
Sore harinya, Ririn sudah berada di rumahnya. Ia pun langsung masuk ke kamarnya membersihkan diri. Setelah itu, ia melihat-lihat foto di galerinya yang membuatnya senyum-senyum sendiri. Yah, foto itu diambil beberapa menit setelah ia dan kak Yusuf jadian.
"Hihi, lucu juga yah ekspresinya kak Yusuf," batin Ririn.
Tintiww.. tintiw.. tintiw..
Tanda telepon masuk ke handphone Ririn.
"Assalamualaikum. Ya Ana, ada apa? Tumben nelpon. Gak biasanya nih," kata Ririn heran.
"Wa'alaikumussalam. Rin, tahu gak. Besok dia ngajak aku ketemuan. Katanya ada sesuatu yang ingin dia sampaikan," suara Rianti yang jauh disana terdengar seperti orang yang sedang jatuh cinta.
"Dia? Dia siapa An?"
"Ish, ish, ish. Ririn. Kamu lupa ya. Itu loh, yang aku ceritain sama kamu waktu lalu. Masak ia kamu lupa."
"ohh, itu. Terus, terus?"
"Ya Iyah, aku mau ngajak kamu. Temenin aku yah. Aku masih malu soalnya kan ini baru pertama kali."
"Aku gak bisa Ana. Pesanan buket untuk besok lagi padet. Jadi aku mau bantu mama di toko. Maaf yah. Lain kali aja."
"Yah, okelah. Gak apa-apa."
"Kalau orangnya gak sesuai ekspektasi kamu, bilang yah. Hahahahaha," Ririn tertawa meledek Rianti.
"Ririn......," Rianti menjawab dengan nada kesal.
"Hahahahaaa. Okey. Aku tutup dulu yah telponnya. Soalnya mau buat buket malam ini. Besok sisa di anter."
"Iya Rin. Byeee. Assalamualaikum "
"Wa'alaikumussalam byeee An."
⭐⭐⭐
Hari ini hari Ahad. Yah, pastinya hari yang paling ditunggu-tunggu untuk orang yang ingin berlibur. Tapi tidak bagi Ririn. Hari ini adalah hari sibuk. Pesanan buketnya banyak. Dan ia akan mengantarnya ke rumah-rumah pelanggan.
Saat ini dia sedang berada di rumah salah satu pelanggannya. Rumah dengan desain sederhana yang didepannya terdapat taman bunga mini yang disusun dengan rapi. Ririn mengetuk pintu rumah tersebut.
Tok...tok...tok...
“Assalamualaikum, permisi.” Salam Ririn
“Assalamualaikum. Ada orang tidak? Kok ga dijawab sih, apa mungkin rumahnya kosong?”
Bukannya mendapatkan jawaban salam balik, Ririn dibuat terkejut dengan kedatangan seorang lelaki dibelakangnya.
“Ada apa?” Tanya lelaki tersebut.
“Astaga kak bikin kaget aja. Terus juga ga jawab salam malah nanya ada apa. Jawab salam tuh wajib kak.”
“Hm, Wa’alaikumussalam.” Jawab lelaki yang Ririn tidak ketahui namanya
“Nah gitu dong kak. Oh iya kak pemilik rumah ini dimana ya? Dari tadi saya panggil panggil tapi ga ada yang jawab. Kakak tau pemiliknya siapa?”
“Saya pemilik rumah ini.”
“Oh jadi kakak yang pesan buket bunga ini? Yaudah ini kak buketnya.”
Lelaki tersebut langsung mengambil buket bunga itu dari tangan Ririn dan memberikan uang seharga yang disebutkan. Ririn pun langsung berterima kasih dan mengambil langkah untuk pergi dari rumah tersebut. Tetapi sebelum keluar, lelaki tadi mengatakan sesuatu yang membuat langkah Ririn terhenti.
“Andra.” Kata lelaki itu.
Melihat wajah Ririn yang seolah mengatakan ‘apa maksudnya’, dia melanjutkan perkataannya.
“Nama saya.” Setelah itu dia meninggalkan Ririn dengan wajah kebingungannya.
“Aneh” Batin Ririn.
⭐⭐⭐
“Mah, ada tamu ya?”
“Tamu kamu tuh.” Jawab ibu Ririn
“Hah? Tamu aku? Siapa mah? Rianti, Mikaila atau siapa mah?”
“Cowok” Jawab ibu Ririn dengan nada menggodanya.
“Cowok? Apa jangan-jangan....”
Tidak mempedulikan ibunya yang berteriak memanggilnya, Ririn langsung menuju ruang tamu untuk memastikan siapa lelaki yang datang ke rumahnya.
“Kak Yusuf?”
“Hai Rin” Sapa Yusuf dengan wajah yang tersenyum.
Bukannya senang Ririn justru menampilkan wajah takut.
“Kakak ngapain disini? Terus kakak ngomong apa sama mama? Kakak kenapa ga bilang sama aku?”
“Hey, tenang Rin. Iya aku minta maaf karena ga ngabarin kamu. Aku cuman mau izin sama mama kamu.”
“Izin? Jadi mama udah tau kalo kita pacaran? Terus respon mama gimana? Kakak kenapa ga ngasih tau aku dulu sih.” Kata Ririn dengan wajah marah, takut dan kecewa.
“Mama kamu udah restuin kita. Aku udah minta izin buat pacaran sama kamu.”
“Mama ga marah?” Tanya Ririn. Yusuf yang melihat wajah ketakutan gadis itu pun menjawab.
“Iya Rin mama kamu ga marah kok. Malahan dia bilang aku harus jagain kamu dan ga boleh sakitin. kamu. Mama kamu baik kok sama aku.” Jawab Yusuf dengan wajah tersenyum.
“Aku cuman takut mama kecewa sama aku. Aku belum ngasih tau dia tentang hubungan kita.”
“Udah tenang ya, nanti kamu bicara lagi sama mama kamu.” Jawab Yusuf menenangkan.
Setelah mendengarkan kata Yusuf, Ririn mulai berpikir jika hubungan keduanya terlalu cepat untuk diketahui oleh mamanya. Tapi jika tidak sekarang, cepat atau lambat, mamanya pasti akan tahu hubungan keduanya baik itu dari Ririn sendiri, Yusuf ataupun orang lain. Ririn tidak mau jika orang lain yang memberitahukan kepada mamanya tentang hubungannya dengan Yusuf.
Mama Ririn kini menghampiri keduanya dengan membawa nampan yang berisi minuman dan cemilan tadi.
“Kamu dari tadi mama manggil tapi ga dijawab jawab.” Kata mama Ririn dengan wajah kesalnya.
Bukannya menjawab Ririn langsung menghampiri Ibunya dan meminta maaf.
“Maafin Ririn mah ga ngasih tau mama soal ini. Ririn cuman mau nyampaein pas waktunya tepat. Maaf mah, maafin Ririn.”
“Mama maafin. Udah kamu ga usah minta maaf, mama minta sama kamu jaga batasan sama pacar kamu. Mama cuman gamau kamu terjerumus ke dalam hal yang ga baik Rin.”
Kini keduanya menangis, Ririn tahu kekhawatiran Ibunya yang tidak mau membuatnya salah jalan. Mamanya tahu pergaulan diluar sana yang akan membahayakan dirinya, anak yang suka keluar malam, perempuan yang hamil diluar nikah dan masih banyak hal-hal yang merugikan lainnya. Ibu Ririn tahu semua itu dan tidak ingin anaknya menjadi salah satu remaja seperti itu.
“Udah jangan nangis, kamu jelek kalo lagi nangis.” Canda Ibu Ririn
Ririn hanya terkekeh melihatnya. Tatapan Ibu Ririn kini beralih ke Yusuf.
“Tante minta kamu jagain Ririn jangan sampai kamu menyakitinya, dia anak satu-satunya yang tante punya. Tante harap kamu bisa memenuhi keinginan tante.”
“Iya tan, saya akan menjaga Ririn seperti yang tante katakan.” Jawab Yusuf dengan nada tegasnya.
⭐⭐⭐
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍