
Keesokkan pagi, Ana terbangun dari tidurnya. Dan Ana melihat Edward tidur di lantai, lalu Ana membangunkan Edward "lo kenapa tidur dilantai?" tanya Ana.
Edward langsung menjelaskan ke Ana tentang semalam "lu nendang gua sampe jatoh ke bawah sini" ucap Edward.
"Hah masa" ucap Ana terkejut.
"Kau liat muka aku nih tampak bercanda keh?" ucap Edward.
"Hehehe" ucap Ana.
"Gue mandi dulu, lo ntar aja di rumah lo mandi nya" ucap Ana.
"Oke" ucap Edward.
Ana pun pergi mandi, Edward menunggu Ana. Setelah Ana selesai mandi, mereka pun pergi sarapan. Setelah selesai sarapan, Ana berpamitan dengan orang tua nya.
Edward dan Ana pun pergi kerumahnya Edward, sesampainya Edward dirumah dia pun langsung bergegas mandi. Ana menunggu Edward diruang tamu, dan melihat ke arah sekitar.
Setelah Edward selesai mandi, Ana bertanya ke Edward. "Rumah lo sepiiiii, nyokap lo kemana?" tanya Ana.
Edward pun menjawab "nyokap gua pergi ke luar kota, kata nya balik sebulan lagi" ucap Edward.
"Oooh, gue baru pertama kali ke rumah lo" ucap Ana.
"Haha nanti lo juga tinggal disini" ucap Edward.
"Elehhh" ucap Ana.
Mereka pun bergegas untuk berangkat ke sekolah.
Sesampainya mereka di sekolah, Ana pun masuk ke kelas duluan. Karena Edward dipanggil oleh Virly, lagi-lagi cewe itu... Bikin kesel aja, kata Ana.
"Sayang, udah lama gak ketemu apa kabar?" tanya Virly lagi-lagi menggoda Edward.
Edward tak menanggapinya, dan berkata "lu bisa kagak, gak usah ganggu gua?" tanya Edward.
"Kok ganggu sih, aku kan cuma mau ketemu pacar aku aja. Upss salah, calon suami deng" ucap Virly.
"Sumpah gua baru kali ini ketemu cewe kayak lu" ucap Edward.
"Kenapa? Baru kali ini ketemu cewe kayak aku? Aku beda dari yang lain ya? Lebih cantik? Upsss beda dari Ana, aku lebih cantik" ucap Virly.
"Ana lebih cantik dari lu" ucap Edward.
"Mending lu masuk ke dalem kelas, gua mau ke kelas! Awas lu kalau sampai nampakin muka ke gua" ucap Edward.
Virly tertawa mendengar perkataan Edward yang mengancamnya itu, kita lihat saja siapa yang akan menang.
Jam pelajaran telah selesai, sepulang sekolah menggosipi berita tentang Randy yang kata nya masuk penjara, dan mendengar soal kejadian kasus Analia kemarin. Ternyata ketos yang terkenal di sekolah itu tak sebaik yang mereka kira, dan Edward menjadi semakin populer dan dikagumi banyak wanita di sekolahnya. Pengurus osis ingin memberikan gelar ke Edward sebagai ketua osis, tetapi Edward menolak tawaran tersebut.
"Lo kenapa ga mau?" tanya Ana.
"Gua cuma mau jadi pacar lo" ucap Edward langsung memberikan kode keras.
Ana mendengar itu langsung membuang muka, karena pipi nya berubah warna.
Edward melihat Ana membuat muka karena salah tingkah itu sengaja ingin melihat wajah nya Ana yang berubah warna itu, tapi Ana menutupi wajahnya dengan tangan.
"Apa sih lo" ucap Ana sambil menutupi muka nya.
"Mau gak?" tanya Edward dengan serius.
"Mau apa?" tanya Ana.
"Jadi pacar gua" ucap Edward langsung melamar Ana sebagai pacarnya.
Ana mengira kalau Edward sedang prank atau lagi bercanda.
"Lo pasti ngeprank, mana kamera nya?" tanya Ana yang mencari cari kamera.
"Gak, gua serius" ucap Edward.
"Gua suka sama lu, gua gak tau sejak kapan yang jelas gua suka sama lu. Lu mau kan jadi pacar gua dan jadi milik gua selama nya?" ucap Edward langsung menyatakan semua perasaannya selama ini ke Ana.
Ana yang mendengar semua isi hati Edward itu langsung mengangguk pelan dan berkata "iya, gue mau".
"Berarti kita sekarang resmi pacaran?" ucap Edward.
"Ssst jangan kenceng-kenceng" ucap Analia.
"Yuk pulang sayang" ucap Edward sambil memegang tangan Ana.
Ana tersenyum, dan memegang tangan Edward. Mereka pun bahagia sepanjang jalanan sambil bernyanyi, melihat ada yang jual boneka di pinggir jalan Edward langsung berhenti dan membelikan boneka untuk Ana. Ana merasa senang karena dibelikan boneka dari Edward, "makasih ya" ucap Ana.
Mereka pun langsung melanjutkan perjalanannya.
"Hati-hati ya, di jalan. Kalo udah sampe kabarin" ucap Ana.
"Oke sayang, kamu jangan lupa makan ntar malem kita sleep call bye sayang" ucap Edward.
"Iya sayang, bye hati-hati"
Ana masuk ke dalam rumah,
Mama nya yang melihat mereka pulang dan mendengar kalau mereka berdua saling panggil sayang-sayangan itu tahu kalau mereka sudah pacaran, lalu mama nya Ana menggoda Ana.
"Nanti malem kita sleep call sayang, iya sayang, bye hati-hati" ucap mama nya Ana.
Ana terkejut melihat mama nya yang sudah berada dipinggir pintu itu "sejak kapan mama di situ?" tanya Ana.
"Sejak tadi pas bunyi motor" ucap mama nya Ana.
"Ih mama nguping" ucap Ana dengan muka kesal.
"Udah resmi pacaran ya? Piww piww anak mama udah ada pacar" ucap mama nya Ana.
"Apasih ma, lebay deh" ucap Ana langsung masuk ke kamar.
"Hahaha, ciee sleep call" ucap mama nya Ana.
Mama nya Ana tersenyum, dan mendoakan anak nya itu bahagia selalu.
Malam hari nya...
Handphone Ana berbunyi, Ana mendapatkan panggilan. Ana pun langsung melihat ponsel nya, dan itu ternyata dari pacar nya. Ya, siapa lagi kalau bukan Edward... Acikiwirr jadi sleepcall niehh mereka.
Ana langsung mengangkat telpon dari Edward "hallooo" ucap Ana.
"Hai sayang, belom bobo?" tanya Edward.
"Nungguin kamu telpon hehe" ucap Ana.
"Gak mau langsung tidur aja hm?" tanya Edward.
"Nggak, ngobrol dulu bisa lah ya" ucap Ana yang mau mengobrol sebentar dengan Edward sebelum tidur.
"Hm, ngomongin apa ya? Aku bingung mau ngomongin apa, hahaha aku-kamu nih sekarang?" ucap Edward.
"Hahaha, iya aku-kamu" ucap Ana.
"Aku gak tau mau omongin apa sama kamu, gimana kalau kita ngomongin masa depan kita berdua kalau udah jadi ayah bunda? Chuaaakkksss" ucap Edward di telepon.
Ana yang mendengar itu langsung guling-guling karena salah tingkah mendengar perkataan dari Edward.
"Sa ae lu kantong kreseeeekkkk" ucap Ana meneriaki Edward.
"Ssst, jangan kenceng-kenceng, udah malem sayang... Gak baik" ucap Edward.
"Hehehe maaf sayang" ucap Ana.
"Hooooaammm, ngantuk sayang" ucap Ana.
Edward pun menyuruh Ana untuk pergi tidur duluan, karena diri nya mau bermain game sebentar.
"Nah kalo gitu kamu tidur duluan ya sayang, aku izin main game bentar. Gak lama kok, suwerrr" ucap Edward.
"Heemm, sama siapa?" tanya Ana.
"Solo sayang, ngerankk dikit lagi mythic glory nih" ucap Edward.
"Ih kamu main game apaa? Kok gak ngajak?" tanya Ana yang mau ikut bermain game bersama Edward.
"Aku main mobile legends Ana pacar ku tersayang, mau ikut main? Tapi udah malem, kamu juga udah ngantuk kan?" ucap Edward.
"Ooo, gak sih. Aku gak tau cara main nya hahaha. Ya udah aku tidur duluan ya sayang, kamu jangan tidur kemalaman besok sekolah jemput aku yaaa?" ucap Ana.
"Iya sayang, besok pagi-pagi aku langsung jemput tuan putri di depan rumah. Jam 06.17 di jamin aku udah ada di depan rumah kamu" ucap Edward.
"Oke sayang, aku tidur dulu ya." ucap Ana.
"Oke sayang, telepon nya biarin aja nyala sampai pagi aku bisuin biar gak berisik" ucap Edward.
"Oke sayang, daaah...." ucap Ana.
Ana pun langsung pergi tidur, sedangkan Edward bermain game. Biasalahh cowok, hobi nya ngerank.
Setelah mencapai mythic glory, Edward pun puas akhirnya dia bisa mencapai mythic glory dan bangkit dari yang nama nya lose streak.