Too Ez For Us

Too Ez For Us
Chapter 10 - Serangan balik



saya menjelaskan kepada mereka apa yang saya pikirkan


"rencana ku seperti ini, aku setuju dengan yang Ars bilang tadi bahwa kita seharusnya menyerang binatang mitos terlebih dahulu.


seperti yang dibilang Xander, kita akan di ganggu oleh pasukan musuh jika kita langsung menyerang. Solusi yang aku pikirkan adalah kita harus membuat mereka semua berpencar"


Saya belum pernah sekalipun menggunakan kemampuan ilusi bahkan kelimanya saya tidak terlalu mengerti tentangnya. Saya memilih ini karena saya sewaktu kecil sering menonton pertunjukan sulap di TV yang menampilkan berbagai macam ilusi yang sangat keren pada saat itu, sehingga saya mempunyai keinginan bisa melakukan itu. lagipula jika mempunyai sihir ilusi akan terlihat seperti penipu yang handal. Terdengar sangat keren bukan? Memutuskan untuk memilih kemampuan ini sepenuhnya sama seperti perjudian bagiku.


mereka hanya diam menunggu perkataan saya selanjutnya


"caranya adalah dengan menipu mereka semuanya. aku punya kemampuan ilusi, jadi aku akan buat bayangan yang menyerupai kita dan pergi ke berbagai arah. Kita akan mengalihkan perhatian mereka dan membunuh satu persatu binatang mitos untuk melemahkan mereka"


"ohh jadi kayak kage bunshin ya.." kata Ars


"iya, tapi itu tidak akan bertahan terlalu lama, pertama itu bukan tubuh asli yang artinya itu cuma hayalan mereka saja. Jika mereka sudah sadar akan keganjilan ini pasti mereka akan kembali dan menyerang kita. Banyak sekali kelemahan rencana in, pertama adalah aku belum pernah mencoba kemampuan itu, jadi aku tidak tau seberapa efektifnya itu. Kedua, sepertinya mustahil membuat mereka terkena ilusi dengan jumlah sebanyak itu dan ketiga rencana ini bisa gagal kapan saja."


saya sendiri tidak tau jalan mana yang terbaik tetapi jika kami hanya menunggu dan tidak melakukan apapun maka kondisi ini akan menjadi lebih buruk.


"jadi, ada saran lain?" tanyaku


"......."


tidak ada yang membalas perkataanku.


"tadi kau punya rencana Sat, kasih tau lah kami otak jenius mu" sindir Xander


"ide ku sama kayak yang dibilang Firzan, jadi ga ada lagi yang bisa ku kasih tau" balas Satya


"hilih, bicit" ejek Ars


Ars dan Xander sangat kompak dalam mengejek orang lain.


mereka sangat dekat karena tinggal di kos yang sama setahun lebih ditambah mereka berasal dari daerah perantauan yang sama.


hanya saya yang bukan perantauan dan tinggal bersama keluarga diantara mereka tentu saja Fandy tidak termasuk didalam hitungan.


"kalau gitu kita istirahat sebentar terus balik kesana. Setelah sampai aku akan buat ilusi kita semua untuk menipu mereka.


kita yang asli menyerang binatang mitos. Binatang mitos mana yang perlu kita serang duluan?"


"Naga aja zan. kayaknya dia yang paling kuat diantara mereka semua" jawab Ars


"Oke kita akan nyerang Naga. Secepatnya kita harus bunuh naga itu terus ganti target yang lainnya"


saya lebih menyukai pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak karena saya lebih mempercayai suara terbanyaklah yang merupakan cara terbaik,


disatu sisi saya mengakui bahwa saya merupakan orang yang cukup labil atau mudah berubah ubah (tidak konsisten) sehingga saya memilih cara seperti ini.


jika pilihan tersebut benar, maka yang benar adalah kami semua dan jika keputusannya salah, maka yang salah adalah kami semua.


saya tidak ingin menjadi pihak tunggal yang dibenarkan maupun disalahkan.


kembali ke permasalahan awal, saya semakin yakin bahwa tutorial ini benar benar gila.


Dengan tingkat kesulitan seperti ini wajar saja tidak ada yang bisa menyelesaikannya sampai sekarang.


ini dalam katagori MUSTAHIL. Tentu saja, jika kau hanya datang sendirian dengan kemampuan biasa maka bisa dipastikan satu juta persen kau akan mati disini.


kami dengan segala bonus tetap kesulitan menghadapinya bahkan harus mundur untuk sementara, apalagi pemain biasa. Sungguh keajaiban jika ada yang berhasil.


siapa sangka binatang buas yang seharusnya duduk tenang di wilayahnya bahkan datang semua ke tempat kami berada dan bahkan dalam waktu yang bersamaan.


bagaimana mereka tau bahwa kami menyerang salah satu benteng itu dan datang tepat waktu ketika inti benteng hancur?


Tidak mungkin mereka datang dengan teleport dan segera muncul dihadapan kami.


Saya yakin ada sesuatu yang membuat kami ketahuan.


tapi itu apa?


hhhmm..


jika saya pikir maka jawaban yang paling masuk akal adalah alarm tersebut


ketika kami di awal menyerang benteng, ada alarm yang dibunyikan sehingga para prajurit bersiap untuk menyerang kami.


bukannya alarm itu hanya peringatan bagi pasukan yang di dalam benteng itu saja?


jika begitu, maka apa jawabannya?


saya terus berpikir sebelum kami menyerang mereka, sambil beristirahat sejenak untuk mengisi tenaga saya kembali.


saya juga cukup lelah sebenarnya. Kami belum ada istirahat dari kami datang ke dunia yang asing ini sampai sekarang.


Seluruh informasi baru ini dipaksa harus harus ke otakku agar kami dapat bertahan hidup.


saya yakin teman teman saya juga merasakan hal yang sama, tetapi mereka tidak berpikir serumit saya


sifat overthinking sudah melekat kepada diri saya sejak lama, membuat saya terkadang mudah depresi


Setelah berdengan dengan mereka yang mempunyai sifat gila dan terbuka membuatku perlahan lahan mulai meniru mereka.


Sifat yang seperti orang gila itu membuat saya merasa nyaman walaupun tak jarang hal yang kami lakukan bertentangan dengan apa yang aku sukai.


saya adalah orang yang cinta kedamaian dan ketenangan, namun mereka sangat suka berteriak tidak jelas dan juga ejek ejekan.


suasana menjadi lebih hidup dan kebisingan mulai terbangun karenanya.


tidak jarang kami di tegur oleh tetangga kos mereka karena terlalu ribut.


satu hal yang saya pelajari dari mereka adalah mempunyai satu teman gila lebih baik daripada mempunyai seribu teman biasa


tidak hanya omong kosong, terkadang kami juga saling berbagi pengalaman pahitnya hidup ini dan tetap saling tolong menolong.


dimulai dari hal hal yang sederhana membuat solidaritas kami meningkat dari waktu ke waktu.


saya tahu bahwa setiap orang mempunyai masalahnya sendiri, tetapi ketika kami berkumpul bersama membuat perasaan bermasalah itu hilang.


saya masih berpikir tentang strategi yang lebih baik lagi tetapi kembali tersadar oleh panggilan Xander yang ternyata dari tadi memanggil saya


"Oi zan... zan... ZANNN!!!"


saya tersentak karena keributan yang dia timbulkan


"susah kali kau ku panggil. kok malah melamun kau? ada masalah rupanya?" tanya Xander


"udahlah.. kayak yang kau bilang tadi, ga usah dipikirin kali, tinggal kita jalani aja sama sama" balas Ars


"santai aja zan. ga perlu kau mikirin gitu sampai melamun" Fandy juga berusaha membuatku lebih relax


saya menceritakan apa yang saya pikirkan dari tadi kepada mereka


"aku tadi mikir tentang kenapa kita bisa ketahuan sama mereka, harusnya kan kita baru dilacak ketika kristal itu hancur.


tapi kenapa belum satu menit kristal hancur pasukan musuh yang banyaknya ga masuk akal bisa langsung sampai ke tempat kita.


apa mereka pakai teleport, atau mereka tau dari alarm awal pas kita nyerang pertama atau gimana. Cuma itu sih yang aku pikirin"


"lah kalau cuma itu mah gampang, mereka kan bukan makhluk nyata jadi mereka pasti terhubung disatu jaringan di bawah sistem yang sama, makanya mereka tau posisi kita dan langsung nyerang kesini." jelas Ars dengan nada biasa


Saya terdiam mendengarnya. Kenapa saya tidak pernah berpikiran seperti itu? kok bisa dia tiba-tiba jadi jenius gitu...


"kok aku tadi ga kepikiran gitu ya, gila.. cerdas juga kau ya cok"


"lah baru tau kau kalau aku cerdas, ahh kalau gitu perlu kenalan ulang kita ini" Ars menjulurkan tangan kanannya


Saya tau ini adalah salah satu candaan yang sering dia buat dan saya mengikutinya saja.


Saya memegang tangannya dengan tangan kanan saya juga sehingga posisi tangan kami bersalaman


"kenalkan Ars si Tamvan dan Pemberani" kata Ars


saya hanya bisa tertawa melihat kelakuannya


"ngapain kau puji dia zan, naik kupingnya nanti" saut Xander dari samping kami


('naik kuping' adalah istilah untuk mereka yang bangga dan menjadi sombong ketika sedang dipuji)


"entah tu. Coba kelen liat muka si Ars sekarang, udah macam ubur ubur kesenangan dia hahaha" ejek Satya


"ihh kok selalu iri kelen kalau aku dipuji. Tolong lah fans harap tenang" balas Ars menirukan gerakan tubuh untuk menyuruh audiens tenang


saya memecahkan tawa mereka dengan berkata


"jadi gini we, kalau yang di bilang Ars tadi benar, rencana kita yang membuat ilusi untuk membelah pasukan musuh bisa gagal total.


tapi jujur, aku ga tau rencana lain untuk nyerang mereka. Game strategy bukan keahlian ku"


saya memang sering bermain segala game tetapi tidak untuk menjadi terlalu pro. Tujuan saya hanya untuk mencoba berbagai game dan sekerar ingin tau sensasi bermain game tersebut.


setelah mencapai level sedang-tinggi rata rata player, maka saya memutuskan untuk mengganti game karena jenuh, tingkat kesulitan game akan semakin sulit seiring tingginya level pemain.


Untuk game strategi, saya sering menggunakan cheat atau modifikasi untuk mempermudah memainkan game tersebut. Ketika game menjadi lebih mudah akibat cheat maka tidak perlu berpikir keras untuk memenangkan pertandingan.


sebenarnya saya hanyalah pengguna cheat yang sudah tersebar di internet bukan pembuat cheat tersebut namun untuk orang awam menganggap bahwa saya yang memprogramnya sendiri.


dari hobby saya yang sering curang dalam game lah saya diberi julukan 'cheater ampas' oleh teman teman saya.


"udahlah zan, kita lakuin aja sesuai apa yang kau bilang tadi. sukses engga nya juga tergantung usaha kita. Kalaupun kita gagal setidaknya kita udah berusaha" kata Xander


"cuma ini bahas urusan nyawa Xan/" balas Satya, tetapi sebelum Satya menyelesaikan kalimatnya Xander memotong


"dah gini aja Sat, kau ada saran ga untuk rencana kita? jangan taunya cuma protes mulu cuma kau dari tadi ku liat ga ada ngasih solusi.


ku tanya sekali lagi ada ga saran dari kau?" balas Xander


"......."


Satya hanya diam tidak membalas perkataan Xander. Xandeer kemudian berkata


"oke kalau gitu, berhasil engga nya tergantung usaha kita semua. Bunuh musuh sebanyak banyaknya dan secepat mungkin tapi yang paling penting tetap hati hati"


"oommaaakk.. udah kayak ketua kita aja dia bah..."kata Ars sambil bercanda


"hahaha.. Rangkel aku cok sampai terbawa suasana" balas Xander


"jadi kapan kita serang balik mereka?" tanya Fandy


saya mengeluarkan sihir tanah dan membuat batu dengan bentuk seperti gelas, lalu mengisinya dengan sihir air.


"ni aqua, biar kelen ga halu lagi" saya membagikan ke semua orang yang ada disini


sambil membagikan air itu saya menjawab pertanyaan Fandy


"tunggu kita semua minum ini dan setelah semuanya siap, kita langung pergi"


mereka semua meminum air yang saya berikan, dan saya juga meminumnya untuk mengisi tenaga dan mencegah kekeringan di dalam tubuh.


"ahhh..."


"gimana semua siap? biar kita langung teleport untuk balik kesana"


"oke zan"


"gas"


mereka mendekat kearahku untuk dapat berteleportasi massal


'mass teleportation'


kami pun berpindah ke tempat dimana puluhan ribu pasukan dan empat binatang mitos sedang menunggu kedatangan kami


menunggu bukan dengan niat yang baik, namun untuk membunuh kami semua.