
Gadis suara juga meninggalkan kartunya dimeja, memberi pesan singkat jika dia menemukan sesuatu yang menarik hubungi saja dia.
Orang-orang mulai bubar setelah melihat Lin feng tidak menjual apa-apa lagi.
Prajurit kekaisaran berjalan ke arahnya.
"Hei, sepertinya kau orang baru disini? " dia berkata dengan wajah tidak senang.
Lin feng mengabaikannya, ia menyimpan emas disakunya." ayo, kita pergi budian."Lin feng menggosok kepalanya.
Lin feng dan Budian berjalan melewati prajurit itu.
"Tunggu! " prajurit itu meletakkan tangannya diatas pundak Lin feng.
Lin feng terpancing.sudah beberapa kali orang menghentikannya dan dia bersabar.kali ini, Lin feng benar-benar akan melampiaskan amarahnya.
" Kenapa? "
Merasakan pundaknya di remas, Lin feng menepis tangannya.ia menatap tajam ke mata prajurit itu." Kau punya masalah denganku?" ia bertanya.
Prajurit mengerutkan kening, baru kali ini dia bertemu orang yang tidak menghormati dia.bahkan 2 orang legendaris tadi tidak berani melakukan banyak hal di wilayahnya.
"Kau.. ", dia baru saja akan menekan Lin feng ketika sebuah masalah terjadi diwilayahnya.
" Lapor kapten, sebuah perkelahian terjadi!" seorang pemuda kekar berlari ke arahnya tergesa-gesa.
Dia terpaksa pergi, membawa anak buahnya bersamanya.
Lin feng tidak peduli padanya. dia dan muridnya pergi mencari penginapan.
_______
"Selamat datang di penginapan bulan biru"
Gadis cantik menyambut kedatangan Lin feng beserta muridnya.Lin feng tersenyum dan langsung memutuskan untuk menginap di tempat ini.
"permisi, kami ingin menginap selama 5 hari." katanya pada gadis itu.
Vivi tersenyum dan menjelaskan peraturan-peraturan penginapan bulan biru.
"Pembayaran dilakukan setelah masa inap selesai.jika tuan ingin menambah waktu, tuan harus membayar terlebih dahulu.makanan terpisah dari harga kamar.3 kali makanan kami kenai biaya 3 perak.kami juga menyediakan pemandian air panas.... "
Lin feng menganggukkan kepalanya, dalam hatinya dia memuji betapa lengkapnya penginapan bulan biru ini.
Vivi berhenti berbicara, lalu memberikan kartu kamar.dia membawa Lin feng ke kamarnya.
" Jika ada yang tuan butuhkan silahkan tekan saja tombol ini." Vivi menunjuk sebuah tombol merah dan pergi dengan senyuman.
"Tunggu! "
Vivi menghentikan langkahnya, berbalik dengan penuh tanda tanya di wajahnya.
Lin feng mengambil 1 perak dari sakunya dan memberikannya pada Vivi.
" Tip untukmu."
Vivi terkejut,dia tidak pernah di berikan uang seperti ini.merasa terganggu, vivi bertanya pada Lin feng.
"Mengapa tuan memberikan uang padaku?dan apa itu tip? "
Lin feng terpana, dia tidak menyangka orang-orang disini tidak tahu apa itu tip.
" Tip adalah penghargaan untukmu karena melayaniku dengan baik."
Vivi tersipu, dia senang dengan dirinya bahwa dia dapat melakukan tugasnya dengan baik.
Mengambil koin perak, vivi membungkukkan badanya dan berterimakasih.lalu dia pergi dengan cepat.
Lin feng tersenyum dan masuk ke kamar bersama Budian.meletakkan jubahnya di gantungan di samping pintu, ia duduk di tempat tidur dan merenungkan rencana berikutnya.
Budian tidak mengganggu gurunya.ia melompat ke ranjangnya dan berguling-guling disana.perasaan lembut ini adalah hal baru baginya.
Lin feng melihat panel sistem, dan membuat keputusan.ia berdiri dan berkata pada muridnya," budian, guru akan keluar sebentar. jangan pergi dari penginapan, tunggu guru disini. "
Budian menganggukan kepalanya dan berjanji tidak akan pergi. Lin feng meraih jubahnya dan keluar dari kamar.
Keluar dari pintu utama, Lin feng berjalan santai ke arah klan xiao.setelah bertanya-tanya, Lin feng tahu dimana kediaman klan xiao.untuk masuk kesana ternyata tidak sesulit itu,klan xiao termasuk klan yang terbuka.
Klan terbuka yang dimaksudkan disini adalah klan yang mengizinkan orang luar masuk ke klan mereka.tentunya, apa yang diperlihatkan hanyalah bagian terluar dari klan.
Berpindah sisi, karakter utama kita, Shouyu telah tiba di gunung yujing.
_________
Beberapa saat yang lalu Shouyu bersama sang putri qingyu telah tiba di gunung yujing.
"Sekarang apa?? aku tidak bisa membawamu naik." putri qingyu bertanya dengan penuh minat kepadanya.
Shouyu yang berada disampingnya menoleh,
"Aku tentu saja tahu bagaimana cara untuk naik." ia tersenyum dan maju selangkah ke depan.
Di depannya terdapat kabut ungu yang sangat tebal.saat Shouyu maju kabut itu menjauh dan meninggalkan area kosong di sekitarnya.
Mulut putri qingyu terbuka, dia memandang pemandangan itu dengan heran.
"Shouyu, bagaimana kau melakukannya? "
Putri qingyu melihat dia tidak berbalik dan terus maju kedepan, meninggalkan kabut ungu yang tidak bisa ditembus olehnya.
" Bajingan, jangan meninggalkanku." dirinya ikut melangkah ke dalam pusaran kabut ungu yang tiada habisnya.
Setelah masuk kedalam, indra pendengarnya hilang.putri qingyu mengangguk sadar, mengapa Shouyu mengabaikannya walaupun jarak mereka tidak berjauhan.
Qingyu melihat sekelilingnya, semua pandangannya berisi kabut ungu.
Dia mencoba menghilangkan kabut dengan mananya tapi tidak berhasil.tidak punya pilihan, qingyu membangunkan serigala dipundaknya.
"Lucy, lucy,... " dia menggoyakkan tubuhnya dengan lembut.
Lucy tidak tahan lagi, lalu membuka matanya.
" Huaaah.. berhenti menggoyangkan tubuhku qing,aku telah bangun." katanya dengan malas.
Qingyu menarik tangannya, dan bertanya selagi dia terjaga. "Lucy, bisakah kau menyingkirkan kabut ini?"
"Tidak.tapi aku bisa menunjukkan dimana budakmu." katanya.
Qingyu mengerukan keningnya, "dia bukan budak Lucy."
"Lalu apa dia? dia selalu mengikutimu,jika bukan budak, lalu apa? "
"Dia itu temanku, penyelamat hidupku."
"Penyelamat?bahkan jika dia tidak datang saat itu aku akan membantumu."
Qingyu menggelengkan kepalanya, tidak ingin berdebat lagi.
"Tunjukkan dimana Shouyu" katanya pelan.
Lucy mendengus, "Berbalik ke belakang, maju 5 langkah.belok ke kanan 10 langkah."
Qingyu mengikuti perintahnya.dia tiba ditempat yang ditunjuk Lucy.di dalam pandangannya, tetaplah kabut ungu tebal.
" Apakah dia di depanku? "
Lucy mengerutkan keningnya," auranya menghilang."
Pada saat yang sama, Shouyu berada ditempat yang aneh.ia di kelilingi oleh bangunan romawi kuno dimasa eropa dunianya sebelumnya.
"Sistem periksa barang disampingku! " perintahnya
Beberapa detik berlalu, tidak ada tanggapan dari sistem miliknya.ia terus mencoba,
" Sistem, periksa barang di sampingku! "
Beberapa kali pengulangan, tetap saja tidak ada respon dari sistemnya.
" Tempat ini tidak sesederhana kelihatannya.
sistem yang terlihat Maha kuasa menghilang semenjak aku berada disini."
"Tapi,itu juga hal yang baik.sistem ternyata memiliki kelemahan tersendiri.lagipula aku tidak tahu, apakah sistem ini benar-benar baik atau jahat."
Shouyu punya sebuah tebakan besar, tapi selama ini ia tetap menyimpannya jauh di dalam pikirannya.