The World Reincarnation

The World Reincarnation
Wanita?



Shouyu awalnya adalah orang yang suka membaca novel. Genre yang paling di sukainya adalah harem dengan plot yang mudah. Tapi seiring berjalannya waktu dan Shouyu bertambah dewasa, ia menyadari betapa bodohnya pemikirannya saat remaja dulu.


Dengan pengalaman yang dia punya, Shouyu dapat mengambil kesimpulan bahwa wanita adalah orang yang berubah-ubah, pandai berakting, dan rasa keinginan lebih dari orang lain. Satu kata untuk menyingkatnya, merepotkan.


Shouyu berpikir, jika satu wanita saja sudah semerepotkan ini, apalagi 5 atau 6? Ia merinding ketika memikirkannya. Tentu saja, Shouyu menyukai perempuan, lagipula dia laki-laki dan bukan gay.


"Senior? Senioooor! " Qingyu memanggil lebih keras.


" Oh? Oooh, sampai mana kita tadi? " Shouyu menggaruk belakang kepalanya.


" Ini tentang aku adalah seorang putri"


Shouyu tersenyum, "jadi, apa yang membuat seorang putri lari dari kerajaannya?" tanyanya dengan candaan.


Qingyu tertawa pelan, lalu menceritakan cerita yang telah dikarangnya, "kerajaan angin biru bukanlah tempat yang bagus senior. Selain aku, ada beberapa putri lainnya, persaingan disana sangatlah hebat. Setiap jam pasti ada tragedi di dalam kerajaan angin biru"


Shouyu diam. Dia tidak menyimak cerita Qingyu tapi membaca panel holografik mengenai informasi Qingyu dari sistemnya.


[Qingyu]


[Umur: 80 tahun]


[pemilik dari mata perak, kebangkitan keturunan setengah elf dan setengah naga. Memiliki kemampuan penglihatan yang sangat tajam dan kecepatan yang sangat cepat dalam penyembuhan]


[Memiliki kontrak roh dengan rubah bermata tiga. Kemampuan: melihat dan menilai seberapa berbakat seseorang]


[Tingkat kultivasi: Alam manusia abadi tingkat pertama]


"Disana banyak kekacauan yang terjadi. Hingga aku kalah dan terusir dari kerajaan. Mereka mengatur seseorang dan mengambil penglihatanku dengan cara yang sangat kejam. Beruntung saat itu, mereka lengah. Aku segera kabur dengan segala cara"


Qingyu melihat dengan 'indranya yang lain' Shouyu tersenyum dan menganggukkan kepalanya dari waktu ke waktu. Dia melanjutkan ceritanya dengan penuh semangat.


"Usahaku membuahkan hasil. Aku berhasil kabur cukup jauh. Tapi pada akhirnya aku hanyalah manusia biasa. Aku mencoba melawan mereka tapi sayangnya mereka terlalu kuat. Syukurlah, seorang pahlawan menyelamatkan aku." Qingyu tersenyum manis dan menatap Shouyu dengan tatapan penuh cinta.


Shouyu mengejeknya dalam hati. 'cerita yang bagus. Jika aku tidak memiliki sistem, aku mungkin benar-benar jatuh cinta padamu. Rubah'


Shouyu pura-pura gugup, ia bertingkah seperti laki laki yang pertama kali jatuh cinta. Ia membuka mulutnya dengan pertanyaan yang membuat Qingyu lengah.


"Tapi, dalam ceritamu ada yang aneh. Jika penglihatanmu hilang, mengapa kau bisa lari sejauh itu. Aku tahu sedikit bahwa wilayah kerajaan dengan kekaisaran dipisahkan oleh jarak yang cukup jauh. Jadi, bagaimana kau melakukannya? " tanya Shouyu dengan mata yang jernih.


'Sial, kenapa malah bertanya tentang itu. Kau seharusnya sudah jatuh cinta padaku, kenapa kau tidak mengikuti naskahnya!! ' kutuk Qingyu dalam hati.


'Bodoh, sosok perkasa seperti itu tidak akan jatuh pada tipuan murahanmu' kata rubah itu sinis.


'Diam! Aku benar-benar akan menyegelmu. Jadi tutup mulut busukmu itu jika kau masih ingin bebas. ' Ancam Qingyu.


'Ck, penipu' kata rubah ditubuhnya.


"Seperti yang senior tahu. Aku memiliki kemampuan yang dapat melihat dunia dengan manaku. Selain hal itu, aku juga memiliki naluri yang cukup bagus" jawab Qingyu


"Oooooh, begitu" Shouyu menganggukkan kepalanya berulang kali.


"Ya, senior"


"Tapi, bukankah kau bilang kau hanya manusia biasa. Setahuku, mana hanya dapat digunakan untuk seorang kultivator yang telah berjalan di jalur keabadian. Jadi, bagaimana cara untuk menggunakan kekuatanmu itu? " tanya Shouyu kembali dengan senyuman.


'HAHAHAHAH' rubah ditubuhnya tertawa terbahak-bahak


Qingyu menahan paksa senyum di wajahnya. Dia tidak berpikir kemampuan mengarangnya seburuk ini.


'Hei rubah, bantu aku! ' Qingyu berteriak dalam hatinya


Qingyu berpikir keras, 'bagaimana jika aku melepaskan kekuatanku yang sebenarnya itu jauh lebih mudah, kan?'


'Tidak! Kau tidak boleh melakukannya! ' Lil yu sang rubah langsung menolak dengan keras


'Misi, misinya Qing. Kau kemari untuk hal itu bukan? ' kata rubah mengingatkan.


'Benar, misinya! ' Qingyu seketika mengingat misi yang harus dilakukannya.


"It-itu sebenarnya adalah garis keturunan dari keluargaku" jawab Qingyu agak gugup.


Shouyu tersenyum dalam hati, "Garis keturunan yang hebat" pujinya setengah hati.


"Y-ya "


Keduanya saling tersenyum..


___________


Xie xiyun melihat garis pertahanan pertama desa batu. Di kejauhan, dia sudah melihat siluet pejuang desa serigala bergerak dengan cepat. Mereka menggunakan serigala sebagai tunggangan.


Pemimpin mereka adalah seorang pemuda berumur sekitar 20 an. Dia berada di masa jayanya. Memimpin sekitar 100 lebih pejuang.


"Ghaaaaa, serang! Kemenangan di depan mata!"


Dia meraung dan memimpin pasukan di depan bersama pria tua berjanggut dan gadis cantik dengan pedang pendek dipunggungnya.


'Kakek, apakah kita bisa menang? ' tanya gadis itu melalui transmisi suara rahasia


' Tentu saja bisa' jawab pria tua berjanggut itu dengan tenang


'Tapi, orang tua bungkuk itu cukup kuat. Dia dapat membawa kakek bertarung dengan seimbang. Apalagi pejuang lainnya, mereka lebih kuat secara fisik dari pada pejuang desa ini'


Orang tua berjanggut itu jelas tahu apa yang dimaksud gadis itu, ' tenang saja. Kakek sudah mengirim bantuan kepada sekte kita. Mereka pasti akan datang membantu'


Gadis cantik itu mengangkat alisnya, 'kakek, maksudmu orang tua bungkuk itu benar berhubungan dengan iblis?'


'Ya, itu benar. Dan itu bukan iblis biasa. Kakek telah menghubungi dekan luar, dan dia akan datang secara pribadi' kata orang tua berjanggut itu


'Hmmm, sepertinya kita akan mendapat kredit cukup banyak kakek' kata gadis itu dengan gembira


Orang tua itu tidak menjawab, ia fokus pada pertempuran yg akan datang.


Gadis itu juga bersiap, dia akan menahan sebanyak mungkin pejuang desa batu.


Xie xiyun menggunakan fungsi sistemnya. Dia menghilang tanpa di ketahui oleh siapapun kecuali oleh lawan yang dua alam besar darinya. Keberadaan seperti itu jarang akan masuk kepedalaman hutan, kecuali terjadi hal besar.


Xiyun seperti ikan di air disini. Kecuali alam inti emas dan diatasnya, tidak ada yang bisa mengalahkannya.


Xie xiyun menonton di dahan pohon dan duduk dengan santai. Dia melihat perang yang akan terjadi dengan penuh minat. Kecuali muridnya yang imut dalam bahaya, Xiyun tidak akan bergerak.


"Ini kesempatan yang bagus. Mungkin aku akan melihat sesuatu yang menarik darimu murid kecilku. Hohoho" sosok yang menggairahkan bersandar di dahan pohon. Tidak ada seorang pun yang dapat melihatnya.


"Semuanya bersiap di posisi. " kata budian dengan wajah serius


Garda depan berjumlah 50 orang. Posisi lebih banyak diisi oleh garda belakang yang berjumlah 80 orang.


Pasukan garda depan telah menyiapkan beberapa perangkap. Setelah berperang belasan kali dengan desa serigala, desa batu telah membuat cukup banyak strategi untuk bertahan.