UnderCover Wife

UnderCover Wife
Chapter 5: AADM (Ada Apa Dengan Monica )



Kami tiba di Rs Medika langsung menuju PICU, Aditya masih menunggu di ruang tunggu PICU,.


“Adit…”


“Pak Bram…”


“Beehhh panggil gw seperti biasa. Gimana sudah ada berita apa?”


“Nanti jam 7 malam kalian aka nada meeting dengan Tim dokter.”


“Oh…ok..trus tugas terakhir lw sudah selesai..!"


“Ini lagi gw persiapkan…”


“Ok GPL…ngerti..!!”


“Iya…btw gw ijin cabut dulu ya Bram, ngantuk nih..”


“Ok..telepon jangan di matiin atau di silent. Dering kedua harus lw angkat…paham”


“Kejam amat…!”


“Lw bosan hidup…?”


“Lw bisa tanpa Gw?” tantang Aditya… Bram cemberut membayangkan hidupnya tanpa Aditya wah kerjaannya bisa kacau…klien bisa kabur semua…


“ok..ok..sana pulang…eneg gw liat muka bantal lw…”


“Thank you bos yang baik hati…mmmmuuucccchhhhh….😘😘" Aditya mengganggu Bram dengan memberikan isyarat cium jauh…gila Aditya nguji nyali…🤭🤭


“Serius loh dit…gw kasih jangan kabur ya…”ujar Bram memperingatkan dan berjalan ke arah Aditya… nah loh dit…hayo lw…😜🤣


“Canda gw bram…cabut gw aah, bye… monica I pergi dulu, titip pak boss ya..”pamit Aditya yang tanpa nunggu jawaban dari monica langsung ngacir… monica hanya melihat heran.


“Bram…apa kata Aditya?”


“Kita ada Briffing dengan tim dokter, kalo dugaan gw sih rencana operasinya Sean.”


“Oh… apa gw boleh lihat sean?”


“Tunggu sini biar gw Tanya..”


“ya…thanx ya Bram..”


“Ok…” Bram segera meninggalkan Monica menuju Nurse Stasion, Cowok yang baru dikenalnya beberapa Jam lalu mampu membuat dia patuh dan timbul rasa nyaman.  kenapa baik banget ya sama gw, dan kenapa juga gw ngerasa kayak udah kenal lama dengannya. Batin monica.


“Bram Adiputra…”Gumannya


Alunan Lagu when night Fall yang merupakan nada dering telponnya menyadarkan monica dari lamunannya.


“Halo…”


“Mon-mon…k Erick nih kamu di mana?”


“Oh k Erick… aku di ruang tunggu PICU k, di lantai 4”


“Oh… ok kk ke sana, kk di lobby, eh kamu udah makan?”


“Sudah k…”


“Ngopi gak kamu mon…”


“Hmmm iya k…”


“Ku belikan kopi ya… caramel frappe latte ya..”


“Kk masih hapal kesukaan mon-mon.?”


“Tunggu Ya…”Erick tidak menjawab pertanyaan monica, tapi memang sih Erick masih ingat kopi kesukaan monica.


Setelah pesanannya ada dia langsung menuju lantai 4. Di lihatnya monica duduk dengan lesu nya, keletihan juga terpancar dari diri monica.


“Mon-mon…”panggil Erick, dia pun meletakkan kopi yang dibelinya diatas meja dan merentangkan tangannya.


“K Erick…kk…”monica pun berlari menyongsong Erick dan langsung memeluknya, dari kejauhan Bram melihat adegan itu, dia pun mengepalkan tangannya tanpa dia sadari.


“Siapa tuh cowok…main peluk-peluk aja…”gerutunya…yeee monica kali yang meluk duluan boss…🤭🤭


“Pak Bram…”Panggil Dr. Timothy


“Ahhh…dok apakah kami boleh melihat sean..”


“Ya silahkan tapi kalian hanya diijinkan di luar ruangan. Karena sean diruang sterilisasi.”


“Okay Terimakasih Dok…”


“Nanti jam 7 jangan lupa, tunggu di ruang tunggu, nanti saya info kita briefing dimana.”


“Baik dok…”


“Yang tabah ya pak Bram…”


“Terimakasih pak…” gw sih tabah lah bukan anak gw…😁😁


Ya Sean bukan siapa-siapa dia tapi entah mengapa sejak di Gramed kemarin pertama kali dia melihat sean & monica, hatinya tergerak dan tanpa dia sadari, dia mengikuti monica.


Nah sekarang author balik dulu yeee ke Monica dan Erick, kasihan yang lihat mereka pelukan lamaaaaaaaa amat....🤭🤭


“Ssssssttttt tenanglah mon… chen pasti sembuh, tadi mama & papa k Erick telepon, maaf kemarin k Erick gak bisa telpon kamu kemarin..."


“Iya k..gpp…”


“Ayo duduk…nih Caramel frappe latte kamu punya.” Erick memberikan kopi favorite monica.


“Makasih ya k..”


“Bagaimana chen-chen mon…”


“Dia diruang PICU, masih tidak sadarkan diri.’


“Kapan jadwal operasi?”


“Belum tau kapan k…”


“Sudah ada Briffieng dengan tim dokter?”


“Baru nanti malam k..”


“Oh…ok..perlu kk temani?”


“Kk sibuk gak?”


“Malam ini gak mon, lagi pula mama sudah cerewetin k Erick untuk damping kamu, katanya mama tidak percaya pada Bram. Siapa itu bram mon? apa dia pacar kamu..?” tiba-tiba saja Erick di landa rasa cemburu. Setahu dia monica tidak memiliki kekasih, sejak peristiwa itu monica enggan untuk berdekatan dengan seorang pria, ini tiba-tiba muncul seorang pria yang menurut ayahnya, dia pria yang berkelas.


“Bukan K… dia hanya seorang teman yang membantu mon-mon dan Chen-chen, bisa dibilang dia saksi mata yang lihat kejadian Chen-chen pingsan di Gramed.” Jelas Monica..


“Ohhh…ok, terus kamu tinggal di mana?”


Aduh gimana jawabnya nih… mati dah gw…secara githu gw gak mungkin bilang tinggal sama tuh cowok kan? Aduh gimana ini…sekejap monica dilanda kepanikan, woiii thooorrr bantuin dong… 😱🙏😭


beeeehhh...kali ini sorry ya mon…..🤭🙈


Ciiih author gila, rese… 😑


Bomat...😜🤣🤣


“Ehhh… tempat siapa mon, kamu kan belum pernah ke sini…”


“Bram yang carikan, katanya biar dekat dengan Rs medika ini k….”akhirnya kesebut juga nama Bram…semoga k Erick gak nanya lagi, dalam hati monica komat-kamit baca mantra…udah kayak mbah dukun aja lw mon…🤣


“Mon…”tiba-tiba bram membisikkan namanya dan menyentuh pundaknya tanda keintiman, kepemilikan atas seseorang.


“Monica menegakan tubuhnya untuk melihat bram, namun karena posisi wajah Bram yang terlalu dekat, otomatis begitu monica bergerak untuk melihat bram, bibir bram mendarat dengan sempurna di bibir Monica. Mereka tersentak kaget, Bram menarik wajahnya. Wajah monica memerah, sedangkan Erick yang melihat hal itu hanya bisa menahan kekesalan.


“Maaf…”ujar monica, Bram tidak menjawab hanya tersenyum dan duduk disebelah monica. Diambilnya tangan monica, dan menggenggamnya membuktikan tanda kepemilikan, monica terkejut dengan tindakan Bram, dia pun menarik tangannya berusaha lepas dari genggaman Bram. Terjadilah Tarik-tarikan tangan.


“Siapa dia mon?” Tanya Bram


“Lepasin dulu tanganku…”bisiknya sambil melotot ke arah Bram


“Iiiisssshhh diam napa…”


“Bram…lepas…”


“Sayaaaang kok pertanyaanku belum di jawab? Dia siapa…”


“Bro…lepaskan tangannya bukankah dia menyuruhmu untuk melepaskannya…”


“Maaf anda siapa? Karena isteri saya tidak menjawab jadi silahkan anda jawab..”


“Isteri…dia suami kamu mon, kok mama dan papa gak bilang apa-apa tentang kamu menikah?”


“Gak sempat aja kali…”jawab Bram asal sedangkan Monica masih berusaha untuk melepaskan tangannya..


“Mon…”


“Eh..iya apa k Erick…sorry k..ini orang-orangan sawah ini..rese banget sih..” monica akhirnya mengalah, dia membiarkan Bram menggenggam tangannya.. dengan sedikit kesal, dan tanpa monica sadari dia memukul ringan lengan Bram dengan tangan kanannya yang bebas.. kalo dilihat-lihat sih memang seperti sepasang suami-isteri….


“Hmmmm…”guman Erick dia jengah banget melihat mereka..tapi dia tahu dia gak punya hak untuk marah.. tiba-tiba dering telepon Erick berbunyi..


“Ya…yes I’m back home, just meet a client…hmmm yes… permisi bentar mon..”bisik Erick menjauh mencari tempat yang lebih privasi agar dia bisa melanjutkan teleponnya. Monica tertunduk dia sudah tahu siapa yang menelpon Erick..


“Mon…”


“Ya…kenapa Bram.. eh lw sampe kapan mo begini?”ujarnya sambil mengangkat tangannya.


“Udah ah gak usah complain…lw harus siap menghadapi briefing nanti, apapun keputusan dokter kamu harus terima dan harus tenang..Gw bakal bantu lw sebisa gw..semampu gw.” Pinta Bram. Monica memandangi wajah Bram, kalo diperhatikan Bram ganteng banget, wajahnya memang wajah Asia, namun untuk ukuran orang Indonesia dia cukup tampan. Monica terbius sehingga tanpa dia sadari tangannya menyentuh wajah Bram. Bram juga bagaikan terbius oleh monica, entah keberanian atau setan...😈 yang mendorong Bram mendekatkan wajahnya dan mencium bibir monica dengan mesra, Bram merasa bibir monica terasa manis dan lembut, monica yang hanyut dalam ciuman Bram, Dia mencium balik Bram, dia pun mengalungkan tangannya di leher Bram..mereka larut dalam ciuman mereka..maklum ini first kiss mereka lah… biarkan mereka menikmatinya…author dan pembaca sih gak complain Cuma ntuh mahluk Pria yang bernama Erick datang dengan wajah kesal melihat aksi panas di ruang tunggu PICU dan…


“Eheeemmm…”Erick berdeham sangat keras sehingga mengejutkan mereka berdua.


“Sepertinya meraka memang suami-isteri…”batin erick


Spontan keduanya tersadar dan langsung menjauh… wajahnya doang sih yang menjauh posisi sih tetap berdampingan… monica merapikan rambutnya…Bram melirik ke arah monica…


“Jadi bengkak…”batinnya weitsss…ok kita flashback, tadi yang gw cium tuh dia…OMG…Haaaah gw nyium monica…sekejap Bram jadi panic, namun tau sendiri Bram jago banget nyimpan perasaan. Dia Cuma duduk tenang, mengeluarkan handphonenya.


“Ke Sini Lw sekarang…GPL..5 menit.” Bunyi pesan Bram di Whatsapp Aditya… ya elah Bram kasian tuh Aditya kan dia baru aja balik… btw yang di WhatsApp tertidur pulas di atas kasur yang empuk...😜🤭🤭


“Mon… maaf kk gak bisa temani kamu untuk ketemu dokter, maaf…Kk pamit pulang ya mon"


‘iiya k mon-mon ngerti kok...mon-mon antar ke bawah ya…”


“Gak perlu… dia kan udah gede ini, lagi pula datang tadi gak dijemput kan…”ujar Bram ketus..sambil memegang tangan monica yang di sambut oleh pelototan mata Monica. Dan tatapan kesal Erick. Bram tetap duduk cuek tidak melepaskan tangan monica.


“iiissshhh…lepas, biar aku antar k erick…”monica mengayunkan tangan yang dipegang Bram. Bram pun mengalah.


“Ayo k…biar ku antar ke bawah…”


“Sudahlah mon-mon gpp, kamu kan harus nunggu dokter”


“Tuh…dengar…sini duduk…sama suami tuh harus nurut, tul gak…eh siapa nama lw tadi…”


“Erick…ya mon, hargai dia…gak baik, kamu kan udah nikah masa nganterin cowo lain.” Ujar erick..Bram tersenyum mendengar pembelaan Erick….Yess…


“Tapi k…”


“Sudahlah mon…kk pulang ya… kabari kk tentang perkembangan Sean ya Mon..”


“Iya k…hati-hati ya k…salam buat Cynthia k..”ujar monica perlahan… erick menatap monica. Terlihat kesedihan diantara mereka…ada apa dimasa lalu mereka berdua ya…


“ya…Bye mon…”Erick pun melangkah menjauh dari monica, begitu monica melihat Erick masuk ke dalam lift, monica langsung membalik badannya ke arah Bram dan langsung memukuli Bram.


“Lw tuh ya Bram…buuukkk…buuuukkkk” dengan kesal monica memukulin Bram yang gak tau malu itu…🤭 jreengg…pertengkaran suami istri di mulai.. hahahaha.


“Aduh…aduh…mon…sakit woi….stop..stop..sakit” bram berusaha menangkis semua pukulan monica. Dia pun menahan tangan monica, monica pun melototi Bram.


“Stop monica…atau kucium lagi..”ancam Bram, monica pun berhenti dan menargik tangannya, duduk menjauh dari Bram, dia pun cemberut… Bram mengelus-elus lengannya yang dipukuli monica. Gila nih cewek tenaganya boleh juga...


“cowok nyebelin…”batinnya tiba-tiba dia teringat ciuman tadi dan seketika itu juga wajahnya memerah, ingin rasanya dia menghilang dari situ, ditambah lagi kepergok k Erick, ditambah lagi peristiwa kamar mandi tadi siang…..OMG.


“Kenapa wajah lw merah mon? sakit…?demam yak…eh badan lw gak panas tuh…”Bram langsung mendekati monica memeriksa panas di dahinya…


“Gw gpp…gak sakit, sana menjauh…jangan dekat-dekat…”


“Aneh Lw mon…”


“Lw tuh yang aneh…main nyosor…”ujarnya, dan kembali merahlah wajahnya monica.


“Oohh….”tiba-tiba Bram sadar kenapa wajah Monica memerah, Bram hanya senyum-senyum aja…


“Mau lagi Mon…”


“Sableennngggg…rese lw”Jerit Monica


“Hahahahaha…gak boleh githu sama suami mon…”


“Ciiihhh siapa yang suami gw…”


“Gw lah…Bram Mahesa Adiputra. Ingat tuh nama gw jangan Lupa…”


“Gila lw…”


“hahahahahaha….”Bram jadi ketagihan mengganggu monica. Entah mengapa alerginya terhadap wanita hilang jika dia sedang dengan monica.


“Mon…”


“Apaa…”jawabnya ketus


“iihhh galak amat…”Bram duduk mendekati monica.


“Apa lagi sih Bram…”


“Lw gak mau nengok Sean..”ujar Bram polos


“Jiiiiiiaaaaaahhhhhh….gw lupa, lw sih…” monica pun lari meninggalkan Bram di ruang tunggu PICU. Dia melihat monica menjauh.


“Mon sebenarnya lw siapa sih…dari awal ketemu kok gw ngerasa udah kenal ama lw, gw flashback memory gw, rasa-rasa nya gw gak punya teman nama monica. Tapi kenapa ya…”Bram hanya menarik napasnya dalam-dalam. Dia mengambil keputusan, monica orang yang tepat buat dia untuk menghadapi mama dan neneknya. Dia adalah Bram Mahesa Adiputra apa pun yang dia inginkan akan dia dapati. Tunggu saja….


Note Author:


Hai hai Gaeeess thanx ya udah mampir baca and boom like + kasih bintang..


Tinggalkan Jejak kalian Nanti diri ku akan mencari nya😜🤣🤣🤣


Ok Gaeeess met baca ya...❤️


Your Author with love: Adrinna