
Qingyu menganggukkan kepala, " Formasi disini diatur langsung oleh anggota keluarga kekaisaran, sudah pasti formasi ini sangat kuat dan fleksibel leluhur."
"Apakah ras naga memiliki formasi setingkat ini? " tanya Shouyu sambil menyipitkan matanya melihat sesuatu yang melayang di atas kota.
Qingyu membusungkan dadanya, sesuatu seperti buntalan bulat seolah-olah akan keluar kapan saja pakaiannya.
" Ras naga kami memiliki formasi lebih kuat dari ini, leluhur. Semua itu berkat perjuangan dari semuanya yang menjelajahi hampir seluruh dunia ini. "Qingyu berkata dengan bangga, tapi menyadari bahwa leluhurnya tidak memperhatikan dia.
Dengan wajah cemberut, Qingyu mencubit tangan Shouyu." Leluhur kamu sangat menyebalkan. "
" Hmm! Maafkan aku keturunanku. Aku sangat penasaran pada benda yang melayang di tengah-tengah itu. " kata Shouyu sambil mengarahkan pandangannya ke kubus hitam yang melayang di tengah kota.
Qingyu mengangkat alisnya," Itu hanya inti dari formasi. " jawab Qingyu sinis.
Shouyu mengabaikan jawaban asal-asalan dari gadis ini. Dia mengerutkan kening," leluhurmu tidak berpikir sesederhana itu. Ada yang salah dengan kubus hitam ini. "
Entah kenapa, ketika Shouyu melihat kubus yanh melayang itu, perasaan buruk menyebar dan merasuki tubuhnya. Dia adalah orang yang percaya pada perasaannya dan merasa lebih baik pergi secepatnya dari kota ini.
Qingyu yang mendengar hal itu memasang wajah serius. "Tidak sederhana?"
"Entahlah, aku hanya merasa begitu ketika melihat kubus itu. Ayo, sebaiknya kita pergi dari kota ini. " kata Shouyu dengan cepat.
Qingyu menganggukkan kepala. Dia sangat percaya pada perasaan leluhurnya yang telah kembali ini. Bahkan dia sendiripun sangat mempercayai perasaannya terhadap sesuatu yang buruk.
Qingyu memimpin jalan, melewati jalan utama yang hiruk piruk.
Sebelum memasuki kota ini, Shouyu sudah mengingatkan Qingyu untuk memakai kerudung dan menutupi rambutnya serta jubah lebar dan tebal untuk menutupi sosoknya yang luar biasa.
Itu hanya agar memasuki lembah tak berpenghuni dengan cepat. Shouyu tidak ingin ada godaan dari holigan yang menghambat perjalanan mereka.
Tapi, ia tidak mempertimbangkan bahwa bukan hanya perempuan cantik saja yang digoda tapi juga laki-laki tampan seperti dirinya. Sudah terlambat untuk menyesal ketika seorang holigan penuh dengan tato merah berhenti di depan mereka.
'Hal ini tidak dapat di hindari bukan? ' kata Shouyu dalam hati.
Dalam sekejap, ia mengetahui tingkat kultivasi holigan penuh tato ini yang mengejutkan adalah pembudidaya tahap pendirian yayasan awal.
Shouyu melihat sekeliling dan sadar bahwa mereka saat ini berada pada jalan kecil yanh sepi pejalan kaki.
'Orang acak yang di temui ternyata adalah master pendirian yayasan? Sungguh, di kota ini Pembudidaya tidak lebih dari kubis.
Dia baru saja menyadari hal ini ketika dia memeriksa holigan di depannya. Ketika berada pada jalan utama, Shouyu tidak berani menggunakan kemampuan sistemnya untuk mendeteksi kultivasi orang disekitarnya. Karena dia takut akan ada keberadaan kuat yang dapat merasakan kemampuan sistemnya.
Shouyu maju di depan Qingyu dan menatap holigan itu dengan pandangan tidak ramah.
"Ada sesuatu? " tanyanya.
Holigan dengan tato itu menatap Shouyu dalam-dalam dan berkata dengan suara berat,
" Tampan, bagaimana jika kamu ikut denganku?"
Holigan itu adalah laki-laki paruh baya. Ia menatap Shouyu dengan ekspresi tertarik dan jatuh cinta.
Shouyu terkejut sampai ke intinya. Dia mundur dan menabrak Qingyu terkikik di belakangnya.
Dia menunjuk holigan itu dan bertanya dengan jari suara bergetar dan tidak stabil, "Ak-aku tidak salah dengar kan? Dia benar-benar memggodaku?" Shouyu mengigil, rasa jijik memenuhi hatinya. Dao cahaya yang baru saja dia pahami membuncah ingin keluar dan membasmi hama ini.
Qingyu tertawa terbahak-bahak melihat wajah panik leluhurnya.
Wajah Shouyu menjadi hitam, "Diam! Aku akan membunuhnya!"
Kekuatannya pada puncak murid qi tapi berkat dari dao cahaya yang dia pahami yang bahkan lebih kuat dari pemahaman Qingyu membawa kekuatan aslinya jauh melampaui ranah murid qi.
Shouyu memadatkan kekuatan cahaya di tangannya. Dengan mata amarah yang sangat besar ia melemparkan kekuatan itu pada holigan busuk ini dengan sangat kuat dan juga cepat.
Holigan itu tidak menyangka pemuda tampan di depannya sangat ganas ketika hanya dengan sedikit godaan. "Kau sangat manis." kata pemud itu sambil tersenyum percaya diri.
Holigan itu mengangkat tangannya, dan perisai besi hitam menutupi bagian depan dirinya. Terlihat bahwa dia sangat santai dan tidak menganggap serangan Shouyu begitu banyak.
Terlambat untuk menyesal. Dao cahaya adalah salah satu dari Dao paling sulit untuk dipahami, bahkan untuk menggunakannya harus memiliki afinitas yang tinggi terhadap mana cahaya.
Cahaya yang di lemparkan olehnya membentuk sebuah penusuk yang bagian depannya sangatlah runcing.
Penusuk itu mengenai dinding besi yang dibuat oleh holigan itu, menembusnya seolah-olah itu adalah kertas dan memaku leher holigan itu ke tanah.
Seketika tanah penuh darah, mata holigan itu terbuka lebar seakan tidak percaya mengapa serangan dari orang yang hanya di ranah murid qi bisa sekuat ini.
Shouyu mengedipkan mata. Hatinya sedikit bergetar ketika dia melihat kematian yang mengerikan itu. Tapi dia dengan cepat tenang ketika mengingat betapa menjijikannya holigan itu. Dia pantas mendapatkannya.
Qingyu berhenti tertawa dan memuji leluhurnya.
"Leluhur sangat hebat. Ketika kamu hanya ranah murid qi belaka, kamu dapat menyikat mana cahaya sesuai kehendakmu, itu sangat jarang leluhur. "
" Bukankah hal itu normal untukmu? Jangan melebih-lebihkannya keturunanku. "
Qingyu cemberut, dia berdiri dan menatap leluhurnya dengan permusuhan.
Shouyu mengabaikannya," Ayo, pimpin jalan keturunanku. Aku khawatir teman dari holigan ini akan segera datang. "
Qingyu tidak menjawab Shouyu, ia hanya berjalan dengan wajah panjang.
Shouyu mengangkat bahu dan berpikir wanita ini sangat merepotkan.
_________
" Semuanya adalah pedang! " bocah laki-laki botak berteriak dengan keras.
Bocah itu memegang pedang kayu dan mengangkat pedang itu, mengarahkannya ke atas.
Beberapa saat setelah dia mengucapkan kalimat, angin berdesir. Daun pepohonan jatuh dan mengelilingi bocah itu.
Bocah itu tersenyum, ia menunjuk ke sebuah pohon yang agak besar. Segera daun-daun mengelilingi pohon itu dengan cepat.
"Tebas! " perintahnya.
Daun-daun yang terlihat lemah secara mengejutkan mengiris pohon itu dan berputar terus menerus membentuk rotasi dengan pohon itu di tengahnya.
Beberapa saat kemudian daun itu jatuh ke tanah tanpa kekuatan. Pohon yang ditunjuk memiliki banyak sayatan di batangnya seolah-olah seseorang menyayatnya dengan pisau terus menerus.
Bocah laki-laki berlutut di tanah. Napasnya tidak menentu dan banyak keringat menitik ke tanah.
" 10 detik, itu rekor baru Budian. " Seorang wanita yang sangat cantik berkata dari belakang bocah laki-laki botak itu.