BokuMonogatari

BokuMonogatari
Konusuba



"Apa yang harus aku lakukan..."


Tidak mungkin aku diberi misi mustahil seperti itu begitu saja jika tidak ada yang bisa aku lakukan. Pasti ada sesuatu atau semacamnya untuk diriku.


Rasa penasaran muncul dibenak ku.


Kenapa aku menjadi ketua Group Chat bukan salah satu dari mereka yang masih memiliki kemampuan untuk bertarung?


Contoh Rias Gremory. Meskipun dibilang masih lemah, dia tetap memiliki kekuatan yang jauh dari kami yang hanya manusia biasa. Jika tidak, masih ada Tsunade Senju yang memiliki kekuatan Sannin, dan pengalamannya tidak perlu lagi dipertanyakan meskipun dia baru berumur dua puluhan saat ini.


Kemudian, Kenapa Ketua Group Chat wajib ikut misi? Apakah ada yang spesial dengan menjadi ketua Group Chat?


Apakah syarat menjadi Ketua Group Chat adalah seorang MC? Tidak. Jika hanya seorang MC, masih ada dua MC di Group Chat.


Mungkinkah karena karena reinkarnasi ku? Di kehidupan ku sebelumnya, aku sering membaca novel reinkarnasi.


Semua dari yang ku baca tentang reinkarnasi, bisa aku simpulkan adalah, mereka yang bereinkarnasi adalah seorang MC. Tidak peduli mereka bereinkarnasi menjadi apa, seorang pelayan ataupun karakter sampingan, mereka tetap lah seorang MC.


Jika begitu, bukankah plot armor ku dua kali lipat? Aku menjadi Araragi Kiyomi, dan aku juga seorang reinkarnator.


Tapi tunggu sebentar. Setiap Main Character pasti memiliki takdir yang tertulis. Takdir Seorang Main Character yang diatur dan tidak dapat dirubah oleh pembaca, kecuali jika author nya menginginkannya.


Dengan kesimpulan seperti ini, bukankah aku seorang MC? Takdir yang sudah direncanakan oleh author atau semacamnya?


"Hahaha, tidak mungkin. Hal bodoh apa yang aku pikirkan."


Aku menggeleng kepalaku dan membuka Group Chat. "Mari cari tahu apa yang bisa aku lakukan dengan menjadi ketua."


Setelah beberapa saat membaca pengaturannya, aku mengetahui beberapa hal.


Pertama, Ketua dapat melompat ke dunia anggota Group Chat manapun tanpa harus menggunakan poin.


Kedua, setiap misi diberikan, ketua wajib ikut. Tetapi sebagai balasannya, ketua akan mendapatkan hadiah dua kali lipat daripada anggota lainnya.


Ketiga, seperti menjadi admin group biasa, Ketua dapat membatasi ataupun membisukan akun seseorang di Group Chat.


Dapat berpergian ke dunia lain adalah apa yang aku cari. Aku bisa pergi ke dunia Kazuma, lalu mendaftar menjadi petualang dan mempelajari skill yang berguna, atau ke dunia Tsunade untuk mempelajari ninjutsu.


Aku mendengus puas, lalu aku membuka Group Chat yang penuh chat.


[Sakata Gintoki: Eiji-Kun, Terimakasih 1 juta Yen nya, aku pasti akan mengembalikannya lain waktu!]


[Ruri Gokou: Huh? 1 juta Yen?]


[Araragi Kiyomi: Hanya uang, tidak perlu dikembalikan. Ruri Gokou, kau juga mau? aku akan mengirimkannya jika kau ingin.]


Aku ingat Ruri Gokou memiliki rumah yang cukup sederhana.


[Ruri Gokou: Kau... Tidak melakukan hal yang ilegal kan?]


[Sakata Gintoki: Sungguh? Kau tidak bercanda kan? Kau tidak akan memaksaku membayarnya di kemudian hari dengan bunga yang berlipat ganda kan?]


Mulutku berkedut ketika membaca chat mereka.


[Araragi Kiyomi: Aku bukan rentenir! Jika kau tidak menginginkannya, kau bisa mengembalikannya. Juga, aku tidak melakukan hal yang membuat ku masuk penjara!]


Setelah mengetik itu, aku mengirim sejumlah uang kepada Ruri Gokou.


[Sakata Gintoki: Bercanda, Aku hanya bercanda. Kau tidak perlu memasukkannya ke dalam hati, Araragi-kun.]


[Satou Kazuma: Hei, hei, bagaimana bisa kalian bersenang-senang tanpa aku. Araragi, bagaimana dengan ku? Bukankah kita teman?]


[Araragi Kiyomi: Tidak ada. Mata uang kita berbeda.]


[Satou Kazuma: Nilai mata uang sialan!]


[Ruri Gokou: 1 juta Yen Ini terlalu banyak, aku tidak bisa menerimanya.]


[Sakata Gintoki: Nona muda, kau tidak perlu malu. Tidak baik tidak menerima kebaikan dari teman mu. ಠ ͜ʖ ಠ ]


[Rias Gremory: 1 juta yen? Aku pikir itu masih sedikit.]


[Araragi Kiyomi: Fwahahaha, tentu saja jumlah itu sedikit bagi seorang putri bangsawan. Bagaimana bisa kami dibandingkan dengan Putri Gremory ini.]


[Satou Kazuma: Whahaha, Araragi, kau benar, kita hanya hamba biasa yang tidak bisa disamakan dengan dua tuan putri ini.]


[Tsunade Senju: Fufufu, kalau begitu rasakan tinju lembut dari tuan putri ini setelah tiba di sini.]


[Satou Kazuma: Hi!! Tidak tidak tidak! Saya tidak bisa lancang dengan hadiah seperti ini, dan Saya bersikeras untuk menolaknya.]


[Araragi Kiyomi: Whahaha, kau sangat beruntung Kazuma, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Ngomong-ngomong, di mana kau sekarang Kazuma?]


[Satou Kazuma: ? Aku sedang makan di mansion ku.]


[Satou Kazuma: Ya?... Tunggu, apa yang ingin kau lakukan?]


Waktuku tidak banyak, aku perlu menjadi lebih kuat secepatnya.


Jadi, tanpa pikir panjang, aku melompat ke dunia Konusuba.


Hal selanjutnya yang aku rasakan adalah, pandanganku menjadi kosong selama satu detik, dan saat cahaya kembali ke mataku, aku menemukan diriku ada di ruang makan asing.


"Ada apa denganmu Kazuma? Kenapa tiba-tiba diam?"


"Ya. Berhenti lah, kau terlihat menakutkan sekarang


"Perutmu sakit? Jika begitu, aku akan memakan bebek goreng mu."


Aku mendengar kegaduhan beberapa orang di ruang makan ini. Tapi kegaduhan itu seketika berhenti ketika aku menoleh ke arah suara-suara itu.


Senyap!


Ruangannya benar-benar menjadi sunyi.


Ada empat orang di meja makan. Aku melihat ke arah mereka satu persatu, lalu berhenti saat aku melihat seorang laki-laki yang menatap ku dengan tercengang.


Aku tersenyum dan mengangkat tanganku untuk menanggapinya.


"Yo, Kazuma. Kau terlihat bersemangat, ya? Apa ada hal yang baik terjadi padamu?"


"K-kau...! Bagaimana kau bisa ada di sini, Araragi-san?!" Kata Kazuma, saat dia berdiri dengan kursinya yang terdorong kebelakang


"Tidak perlu dipikirkan." Aku melambaikan tanganku. "Untuk sekarang, Aku ingin kau membawaku ke guild petualangan."


"Yah, itu bisa sih, tapi apa yang kamu inginkan di guild petualangan?"


"Apa kau bodoh? Tentu saja menjadi petualang. Aku tidak bisa mati begitu saja karena misi konyol itu!"


"O-oh. Aku mengerti. Setelah makan siang, aku akan mengantarmu ke guild petualangan."


Saat aku dan Kazuma berbicara, kami mengabaikan tiga gadis yang duduk di meja makan.


Aku menoleh dan menatap gadis cantik dengan rambut birunya yang seperti air.


"Apa?" Aqua menyipitkan matanya ke arahku.


Aku menggeleng kepalaku.


"Tidak ada. Aku pikir kau adalah gadis yang sering dibicarakan Kazuma."


"Oh~ Heee, Apa yang dikatakan Kazuma? Aku bisa menebak Kazuma terpikat dengan kecantikan ku, kan?"


"... Gadis pembawa masalah, Seorang Dewi Trik Pesta."


"Wahhh! Kazuma, kau sangat jahat! Bagaimana bisa kau membicarakan hal buruk di belakangku?!"


Aqua menerkam Kazuma dan menarik kerah nya dengan kencang, dan Kazuma mendorong Aqua untuk menjauh.


"Menjauhlah Dewi tak berguna. Aku tidak pernah mengatakan itu meskipun itu tidak salah."


"Wahhh! Kau akan menerima hukuman ilahi dasar Hikineet!"


Disisi lain, Gadis pirang dan montok berjalan ke arahku dengan tenang seolah pertengkaran Aqua dan Kazuma adalah hal yang biasa.


"Teman Kazuma kah, aku Darkness, seorang Crusader. Aku bertugas menjaga dan melindungi teman-"


"Dengan kata lain pelindung daging."


"HMMPMMHHH!!... S-seperti yang diharapkan dari teman Kazuma. Perkataannya sangat brutal seperti Kazuma."


Darkness tersipu, dan nafasnya naik turun saat mengatakan itu.


"Akhirnya giliran ku."


Kemudian Seorang gadis kecil sebelumnya menghampiriku yang entah kapan mengganti bajunya dengan jubah penyihir nya.


Dia mengibaskan jubahnya dan berpose Chuuni.


"Namaku Megumin! Seorang Arc Wizard yang menguasai sihir ledakan, mantra serangan terkuat yang pernah ada!"


Aku terdiam.


"... Hey, Kazuma, kapan kita pergi ke guild?"


"Oi! Jika ingin protes soal namaku, katakan saja!"