
_________________________________________
Kami kembali mengikuti komputer dari belakang. Kami berjalan di sebuah lorong besar yang disisi kanan dan kiri ruangan tersebut terdapat berbagai cabang ruangan lain yang bentuk luarnya berbeda beda.
Hanya ada 6 pintu secara keseluruhan dimana tiga di kanan dan tiga di kiri tetapi lorong ini cukup panjang Karena jarak tiap ruangan sekitar 500 meter.
Di dekat pintu di berbagai ruangan tersebut terlihat perbagai patung yang sangat besar. Ada 5 patung di kanan dan kiri di setiap pintu masuk keruanggan tersebut. Jadi jumlah patung secara keseluruhan ada 60 patung.
Patung patung itu seperti patung pada zaman yunani kuno namun pakaian yang dikenakan sangat berbeda. Patung patung disini mengenakan perlengkapan perang asli dan bukan pahatan yang menyatu padanya. Lebih mudah memahaminya jika kamu melihat maneken (mannequin) yang dipajang di toko pakaian.
Patung tersebut terlihat sangat halus dan rapi pembuatan nya hingga ke bagian yang terkecil. Paras wajah terlihat sangat nyata dengan berbagai ekspresi dan juga pose unik mereka sendiri.
Dari perlengkapan patung patung itu kami dapat tau bahwa patung ini merupakan patung orang orang yang hebat di dunia ini maka mereka di abadikan dalam bentuk patung.
Perlengkapan yang digunakan memancarkan aura tersendiri yang menambah perasaan mistis bagi orang yang melihat atau berada di dekatnya. Ada yang memancarkan cahaya, api, es, kegelapan, petir, angin dan sebagainya.
Itu pasti suatu yang bernilai sangat mahal atau mungkin tidak dapat di beli dengan uang.
Tinggi patung tersebut sekitar tiga kali tinggi kami jadi patung itu terkesan sangat kuat dan megah.
Ruang ruang di sebelah patung juga memancarkan perasaan yang tidak mengenalkan. Bahkan kami yang mempunyai resistance yang cukup tinggi dibandingkan rata rata player dapat merasakannya.
Masih sambil berjalan, Ars bertanya ke komputer "itu patung patung dan ruangan ruangan apa? Kok ada seram seramnya gitu"
Komputer menjawab namun tetap berjalan seperti biasa "Tempat yang kita lewati sekarang ini disebut hall of fame. Tempat para legenda yang telah mengukir sejarah mereka sendiri dengan pencapaian luar biasa. Mereka berada di puncak peran mereka sendiri dan saat ini mereka masih hidup di dunia ini. Jika mereka mati maka patung mereka akan digantikan oleh player yang berada tepat dibawahnya."
komputer melanjutkan "Peralatan yang kalian lihat adalah replika dari peralatan asli yang mereka miliki sehingga yang ada disini bukanlah peralatan yang asli, hanya bentuk dan efek visualnya lah yang sama namun kami membuat itu lebih nyata dengan menambahkan skill pasif pedang asli ke pedang replika tersebut sampai batas efek tersebut tidak membahayakan player yang baru datang seperti kalian. Efek ini menyesuaikan diri dengan status resistance player sampai tahap player merasa takut atau tidak nyaman. Namun kalian juga menambah status resistance kalian dan baru kali ini peralatan disini mengeluarkan efek asli mereka"
Itulah penjelasan yang diberikan komputer kepada kami dan kami sepenuhnya memahami apa yang dia katakan. Tentu saja saat ini peralatan tersebut mengeluarkan efek sepenuhnya karena rata rata dari kami mempunyai resistance lebih dari 80. Player normal pasti lebih mengutamakan status yang sangat berguna untuk menyerang lawan mereka tetapi kalian dapat mengecualikan tank atau support didalamnya. Resistance 80 artinya kamu harus membuat seluruh point dari kenaikan 18 level kepada pertahanan. Jika naik satu level saja membutuhkan beberapa bulan maka 18 level membutuhkan beberapa tahun.
Ada total enam patung yang paling mencolok di antaranya dan letaknya paling dekat dengan pintu masuk masing masing ruangan. Di sebelah kiri ada ruangan yang bertulisan mage, support dan paling akhir adalah assassin dan sebelah kanan adala fighter, tank dan Archer. enam patung tersebut adalah top satu atau bisa disebut yang terkuat di peran nya.
Saya membaca tulisan yang ada di bawah patung mage terbesar
Patung Vixgly
Title : King of Dark magic
Julukan : Magic Emperor
Seorang magician yang berspesialisasi dalam magic kegelapan dengan kekuatan yang sangat menakutkan. Menguasai sebagian besar wilayah barat sehingga banyak orang menyebutnya
'Penguasa Barat yang Menakutkan'
Hhhmm cukup menarik...dari titlenya menunjukkan bahwa dia adalah orang yang kuat 'raja sihir gelap'.
Terdengar sangat keren seperti di cerita fiksi. Membayangkan tentang cerita fiksi membuatku tersadar bahwa dunia ini adalah dunia fiksi yang nyata yang ada di pikiran penduduk bumi.
Walaupun kami lebih kuat dari rata rata player tetap saja kami adalah pemula dan akan percuma jika kami tidak bisa memanfaatkan keuntungan besar yang sudah diberikan kepada kami dari awal.
Bagaimanapun pengalaman adalah guru yang terbaik dan pengalaman didapatkan dari usaha melakukannya sendiri. Seorang pemburu bahkan bisa membunuh beruang walaupun terdapat perbedaan kekuatan dan fisik yang sangat besar diantara mereka dan beruntungnya saya tidak suka meremehkan lawan yang saya hadapi.
Seperti masing masing dari kami tertarik dengan top dari peran mereka dan melakukan hal yang sama seperti ku dan ternyata komputer tidak terlalu memperdulikan hal itu asalkan kami tidak tertinggal terlalu jauh. Lagi pula lorong ini bentuknya searah jadi tidak akan tersesat walaupun tertinggal.
Saya tidak terlalu perduli dengan top di peran yang lainnya dan membiarkan teman teman saya sendiri yang melihat. Saya percaya mereka juga dapat mencari informasi berguna sendirian. Ada tanda tanya di dalam pikiran ku mengenai title top mage tersebut, bagaimana cara dia memperoleh title itu? Tindakan apa yang dia buat sehingga mendapatkan itu? Tetapi saya tidak bertanya kepada komputer karena mungkin tidak terlalu penting.
'Yahh bodoh amat lah, nanti aja pasti bakal tau sendiri' sifat tidak perduli ku membuatku malas untuk bertanya hal yang ku anggap sepele
Kami sampai di ujung lorong. Ada sebuah batu berwarna hitam kilat berbentuk persegi dengan lebar 80cm dan tinggi satu meter. Diatasnya terdapat cahaya keemasan yang hanya menerangi bagian batu tersebut seakan akan meja itu ingin menjadi pusat perhatian.
Diatas batu tersebut ada lima kartu yang disusun teratur. Kartu tersebut tertulis diatasnya 'kartu perubah avatar'.
"Kalian dapat merubah avatar dengan kartu ini. Masing masing mendapatkan satu. Kalian dapat menggunakan atau menyimpannya itu terserah kepada kalian. Apa kalian akan menggunakan nya sekarang?" Tanya komputer kepada kami
"Hargailah ciptaan tuhan, kalau udah di kasih begini wajah tinggal kita syukuri yakan." Kata Satya
"Oi Sat, kenapa kau ga ganti muka mu jadi Donald Trump dan Xander jadi Kim Jong Un. Pasti keren nanti kelompok kita. Hahaha" kata Ars sambil tertawa.
"Kau ajalah cok. Aku ga sekejam kau masih saran jadi Kim Jong Un, mendingan kau ganti muka mu jadi artis Korea yang joget joget itu. Muka mu nyeremin cok." Saut Xander
"Udahlah biar cepat simpan aja dulu, bosen aku jalan jalan mulu kayak ga ada kerjaan". Seru Satya.
Kami pun akhirnya memasukkan ke kantong baju kami masing masing. Melihat itu komputer berkata
"Kalian mempunyai penyimpanan ruang sendiri. Jika kalian ingin membukanya silahkan katakan 'tas' dalam hati. Terdapat 50 slot untuk setiap orang dan masing masing slot dapat menyimpan 100 barang yang sama. Untuk kalian itu semua dikali kan lima". Jelas komputer
Jika 50 slot dikali lima maka hasilnya 250 slot dan masing masing slot bisa menyimpan barang yang sama sebanyak 100 dan jika di kalo lima maka hasilnya 500.
Maka secara keseluruhan penyimpanan maksimal yang benar benar bisa kami simpan adalah 125.000 barang. Wow!!!
Pemasaran saya langsung membuktikan kebenarannya dengan melakukan instruksi komputer tadi dan muncul ruang kecil di sebelah kiri saya dan sebuah tabel kosong di sebelah kanan. Hanya saya sendiri yang dapat melihat penyimpanan saya begitu pula dengan yang lainnya.
Saya memasukkan kartu melalui lubang yang mengambang di sebelah kiri saya dan menjatuhkannya. Tepat setelah itu kartu tadi menghilang dan muncul di slot pertama yang ada di tabel sebelah kanan di bagian bawah tabel terdapat kursor yang jika di klik atau di geser maka akan tabel tersebut akan berpindah sesuai instruksi seperti layar sentuh pada smartphone.
Saya cukup terkesan karena ini benar benar nyata. Sangat mirip dengan cerita fiksi.
Setelah teman teman saya memasukkan kartu ke ruang penyimpanan, komputer berbicara lagi
"Selanjutnya adalah sedikit penjelasan mengenai peralatan karena setelah ini kalian akan memilih peralatan kalian sebelum memulai tutorial. Peralatan terbagi dalam 7 tingkatan
Biasa> Luar Biasa > Langka> Epic >Legendary > Mystic > Divine
Semakin tinggi tingkatannya maka semakin sulit mendapatkan peralatan itu. Kalian bisa memilih 5 peralatan dengan tingkat 5 apa saja sesuai dengan peran kalian. Silahkan Masuk ke ruangan yang telah kita lewati tadi. Saya akan menunggu disini dan setelah kalian selesai datang kesini untuk memulai tutorial"
Jika dikatakan nya tingkat lima sesuai urutan tadi, berarti kami bisa mempunyai item kelas legendary!!
Dan bahkan jumlahnya juga lima!
Ini sungguh permulaan yang sangat baik
Bukan sangat baik tapi ini adalah permulaan yang sangat curang!
"Jadi kami harus balik lagi kesana? Kenapa kita ga ngambil peralatan dulu baru kesini? Kalau gini kan tidak efisien" keluh Satya
"Alasannya adalah jika kalian sudah memilih peralatan lalu kalian menggunakan kartu perubah avatar dengan perbedaan yang sangat mencolok misalnya menjadi lebih besar atau lebih kecil maka kalian akan kesulitan menggunakan nya"
"Benar juga" kata Ars
Kami tidak ada yang membantah lagi dan pergi ke ruangan dengan kelas kami masing masing. Sungguh melelahkan terus berjalan, tiba tiba terlihat dibenakku bagaimana jika sekarang saya memakai teleportasi pasti bakalan mudah lagipula tempat tadi sudah pernah saya kunjungi. Tapi ada satu masalah kecil yaitu saya tidak tau cara menggunakan nya. mengingat cara membuka penyimpanan dengan mengucapkan 'tas' dalam hati, saya pun mencoba nya.
'teleportasi'
Saya langsung menghilang dan muncul di depan pintu mage dalam hitungan kedipan mata.
Melihat Saya menghilang membuat teman teman saya terkejut karena kejadian yang sangat tiba tiba.
"Lho kok hilang?" Kata Satya dengan wajah heran
"Lho mana si Firzan?"
Ternyata percobaan pertamaku berjalan lancar maka saya kembali ke tempat teman teman saya lagi untuk memberi mereka informasi ini. Saya menggunakan teleportasi lagi.
'teleportasi'
Saya muncul tepat di depan mereka dan mereka pun terkejut
"Dari mana kau zan? Kok bisa gitu?" Kata Ars
"Rupanya kemampuan kita sudah bisa digunakan. Tadi aku cuma coba coba aja sih, caranya sama kayak buka penyimpanan" kataku dengan ringan
"Tadi kemampuan ku apa aja zan, aku lupa. Hehe" Tanya Xander
"Aku juga lupa!" Kata Satya
"Aku ga tau kemampuan tadi itu apa makanya ga ku ingat" Fandy menambahkan
"Kelen ingat sendiri coeg, mana ku ingat ingat kemampuan kelen tadi. Jangan manja jadi ingat ingat sendiri ya... Aku dluan" Aku mengatakan itu sambil melambaikan tangan lalu menghilang
Saya muncul lagi di tempat semula dan membuka pintu yang ukurannya sedikit lebih tinggi dari patung patung itu. Saya kira akan sangat berat tetapi ketika saya mendorong sedikit pintu tersebut otomatis terbuka.
Pintu terbuka menjadi dua bagian, perlahan cahaya ruangan tersebut mulai terlihat dan setelah pintu terbuka sepenuhnya saya dapat melihat isi ruangan tersebut
Terdapat berbagai peralatan yang di khususkan untuk mage mulai dari baju, sepatu, cincin, kalung, gelang, buku, tongkat, anting anting, mahkota, bola mantra dan alat alat lain yang tidak saya kenal tersusun rapi di dalam katagori dan tingkatannya masing masing.
Saya tidak tau fungsi masing masing benda benda ini Karena tidak ada alat pengukuran kekuatan disini atau bisa saja ada tetapi masih belum saya ketahui. Saya hanya bisa menilai peralatan disini berdasarkan bentuknya dan aura yang terlihat. Saya berjalan sampai pada tingkatan legendary.
Barang barang disini sangat menabjubkan, tidak kalah dibandingkan dengan yang dikenakan patung patung itu. Mungkin lebih baik malah daripada mereka wajar saja dengan nama legendary pasti yang memiliki nya hanyalah para legenda.
Tidak ada yang terlalu menarik hati saya karena saya tidak mengerti apapun disini tetapi saya pasti memilih yang paling baik dan utama. Peralatan utama seperti baju, celana, sepatu, jubah dan juga tongkat/staff.
Saya mencari peralatan tersebut dan akhirnya saya memilih baju abu abu yang mempunyai aura keputus asaan, celana hitam gelap yang mempunyai aura kegelapan yang meluap luap, sepatu hitam dengan aura petir, jubah hitam dengan aura kematian dan tongkat merah gelap dengan aura api neraka.
Saya menyebutnya 'aura' karena begitulah yang saya rasakan jika berdekatan dengan benda tersebut dan lama kelamaan tubuh saya mulai terbiasa dengannya.
Setelah selesai saya segera memakai semua peralatan dan berteleportasi ke tempat komputer menunggu kami.
Ternyata saya yang pertama sampai disini.
Komputer melihat ku untuk sesaat namun tidak mengatakan apa pun. Saya menunggu teman teman saya selesai memilih peralatan dan datang kesini.
Setelah 20 menit akhirnya mereka terlihat.
Saya melihat Ars terbang menggunakan gravity ke dirinya sendiri. Di belakang Ars ada Satya, Fandy dan Xander yang sedang berlari mengikuti.
Setelah sampai Satya menarik nafas dalam karena saat ini nafasnya sedang tidak teratur, kemudian dia berbicara
"Parah kali kau! Entah bantu kami terbang kenapa biar ga capek. Memang support ga guna kau b*ngsat!"
"Ngapain ku bantu kelen kan punya kaki, ada 2 malahan" kata Ars dengan tidak perduli
"Memang parah sih kau! Rangkel aku ***!" Seru Xander dengan nada kesal
Saya melihat perlengkapan yang mereka pilih, ternyata di luar dugaan saya. Mereka cukup pintar dalam memilih perlengkapan. Saya mengira mereka bakal mengambil peralatan yang hanya terlihat bagus saja.
Terlalu lama melihat tingkah konyol mereka membuatku lupa bahwa mereka bisa sendiri mengerti apa yang paling mereka butuhkan.
Kami semua berkumpul dan saling melihat peralatan satu sama lain. Fandy dengan panah dan digger, Xander dengan dua kapak, Satya dengan perisai dan pedang samurai panjang, Ars dengan terompetnya.
Jika dilihat peralatan mereka sangat sesuai dengan peran mereka masing masing.
"Lama bet ya, kayak cewe lagi belanja". Kataku
"Kami jalan cok lah kau tinggal ngilang langsung sampai. Mending aku ngambil keahlian itu tadi." Kata Xander
"Udahlah santuy aja kenapa. Kok goyang Kali kek Stang becak". Saut Ars
Satya, Xander dan Fandy hanya melirik kesal mendengar ucapannya karena harusnya mereka bisa di bantu Ars dengan gravity nya tetapi Ars seperti nya tidak mau.
Untuk tidak membuang waktu komputer memanggil kami untuk segera melakukan tahap berikutnya yaitu tutorial. Biasanya berbagai peralatan diberikan saat tutorial dan disini malah sebaliknya. Jika begini kondisi nya maka jika seseorang salah memilih peralatan maka dia hanya bisa menyesalinya di kemudian hari. Tentu saja peralatan tersebut bisa di ganti dengan yang lainnya terserah player tetapi peralatan tentunya sangat di butuhkan untuk membantu hal hal tertentu.
"Baik. Hanya sampai disini pertemuan kita, semoga informasi yang telah saya sampaikan dapat berguna bagi kalian dan selanjutnya kalian akan berada di proses berikutnya yaitu tutorial. Ada beberapa pilihan tingkat kesulitan di dalam tutorial mulai dari newbie, normal, pro dan nightmare dan di setiap tingat kesulitan terdapat bonus yang berbeda beda. Akan semakin banyak bonus jika tingkat kesulitan nya bertambah. Kalian diberikan kebebasan dalam memilih maka pilih lah dengan bijak" kata komputer.
Xander langsung berkata kepada kami
"Udah gas aja yang paling susah, biar dapat bonus banyak kita"
"Yang normal ajalah nanti bahaya Kali kalau langsung ke nightmare" kata Satya
"Ah lemah kali bah. Kayak bukan kawan awak" ejek Ars
"Potong tu yang di bawah pusat kalau ga berani!!" Ejek Xander lagi
"Yaudah suka kelen lah bangke yang penting aku udah ngasih tau" balas Satya
"Kau gimana Fan?" Tanya ku
"Biasa zan aku bebas, ikut kelen aja aku" jawab Fandy
"Yaudah lah karna dua banding satu kita pilih nightmare" kataku kepada komputer
Seketika lingkaran besar terbuka, Portal tersebut memancarkan aura yang benar benar tidak menyenangkan dan kami tau bahwa itu masih bagian tutorial.
"Tu kan bandel kali kelen ku bilang" kata Satya
"Terobos ajalah anj*g!" Seru Xander
Seperti nya mode bar bar Xander sedang on karena dia sangat bersemangat. Mungkin karena baru mendapatkan peralatan baru dan ingin mencobanya.
"Silahkan masuk, berhati hatilah karena belum ada player pemula yang selamat melalui tutorial dengan tingkat kesulitan nightmare. Semoga berhasil." kata komputer tersebut
"Oke gas teros"
"Hijaukan ma men"
"Oalah cok cok"
"Gas"
"...."
Kami semua masuk kedalam portal tersebut dan inilah yang mereka sebut tutorial nightmare.