
Li mengfei tiba-tiba merasakan bahaya yang sangat kuat. Dia mengayunkan pedangnya dengan cepat dan membelah semua akar yang menghalangi pandangannya.
"Itu?! " nafasnya tercekat. Dia belum pernah merasakan kekuatan yang seganas ini sebelumnya!
Mana alam yang ada di udara tertelan oleh kekuatan gelap yang ada pada tombak itu. Mengacaukan semua hukum di udara, membuatnya kesulitan untuk mengendalikan mana miliknya sendiri!
"Ini, kekuatan iblis terkutuk dalam legenda! Kau berkolusi dengan iblis?! Kamu sudah gila!
Li mengfei histeris. Dia berteriak ketakutan pada kekuatan tombak itu.
"Mau aku berkolusi atau tidak itu bukan urusan yang dipikirkan oleh orang mati! "
Xiyun berkata dengan dingin. Dengan kekuatan terakhirnya, Xiyun menjatuhkan tombak.
" Jangan berpkir kau telah menang!" Li mengfei menunjuk pedangya ke langit. Kekuatan yang sangat kuat berkumpul pada ujung pedang dan bersinar dengan sangat terang.
"Kekuatan suci, saint blade " Ia menebas dan bentrok dengan tombak.
Tapi sayangnya, ia masih kalah dengan kekuatan kutukan mematikan yang sudah ada sejak dahulu kala.
Bahkan sebelum sekte pedang luar biasa itu ada kekuatan kutukan telah berjaya, memasuki sejarah-sejarah manusia berjuta-juta tahun yang lalu.
"PUUUUGH!! " Li mengfei memuntahkan darah. Wajahnya pucat pasi.
Ia menatap tombak itu dengan putus asa. Beberapa detik sebelum kematiannya, dia membuat tanda tangan aneh dan tersenyum aneh.
" Bahkan jika aku mati, kamu tidak akan hidup dengan mudah, hehehehaha"
Sebuah cahaya yang terpancar dalam diri Li mengfei dan menyelimuti alam sekitarnya, membutakan langit dan bumi.
Xiyun menutup mata. Ledakan yang sangat keras mengguncang bumi hingga gunung pun bergetar.
______
3 kilometer dari gunung, seorang pemuda tampan diselimuti dengan jubah merah megah duduk pada batu besar di tepi sungai.
Di sampingnya, seorang gadis cantik berusaha memanggang ikan dengan sempurna.
Tiba-tiba goncangan kuat terjadi. Ikan di tangan gadis cantik itu jatuh ke api pembakaran membakarnya dengan hebat. Wajahnya mengkerut dan di ambang meledak.
Pemuda itu melompat dari batu dan berdiri dengan kokoh di tanah. Seolah menyatu dengan mereka.
Ia membuka mata dan melihat ke gunung yang telah ditinggalkan sebelumnya.
"Kekuatan nascent soul? " ucapnya pelan.
Gadis cantik itu melirik pemuda tampan dengan mata penuh kejutan. Seakan bertanya-tanya mengapa seorang selemah dirinya bisa merasakan kekuatan itu dengan benar.
" Sudah kuduga. Dia memang reinkarnasi sosok perkasa. Di puncaknya ia pasti setara atau lebih tinggi dari ayahmu Qing." sebuah suara berdengung di telinga gadis cantik itu.
"Mungkin kamu benar. " jawab gadis itu lirih.
" Kakak senior, haruskah kita kembali? " tanya Qingyu pada pemuda itu yang tidak lain adalah Shouyu.
Shouyu merapikan pakaiannya, lalu menggelengkan kepala." Tidak, teruskan. Kita tetap pergi ke lembah tak berpenghuni yang kamu sebutkan. " katanya.
Qingyu menganggukan kepala. Ia melihat ikan panggangnya yang gosong penuh dengan bercak hitam menjijikan dengan sedih dan jengkel.
Dengan menahan sebagian kekuatannya, ia butuh 1 jam untuk menangkap ikan dan setengah jam untuk mempersiapkan dan memanggangnya. Waktu dan perjuangannya menjadi sia-sia.
Shouyu melangkah maju dan menepuk kepala Qingyu dengan lembut. "Tidak apa-apa. Masih banyak kesempatan untuk memanggang ikan seperti ini." katanya dengan penuh kasih.
Qingyu menatap mata pemuda di depannya. Mata yang jernih dan penuh dengan tulusan menyentuh hatinya yang membeku.
Semenjak dia dilahirkan menjadi putri dari sebuah kerajaan, dia terpaksa memakai topeng imajinatif untuk menutupi semua sifatnya yang asli. Topeng itu penuh dengan kedinginan dan kedengkian akan banyak hal.
Sampai ketika dia diberi misi pertama kali untuk keluar dari kerajaan dan sangkar burungnya, Qingyu bisa melihat indahnya dunia.
Meski misinya sulit, berkat bantuan dari teman di dalam dirinya dan otaknya yang cerdas ia berhasil menyelesaikan misi dengan lancar dan cepat. Mengambil kesempatan itu, ia melatih dirinya sendiri dan menyegel tingkat kultivasinya yang tinggi untuk merasakan lebih banyak emosi.
Qingyu mengedipkan matanya, ia terkikik dan menjaga jarak dari Shouyu.
"Tangan kakak senior bau" katanya dengan senyum menggemaskan.
Bibir Shouyu berkedut. Menarik napas dalam-dalam dia hampir tidak berhasil menekan amarahnya.
Dia mengabaikan Qingyu dan kembali berjalan ke depan dengan mantap. Yang perlu disebutkan, dalam perjalanan ini ia berhasil menguasai keterampilannya dan membawa hal itu kedalam panel sistem.
[Nama: Shouyu
Tingkat kultivasi : puncak murid Qi
Keterampilan: Tinju naga api tingkat 1
Metode kultivasi : Teknik rahasia matahari tingkat 1
Harta: Jubah api harta tingkat kuning tinggi.
Mutiara petir harta tingkat mendalam tengah (1x) pakai.]
Beberapa harta acak terlalu rendah untuk masuk ke dalam panel sistemnya. Kecuali untuk mutiara petir yang dia dapatkan dari persaingan sengit melawan pak tua itu dan jubah api yang dikenakannya terdaftar dalam panel sistem.
Dalam perjalanannya Shouyu akhirnya menyempurnakan Tinju naga api miliknya dan keterampilan yang dibuatnya masuk kedalam panel sistem.
Dari yang dia ketahui dari gadis di sampingnya, tingkat keterampilan menunjang seberapa dalam pemahaman tuan rumah mengenai teknik itu.
Juga sama halnya dengan metode kultivasi. Saat ini teknik rahasia mataharinya di tingkat pertama. Jika dia ingin naik ke ranah pendirian yayasan dia perlu menaikkan metode kultivasinya ke tingkat selanjutnya dengan cara yang sama dengan keterampilan yaitu dengan pemahaman.
"Kakak senior, tunggu~" Qing yu berlari dan berjalan berdampingan dengannya.
Qingyu mengedipkan mata dan bertanya dengan lembut tapi penuh makna, "Menurutmu senior, siapa yang bertarung di kedalaman gunung?"
Shouyu berpikir sejenak, " Seharusnya pembudidaya manusia. Mungkin itu konflik antara 2 desa di kedalaman desa kemudian salah satu dari desa itu 'mengundang' seseorang dari sekte besar."
Qingyu menutup mata sejenak lalu menatap Shouyu dengan menakutkan.
"Senior, jujurlah. Apakah kau adalah reinkarnasi dari sosok kuno itu? " Qingyu berhenti berjalan. Ia melepaskan aura abadinya dan menekan bumi hingga bermil-mil jauhnya.
Shouyu terpaksa berhenti karena tekanan dari alam yang lebih tinggi darinya. Organ dalamnya bergetar, kesadarannya berputar tapi semua itu tidak di ketahui oleh Qingyu.
Yang dilihatnya adalah seorang pemuda berdiri dengan mantap dan menatap lurus ke depan dengan keseriusan penuh. Bahkan ekspresinya tidak berubah sedikitpun karena tekanan darinya, seorang yang telah mencapai abadi.
:Qing! Cepat tarik auramu. Lihat, dia memang reinkarnasi dari sosok kuno itu. Jika kau terus menekannya seperti ini sosok kuno itu akan berbalik melawanmu! Bahkan aku tidak percaya diri untuk melindungimu jika itu terjadi. '
Qingyu mengabaikannya, masih menatap lurus ke mata pemuda yang di curigai sebagai sosok kuno yang telah lama hilang dari sejarah.