The Story Of Miss Buket

The Story Of Miss Buket
Bab 20 Misbuk



"Putusin perempuan tadi." Kening Fatah mengkerut. Dia tidak mengerti dengan ucapan laki-laki di depannya.


"Maksudnya?"


"Putuskan atau kamu berurusan dengan saya."


"Kenapa kakak meminta saya untuk memutuskan kekasih saya? Apa urusannya dengan kakak? Dan kakak ini siapa menyuruh saya melakukan hal itu?" Tanya Fatah dengan bahasa formal dan memanggil kakak karena merasa laki-laki yang ada di depannya lebih tua darinya.


"Saya Andra. Kakak perempuan yang menjadi kekasihmu saat ini." Ya, Andra adalah kakak Rianti. Sebelumnya Andra sudah menanyakan kepada adiknya apakah benar dia mempunyai kekasih. Dia tidak mungkin diam saja setelah mengetahui jika adik kesayangannya mempunyai pacar. Dia akan mencari tahu tentang siapa laki-laki yang menjadi pacar adiknya.


Fatah sangat terkejut mendengarnya, jadi dihadapannya ini adalah calon kakak iparnya.


"Kakaknya Rianti? Hai kak. Kenapa kakak bisa tau saya pacarnya Rianti?"


"Tidak perlu tahu. Saya hanya meminta kamu untuk memutuskan hubungan dengan adik saya." Jawab Andra dengan tegas.


"Kenapa kak? Saya dan Rianti baik-baik saja. Tidak ada masalah dalam hubungan kami." Jawab Fatah.


"Tidak ada masalah?" Andra mendengus mendengar ucapan Fatah. Baik-baik saja katanya? Tidak ada masalah?


"Iya kak. Maaf tapi kakak gak berhak ikut campur dalam hubungan saya dan Rianti." Setelah mengatakan itu, Fatah berbalik dan mulai meninggalkan Andra. Tapi langkahnya terhenti ketika mendengar Andra menyebutkan nama lengkapnya.


"Yusuf Al-Fatahillah. Mempunyai seorang adik laki-laki. Dan memiliki dua kekasih." Andra menekan kata terakhirnya. Dia geram dengan sikap Yusuf yang dengan santainya mengatakan 'tidak ada masalah' dalam hubungannya dengan sang adik.


Andra tahu siapa Fatah atau yang biasa dikenal dengan nama Yusuf itu. Dia mencari tahu tentang siapa sebenarnya Yusuf ketika dengan sengaja mengikuti sang adik untuk bertemu dengan kekasinya dan ternyata dia berhasil mencari informasi itu.


Dia pernah melihat Yusuf berdua dengan gadis yang pernah mengantarkannya buket di rumah miliknya. Andra berpikir mereka hanya teman biasa, tapi ternyata dugaannya salah. Beberapa hari yang lalu dia melihat adik kekasihnya ini berbelanja dengan gadis yang sama.


"Kakak jangan asal nuduh ya. Saya tidak pernah menduakan Rianti." Ucap Yusuf masih pada pendiriannya yang tidak pernah selingkuh, katanya.


"Cih masih bisa berbohong? Putuskan atau saya akan pake cara kekerasan." Kata Andra yang mulai emosi.


"Saya tidak berbohong kak. Saya tidak mungkin... "


Bugh!


Suara pukulan terdengar begitu keras, pelakunya adalah Andra. Dia marah, kesal, kecewa bercampur menjadi satu. Dia memukul Yusuf karena sudah emosi dengan tingkah laku laki-laki di depannya. Mengapa dia tidak mengatakan sejujurnya? Padahal Andra hanya ingin mengetahui semua itu dari mulut Yusuf. Tapi laki-laki yang menjadi kekasih adiknya itu terus saja berbohong, dia tidak mau mengakui kesalahan yang diperbuatnya.


"Saya melihat kamu dengan gadis itu, apa susahnya mengakui kesalahan yang kamu perbuat hah?" Saat ini Andra benar-benar emosi. Dia tidak bisa menahan kekesalannya terhadap Yusuf.


"Sa-saya tidak berbohong kak." Kata Yusuf dengan terbata-bata karena merasakan sakit pada pipinya yang di pukul tadi.


Andra hendak melayangkan pukulan lagi, tetapi berhenti karena teriakan seseorang. Dia langsung melepas kerah baju Yusuf dan menghempaskannya.


Andra yang melihat pemuda itu menghampiri, segera pergi dari sana. Tapi sebelum itu dia berhenti dan berkata kepada Yusuf.


"Saya tunggu kejujuran kamu. Beritahu adik saya semua kebohongan yang kamu lakukan. Saya memberikan kamu waktu satu minggu." Setelah mengatakan itu, Andra langsung bergegas pergi.


"Kak, kakak di apain tadi sama orang itu?" Jawab Ilham dengan napas yang masih ngos-ngosan. Dia mengatur napasnya sebentar dan kembali menatap sang kakak.


"Gapapa Ham." Jawab Yusuf dengan meringis.


"Gapapa gimana kak, itu muka kakak luka." Ilham kesal mendengar jawaban sang kakak. Luka yang ada di pipinya terbilang cukup parah, tapi kakaknya itu mengatakan jika dirinya baik-baik saja.


Orang yang berteriak tadi adalah Ilham. Dia dan Yusuf bersaudara. Tidak banyak yang tahu kalo mereka itu adik kakak.


"Ayo kak, kita pulang." Ajak Ilham.


Mereka berdua masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Ilham. Keheningan terjadi dalam mobil tersebut, Ilham ingin menanyakan tentang kejadian tadi tetapi melihat kondisi kakaknya yang terdiam, Ilham memilih untuk diam juga. Sedangkan Yusuf, dia masih memikirkan pertemuannya dengan kakak kekasihnya.


Dia terkejut karena semua kebohongannya diketahui oleh Andra. Andra mengetahui hubungannya dengan Ririn. Tapi bagaimana bisa? Padahal dia sudah menyembunyikannya rapat-rapat. Dia jadi bingung sekarang.


Sesampainya di rumah, mereka berdua masih bungkam. Yusuf memilih memasuki kamarnya. Ilham bertanya-tanya dalam hati, mengapa kakaknya diam-diam saja? Bukannya Ilham mau ikut campur dengan urusan kakaknya, tapi dia hanya kebingungan melihat tingkah laku Yusuf hari ini.


Biasanya Yusuf langsung menceritakan kejadian yang dilakukannya seharian. Tapi kali ini dia sangat berbeda dan bertingkah aneh. Tak mau memusingkan hal tersebut Ilham juga masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan diri dan beristirahat.


⭐⭐⭐


Keesokannya Ririn berangkat sekolah dengan wajah murungnya. Matanya sedikit membengkak dan terlihat sembab. Dia masih mengingat kejadian kemarin, dirinya masih sakit hati dengan kejadian tersebut.


Saat ibunya melihat kondisinya, Ririn terpaksa berbohong dengan mengatakan jika dirinya menonton drama kesukaannya yang dimana pemeran utamanya meninggal maka dari itu sampai menangis hingga membuat matanya seperti ini.


Dia tidak mau jika ibunya tahu penyebab semua ini adalah kekasihnya. Dia tidak mau melihat ibunya sedih.


"Rin, mata kamu kenapa?" tanya Rianti dengan wajah khawatir.


"Ah gapapa An. Semalam aku nonton drakor trus ending nya si cowok nya tuh meninggal jadi aku nangis karena sedih banget hehehe," Jawab Ririn berbohong.


⭐⭐⭐


*Bersambung.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍