
"Sama-sama, mungkin ini takdir bagi kita untuk bertemu. Karena suasana hati saya sedang baik, aku memutuskan untuk membantumu. "
Ia memperhatikan dengan seksama gadis didepannya.
'Rambut hitam dan mata putih? Apakah dia buta?!'
"Mata putih itu, apakah kau buta? "
Gadis itu mendengar pertanyaan Senior didepannya.
" Ya, aku buta senior. Tapi aku dapat merasakan hal-hal dengan indra lain ku, tindakan yang dilakukan senior terlihat jelas bagiku. "
"Kau memang gadis yang tangguh. Ayo ikuti aku, tempat ini tidak lagi aman, orang yang berjubah hitam lainnya mungkin akan segera datang kemari. " Ucap ******************Shouyu****************** padanya.
Shouyu berlari kembali memasuki hutan, tapi ia tidak merasakan seseorang mengikutinya. Ia kembali lagi ke tempat semula. Ia melihat pemandangan yang mengguncang hatinya, gadis itu merangkak ke jalan yang diambilnya sebelumnya.
"Kau seharusnya memberitahuku kalau kakimu terluka." Ia datang ke depan, kemudian membungkuk membelakanginya.
"Naiklah nona kecil." Ucap Shouyu padanya.
Gadis itu menatap kosong lalu perlahan naik ke punggung orang yang telah menyelamatkannya.
"Berpeganglah yang erat, jangan salahkan aku jika kau jatuh." Shouyu mengingatkannya.
"Terimakasih Senior, aku akan melakukannya".
Meski merasa aneh dengan cara dia memanggilnya, ia tidak membantah. Mungkin itu adalah kebiasaan bagi wanita dunia ini untuk memanggil laki-laki yang lebih tua.
Shouyu mulai berlari kembali memasuki hutan lebat. Sesekali ia melihat binatang buas yang tampak kuat dan besar. Pesan dari sistem itu bukan makhluk biasa, tapi makhluk buas yang telah menyerap qi langit dan bumi dan membuat mereka menjadi lebih kuat.
"Sayangnya aku tidak lagi dapat bersembunyi di tempat semula, tempat itu kemungkinan akan ditemukan." Katanya dalam hati.
Selain itu, ia terkadang mendengar suara sistem yang mengatakan bahwa disekitarnya ada sesuatu yang langka dan berharga. Tapi dengan keadaannya saat ini, itu bukan waktu yang tepat untuk mengambilnya.
Berlari dengan sangat cepat sembari menghindari semua makhluk buas, ia akhirnya tiba disebuah gua yang sangat tersembunyi.
Ia menurunkan gadis yang lemah dan buta. Di tangannya ada sebuah pil ungu berkilau, ini adalah pil penyelamat hidup. Salah satu barang paling berharga yang ia dapatkan di dalam peti pemula.
"Bisakah kau percaya padaku? telan lah pil ini."
Tanpa penjelasan lagi, ia mendorong pil sampai ke tangan gadis kecil.
Ini adalah bentuk tes sederhana yang dilakukannya. Tidak masalah apakah dia mau menelannya atau tidak.
Gadis itu tidak menyianyiakan waktu. Tanpa berpikir atau apapun yang memperlambatnya, ia memasukkan pil ini ke mulutnya dan menelannya.
"Seperti yang diharapkan, kualitas pil dari sistem sangat terjamin. Kurang dari 3 menit, seluruh luka luar gadis itu sembuh."
Bahkan Shouyu yang memberikan tes ini, telah membuatnya sangat terkejut. Jika itu orang lain mereka akan ragu sesaat, tapi gadis ini tidak meragukan apapun langsung menelan pil yang kuberikan.
"Beristirahatlah dimana yang kau sukai di gua kecil ini. Aku akan keluar sebentar. "
"Senior, kuharap apa yang akan kau lakukan diluar sana dapat dicapai. "
Setelah Shouyu pergi, ekspresi gadis itu berubah tajam.
" Phui.. Phui.. obat itu sangat pahit, beruntung aku tidak diracuni olehnya." gadis itu berdiri dan meludah di banyak tempat.
" Pria itu sangat mudah di tipu, aku mungkin juga akan menunggu dan memanfaatkannya lebih jauh Hehehe..." suara tawa cekikan keluar mulutnya.
Shouyu yang malang, tidak tahu bahwa dirinya diadu oleh gadis kecil, dia sendiri bahkan dengan senang hati memikirkan hasil tesnya tadi.
"Sungguh gadis yang lugu.. " gumamnya.
Ia kemudian mulai berlari, mengikuti arah harta yang akan muncul. Dalam perjalanan dia merasa, harta ini penuh dengan persaingan.
_____
Di suatu kawasan hutan lebat..
Seorang pria tua yang rambut putihnya dikepang kuda bersembunyi dibalik pohon.
Sayangnya, yang tidak dia ketahui ada 2 orang yang juga mengintai harta alami yang sama.
"BUUUUMMMMMM!!"
suara petir menggelegar terdengar sangat keras, semua makhluk hidup bersayap terbang dengan panik menghindari petir yang akan membunuh mereka.
"Akhirnya, harta alami ini lahir! " 3 orang mengatakan hal yang sama pada saat yang sama.
Shouyu, menyadari ada satu orang didepannya. menurut sistem kekuatannya melebihi dirinya, jauh lebih kuat dari orang berjubah hitam. Meskipun begitu ia tidak takut, karena ia telah mempunyai rencana untuk mendapatkan harta.
Tapi ia juga tidak berharap persembunyiannya telah terbuka. Seseorang telah lama mengintai harta itu sebelum mereka berdua datang.
Orang itu bersembunyi sangat cermat dan teliti.
"2 orang ini tidak berasal dari kedua desa di pegunungan, tapi berasal dari tempat lain." orang itu menganalisis dengan cermat.
"Apakah aku bisa? Jika aku menunggu, mungkin kesempatan ini tidak akan ada lagi. Tapi jika gagal, semuanya akan berakhir. " dia berpikir keras.
"Maju atau mundur? "
Ragu-ragu setelah sekian lama, Xie xiyun akhirnya memutuskan untuk ikut campur dan meraih kesempatan ini.
"Aku tidak perlu takut lagi. Jika aku tidak mengambil kesempatan ini, maka aku takut, aku akan mati." Xie xiyun berpikir dalam hati Matanya menatap dalam-dalam ke arah harta yang akan segera muncul.
Menunggu hingga dampak awal mereda, ketiganya dengan pikiran tersendiri merencanakan hal-hal.
Seorang pria tua, seorang pemuda, dan seorang perempuan dewasa menatap bersamaan ke arah harta di atas gunung.
Pria tua berpakaian serba hitam adalah yang pertama bergerak. Langkahnya yang aneh, mencegahnya terkena serangan petir yang disebabkan oleh roh yang ada di dalam harta.
Terlihat bahwa dirinya sangat berpengalaman dalam mengambil harta di tingkat seperti ini.
Bergerak santai, akhirnya ia telah sampai ketempat harta itu berada.
"Tidak buruk. Harta ini memang cocok untuk perayaan pertama raja ini." ucapnya sambil menimbang-nimbang harta.
"Lihat bagaimana kau akan tetap mempertahankan senyummu dengan harta itu" kata Shouyu dengan senyum diwajahnya.
Ia mengambil mutiara biru yang sangat berkilau, dilayar sistem benda ini menunjukan:
['Mutiara penyimpan elemen']
[ Mutiara ini digunakan untuk menyerap elemen milik alam. Selain elemen atau mana dari alam, itu tidak akan berfungsi.]
Shouyu kemudian menyalurkan qi nya ke mutiara biru.
Kekuatan hisap yang kuat menyebar ke segala arah menyelimuti kawasan hutan.
"Apa?! harta yang kuat! seru Xie xiyan saat melihat efek magis mutiara biru dari kejauhan.
Melihat efek magis mutiara biru, dia kembali ragu-ragu dan memutuskan untuk mengamati keduanya.
Hisapan yang kuat juga mengejutkan pria tua.
"Darimana asalnya?" mencari titik pusat hisapan, tiba-tiba ia melihat pemuda berjubah merah dengan mutiara biru ditangannya.
'Bagaimana dia bisa lolos dari jangkauan spritualku? anak ini aneh pikirnya.
Ia menatap saksama benda yang seperti mutiara di tangan anak aneh itu.
'Meski hisapan itu kuat, itu tidak dapat menarik harta yang saat ini di tanganku.'
"Apa yang anak ini coba lakukan?" pria tua itu melihat dengan penuh minat.
Seiring bertambah waktu hisapan semakin kuat, perlahan lahan ia menarik petir disekitarnya. Beberapa saat kemudian, ia menyadari ada sesuatu yang salah.
"Tidak baik, anak ini akan mengambil semuanya." Ia segera turun dengan kecepatan penuh melesat seketika ke bawah gunung.