Too Ez For Us

Too Ez For Us
chapter 7- pertempuran pertama



_______________________________________


jantung saya berdetak dengan sangat cepat.


saya sungguh gugup dan juga sedikit takut karena ini adalah pengalaman pertama saya melakukan hal yang upnornal.


saya sebelumnya tidak pernah melakukan hal hal yang gila dan selalu berada di zona nyaman.


saya juga tidak menginginkan sesuatu berubah terlalu cepat karena saya menikmati proses secara perlahan.


melihat Ars dan Xander yang bersemangat jantungku sedikit tenang karena setidaknya masih ada kawan kawanku disini


kami dapat melewati ini bersama. jika tidak setidaknya kami dapat mati bersama


mati untuk kedua kalinya bersama....


kenapa aku memikirkan hal yang tidak perlu?


siapa juga yang mau mati lagi


kami harus melewati ini bagaimanapun juga


perlahan bang Larry berkata kepada kami sambil menggaruk kepalanya


"saya lupa bilang saya mungkin membantu kalian dengan sebisaku tetapi saya tidak dapat membunuh monster monster itu.


saya disuruh untuk membantu kalian serta menjelaskan segala hal tentang tutoriak ini tetapi saya dilarang membunuh monster.


monster itu juga tidak akan menyakiti saya jadi saya akan membantu kalian berupa arahan saja"


kenapa dia selalu lupa menjelaskan sesuatu!!?


jika begini keadaan kami akan semakin sulit


jangan panik dan tetap santuy karena ini adalah ciri khas negara kami


saya membenamkan hal itu dikepala saya


"ooh oke bang, ga masalah biar kami aja yang sikat monsternya" kata Xander dengan bangga


sepertinya cuma saya disini yang terlihat panik


mungkin karena saya sering overthinking dan bertindak berlebihan terhadap sesuatu


sungguh keputusan yang ceroboh memilih ku menjadi pemimpin karena saya tidak percaya kepada diri sendiri


"baiklah kalau begitu mari kita berangkat menuju benteng pertahanan pertama.


jalur yang kita pilih adalah jalur di sebelah kanan karena jika kita memilih jalur tengah maka kita akan semakin cepat


terkepun dari sisi kanan dan kiri. jalur kanan memang lebih jauh dibandingkan jalur tengah


tetapi itu akan menambah waktu kita untuk dapat melarikan diri dari pasukan pendukung mosnter yang berada di kiri."


daripada saran itu lebih mengarah ke perintah.


"ngapain gitu bang langsung aja serang dari tengah, kita tunggu monsternya datang terus tinggal kita ratakan semuanya"


balas Xander


"jangan terlalu sombong dengan kekuatanmu anak muda. saya tau bahwa kau kuat tetapi monster disini juga sangat kuat,


saya berkata begitu untuk meningkatkan keselamatan kalian juga" jelas bang Larry


dia mengatakan kepada kami bahwa dia tidak ingin di panggil kakek dan menyuruh kami untuk memanggilnya abang


tetapi kenapa dia memanggil kamia anak muda? bukannya panggilan itu biasanya di ucapkan oleh kakek kakek kepada


yang jauh lebih muda darinya?


"udahlah Xan, aku tau kok kau kepingin main bar bar tapi kalau kita nyerang asal asalan tanpa tau kekuatan musuh


yang ada nanti kita mati konyol. mendingan kita ikuti aja saran bang Larry" saranku kepada Xander


"okelah aman" kata Xander setuju


karena semua orang setuju kami akan pergi melalui jalur kanan


"baiklah. kita akan mengambil jalur kanan untuk perjalanan kali ini.


saya akan memimpin di depan dan kalian berhati hatilah." seru bang Larry


kami berangkat dengan berjalan kaki sambil mengikuti bang Larry


di sekitar kami hanyalah bebatuan tidak rata dan belerang tercium dimana mana


jalan disini sangat terjal dan juga menanjak dan terkadang kami merasakan gempa bumi


tidak lama setelah gempa bumi gunung merapi itu memuntahkan material padat berupa batu ke segala arah


ada satu batu yang terbang kearah kami tetapi ternyata jatuhnya beberapa ratus meter dari kami


sehingga tidak menimbulkan dampak apapun.


kami berjalan sekitar setengah jam dan saya sudah mulai kelelahan.


kami berjalan di daerah yang sangat panas membuat stamina lebih cepat terkuras.


teman teman saya yang berjalan didepan juga terlihat lelah dengan keringat yang bercucuran


kabar baiknya adalah sampai sekarang belum ada binatang buas yang menyerang kami.


saya benar benar haus sehingga saya berfikir bagaimana cara saya mendapatkan air.


hah air?


saya sekarang seorang mage dan sudah menguasai magic di semua element kenapa saya tidak menggunakannya?


'hehe sungguh bodoh' pikirku sambil mengejek diriku sendiri.


saya mengeluarkan sihir air dan menembakkannya ke kawah kosong yang terbentuk di sekitar jalan


kawah tersebut dengan cepat terisi dengan air


saya mendekati kawah tersebut kemudian dengan kedua tangan mencelupkan ke air tersebut untuk dapat meminumnya


ternyata airnya sangat segar


rasa hausku terbayar tuntas


saya kemudian memanggil semuanya untuk mendekat


"woi, kelen ga haus? ni minum ada air disini, rasanya lumayan nyegerin"


mendengar itu teman teman saya menoleh kearah saya dan kemudian mendekat


"higenis ga ni? nanti ada kumannya" tanya Satya


"masih dipikirinya bah tentang higenis atau engga nya. mau kau tinggal minum kalau engga ya ga usah" kata Ars


setelah minum air tersebut Fandy bertanya


"air itu dari mana? tadi kayaknya aku ga ada liat lah"


"aku pakai sihir air ku untuk buat ini" jelasku singkat


"ohh pakai sihir rupanya, pantesan" kata Xander


tiba tiba seakan tersetrum listrik Satya, Xander dan juga Fandy melirik ke arah Ars


Xander berkata dengan nada yang agak tinggi seperti biasa


"dah bisalah cok kau bantu kami terbang biar ga capek jalan. kok ****** kali kau ga mikirin ini dari tadi"


"iya Ars kau bantu dulu kita semua biar cepat sampai kita. enaknya kau rasa jalan panas panas gini?" tambah Fandy


"kau kan disini support cok jadi pakai lah skill mu biar terbang kita. biar ada guna nya kau dikit di tim ini" kritik Satya


"iya ya, kok bisa lupa aku bangke hahaha" Ars tertawa


setelah itu kami terbang akibat sihir gravitasi dari Ars


kecepatan terbang kami saat ini hanya lima kali lebih cepat dari jalan kaki


entah itu lebih lambat karena kami cukup ramai, pengendaliannya yang rendah ataupun skillnya masih di level dasar


saya juga juga sadar bahwa saya bisa terbang jika saya menggunan magic angin ke diri saya sendiri


namun saya lebih suka menyimpan tenaga dan terbang dengan kecepatan yang sama


setelah sekitar dua jam terbang kami akhirnya dapat melihat sebuah benteng dari jauh


benteng tersebut cukup besar dan juga kokoh.


di atas benteng ada beberapa iblis dan juga vampir yang sedang berbicara satu sama lain


setelah kami berada semakin dekat akhirnya salah satu dari menara pemantau membunyikan alarm


alarm tersebut membuat para penjaga kembali ke tempatnya masing masing serta memperketat pandangan mereka kearah kami


kami memutuskan untuk turun sebelum sampai jarak serang mereka


namun para penjaga mengeluarkan binatang binatang buas untuk memangsa kami


binatang buas berlarian menuju ke arah kami semua dan perlahan semakin mendekat


dibelakang mereka terdapat beberapa kavleri yang dikendarai oleh golin


kavleri itu merupakan binatang yang belum pernah saya lihat sebelumnya


badannya terlihat seperti kuda namun berbulu lebat dan di kepalanya terdapat tanduk berwarna merah


bulu kuda tersebut juga berwarna merah seakan api keluar dari tubuhnya


kavleri tidak langsung menyerang tetapi mereka membuat formasi


mereka terbagi jadi dua belas kelompok dan masing masing kelompok terdiri dari 20 pasukan


mereka hanya melihat dan mempersiapkan pertarungan


siapa sangka bahwa binatang pun memiliki kecerdaasan di dunia ini


dengan cepat bang Larry menjelaskan kepada kami


"gawat, bahkan dari awal mereka sudah mengeluarkan para bintang ganas ini dan juga pegasus api.


kalian berhati hatilah karena nasip ku kedepannya juga bergantung pada kalian"


jika kami mati maka dia akan kembali ke tempat di awal tutorial


sambil menunggu player baru yang berani menantang tutorial ini lagi


makanya dia berharap lebih kepada kami. sangat wajar mengingat situasinya seperti ini


bintang bintang itu menganggap kami sebagai daging segar


ketika jarak yang terbentang diantara kami semakin menyusut


terlihat binatang tersebut sedikit kurus dengan tulang yang menonjol di dada nya


mulut mereka berbui dan mengeluarkan cairan yang sangat menjijikkan


ada juga beberapa luka bekas cambukan dan benda tajam yang ada di badan mereka


luka tersebut membusuk dan mengeluarkan nanah


sungguh gila mengingat dengan keadaan seperti itu para binatang itu dapat berlari sangat kencang


Xander yang tidak terima melihat keadaan kami yang seperti terpojok mengankat kapaknya tinggi tinggi


"kreak kreak kali bintang binatang ini. macam hebat kali dia ku tengok. apalagi gas lah terus"


setelah berkata begitu Xander langsung maju sendirian dengan kapak yang mengeluarkan kilatan petir


kedua orang tua Xander adalah profesor sejarah di kampus kami


maka dari itu banyak buku sejarah yang ada di rumahnya


sesekali dia membaca buku tersebut dan mulai tertarik dengan berbagai sejarah


sejarah merupakan kejadian masa lalu yang sudah pernah terjadi dan bersifat unik


maksud unik adalah setiap kejadian hanya akan terjadi satu kali dan tidak akan terulang kembali


Xander mulai menyukai sejarah tentang peperangan


dia menyukai sifat ksatria Romawi dan juga prajurit bar bar mongol


dari cerita tersebut dia terinspirasi dan menginginkan dirinya sendiri dapat menciptakan sejarah seperti mereka


bertarung di garis depan untuk melawan musuh


melindungi rakyat atau menjajah bangsa lain


dia mau menjadi seperti pahlawan dalam cerita cerita tersebut


tetapi kenyataannya adalah keadaan tempat tinggal kami saat di bumi bisa dibilang cukup aman terkhusus di Indonesia


tidak ada peperangan antar negara atau insiden internasioanl yang menyebabkan perang dunia


yang ada hanya perang dagang antara negara negara dengan ekonomi raksasa dunia


negara kami hanya menjadi negara yang mengikuti arus dunia dan menjadi bagian di dalamnya


bukan sebagai faktor penentu arah ekonomi seperti Amerika, China dan berbagai negara dengan ekonomi kuat lainnya


melihat keadaan ini menyebabkan Xander membuang impiannya menjadi ksatria karena itu tidaklah rasional untuk saat itu


dia memutuskan belajar ilmu ekonomi karena perang yang terjadi adalah perang ekonomi


sebab itulah kami dapat berjumpa di kampus dengan jurusan yang sama


kami semua kecuali Fandy adalah mahasiswa ekonomi jurusan manajemen


namun untuk saat ini keadaannya sudah berubah


Xander dapat mewujudkan mimpinya menjadi ksatria


dengan ini Xander pasti berusaha mengejar mimpinya untuk menjadi ksatria legendaris yang berhasil menciptakan sejarahnya sendiri


dunia ini di jelaskan sebagai dunia yang ricuh dimana yang kuatlah dapat bertahan


seperti dunia di novel dark fantasy


Xander maju dan menerjang musuh yang mengalir seperti air tidak ada habisnya


dengan sekali tebas binatang itu langsung terbelah menjadi dua dan mati ditempat


tebasan yang dibuat Xander mengeluarkan petir yang kuat bahkan binatang yang berada di dekatnya merasakan kesakitan


dengan lincah Xander menyerang dan bertahan dari berbagai serangan binatang


Fandy yang melihat ini lansung mengambil panahnya dan menembakkan ke arah musuh untuk membantu Xander


panah yang dilepaskan melesat dengan sangat cepat dan ketika mengenai lawan ada es yang tiba tiba membekukannya


Fandy dengan cekatan mengambil anak panah yang muncul entah dari mana untuk menembakan secara berulang


setiap anak panah yang di tembakkan pasti mengenai targetnya dan targetnya langsung mati di tempat


saya cukup heran kenapa mereka berdua sangat cepat menjadi pro padahal ini adalah percobaan pertama


Ars juga coba membantu mereka dengan mengekuarkan skill gravitasi


musuh musuh yang menyerang tiba tiba melambat dan beberapa bahkan terjatuh


berusaha bangkit dengan mengangkat tubuh mereka namun saat mencoba kapak Xander dan panah langsung membunuh mereka


namun musuh yang datang seakan tidak pernah habis dan selalu saja berdatangan


mati satu tumbuh seribu


"kalau gini aku mau ngapain lagi? dah lah, aku nonton kelen aja ya" tanya Satya


"enak kali hidup mu. kau bantu lah bangke!" balas Ars


"mau bantu apa lagi? kelen kan dan bisa amankan semuanya jadi ngapain lagi aku bantu" kata Satya


"biar cepat siap kita ngancurin benteng ini. kau kan tau nanti bakal datang tentara bantuan mereka" seru Ars


"yaudah apa yang mau ku bantu ini?" tanya Satya lagi


saya yang mendengar percakapan mereka membalas


"coba kau maju ke barisan depan musuh Sat, lawan Kavleri pegasus itu. kau kan tank jadi bakal kebal nahan serangan mereka


karena kemarin kau pilih kemampuan unbreakeble"


Satya langsung bergegas ke depan menyerang pasukan Kavleri yang berada di belakang yang menunggu kami mengalahkan para binatang


mungkin mereka menggunakan strategi membuat kami lelah terlebih dahulu kemudian menyerang kami disaat tidak memiliki tenaga


strategi yang cukup licik namun efektif


efektif untuk melawan musuh biasa namun tidak akan berlaku untuk kami


melihat Satya menuju ke arah mereka, satu kelopok kavleri dikirimkan untuk menyerangnya


kavleri tersebut menabrak Satya namun Satya menangkisnya dengan perisai


tabrakan Kavleri itu bahkan tidak membuat Satya bergeming


Satya kemudian mengeluarkan pedang samurainya dan menebas leher pegasus api itu


lehernya seketika putus dan jatuh ke tanah


goblin di atasnya terjatuh dan berusaha bangkit dengan menyeimbangkan badannya


setelah berdiri para goblin berusaha menyerang Satya namun tidak ada serangan yang berhasil melukai Satya


pedang mereka tertangkis dengan sangat baik bahkan tidak ada serangan yang mendarat ke tubuhnya


pertempuran berlanjut hingga satu kelompok kavleri musnah


ketika melihat kelompok mereka dikalahkan oleh satu orang dan juga para binatang buas juga tidak dalam kondisi menguntungkan


pemimpin kavleri yang merupakan seorang homoglobin berteriak dengan kencang


"Maju!!! serang mereka semua dan jangan biarkan satupun dari mereka hidup!!!"


seluruh kavleri maju menyerang kami dan tentu saja berhadapan dengan Satya yang berada paling depan


namun tentu saja Satya tidak dapat menagani ratusan pasukan dalam genggamannya disaat yang bersamaan


beberapa kavleri pergi menyerang Xander dan kami yang berada di belakangnya


itu bukan masalah besar


saya juga tidak mau kalah dengan teman teman saya.


saya mengeluarkan sihir bola api sebesar dua kali tinggi ku dan melemparkannya ke wilayah musuh


binatang bintang yang terkena tidak mati dan hanya sedikit terluka


saya mengerutkan kening


'kok bisa gitu ya? oohh mungkin mereka punya pertahanan magic api yang tinggi, wajar saja ini adalah wilayah gunung api'


melihat serangan ku Ars mengejekku


"oi santuy lah, aku tadi cuma cek ombak doang" balasku


saya kemudian mengeluarkan sihir air namun kali ini saya tidak membentuknya seperti bola


melainkan selelai rambut tipis yang yang terbentang lebar


saya menambah sihir petir kedalamnya dan juga tekanan angin untuk mempercepat tembakan sihir


jangan salah, air juga dapat menjadi lebih tajam daripada pedang


saya melepaskannya dan sihir tersebut terbang dengan sangat cepat ke berbagai arah


setiap binatang yang terkena sihir langsung terbelah dua dan sedikit terlihat aliran listrik di daerah tebasan


saya terbang menggunakan sihir angin ke tengah tengah musuh dan menembakkan berbagai macam sihir


saya membuat hujan petir yang tidak ada habisnya kepada lawan


petir menggelegar dan menghancurkan segala yang ada di daratan


duuaarrr.... duaaarrr.... duuarrrrr...


musuh terlihat sangat panik dengan kondisi mereka saat ini


jumlah mereka berkurang dengan sangat cepat berbeda dari prediksi mereka sebelumnya


strategi mereka menjadi kacau karena memilih lawan yang salah


yaitu kami


sihir petirku ternyata mengenai Xander yang bertarung di bawah


berbeda dengan game, dunia ini bisa melakukan friendly fire


Xander menerima sedikit kerusakan akibat seranganku


dia pun berteriak dengan kencang sambil melihat ke atas karena saat ini saya sedang terbang


"woi hati hatilah, kesambar petir aku Anjok!! jadi kayak kesemutan gini jadinya"


cukup hebat bahwa petir hanya menimbulkan rasa seperti kesemutan bagi Xander.


tidak heran bahwa magic defend dia adalah yang tertinggi diantara kami semua


"sorry Xan, sengaja hahaha lain kali kau juga hati hati karena aku nyerangnya acak" kataku


bosan dengan hanya melihat saja setelah mengeluarkan skill gravity


Ars yang melihat Xander tersambar petirku mengeluarkan sihir untuk mengobatinya


namun tidak seperti yang saya harapkan


"healing for everyone" kata Ars sambil meniru suara hero support di game yang biasa kami mainkan


efek dari skill yang Ars keluarkan menyebabkan semua yang berada disini sembuh dan kembali ke keadaan normal


musuh musuh yang sekarat kini kembali sehat dan dapat bertarung lagi


namun tidak berlaku untuk yang sudah mati


melihat kondisi di luar dugaan kami. kami langsung melirik ke arah penyebabnya dengan marah


"woi kimak!!  capek capek aku pukulin orang ini malah enak kali kau sembuhkan mereka lagi *******!!" seru Xander dengan marah


kami semua juga merasakan hal yang sama. usaha kami untuk memusnahkan musuh menjadi terhambat karena hal bodoh yang di lakukan Ars


tidak ada waktu untuk mengeluh karena sekarang musuh musuh kembali menyerang


Ars mengeluarkan skill gravitynya lagi dan juga skill stun menyebabkan musuh kami semuanya tidak bisa bergerak


kemudian saya teringat bahwa saya juga mempunyai sihir racun tetapi saya tidak tau apakah itu akan efektif


saya mengkombinasikan sihir racun, angin, dan juga petir untuk mebuat sebuah tornado beracun


dengan segenap kekuatan dari skill yang ku buat dan campakkan kearah musuh membuat musuh hanya dapat dengan diam dan menerima takdir mereka


torando datang dan menyapu bersih semuanya yang ada dan seketika musuh yang berada di daratan tewas


Xander dan Satya juga menerima imbasnya tetapi tidak mengalami cidera parah


mereka seperti hanya merasa seperti di pukul bocah 12 tahun


mungkin terasa namun tidak akan menimbulkan luka


setelah semua musuh yang menyerang kami tewas kami semua naik level


dengan burst demage area yang saya keluarkan mengakhiri sesaat pertempuran


Xander dan Satya mundur dan mendatangi kami


"kok ga dari tadi sih, kalau bisa gitu ga perlu kita capek harus nyerang mereka" kata Satya


Fandy hanya mengangguk setuju


"mana saya tau, saya kan ikan" jawabku sambil meniru ucapan salah satu meme


"apaan sih bangke, dah sini ku obati kelen biar ada guna aku disini" kata Ars


"ehh sadarnya kau cok?" kata Xander sambil tertawa


kami pun beristirahat sebentar


bang Larry datang menghampiri kami


sampai sekarang saya lupa bahwa bang Larry ada di dekat kami karena dia tidak ada berbicara apapun


"sesuai dugaanku ternyata kalian semua sangat kuat"


'ya sudah pasti lagipula mereka adalah pengikut dewa'


mendengar ucapannya kami hanya tersenyum.


kami belum tuntas memenangkan tutorial ini jadi kami belum bisa merayakannya


akan terlalu dini jika kita puas dengan keberhasilan yang sangat kecil ini


saya kemudian berkata


"kalian ngerasa ga kalau kita naik level?" ada suatu perasaan yang menyenangkan saat naik level


tubuh terasa terisi akan kekuatan baru yang mulai tertanam di diri saya


"iya, aku tadi ada ngerasa gitu" kata Ars


"coba kita cek dulu status kita masing masing" perintah ku


seperti kata komputer di awal bahwa setiap naik level player normal mendapatkan lima point status


sedangkan untuk kami dikali lima yang artinya dua puluh lima point status


saya mengecek status saya dan ternyata saya menjadi level 4


saya mendapatkan 100 point status yang bisa dipergunakan


menurut pengamatan saya bahwa pengalaman (exp) tidak akan bertambah jika pertempuran belum selesai


pendapat ini berasal dari fakta bahwa sebanyak apapun saya membunuh lawan saya tidak merasa ada yang berbeda dengan saya


namun ketika semua musuh musnah semua pengalaman langsung masuk secara bertumpuk dan saya naik beberapa level


saya menambah 40 point status untuk MP dan 60 untuk magic attack


sekarang saya mempunyai 210 point untuk MP dan 239 untuk magic attack


setelah itu saya membuka daftar skill dan terlihat ada 20 point skill di setiap keterampilan


yang berarti player normal hanya mendapatkan 1 point skill sedang kan kami mendapat 5 point skill di setiap naik level


point yang dibutuhkan untuk menaikan level akan semakin meningkat seiring tingkat level skill


untuk level 1 ke level 2 dibutuhkan 1 point skill, level 2 ke level 3 dibutuhkan 3 point skill


level 3 ke level 4 dibutuhkan 6 point skill, level 4 ke level 5 dibutuhkan 10 point skill begitu seterusnya


ini mirip dengan barisan aritmatika yang saya pelajari di sekolah dulu


1,3,6,10,15,21,28,36,45,55....


saat ini saya hanya menigkatkan seluruh element menjadi level dua dengan 10 skill point


tersisa 10 skill point lagi jadi saya memutuskan untuk meningkatkan element air, petir dan udara menjadi level 3


menurut saya itulah yang paling berguna untuk saat ini. sisa satu point skill yang tidak terpakai.


untuk teleportasi saya juga meningkatkannya yang awalnya semua di level 2 sekarang berada di level 3


terkhusus untuk teleportation di level 4. sebelumnya ada sisa dua point skill sehingga saya bisa menggunakannya untuk


meningkatkan teleportation ke level 4 dengan sisa empat  point skill.


sedangkan untuk illution saya meningkatkan sama rata sehingga berada pada level 3 dengan sisa 5 point skill


keterampilan controller adalah yang membuat saya sedikit binggung bagaimana cara membagikannya


awalnya kontrol mana, kontrol skill dan manajement berada di level 2 dan sisanya tetap berada di level 1


saya memutuskan untuk meningkatkan semuanya ke level 2 dan sisa 16 point skill.


saya juga meningkatkan kontrol mana mwnjadi level 4, kontrol skill dan manajement menjadi level 3 dan sisa 1 point skill


khusus untuk keterampilan pasif burst demage saya tidak bisa memilih karena tidak ada pilihan yang diberikan


awalnya keterampilan ini sudah berada di level 3 dan saya sekarang meningkatkannya menjadi level 5


dengan sisa 9 point skill.


efek skill pasif burst demage menjadi peningkatan demage 130% dengan kesempatan berhasil 35%


saya hanya bisa puas dengan itu semua


sekarang status lengkap saya adalah


Nama : Firzan ( level 4 )


ID        : 180502174


peran : Primordial magic Monarch


status dasar


HP                   : 100


MP                  : 210


Physical att.   : 40


Physical def   : 30


Aggility.           : 80


Magic att        : 239


Magic def        : 20


Resistance      : 80


__________________________


sisa point stat: 0


daftar skill


Teleportation


Teleportation       . : level 4 (10 to level up)


Mass Teleportation . : level 3 (6 to level up)


Greater Teleportation. : level 3 (6 to level up)


Bring In By Teleportation. : level 3 (6 to level up)


_________________________________________


sisa point : 4


Element


api             : level 2 (3 to level up)


air             : level 3 (6 to level up)


udara.       : level 3 (6 to level up)


tanah        : level 2 (3 to level up)


petir          : level 4 (6 to level up)


cahaya   .   : level 2 (3 to level up)


kegelapan. : level 2 (3 to level up)


racun        : level 2 (3 to level up)


tanaman   : level 2 (3 to level up)


bunyi        : level 2 (3 to level up)


_________________________________________


sisa point    : 1


Illusion


visual      . : level 3 (6 to level up)


akustik   . : level 3 (6 to level up)


olfaktorik. : level 3 (6 to level up)


gustatorik. : level 3 (6 to level up)


taktil        : level 3 (6 to level up)


________________________________________


sisa point: 5


Controller


kontrol mana     .     : level 4 (10 to level up)


kontrol skill             .   : level 3 (6 to level up)


kontrol pernafasan   : level 2 (3 to level up)


kontrol pikiran       .   : level 2 (3 to level up)


kontrol emosi.     .     : level 2 (3 to level up)


kontrol penyesuaian. : level 2 (3 to level up)


Manajemen              . : level 3 (6 to level up)


_________________________________________


sisa point: 1


Burst Demage (pasif) : level 5 (15 to level up)


sisa point: 9


setelah melihat status saya, saya bisa mengangguk puas karena ada peningkatan nyata dalam penyerangan ini


saya memperhatikan kembali benteng pertahanan yang akan kami serang


musuh terlihat semakin waspada terhadap gerakan kami


mereka bersiap siaga dan meningkatkan pasukan yang berjaga di atas benteng


untuk sekarang kami berada di luar jangkauan serangan mereka sehingga mereka belum bisa menyerang kami


sepertinya mereka juga tidak akan menyerang kami dengan pasukan yang sama lagi


trik yang sama tidak akan berlaku dua kali


jadi kami sekarang bisa sedikit istirahat


sepertinya pikiran saya hanyalah omong kosong


tidak lama setelah saya berpikir bahwa kami berada di luar jarak serang mereka


sebuah bola batu yang terbakar terbang menuju ke arah kami


mereka melemparkannya dengan ketapel raksasa yang sebelumnya tidak ada


Ars dengan sigap mengeluarkan skill gravity nya untuk menghentikan itu


kemudian dia mengembalikan bola itu ke benteng mereka


berusaha menghindar dengan panik barisan basukan di atas benteng mulai berlarian


duuuaarr...


bagian benteng tersebut rusak akibat bola api mereka sendiri


kami kembali fokus ke arah benteng untuk mengantisipasi serangan berikutnya


terlintas ide gila di kepala ku


saya mengutarakan ide ku kepada mereka


"we, kalian mau terbang? cuma kali ini aku yang buat, kita langsung serang ke tengah tengah mereka"


saya melupakan tentang segala hal yang normal


ini adalah dunia yang tidak normal


jadi untuk apa saya menjadi normal?


tanpa menunggu balasan mereka saya langsung mengeluarkan sihir angin ke arah mereka


angin kencang muncul dari bawah mereka dan langsung dengan tekanan mencampakkan mereka jauh kedepan


arah yang di tuju adalah pusat benteng jadi mereka harus terbang melewati tembok di benteng tersebut


maka dari itu saya membuat tekanan angin dengan prediksi dapat melewati tembok itu


mereka terbang dan melesat jauh


saya tersenyum dan melambaikan tangan


"Dadaaa... selamat terbang, jangan lupa cara mendarat ya!!"


dengan ini saya hanya sendirian disini