
Setelah sembuh dari sakitnya, akhirnya Rianti masuk sekolah.
"An, kamu sudah sembuh," teriak Ririn dari arah depan.
"Iya Rin. Alhamdulillah. Lihat nih, aku udah seger. Udah sehat," jawabnya.
"Eh, ngomong-ngomong, hari ini aku janjian sama cowok yang ada di aplikasi itu Rin. Kamu bisa kan temenin aku?" Tanya Ririn.
"Oh iya iya. Aku bisa An. Kebetulan hari ini pesanan buketnya lagi free kok," pinta Ririn.
"Oke. Kalau begitu, abis pulang sekolah kita langsung ke taman yah. Katanya dia nungguin disana nanti."
"Oke. Yuk masuk kelas."
"Yuk."
⭐⭐⭐
Triiiiing.....
Bel pulang sekolah berbunyi. Ririn dan Rianti bersama-sama menunggu angkot. Kali ini, Rianti pulang naik angkot karena ia dan Ririn akan pergi ke taman. Ia juga sudah bilang kepada supirnya agar tidak di jemput terlebih dahulu karena ada urusan penting.
"An, kamu sudah bilang belum sama supir kamu kalau kamu jangan dijemput dulu."
"Aman Rin. Aku sudah telepon pak Riki kok," jawab Rianti pada Ririn.
"Oke kalau gitu, yuk kita berangkat. Tuh, angkotnya sudah ada di depan tuh."
⭐⭐⭐
Kurang lebih lima belas menit, mereka akhirnya tiba di taman.
Terlihat ada seorang laki-laki yang tengah menunggu sambil duduk di dekat pohon. Sambil sesekali memainkan ponselnya seperti sedang menunggu kedatangan seseorang.
Ririn dan Rianti akhirnya berjalan ke taman itu. Namun, setelah mereka hampir tiba di tempat duduk yang diduduki oleh laki-laki tadi, kaki Ririn tiba-tiba tersandung.
"Aww, sakitt.."
Ririn memegang kakinya yang kesakitan. Ririn tidak sengaja menginjak kayu runcing yang ada di depan mereka sewaktu berjalan karena terlalu sibuk memperhatikan laki-laki yang duduk tadi.
"Rin, kamu kenapa?"
"Aduh, An. Aku tidak sengaja menginjak kayu ini. Aduh, sakit An," rengek Ririn sambil menahan sakit di kakinya.
"Duduk dulu yuk. Aku obatin dulu. Oh iya, aku bawa minyak kayu putih. Kita berikan ini dulu yah supaya kakimu mendingan."
"Aww.. pelan-pelan An," teriak Ririn kesakitan.
"Uh, iya An. Tapi masih sakit."
"Kalau gitu, kita duduk disitu saja," kata Rianti sambil menunjuk tempat duduk yang tadi di duduki oleh seorang laki-laki.
Namun, ia dan Ririn langsung tersentak kaget. Kursi itu sudah kosong. Yang ada hanyalah sebuah buket bunga yang berwarna pink muda.
"Eh, cowok yang tadi kemana yah? Apa jangan-jangan itu bukan dia yah?"
"Iya yah An. Kok langsung pergi pergi aja. Uh, sakit."
"Eh maaf Rin. Yuk duduk dulu."
Mereka pun duduk berdua di kursi tersebut. Ririn masih kepikiran dengan cowok yang tadi. Sepertinya ia mengenal cowok tersebut.
"Sepertinya dari gaya rambut belakangnya, aku kenal orang itu. Tapi siapa yah," batinnya.
Ia masih penasaran dengan cowok dating nya Rianti. Ririn terus berpikir sambil mengipasi kakinya yang masih sakit.
⭐⭐⭐
"Gimana Rin, kaki kamu udah baikan? Kita pulang aja yah kasian kamunya."
"Tapi kamu gimana? Aku kan kesini..." Belum sempat Ririn melanjutkan omongannya Rianti langsung memotongnya.
"Udah soal itu gampang. Yang penting sekarang kamu harus pulang biar kamu istirahat."
Akhirnya mereka berdua pulang tanpa bertemu dengan sosok laki-laki yang Rianti kenal di aplikasi dating. Mereka menggunakan taksi menuju ke rumah Ririn.
"Aku pulang dulu ya Rin. Kamu cepat sembuh ya dan maaf karena aku kaki kamu jadi kayak gini." Kata Rianti yang saat ini berada di rumah Ririn.
"Iya gapapa kok An, ini bukan salah kamu. Aku sakit karena kecerobohan aku sendiri. Makasih ya udah nganterin aku pulang sampai rumah. "
Setelah berpamitan dengan Ririn, Rianti langsung meninggalkan pekarangan rumah Ririn.
"Orang tadi kayaknya ga asing deh. Dia mirip, siapa yah? Gayanya aku kenal banget. Tapi siapa? Aduh Rin ngapain pusingin soal itu sih." Ririn menggerutu sendiri, dia masih penasaran dengan sosok laki-laki yang dilihatnya di taman tadi.
⭐⭐⭐
Hmm, kira-kira itu siapa ya? Apa mungkin cowok itu adalah cowok yang dikenal Ririn? Atau hanya pemikiran Ririn saja? Ahhh, penasaran. 😅
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍