
_________________________________________
Point Satya mulai terlihat di cermin dan hasilnya adalah
'498'
"498? Ini termasuk bagus atau buruk?" Tanya Satya ke komputer
"Belum pernah ada yang mencapai point setinggi itu" ujar komputer
Sambil menyengir Satya melemparkan semyuman menghina kami semua.
'siapa sangka aku yang paling kuat hehehe' pikir Satya
Xander maju ke cermin setelah Satya menjauh
"Sombong amat!" Ucap Xander kepada Satya
Dia berdiri di depan cermin, sama seperti tadi cahaya biru muncul untuk men scan Xander. Cahaya tersebut men scan lima kali juga dan hasilnya
"570!! Hahahaha..." Xander menertawakan Satya
Melihat ini membuat Satya merasa kesal karena dia baru saja menghina dan belum 2 menit berlalu dan sekarang dialah yang terhina
"GG Xan" kata Ars sambil menepuk bahu Xander
Saya dan Fandy saling melirik, akhirnya saya berbicara duluan
" Luan Fan, aku last"
Fandy melangkah maju ke depan cermin. Hal yang sama berulang dan hasilnya terlihat
"Yahh... kenapa cuma 569" ujar Fandy dengan rendah
"Hello noob" kata Xander melambaikan tangan untuk mengejek Fandy
Xander mempunyai emosi yang cukup labil namun sisi baiknya dia cepat melupakan kesalahan orang lain. Berkata demikian seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya
"Selow, pro an aku, liat aja nanti di lapangan" balas Fandy santai
"Lanjut Ars, ladies first" ungkap ku
"Kalau gitu kau aja duluan. Ladies first" Ars yang tidak terima membalas
"Woi cepatlah lama kali kelen, kayak cewe berdandan!" Saut Satya dengan kesal
Ars maju kedepan cermin, sama seperti sebelumnya dan hasilnya adalah
"606!!!" mereka bertiga kaget melihat point Ars
"Ehem... ehem.... Eeehheeemm!!! Minggir dikit dek, abang mau lewat". Kata Ars ke kami semua
"Sombong amat! Rangkel aku cok!!" Kata Xander
Itu kalimat yang sangat sering di ucapkannya, baik di dunia nyata maupun dalam game. Bahkan disini dia juga mempunyai kebiasaan yang sama.
"Oke aku last man standing nya berarti ya" kata ku
"Jangan malu maluin zan" kata Ars dan Fandy
yang mereka ucapkan sama tetapi maksud keduanya berbeda
Saya berdiri di depan cermin Dan hasilnya
"689... Hhmm Mayan lah"
Melihat itu mereka semua terdiam
Tak lama Satya berkata lagi
" Kok ga adil kali ini!! Rusak ni kacanya, aku mau ngulang!"
"Kau ngecheat kan zan. Cukup di game lah kau mod kalau sekarang jangan. Cuma kalau kau Ada cheat jangan makan sendiri lah" kata Ars
"Ni lah kan udah kalah ga mau ngaku, malah nuduh ngecheat lagi. Kawan ******* kau"
"Baiklah sekarang saatnya mendistribusikan point/" memotong kami agar tidak membuang buang waktu
"Tidak boleh. Sangat sering player yang datang meminta ulang tes dan hasilnya adalah point mereka bakal berkurang dari point sebelumnya. Lagipula point mu adalah yang tertinggi disini, tentu saja jika kau tidak mengikut sertakan anggota Tim mu dalam perhitugan". Jelas komputer
"Kalau noob ya noob aja" Ars menyindir kembali membuatnya menjadi semakin kesal
'kami kasus spesial kok, seperti sebelumnya pasti hal normal ga bakal terjadi sama kami. Kalau aku ulang hasilnya harus tinggi'
pikir Satya dalam hati.
"Gapapa, aku tetap mau ngulang" kata Satya sambil mendekati cermin.
"Hahahahaha. ****** wkwkwwk" teriak kami
"Jancok!!! Kok bisa jadi 483!!! Turun point ku *******" seru Satya
"Tu kan dah kak Ros kate" kata Ars. Dia menggunakan bahasa Malaysia untuk mengejek
Ars menggunakan bendera Malaysia di dalam game MOBA yang kami mainkan. Sering kami bilang kepadanya bahwa dia 'penghianat bangsa'. Dia ingin mengganti bendera tetapi tidak bisa. Game tersebut mengharuskan pemain untuk tetap pada pilihan awal nya. Jika ingin merubah bendera dibutuhkan 'diamond' sebagai nilai tukar yang berlaku di game. Dan untuk membeli 'diamond' diharuskan untuk membayar dengan uang asli. Dan istilah populernya adalah top-up.
"Mau tes lagi Sat? Mana tau dapat skin gratis kau wkwkwkw" ejek Xander lagi
Wajah Satya tersipu malu sekaligus kesal.
"Dah lah, males aku" dia sangat jengkel dengan kenyataan.
"Kok bisa gini, coba dulu jelaskan sama kami hasilnya. Masa aku yang paling dikit dapat point" bentak Satya
"Setiap peran mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing masing. Contohnya mage yang punya serangan yang sangat kuat tetapi mempunyai hp dan agilty yang relatif lebih rendah daripada yang lainnya. Archer yang punya serangan jarak jauh di untungkan dengan demage tinggi dan fire rate yang tinggi juga tetapi hp nya yang paling rendah. Assassin dengan/" komputer berhenti karena Xander berbicara
"Langsung inti nya aja boss jangan banyak bacot"
Komputer tidak senang dan menampilkan emoticon (ʘ言ʘ╬)
"Sudah saya katakan sebelumnya bahwa saya tidak suka di cela saat saya berbicara. Ini adalah kesempatan terakhir. Jika hal yang sama terulang maka saya tidak akan melanjutkan dan kalian harus menunggu disini untuk penerus baru ku"
Menunggu penerus baru nya berarti kami harus menunggu selama 3 tahun.
Itu adalah waktu yang sangat lama untuk menunggu. Ditambah kami juga tidak tau apa yang harus di lakukan jika ia tidak ada disini
Xander menutup mulutnya
"Kesimpulannya adalah kekuatan kalian tergantung dari bakat diri kalian sendiri dan juga kombinasi peran. Kamu bertanya mengapa kamu yang terendah di antara mereka semua maka jawaban dari ku adalah kombinasi mu tidak terlalu cocok. Sifat dari seorang tank adalah berdiri di depan, menerima demage paling banyak untuk membuat tim nya menyerang dengan bebas dan memenangkan pertempuran. sedangkan assassin adalah petarung yang sembunyi sembunyi dan menyerang dengan demage yang sangat besar dan kecepatan tinggi. Saya dapat mengatakan bahwa pilihan mu lah yang terburuk. Jika kamu mengambil fighter atau support maka akan selaras karena keduanya adalah petarung yang terang terangan. Tes dapat menurunkan point karena cermin tersebut membutuhkan point untuk dapat berkerja." Penjelasan yang seharusnya panjang dapat disingkat sedemikian rupa namun tidak menghilangkan inti utama pesan tersebut.
'Jadi kalau point saya tidak di potong mungkin point ku bisa sampai 700an. Kombinasi mage memang yang terbaik hehe'
Satya mengangkat karena tidak ada lagi yang bisa dia lakukan
"Normalnya setiap orang yang masuk berada di range 80-130 point dan dalam kasus kalian berada pada 400-750. Faktor nya adalah karena kalian datang berlima membuat kalian menjadi kasus spesial".
'udah tau, dah berapa kali di bilang si kawan ini'
"Selanjutnya kalian dapat mendiskusikannya sesuai keinginan kalian"
"Boleh saya bertanya?" Tanya ku
"Silahkan"
"Apa disini ada sistem level juga? Dan jika apa kami memulai dari level 1?"
"Ya. Di dunia ini ada sistem lavel dan juga ranking. Setiap naik level maka akan mendapat 5 point dan jika kamu kalah dalam pertempuran kamu akan kehilangan satu point. Untuk kalian itu berlaku kelipatan lima". Jelas komputer
'Status awal kami sudah sangat tinggi bisa dikatakan di atas level 100 player normal dan bahkan jika Kita naik level mendapat 5x lipat. Sungguh menggagumkan...
Jadi ini rasanya jadi pemain VIP maks melawan pemain gratisan.'
Saya teringat kebanyakan game yang pay to win memberikan hak yang sangat banyak bagi mereka yang membayar, sedangkan pemain gratisan tidak bisa melakukan apa apa. maka tidak akan ada keseimbangan dalam game jika kau bisa menang dengan mudah tanpa usaha yang berarti.
Pay To Win
Saya sering menggunakan cheat saat bermain game makanya saya kadang di bilang Cheat To Win.
Sedangkan saat ini kondisi kami dalam katagori baru yaitu Bug To win
Dalam hati saya senang dengan fakta yang di tunjukkan kepada kami
Selanjutnya adalah giliran kami masing masing untuk mendistribusikan point kami secara bijak untuk memperoleh hasil terbaik.