Who is that mysterious boy

Who is that mysterious boy
Siapakah Edward sebenarnya?



Keesokkan hari nya, ada nomor tak di kenal menghubungi Ana dan menyebutkan nama Edward.


Ana pun bertanya ke nomor tidak di kenal itu, siapa dia dan mengapa bisa mengenal Edward?


Nomor tak di kenal itu pun menjawab, "kamu tidak perlu tau siapa saya, yang jelas saya harap kamu bisa menjauhi Edward" kata nomor tak di kenal itu.


Ana pun cuma read pesan tersebut dan tak menghiraukannya.


Setelah itu, Edward mendapatkan pesan dari sekretaris mama nya dan memberitahukan soal mama nya Edward yang mau mempublish anak nya itu.


Edward pun berkata "jangan dulu" setelah itu Sekretaris itu menjawab "tapi tuan muda, mama tuan mau mempublish sekarang"


Edward sedikit merasa kesal dengan pesan itu dan langsung membalasnya "jangan sekarang, tolong kasih tau mama jangan sekarang"


Sekretaris itu pun menjawab "baiklah tuan, saya akan memberitahukan mama tuan untuk tidak mempublish berita itu sekarang"


Edward pun membalas "oke, thanks"


Di sisi lain, Ana masih bingung siapa nomor tak di kenal itu yang menghubungi nya dan menyuruh diri nya menjauhi Edward.


Di sekolah, Ana bertanya ke Edward tentang nomor tak di kenal itu.


Edward sedikit tertegun mendengar pernyataan dari Ana, dan Edward menduga kalau nomor tak di kenal itu adalah mama nya.


Edward ingin melihat nomor yang menghubungi Ana dan meminta Ana untuk memperlihatkan chat tersebut.


"Coba aku lihat nomor nya" pinta Edward.


"Ini nomor nya, kamu kenal?" tanya Ana penasaran.


Edward pun melihat nomor itu dan ternyata nomor tersebut dari Sekretaris mama nya.


Edward terpaksa berbohong ke Ana dan menjawab tidak mengenali nomor itu.


"Enggak sayang, aku gak tau siapa yang punya nomor ini kok bisa tau nama aku ya?" tanya Edward.


"Iya kan? Kok bisa ya?, aku juga jadi bingung" ucap Ana.


"Udah lah gak usah di pikirin ya" ucap Edward.


"Oke" kata Ana.


3 jam kemudian Edward chat sekretaris mama nya itu.


"Kamu ngapain chat pacar saya Ana?" tanya Edward di pesan.


"Maaf tuan muda, saya di suruh mama nya tuan untuk menghubungi pacar tuan dan menyuruh dia untuk menjauhi tuan" ucap Sekretaris mama nya Edward.


"Dapat dari mana nomor Ana?" tanya Edward.


"Dari mama nya tuan, mama nya tuan mencari informasi soal orang terdekat tuan" ucap Sekretaris mama nya.


Edward hanya read pesan terakhir itu.


Tania membuka tweet dan berita di internet, itu menjadi top trending nomor 1 dia pun membaca berita itu dan sangat terkejut.


"Edward, ini elu?" tanya Tania.


Ana melihat ke arah ponsel nya, dan membaca nya.


"Sayang? Mama kamu artis terkenal?" tanya Ana.


"Iya" terpaksa Edward menjawab iya karena sekarang sudah tidak dapat merahasiakannya lagi.


Satu sekolah heboh dengan berita yamg baru di posting 10 menit yang lalu tapi sudah 5 juta orang yang melihat berita tersebut.


Sangkin banyak nya yang melihat berita yang di publish di tweet mama nya Edward di repost ke akun breaking news.


Berita di breaking news mendapatkan 15 juta views, Edward menjadi terkenal di sekolah nya itu.


Edward mencoba tidak menghiraukan nya sampai pulang sekolah tiba.


Mama nya Ana juga mengetahui soal berita itu.


Sepulang sekolah Edward menghubungi sekretaris mama nya.


"Kenapa berita itu di publish sekarang?" tanya Edward lewat pesan chat.


Sekretaris mama nya itu pun menjawab : "maaf tuan muda, saya sudah berusaha untuk membujuk mama nya tuan agar tidak mempublish itu sekarang"


"Ah sudahlah, sudah terjadi" ucap Edward dengan pasrah.


"Ya" ucap Edward membalas dengan singkat.


Sekarang Edward sudah menjadi siswa terpopuler di sekolah nya, bahkan banyak wanita yang mengincar nya.


Malam hari nya lagi-lagi Ana mendapatkan chat dari nomor tak di kenal itu, tapi beda nomor.


"Hallo, apa benar saya berbicara dengan Analia Bella Christina?" tanya sang pemilik nomor tak di kenal itu.


Ana pun membalas pesan chat dari nomor tersebut "iya benar saya Ana, maaf dengan siapa ini kalau boleh tau?" tanya Ana.


"Saya mama nya Edward" ucap pemilik nomor itu yang ternyata adalah mama nya Edward.


Ana pun merasa akward karena tiba-tiba mama nya Edward artis terkenal itu menghubungi nya, Ana langsung membalas chat tersebut "oh tante, ada perlu apa ya tan? Ada yang bisa saya bantu?" tanya Ana.


"Kamu tau kan maksud saya menghubungi kamu apa?" tanya mama nya Edward.


Ana membaca pesan itu dan langsung membalas pesan tersebut "maaf tante, saya gak tau. Kalo boleh tau kenapa ya tante?" tanya Ana.


"saya menghubungi kamu itu karena saya mau kamu menjauhi anak saya Edward" ucap mama nya Edward di dalam pesan WA.


"Tapi kenapa tan?" tanya Ana ke mama nya Edward.


"Karena saya itu artis dan Edward adalah anak artis yakali masa dia pacaran sama kamu!? Mau di taruh dimana muka saya nanti kalo dia sama kamu?"


Pesan chat dari mama nya Edward itu membuat hati Ana sakit, sekaligus kecewa ke Edward karena sudah merahasiakan identitas nya selama ini.


Selama ini Edward tidak jujur siapa dia sebenarnya, dan ternyata dia adalah anak artis.


Ana hanya read pesan dari mama nya Edward dan nangis di dalam kamar, perkataan mama nya Edward sangat menyakitkan.


Keesokkan pagi nya, seperti biasa Edward menjemput Ana dan menunggu di depan rumah.


Ana keluar dari rumah dan hanya diam saja, mereka pun pergi ke sekolah seperti biasa tapi Edward merasa kalau ada yang aneh dengan Ana.


"Ada apa?" tanya Edward yang merasa kalau Ana sedang tidak baik-baik saja, jadi diri nya langsung bertanya ke Ana.


"Gapapa" ucap Ana yang berbohong dan mencoba untuk memendamnya sendiri.


"Kamu yakin gapapa? Kalo ada masalah cerita aja ke aku" ucap Edward yang mencoba mengorek informasi.


"Ya, gapapa" lagi-lagi Ana hanya menjawab gapapa. Padahal sebenarnya dia sedang apa-apa.


Sesampai nya mereka di sekolah, Ana langsung pergi begitu saja tidak menunggu Edward.


Edward semakin yakin kalau Ana sedang ada masalah, Edward mencoba untuk menahan diri dan mencari informasi sendiri tentang Ana.


Di jam istirahat Angga melihat Ana sedang di kantin sendirian, Angga melihat muka Ana yang ditekuk itu mencoba untuk menghibur nya.


Angga langsung menghampiri Ana, dan berkata "tumben sendiri, Edward mana?" tanya Angga.


"Bukan urusan lo" ucap Ana menjawab dengan ketus.


"Yaelah Ana, kalo mau cerita lu bisa cerita ke gua" ucap Angga.


"Lo ga usah ganggu gue sehari ajaaa" pinta Ana.


Angga pun terpaksa untuk pergi dari Ana karena tampaknya mood Ana sedang tidak baik-baik saja, lalu Angga pun mencoba untuk bertanya ke Edward.


Angga segera menemui Edward dan menanyakan tentang Ana.


"Lu kan pacar nya, pasti tau kenapa Ana sekarang jadi sedih begitu" ucap Angga.


"Gua juga kaga tau" Edward menjawab dengan jujur.


Edward sendiri pun bingung ada apa dengan Ana, yang jelas Edward akan berusaha untuk mencari tau.


Di kantin tadi setelah Angga pergi ternyata ada Rangga yang menghampiri Ana juga, dan Rangga menanyakan hal yang sama dengan Angga tapi ternyata Ana pun mau menceritakannya ke Rangga.


"Kamu kenapa? Kok sendiri aja? Edward kemana?" tanya Rangga...


Ana pun menjawab "gue sedih banget, sekarang kan lo tau kalo Edward anak artis. Semalem nyokap nya chat gue dan suruh gue buat jauhin anak nya dan sumpah perkataan nyokap nya itu buat sakit hati banget Rang" ucap Ana.


Mereka pun berbincang-bincang dan Rangga menghibur Ana supaya diri nya tidak sedih lagi soal semalam.


Setelah itu jam pulang sekolah telah tiba, Edward yang mengajak Ana pulang itu di tolak. Ana langsung pergi begitu saja meninggalkan Edward, di tempat parkir Edward mencoba untuk mengejar Ana.


Tapi sayang nya Ana malah naik ke bus, dan bus itu sudah jalan.


Lagi-lagi Edward tidak bisa membujuk Ana.