"


Alice yang tidak menjawab pertanyaan Laura, Alice mematung dengan melihat ke arah seseorang yang memanggilnya tadi


"El are you okay?" tanya Laura


"oh enggak apa-apa, ayo kita pulang" ajak Alice


pas Alice dan Laura sudah mendekat dengan pintu keluar mall, tiba-tiba saja ia di cegat oleh seseorang yang memanggilnya tadi


"hai Alice" sapa orang tersebut ke Alice sambil tersenyum


"mau kemana kamu El?"


"aku dari tadi panggilin kamu tapi kamu enggak menjawab panggilan aku" lanjut orang tersebut sambil bersilang dada


"lu siapa sih? awas gue mau lewat"


"yaudah kalau lu mau lewat-lewat saja" orang tersebut kasih jalan ke Laura


"gue ada urusan sama Alice"


"eh gue akan lewat kalau sama Alice" ucap Laura agak sewot membuat orang-orang di sekitar melihat ke arah mereka


"sudah Laura enggak apa-apa" ucap Alice sambil memegang tangan Laura supaya Laura tenang


"ada apa Theo?" tanya Alice ke orang tersebut yang bernama Theo Willbret


"aku mau bicara berdua saja sama kamu tanpa dia" Theo melirik ke Laura


"kita bicara ada Laura atau kita enggak usah bicara saja" ucap Alice agak kesal dengan Theo


"baiklah El, kita enggak bisa bicara di sini" ucap Theo sambil melihat sekeliling mereka banyak orang yang penasaran sebenarnya ada apa


"yaudah" ucap Alice yang mengerti keadaan


📍 Starbucks Cafe


"ada apa Theo?"


"aku cuman mau minta maaf sama kamu soal 5 tahun yang lalu" Theo memegang tangan Alice


"aku sudah lama memaafkan kamu" Alice melepas tangan Theo


Theo menghembuskan nafasnya, setelah Alice melepas tangannya


"kalau kamu sudah memaafkan aku, apakah kamu mau kita seperti dulu lagi?" ucap Theo yang sangat berharap kalau ia dan Alice bisa sama seperti dulu lagi


"maaf Theo aku enggak bisa"


"kenapa El?" tanya Theo


"aku enggak mau tersakiti lagi" alasan Alice menolak Theo


Theo yang mendengar alasan Alice menghela nafas berat


"baiklah El, aku enggak akan memaksa kamu lagi"


"semoga kamu bahagia ya El"


Theo pun pergi dari hadapan Alice dan Laura


"El are you okay?" tanya Laura sedikit khawatir terhadap Alice


"I'm Okay Lau" jawab Alice yang bebannya sedikit terangkat


"yaudah yuk kita pulang" lanjut Alice sambil melangkahkan kaki meninggalkan kafe tersebut


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


🚗 Laura's Car


"El maaf aku mau tanya, boleh?" kata Laura


"mau tanya apa Lau?"


"laki-laki tadi siapa?" Laura sebenarnya dari tadi ia penasaran apa hubungan antara Alice dan laki-laki tadi


"dia namanya Theo mantan dan kakak kelas pas SMA"


"apa mantan kamu?"


"iya mantan aku, memang kenapa?"


"hmm kan selama kita kuliah kamu enggak pernah dekat sama laki-laki manapun dan aku kira kamu enggak pernah pacaran" kata Laura


"memangnya kamu sama dia putusnya kenapa?" lanjut tanya Laura


~Flashback ON~


Kamis, 20 Desember 2012


sebelumnya Alice dan Theo sudah janjian untuk ketemuan di depan kelas Alice tetapi Alice meminta ke Theo untuk membawa temennya untuk menemani mereka dan mereka pun berjalan untuk ke kantin, Alice tidak mengerti kenapa ka Theo ingin bertemu dengannya..


📍 Kantin


Alice, Theo dan Adel (temannya Alice) duduk di kursi kantin dan mereka duduk, Theo bingung harus mengatakannya seperti apa


"El kamu mau makan?" tanya Theo


"oh begitu" Theo bingung harus melakukan apa


setelah beberapa menit duduk di kantin tetapi di antara 3 orang ini tidak ada yang berbicara, sampai akhirnya


"ka Theo kayanya tempat ini terlalu ramai deh, bagaimana kalau kita cari tempat yang agak sepi?"


akhirnya Theo, Alice dan Adel pergi dari kantin menuju taman yang memang sepi jika pada hari terakhir masuk sekolah


"El maaf aku mau tanya sesuatu, apakah boleh?" tanya Theo ke Alice


"mau tanya apa ka?"


"apa Alice punya pacar?"


Alice yang ditanya hanya mendiamkan diri


"El" lanjut Theo


"hmm enggak ada ka, memangnya kenapa ka?"


"El aku mau jujur sama kamu, aku punya perasaan sama kamu lebih dari senior dan junior"


"aku cinta sama kamu El, apa kamu mau jadi pacar kakak?" tanya Theo ke Alice


Alice yang ditanya hanya diam, karena ia bingung selama ini ia belum pernah ditembak secara langsung seperti sekarang


dulu ia pernah ditembak secara tidak langsung mangkanya ia tidak pernah menerima cinta pria manapun yang menembak secara tidak langsung karena menurutnya pria yang menembak tidak langsung pria yang tidak bertanggung jawab...


tetapi berbeda dengan ka Theo ia adalah pria yang berani menembaknya secara langsung dan ia menyukai pria itu


Alice pun mengangguk yang artinya jawabannya adalah "YA"


"yey akhirnya kalian jadian juga" ucap Adel sambil tepuk tangan dan menepuk pundak Theo


akhirnya Theo dan Alice resmi berpacaran.. setelah menembak Alice, Theo pun mengajak Alice untuk pulang bersama


1 minggu setelah Theo dan Alice pacaran, Alice membuka akun Facebook nya dan ia meng-klik akun "Theo Willbret" yang ada di daftar pertemanannya tetapi yang membuat ia kaget di akun Facebook Theo masih berpacaran sama perempuan yang bernama "Fanny" setau Alice ka Fanny adalah pacarnya Theo sebelum Alice apa Theo belum putus dengan ka Fanny?


ia pun meng-chat Theo yang ada di hpnya tentang kebenarannya yang ia lihat


📱 ALICE "ka Theo apa kakak masih pacaran sama ka Fanny?"


📱 THEO "hmm El gini"


📱 ALICE "gini bagaimana ka?"


📱 THEO " maaf El, iya kakak masih pacaran sama si Fanny ☹"


Alice yang mendapatkan balasan Theo seperti itu merasakan hatinya sangat sakit


📱 ALICE "maaf ka, kalau kakak masih sama ka Fanny lebih baik kita putus saja"


📱 THEO "apa putus? enggak, kakak hanya mencintai kamu El kakak sudah enggak cinta sama Fanny"


📱 ALICE "kalau kakak cinta sama aku, kenapa kakak enggak bilang sama aku kalau kakak masih pacaran sama ka Fany?"


📱 THEO "maafin kakak El"


📱 ALICE "yaudah kalau begitu kakak lebih milih aku atau ka Fanny?"


Alice bertanya seperti itu apakah Theo beneran sama dia atau enggak


📱 THEO "aku lebih milih kamu El"


📱 ALICE "yaudah kalau kakak lebih milih aku, aku minta kakak putusin ka Fanny"


Alice berbuat seperti itu karena ia enggak mau Theo mempunyai dua pacar


📱 THEO "yaudah kakak akan memutuskan Fanny, tapi kakak mohon sama kamu jangan mengucapkan putus lagi"


Alice yang membaca chat Theo tetapi ia tidak membalasnya


keesokan harinya tiba-tiba saja ia dapat chat lewat Facebook dari "Fanny"


📱 FANNY "dasar cewek sok polos, lu kan yang nyuruh Theo untuk putusin gue karena dia lebih pacaran sama lu"


📱 ALICE "maksud kakak apa?"


📱 FANNY "enggak usah pura-pura enggak tau deh, lu kan yang nyuruh Theo buat putusin gue"


📱 ALICE "kakak putus sama ka Theo?"


Alice yang menerima pesan itu kaget, karena Theo enggak pernah membicarakan ia putus dengan Fanny kenapa secepat itu


setelah ia tanya seperti itu Alice enggak dapat balasan chat dari Fanny


Alice mulai berhubungan kembali baik dengan Theo


setelah 1 bulan pacaran Alice mendapatkan kabar kalau Theo pacaran dengan hanya untuk Alice bisa dekat dengan temannya Theo yang bernama "Adimas", Alice yang tau berita itu ia bertanya ke Theo


📱 ALICE "ka apa benar kakak pacaran sama aku karena Adimas?"


📱 THEO "iya"


📱 THEO "jadi apa kamu mau pacaran sama Adimas?"


📱 ALICE "apa kakak enggak sayang sama aku?"


📱 THEO "kakak sayang sama kamu, kenapa kamu tanya begitu?"


📱 ALICE "kalau kakak sayang sama aku, kenapa kakak mau aku sama ka Adimas?"


📱 THEO "kakak cuman mau Adimas bisa bahagia sama kamu"


📱 ALICE "apa kakak fikir aku akan bahagia sama ka Adimas"


📱 ALICE "aku enggak cinta maupun sayang sama ka Adimas, aku cinta dan sayang cuman sama kakak"


📱 THEO "tapi Adimas orang yang baik, tapi se enggaknya kamu pdkt sama Adimas dulu"


📱 ALICE "yaudah kalau mau kakak seperti itu aku akan pdkt sama ka Adimas"


setelah kejadian itu Alice dan Theo enggak pernah berkomunikasi selama 7 hari


setelah 7 hari tidak berkomunikasi, Theo mencoba berbaikan dengan Alice pada akhirnya Alice dan Theo kembali seperti semula


4 bulan jadian mereka, Alice membuka akun Facebook nya dan membuka akun Theo dan disana Theo baru saja mengupdate status yang membuat Alice sakit hati


Theo menulis status "kenapa mama enggak setuju hubungan aku sama dia, malahan mama lebih setuju hubunganku dengan mantan yang membuat aku sakit hati"


"kenapa kakak harus buat seperti itu, apa kakak enggak pernah menghargai perasaan aku" kata Alice dalam hati


"ya meskipun kita hanya cinta semasa SMA tapi kenapa mama kakak enggak pernah menghargai aku sebagai pacar kakak" lanjut Alice dalam hati


Alice melihat status itu langsung menghubungi Theo dan Theo bilang statusnya benar akhirnya hubungan Alice dan Theo sempat renggang


pada 10 bulan pacaran mereka, Theo dan Alice juga sedang ulang tahun pada saat itu tanggal dan bulan ulang tahun mereka sama kecuali tahunnya.. 9 hari kemudian, hubungan mereka kembali flat-flat saja mereka enggak pernah menghubungi satu sama lain selama 9 hari dan itu membuat Alice takut kalau Theo akan menyelengkuhi dia setelah apa yang ia alami sebelumnya..


selama 10 bulan 9 hari Alice dan Theo mereka selalu putus-nyambung dan inilah keputusan terakhir Alice memutuskan hubungannya dengan Theo takutnya ia akan menjadi seperti ka Fanny..


~Flashback OFF~


"oh jadi begitu ceritanya" kata Laura setelah mendengar cerita Alice


"yaudah daripada kita sedih-sedih, kita pulang yuk, sudah malam juga" lanjut Laura


Alice dan Laura pun pulang ke rumah masing-masing, sebelum pulang Laura mengantarkan Alice pulang ke rumahnya


~Bersambung~


thanks yang sudah mengikuti jalan cerita "BOSS AND ME", see ya di next chapter


Jangan lupa Like and Comment