
08.00
The Cafe, Mulia Resort
William dan Alice sedang sedang sarapan, mereka terlambat sarapan hari ini
“hari ini kita mau kemana?” tanya William ke Alice yang berada di seberangnya
“saya terserah kamu saja, soalnya saya kurang mengerti wisata di bali” jawab Alice
“yaudah nanti aku akan make it your suprise” ucap William
“seriously?” tanya Alice
“yes Ms. Keneisha” jawab William
“habiskan sarapannya habis itu kita kesana, tapi nanti kamu jangan lupa bawa baju ganti” pinta William
“untuk apa bawa baju ganti? Memangnya kita mau main air” tanya Alice
“sudah kamu bawa saja, nanti kamu akan tau juga” jawab William
“iya, iya nanti aku bawa baju ganti” ucap Alice
“good, yaudah aku ke kamar dulu” William melangkahkan kaki menuju ke kamarnya setelah menghabiskan sarapannya
\~\~\~\~\~
09.30
📍 Waterblow, Nusa Dua, Bali
William dan Alice sudah ada di Waterblow salah satu rekreasi di daerah Nusa Dua, Bali.. Mereka hanya menempuh sekitar 15 menit ke Waterblow dari tempat mereka menginap
“wow bagus banget benar apa yang ada di internet” takjub Alice melihat pemandangan disana
“kamu tadi cari di internet?” tanya William
“iya tadi cari di internet rekreasi di sini, ternyata kamu bawa aku kemari” jawab Alice
“karena kamu sudah tau, jadi kamu mau ganti baju dulu atau engga?” tanya William
“iya, aku mau ganti baju dulu sayang banget kalau baju ini basah” jawab Alice
William dan Alice sudah selesai berganti baju, mereka melangkahkakn kaki menuju ke jembatan gantung yang dimana di belakang jembatan gantung tersebut ada bebatuan besar yang menutupi ombak yang akan menyiramkan kita sampai basah
11.00
William dan Alice sudah selesai main air di waterblow dan mereka juga sudah selesai berganti pakaian karena pakaian mereka tadi basah
“habis ini kita kemana?” tanya Alice
“hmm bagaiman kalau kita ke kebun binatang, kamu mau engga?” tanya balik William
“kebun binatang? Boleh deh, kayanya seru deh jalan-jalan ke kebun binatang” jawab Alice
“yaudah yuk, nanti makan siangnya kita cari restaurant yang deket-deket sana aja” ucap William dibalas anggukkan oleh Alice
\~\~\~\~\~
12.00
Setelah perjalanan selama 1 jam William dan Alice sudah sampai di rumah makan sederhana khas Indonesia dekat kebun binatang untuk makan siang
“kamu makan apa Will?” tanya Alice sedang melihat daftar menu
“El kamu serius mau makan disini?” tanya balik William sambil melihat sekelilingnya
“iya, memangnya kenapa sih? Kamu engga suka makan di sini?”
“oh bukan, aku suka kok tapi apa kamu yakin? Aku cuman takut makanan disini tidak higenis” jawab William
“engga apa-apa kok makanan disini higenis kok, kalau engga higenis mana mungkin mereka masih buka rumah makannya” ucap Alice
“benar juga ya” kata William dalam hati
“tapi kenapa kamu milih disini kan tadi sepanjang jalanan banyak restaurant yang pastinya makanannya lebih enak daripada disini” ceplos William
“aku punya tante orang Indonesia dan setiap keluarga tante ke China pasti mereka bawa makanan khas Indonesia dan mereka juga cerita-cerita restaurant-restaurant mana yang mempunyai makanan khas Indonesia khususnya di Bali” jelas Alice panjang lebar
Makanan dan minuman pesanan mereka sudah datang
“Will coba deh kamu rasakan makanan ini, makanan ini tuh sering dibawa sama tanteku tapi pasti rasanya berbeda dari masakan tanteku” ucap Alice lalu menyodorkan makanan tersebut, mau engga mau William mencoba makanan tersebut
“bagaimana rasanya? Pasti enak kan” tanya Alice setelah William mencicipi makanan tersebut
“enak banget ini, coba aja dari dulu aku mau ke Indonesia pasti aku dari dulu udah cicipi makanan seenak ini” kata William dalam hati
“enak kok” jawab William, Alice tersenyum mendengar ucapan William
“selamat makan 🙏🏻 “ ujar Alice lalu mengambil peralatan makanannya yang berada disamping kanan dan kirinya
“selamat makan 🙏🏻” ujar William mengikuti apa yang dilakukan Alice
\~\~\~\~\~
13.00
William dan Alice sudah selesai makan siang dan mereka memutuskan untuk langsung ke kebun binatang yang tidak jauh dengan menaiki mobil
📍 Bali Safari Marine Park, Gianyar, Bali
William dan Alice sudah sampai di kebun binatang yang berada di Bali, mereka mulai mengelilingi kebun binatang tersebut dengan menaiki bus keliling yang sudah di sediakan oleh pihak kebun binatang untuk para wisatawan
“El coba kamu kasih makan hewan yang ada di depan tuh, ini makanannya” ucap William lalu mengasihkan keranjang yang berisikan sayur-sayuran untuk hewan-hewan disana
“lihat Will ada jerapah, coba aku kasih sayurannya” ucap Alice setelah melihat hewan jerapah yang menampakkan wajah jerapah untuk meminta makanan
Alice mengasihkan sayuran tersebut dan langsung di makan sayuran tersebut oleh jerapah
15.00
Setelah selesai mengelilingi kebun binatang mereka memutuskan untuk beristirahat sebentar
“habis ini kita mau kemana?” tanya Alice
“kita mau ke tempat belanja sovenir yang terkenal di Bali” jawab William
“ah aku tau itu nama tempat”
“namanya apa?”
“pasti Joger kan” tebak Alice
“yah padahal aku pengen kasih kejutan ke kamu tapi karena kamu udah tau engga jadi kejutannya deh” ucap William lesu
“beneran nama tempatnya Joger?” tanya Alice
“iya dan kamu tau darimana nama tempatnya?”
“ah aku tadi cari di internet tempat sovenir yang bagus-bagus dimana”
“yaudah yuk kita langsung kesana takutnya nanti keburu malam sampai hotel” ucap William
“memangnya kenapa kalau kita kemalaman sampai di hotel?” tanya Alice penasaran
“kan mau makan malam di hotel” jawab William
“tapi kan kita bisa makan malam di restaurant dekat sana?”
“aku pengen makan malam di hotel aja”
“oh gitu, yaudah yuk kita langsung cus belanja” Alice menarik tangannya William
\~\~\~\~\~
📍 Joger, Kuta, Bali
William dan Alice sudah sampai di tempat oleh-oleh “Joger” yang merupakan tempat oleh-oleh kaos yang memiliki banyak kata-kata yang unik dan barang-barang yang lainnya
“kamu mau belanja apa dulu?” tanya William setelah mereka masuk ke dalam toko tersebut
“aku mau cari kaos yang terkenal itu” jawab Alice
“coba yuk kita cari disana pasti ada kaos yang kamu inginkan” ajak William
Lalu mereka melangkahkan kaki ke arah kanan mereka dan ternyata memang benar banyak-banyak kaos sesuai dari ukuran dan warna-warnanya
“kamu mau cari kaos buat siapa aja?” tanya William
“buat Laura dan ka Rosalie aja sih” jawab Alice
“berarti ukurannya S dan M?” tebak William
“kamu tau darimana ukuran mereka?” tanya Alice penasaran
“aku hanya tebak aja El” jawab William
“yaudah kamu pilih aja kaos-kaosnya setelah dapat chat aku aja, aku mau cari kaos yang lain dulu” ujar William, Alice hanya membalas dengan menganggukan kepalanya yang masih fokus ke rak kaos yang berada di depannya
Alice dan William mencari oleh-oleh untuk orang-orang terdekat mereka
18.20
📍 Pantai Kuta, Bali
Setelah berbelanja William dan Alice memutuskan ke pantai yang terkenal di Bali yang pastinya itu ialah pantai kuta, mereka ingin melihat matahari terbenam di pantai kuta
“wow indah banget” ucap Alice setelah melihat matahari benar-benar tenggelam
“iya kaya kamu, indah” ujar William
“apa?” kaget Alice setelah mendengar ucapan William
“iya aku bilang indah kaya kamu” ujar William sekali lagi
“iya aku dengar kok, tapi kenapa kamu ngomong seperti itu?” tanya Alice kikuk
“emangnya engga boleh aku bilang kamu indah?” tanya balik William
“hmm ya terserah kamu itu mata-mata kamu mulut-mulut kamu jadi terserah kamu memandang dan berbicara seperti apa” jawab Alice
William yang mendengar jawaban Alice hanya tersenyum kecil
“engga salah hatiku memilihmu” kata William dalam hati
“habis ini kita balik ke hotel ya” ujar William, Alice hanya membalas dengan menganggukan kepalanya karena dirinya sedang membalas pesan dari sang kakak
\~\~\~\~\~
📍 Mulia Resort, Nusa Dua, Bali
“yaudah kamu siap-siap ya buat makan malam dandan yang cantik” ujar William setelah sampai di depan kamar Alice
“buat apa dandan yang cantik? Kan kita makan cuman di restaurant hotel” ucap Alice
“engga apa-apa, sudah sana masuk mandi terus dandan yang cantik oke princess?” William mengelus rambut Alice
“ya tuhan ngapain sih William ngelus rambut aku, aku kan jadi salting kaya gini” kata Alice dalam hati setelah mendapatkan perlakuan dari William
“iya, yaudah aku masuk ya” izin Alice, William menganggukan kepalanya menandakan ia menyetujui baru Alice masuk ke dalam kamar hotelnya
140 Room
“tumben banget William nyuruh aku dandan cantik cuman buat makan malam” ujar Alice penasaran
Alice melangkahkan kaki menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.. Setelah membersihkan dirinya Alice bersiap-siap untuk makan malam dengan William
Selesai bersiap, tiba-tiba saja ada chat masuk di hanphonenya siapa lagi kalau bukan dari William
WILLIAM JOHNSON (@willjohnson)
@aliceknsha “yes i’m ready” 19.01
Alice pun keluar dari kamarnya, pas di depan ia melihat sudah ada William yang sudah rapi
“gantengnya boss” kata Alice dalam hati
“ayo kita makan malam” ajak William sambil mengulurkan tangannya dan di sambut oleh uluran tangan Alice
“hmm” Alice menganggukan kepalanya
Mereka sudah sampai di tempat makan malamnya yang begitu indah di antarkan pegawai hotel
“Will kamu yakin kita makan malamnya disini?” tanya Alice ketika mereka melangkahkan kaki menuju mereka yang berada di ujung sana
“iya” jawab William
William dan Alice sudah sampai di mejanya sesegera Alice duduk di kursinya dan begitupun William duduk di kursinya
“tumben kamu ngajakin makan malam romantis seperti ini” ujar Alice ke William yang berada di seberangnya
“hmm ada yang mau omongin sama kamu” William memegang telapak tangan Alice
“kamu mau ngomong apa?” tanya Alice
William berdiri lalu berjalan menghampiri Alice, Alice yang melihat ke arah William lalu mereka berhadapan setelah William sampai di samping kursi Alice lalu ia berlutut di hadapan Alice
“El aku cinta sama kamu, do you be a my girlfriend?” William berlutut sambil memegang tangan Alice
“yes i do” jawab Alice
“oh my god, thanks El” William langsung memeluk Alice
“I Love You El” ucap William memeluk erat tubuh Alice
“I Love You too Will” balas Alice membalas pelukan
Setelah mereka berpelukan, William mengajak Alice untuk berdansa di bawah sinar bulan dan bintang menjadi saksi acara hari ini
“aku engga bisa menari Will” ujar Alice berdiri dihadapan William
“sudah kamu ikutin langkah aku aja” tangan kiri William sudah berada di pinggang Alice sedangkan tangan kanannya menggenggam tangan Alice
William dan Alice mulai berdansa diiringi musik dari A Whole New Word (Aladdin Soundtrack)
I can show you the world
Shinning, shimmering, splendid
Tell me, princess, now when did
You last let your heart decide?
I can open your eyes
Take you wonder by wonder
Over sideways and under
On magic carpet ride
A whole a new world
A new fantastic point of view
No one to tell us no or where to go
Or say we’re only dreaming
A whole new world
A dazzling place I never knew
But when I’m way up here
It’s crystal clear that now I’m in a whole new world with you
Unbelievable sights
Indescribable feeling
Soaring, tumbling, freewheeling
Through an endless diamond sky
A whole new world
(Don’t you dare close your eyes)
A hundred thousand things to see
(Hold your breath, it gets better)
I’m like a shooting star
I’ve come so far
I can’t go back to where I used to be
A whole new world
(Every turn a suprise)
With new horizons to pursue
(Very moment, re-letter)
I’ll chase them anywhere
There’s time to spare
Let me share this whole new world with you
A whole new world
A new fantastic point of view
No one to tell us no or where to go
Or say we’re only dreaming
A whole new world
(Every turn a suprise)
With new horizons to pursue
(Very moment, re-letter)
I’ll chase them anywhere
There’s time to spare
Let me share this whole new world with you
A whole new world
(A whole new world)
That’s where we’ll be
(That’s where we’ll be)
A thrilling case
A wondrous place
For you and me
Setelah berdansa mereka kembali duduk di kursi masing-masing, para pelayan hotel masuk membawakan mereka makanan dan minuman atas pesanan William
“thank you” ucap William setelah para pelayan menaruhkan makanan dan minuman ke atas meja
“your welcome Mister” ucap pelayan tersebut lalu meninggalkan meja William dan Alice
“kok kamu bisa mendapatkan tempat seindah ini” ucap Alice sambil melihat sekeliling
“hotel yang kita tempati menawarkan malam romantis mumpung aku pengen nembak kamu hari ini jadi yaudah deh sekalian aja terima tawaran hotel” ujar sambil memotong dagingnya
Alice hanya menganggukkan karena ia fokus makan dan menikmati suasana malam ini yang terasa sejuk
\~\~\~\~\~
21.00
William dan Alice telah selesai makan malam dan mereka kembali ke kamar hotel masing-masing
~Depan 140 room~
“kamu kalau sudah mengantuk tidur aja, soalnya aku mau nge-gym dulu” ujar William sambil menyingkirkan anak rambut yang mengenai mata Alice
“kamu mau nge-gym? Aku ikut ya”
“engga usah, kamu di kamar aja”
“ih aku mau ikut, boleh ya please” paksa Alice sambil cemberut dan memegang lengan William
“yaudah, aku mau ke kamar dulu kalau kamu udah selesai ke kamar aku aja atau kamu chat aku biar aku yang samperin kamu” ucap William mengalah
“yes, yaudah aku ganti baju dulu nanti aku ke kamar kamu aja deh”
“yaudah aku ke kamar dulu ya” William melangkahkan kaki menuju kamarnya
Setelah berganti baju Alice menghampiri William yang masih di kamarnya
*Ting...Tong...Ting...Tong* Alice mengebell kamar William tidak lama kemudian William sudah berganti baju dengan kaos tanpa lengan dan celana pendek khusus olahraga
“yaudah yuk” ajak William sambil menggandeng tangannya
Fitness Center, Mulia Resort
William dan Alice mulai pemanasan terlebih dahulu supaya otot-otot mereka tidak tegang setelah itu mereka mulai gym-nya dengan treadmill berlari pelan di atas alat tersebut
“eh lihat pasangan yang baru masuk tadi mereka serasi banget ya olahraga aja bareng-bareng” ujar perempuan yang merupakan tamu hotel ke suaminya yang berada disampingnya yang sedang berolahraga
“udah daripada kamu ngomongin orang mendingan kamu ikut aku olahraga” ucap suami
William dan Alice sudah selesai dengan tredmill-nya
“kamu habis ini mau olahraga apa?” tanya William
“hmm engga tau deh” jawab Alice
“emangnya kamu mau olahraga habis ini?” tanya balik Alice
“aku mau angkat beban disana” ujar William sambil menunjuk kearah alat-alat yang dimaksudnya
“aku ikut kamu aja deh”
“engga usah kamu disini aja” larang William
“loh kenapa?” tanya Alice
“disana banyak laki-laki nanti kamu digenitin sama mereka atau engga kamu balik ke kamar kamu aja deh” jawab William
“engga, aku masih mau olahraga” kekeh Alice
“yaudah terserah kamu, tapi jangan deket-deket sama cowok lain kamu hanya milikku” William mengingatkan
“iya..iya”
~Bersambung~
Jangan lupa Like and Comment, karena Like dan Comment kalian sangat berarti bagi penulis supaya penulis bisa semangat untuk menulis cerita ini... Penulis menerima saran dan kritik dari para pembaca.
Thanks ^^