
Di lain tempat Ririn berjalan-jalan untuk menenangkan diri. Dia sangat kesal dengan sikap Yusuf yang seolah tidak melakukan kesalahan. Ririn berjalan menuju taman, dia ingin menenangkan diri disana. Dia duduk di dekat pohon besar yang teduh, mulai memikirkan kelanjutan hubungannya dengan Yusuf. Dia sayang sama laki-laki itu, tapi kenapa dirinya selalu dikhianati? Dia bahkan sudah memberikan kesempatan kedua untuk kekasihnya itu tapi apa yang di dapatkannya sekarang?
Rianti yang berada di taman yang sama, menolehkan kepalanya ke kanan. Dia mendapati Ririn tengah duduk bersandar di bawah pohon. Berniat menghampiri, dia berjalan menuju tempat Ririn berada.
"Rin." Sapanya saat sampai di depan Ririn.
"An? Kamu disini?" Tanya Ririn.
"Iya"
"Kamu lagi ngapain disini? " Tanya Ririn kepada Rianti.
"Nenangin diri. Aku habis berantem sama kakak aku." Jawabnya.
"Kamu sendiri? " Tanya Rianti lagi.
"Gapapa, sengaja jalan-jalan kesini." Bohong Ririn. Dia tidak mau sahabatnya mengetahui masalah yang dipikirkannya sekarang.
Mereka berdua saling diam, tidak ada yang membuka suara, duduk tenang dengan pemikiran masing-masing. Ririn menghela napas panjang, dirinya lelah dengan sikap Yusuf yang tidak menghargainya. Dia mau laki-laki itu jujur kepadanya tentang kesalahan yang diperbuatnya.
"Rin, kamu punya pacar? " Pertanyaan tiba-tiba itu membuat Ririn kaget. Dia panik, tidak tahu mau menjawab apa.
"Hah? Apasih An. Gak ada, aku gak punya pacar."
"Aku tau Rin kamu udah punya pacar."
Terkejut, satu kata yang menggambarkan Ririn sekarang. Dia sangat terkejut Rianti mengetahui hubungannya dengan Yusuf. Tapi bagaimana bisa? Bukan kah hanya ibunya saja yang mengetahui hubungan keduanya? Apa mungkin ibunya yang menceritakan kepada Rianti? Tapi itu tidak mungkin, Ririn percaya ibunya bisa menjaga rahasia. Tapi siapa yang mengatakan kepada Rianti? Berbagai pertanyaan muncul di kepala Ririn.
"Gapapa Rin, aku tau kamu kaget banget dengar ini. Kalo kamu mikir ada orang yang ngasih tau aku itu salah. Aku liat kamu berduaan dengan cowok itu. " Jelas Rianti.
"Aku..." Belum sempat meneruskan omongannya, mereka berdua mendengar suara gaduh dari arah kiri mereka. Sontak menoleh bersamaan dan mencari sumber suara tersebut. Ririn dan Rianti bangun dari duduknya untuk mencari arah suara itu. Sepertinya orang tersebut sedang berkelahi.
"Kurang aja kamu. Saya bilang putusin adik saya." Suara itu terdengar jelas.
Betapa terkejutnya Ririn dan Rianti saat mendapati dua orang pemuda yang sedang berkelahi.
"Kak Yusuf"
Katanya bersamaan.
Rianti segera berlari menuju kakaknya, dia melihat luka lebam di pipi kanan kakaknya. Sedangkan Ririn masih berdiri di depan sana. Dia tidak mengerti situasi apa yang terjadi sekarang. Yusuf dan Andra? Sejak kapan mereka berdua berkenalan? Ririn sudah mengetahui siapa Andra.
Flashback on*
Sepulang mengantarkan buket pesanan ibunya, Ririn dengan riangnya berjalan dengan santai. Dia tidak memakai motor karena jarak pelanggan ibunya lumayan dekat dari rumahnya.
"Saya mau bicara sama kamu. "
Ririn berhenti melangkah, siapa yang diajak berbicara oleh orang asing di depannya? Apakah dirinya? Tapi dia tidak mengenal siapa orang tersebut.
"Kakak nanya saya? Ada yang bisa saya bantu kak? " Tanya Ririn.
"Kamu harus putus."
"Hah? Putus? Putus sama siapa kak? " Otak Ririn masih ngelag, tidak bisa mencerna apa yang dikatakan oleh pemuda di depannya.
"Pacar kamu. "
Ah, sekarang Ririn mengerti. Tapi apa hubungannya dengan laki-laki ini dengan pacarnya?
"Maaf kakak ini siapa ya? Kakak gak berhak buat merintah aku." Jawab Ririn.
"Saya Andra. Kamu gak pantes dapat cowok kayak dia. Pacar kamu sekarang, itu adalah pacar adik saya juga. Dia cowok ga baik." Jelasnya.
Ririn terkejut mengetahui fakta tersebut. Dia tidak bisa berkata apa-apa lagi. Pikirannya kacau, jadi ternyata benar selama ini dugaannya kekasihnya itu mempunyai pacar selain dirinya. Tepat pada saat dia mau mengatakan sesuatu, dia berbalik tapi tidak menemukan siapa-siapa disana. Pria yang bernama Andra itu sudah menghilang entah sejak kapan.
⭐⭐⭐
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍