WHAT'S WRONG WITH HER

WHAT'S WRONG WITH HER
bab 8



Setiap pagi Jeffrey yang biasanya di awali dengan senyum sumringah nya kini tidak ada. Hal itu membuat Kinan heran dengan anaknya yang tampak murung.


"Kamu kenapa jeff? "tanya Kinan, saat ini mereka sedang sarapan pagi. Perlu diketahui Papi Jeffrey telah meninggal dunia sejak dia duduk di bangku kuliah, jadi hanya tinggal Kinan dan juga Jeffrey yang ada di rumah nan mewah itu.


"Gak kenapa2 kok Mom"Jawab Jeffrey lesu.


Kinan berdecak sebal, "udah cerita aja ke Mommy"pintanya.


Jeffrey menghela nafas pasrah, "Jeffrey di tolak cewek"ucap Jeffrey pelan.


"Lebih tepatnya dia belum jawab Jeffrey, tapi dia kayak marah gitu pas tau Jeffrey ngelamar dia"lanjut Jeffrey.


Kinan tidak bisa lagi menahan tawa saat mendengar cerita anaknya itu, "hahaha Serius anak Mommy di tolak, wah sungguh keajaiban "ejek Kinan disela tawanya.


Jeffrey yang diejek mengerucutkan bibirnya lucu seperti anak2 yang sedang ngambek,gak ingat umur emang, "Mom Jeffrey lagi sedih begini malah di ketawain bukannya nyemangatin malah buat jeffrey jatuh sejatuh jatuhnya"Ujar Jeffrey dengan gaya sok imutnya.


Kinan perlahan menghentikan tawanya, "Tunggu dulu jangan bilang ceweknya rosie lagi? "selidik kinan.


Jeffrey menggeleng cepat, "Bukan!!,lebih tepatnya sahabat dekatnya Rosie, namanya Jane"jelas Jeffrey.


"Omg Jane Disegner yang super modis itu, ya ampun Jeffrey Mommy fans beratnya dia, bahkan setiap beli baju Mommy selalu kebutiknya dia"Ucap Kinan dengan semangat.


"Kenapa ya Mom Jane kayak gak suka gitu sama aku? "Tanya Jeffrey, dia sangat bingung saat ini, perasaan jeffrey selalu perhatian sama jane, peduli sama gadis itu, tapi apa?, dia di tolak dikasih bonus tamparan malahan, nasib nasib pikir Jeffrey.


Kinan nampak memikir mikirkan pertanyaan anaknya,"Mommy tau, pasti dia salpam ke hubungan kamu sama Rosie "


"Salpam apaansih mom?"kesal Jeffrey.


"Kamu tu ya, Salah paham maksud Mommy, anak2 jaman sekarang namanya aja anak jaman Now tapi bahasa gaul aja masih hapalan orang Jaman kuno kayak Mommy "sombong kinan.


Jeffrey hanya merotasi matanya tujuh keliling, "Serah Mom deh, jadi maksudnya dia ngira aku itu pacarnya rosie gitu? "tanya Jeffrey memastikan.


Kinan mengangguk pasti, "Mommy rasa sih itu, kamu sama rosie itu terlalu dekat jeff, Mommy tau kalian itu udah sahabatan lama,tapi kamu harus inget kalian itu udah dewasa"Ujarnya.


"Apalagi kamu sampai tidur satu kamar sama Rosie, itu udah gak bener buat Mommy, walaupun kalian gak ngapa ngapain tapi apa kata orang kalau tahu kalian deketnya berlebihan gitu"Lanjut Kinan, sejujurnya dia juga khawatir dengan persabatan anaknya itu.


Kinan takut salah satu dari mereka memiliki perasaan lebih sama seperti masa lalu nya, dia tidak ingin Rosie merasakan sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan, karena kinan sudah menganggap Rosie seperti anaknya sendiri.


"Mommy Bener banget, aku gak boleh terlalu deket sama rosie, mungkin itu yang bikin jane salpam"ujar Jeffrey yang sudah sok anak jaman Now di akhir kalimatnya.


"Tapi jangan terlalu ngehindarin juga, kasian Rosie nanti kesepian, kamu kan tahu dia gak punya temen deket selain kamu sama Jane calon mantu Mommy itu"ujar Kinan memberi saran.


Jeffrey hanya terkekeh saat mendengar Mommy menyebut Jane calon mantu,"Udah ngerestuin ni ceritanya? "tanya Jeffrey.


"Aduh Jeff mana mungkin Mommy gak mau sama Jane, pokoknya kamu harus usaha buat dapetin dia"Ujar Kinan menyemangati anak semata wayangnya itu.


"Pasti Mom Jeffrey gak akan nyerah, Semangat! "ucap Jeffrey sambil mengacungkan tangannya tinggi.


"Kamu namanya aja CEO dengan IQ di atas rata2, tapi soal cinta aja masih 0 kebawah"ejek Kinan yang langsung membuat Jeffrey melotot tapi bener juga sih,


jeffrey sama sekali tidak pernah memiliki kekasih, dia menaati aturan agama yaitu langsung Ta'aruf dan pacaran setelah nikah.


Merasa dia harus segera berangkat Jeffrey langsung menyalimi tangan Mommy nya itu, "Jeffrey berangkat dulu mom assalamualaikum "


"Waalaikum salam "


*___________*


"Saya cuti 3 hari kamu atur ulang jadwal saya"jelas Rosie di seberang sana to the poin.


"Tapi Nona boss non--"Belum sempat Lalice berucap telepon sudah di putus sepihak oleh Rosie.


Gadis itu menggeram "MAMAH LALICE MAU GILA"teriak Lalice super duper kencang, bahkan para pekerja yang ruangannya dekat dengan lalice langsung mendatanginya.


"Ada apa lice? "Tanya Reno khawatir yang datang bersama beberapa rekannya.


"Nona bos ngeselin banget hiks.. Baru juga saya menyelesaikan jadwal nona bos untuk 1 bulan ini eh malah disuruh atur ulang gara2 dia mau cuti 3 hari, huwaaa nona bos teganya teganya"Jelas Lalice diiringi melodi tangis air mata buayanya.


"Ooohhh"Jawab mereka bersamaan.


"Kok 'Oh' doang gak kasian gitu sama saya, tega kalian miskah"Kesal Lalice, dia berharap ada yang prihatin sama dia, ini malah ber oh ria kan lalice lagi membutuhkan perhatian.


"Terus gue harus salto jungkir balik gitu?,,lagian juga udah biasa di giniin, nona bos kan super duper ketat, kemaren aja ya dia mecat kariawan cuma gara2 gak sengaja ketabrak sama dia, aneh gak sih?"Ujar Reno, sungguh menurutnya alasan Rosie memecat kariawan itu sangat tidak masuk akal.


"Beneran?, biar gue tebak deh pasti dia kariawan cowok bener gak? "Tanya Dea memastikan.


Reno menganggukan kepalanya, "pasti dia lupa sama peraturan perusaan sini, kan kariawan cowok dilarang nyentuh nona boss"ucapnya.


Untung ini waktu istirahat jadi mereka bisa bergosip ria.


"Kenapa ya Nona boss ngelarang gitu, Dan kalau gue liat2 kariawan cowok tuh dikit banget, padahal banyak yang ngelamar tapi di tolak mentah2 kecuali nona bos bener2 butuh baru diterima "Ujar Ria saat melihat kariawan laki2 hanya sekitar belasan orang, berbeda dengan kariawan perempuan yang sangat banyak.


Para rekannya mengangguk menyetujui, "OMG jangan2 nona bos tuh belok"Ujar Dea dengan nada yang meninggi.


Reno dengan cepat membekap mulut Dea yang kalau bicara tidak bisa di saring.


"Mulut lo di jaga, mau di aduin ke Nona bos biar dipecat"Kesal Reno, sedangkan Dea hanya nyengir kuda.


"Sorry2 kelepasan gue"ujar Dea.


"Udah2 kekantin yuk laper sekalian nenangin otak saya yang udah hampir Blank"Ajak Lalice dan langsung di setuhui oleh rekannya itu.


*___________*


Tisu berserakan dimana mana, mata sembab rambut acak acakan kini menjadi tampilan baru dari wajah Rosie. "Lo kenapa gak pernah sadar sih jeff? Hiksss ,,apa gue kurang nunjukin ya kalau gue cinta sama lo, masa sih gue harus ngakuin lebih dulu hiks.."ucapnya lirih.


Rosie tidak pulang kerumahnya, dia masih ingin sendiri, bahkan HP nya saja dia matikan supaya tidak ada yang menganggu ritual galaunya.


Tidak ada yang tahu letak apertement Rosie, karena gadis itu tidak memberitahu siapapun di mana alamat apertement nya itu, cuma Bunda dara yang tahu kalau Rosie membeli apertement tapi ya dara tidak tahu dimana alamatnya.


Tiba2 saja Rosie tertawa, "Kalau dipikir gue nya yang bego, udah jelas di ingetin gak boleh suka tapi malah suka, lo bodoh banget sih sie"


Kalian bayangkan saja menyukai orang selama 5 tahun bagaimana rasanya harus tahu kalau pria itu menyukai wanita lain. Rosie sudah lama ingin Move on tapi tetap saja tidak bisa. Sama kayak author hiks..


Karena Jeffrey selalu datang kedia, bagaimana mau melupakannya kalau konsepnya seperti itu.


Tiba2 Rosie teringat akan ucapan Sean yang akan membantunya, "Gue telpon Sean aja kali ya"


TBC


Mau nanya, kalian pengen di cariin visual untuk para tokoh gak?, kalau mau biar gw cariin deh visualisasi nya, tapi jangan kaget ya kalau semuanya korea, gue kpopers soalnya.


Jangan lupa like dan votement 😃