
Beberapa waktu kemudian, tubuh Louis yang terluka sudah diperban. Louis dan edgurt sekarang hendak melanjutkan perjalanan mereka.
"Jadi, kau berbohong tentang adikmu agar kau bisa mendekatiku?" Tanya Louis.
Siapa yang tidak berfikir seperti itu? Edgurt terlihat seperti mata-mata yang bersandiwara hanya untuk mengungkap penjahatnya.
Untuk mengumpulkan bukti, dia bisa menggunakan apa saja, bahkan berbohong.
"Tidak, saya tidak berbohong ketika saya bilang bahwa saya terpisah dari adikku. Pada awalnya, sebelum saya bertemu denganmu, saya memang mencari tentara bayaran untuk membantu saya, kebetulan kau berada di sana," kata edgurt.
"Begitu ya,"
"Waktu itu saya merasakan aura kuat yang berasal darimu, melihatmu mengeluarkan aura biru sangat mirip dengan ciri-ciri Decraith yang dijelaskan oleh guruku, jadi saya penasaran, tidak ada rim yang memiliki aura seperti itu,"
"Jadi saat itu kau memutuskan untuk mencari tau?"
"Pada awalnya saya tidak percaya, saya sedikit mengujimu dan kau memberikan jawaban yang membuatku semakin penasaran,"
'Sepertinya saya harus belajar berbohong suatu hari nanti,' pikir Louis.
"Tuan louis, apa kau benar-benar keturunan Cardios?" Edgurt sekali lagi memperlihatkan wajah seriusnya dan menatap Louis dengan tajam.
Louis terdiam, dia memikirkan pertanyaan edgurt, jangankan edgurt, dia juga tidak tau asal-usulnya, tentu dia tau jiwanya berasal dari bumi.
Tapi bagaimana dengan tubuhnya saat ini? Apa itu benar-benar tubuh yang dibuat sistem untuk diberikan padanya? Atau tubuh yang sudah ada sejak dulu.
Dia tidak bisa mengetahuinya hanya dari memikirkannya, sekeras apapun dia berfikir, dia tidak punya informasi.
"Aku tidak tau tentang masa laluku, sepertinya aku lupa ingatan," jawab Louis.
"Begitu, jika kau tidak mengingatnya, mungkin kau benar-benar keturunan Cardios, karena tidak ada rim yang memiliki aura biru,"
"Apakah ini buruk?" Tanya louis.
"Buruk jika kau menampakkan diri di publik," kata edgurt.
"Apa madsudmu?" Tanya Louis.
"Tuan louis, keberadaanmu saat ini bisa membawa perang di antara para rim," jawab edgurt.
"Perang?"
"Kau mungkin tidak tau seberapa besar pengaruh mu pada peradaban rim, hanya dari keberadaanmu, kau sudah punya hak untuk memimpin seluruh rim," kata edgurt.
Louis langsung terkejut.
"Apa karena Cardios?"
"Guruku bilang, kematian Cardios disebabkan oleh penyakit misterius, karena kematiannya, rim kehilangan sosok pemimpin, saat itu pula mereka memasuki zaman perang yang disebut perang kekuasaan,"
"Para pengikutnya saling berebut kekuasaan dan saling mendominasi, apakah seperti itu?"
"Itu benar, meski perang kekuasaan sudah berakhir, namun sebenarnya masih berlanjut hingga kini. Bangsawan rim saat ini adalah keturunan dari pengikut Cardios,"
Jika bangsawan rim adalah pengikut Cardios, apakah mereka masih menerima hak kekuasaan yang ditinggalkan Cardios setelah kematiannya? Bagaimanapun juga, dia sudah mati tanpa pewaris.
"Ada dua faksi di antara bangsawan saat ini, pertama adalah bangsawan lama, mereka yang masih setia pada budaya leluhur dan perintah-perintah Cardios"
Bangsawan lama mengikuti janji dan kesepakatan yang dibuat bersama Cardios, itu adalah bentuk rasa hormat kepada pahlawan rim.
"Kedua adalah bangsawan baru, mereka yang percaya bahwa rim perlu melangkah maju dan keluar dari zaman kegelapan ini,"
Bangsawan baru lebih mengikuti perkembangan zaman, mereka percaya bahwa mereka harus berkembang tanpa terikat dengan budaya lama yang membuat mereka tertinggal.
Menurut Louis, bangsawan baru lebih baik dari pada bangsawan lama, zaman terus berubah, sebuah bangsa harus terus berkembang dan menjadi kuat.
"Yah, apapun yang kau katakan, saya tidak peduli, saya tidak berniat mengganggu keseimbangan rim,"
"Itu adalah pilihanmu, saya tidak berhak ikut campur," kata edgurt.
"Kalau begitu, ayo segera kita cari adikmu agar ekspedisi ini selesai." Kata Louis.
Beberapa saat kemudian, Louis dan edgurt berjalan di tengah-tengah hutan bersalju untuk menemukan adik edgurt.
Edgurt mengatakan bahwa ketika dia dikejar oleh serigala, dia berpisah di tempat dimana ada dua batu besar dan pohon yang membelah.
Dengan informasi yang sedikit itu, mereka terus mencari ke seluruh hutan barat.
Di perjalanan, Louis terus merenung dan memikirkan apa yang dikatakan edgurt.
Mungkin jika dia bukan keturunan Cardios, tidak akan mengubah fakta bahwa dia punya Decraith yang akan sangat menyakinkan orang.
Louis berfikir bagaimana memanfaatkan hal ini, dengan Decraith, dia mungkin bisa berkembang di dunia isekai.
'Ini bisa jadi langkah awal,' pikir Louis.
"Ada asap!" Di sampingnya, edgurt tiba-tiba berteriak.
Louis yang mendengar itu juga melihat ke atas langit dimana ada asap yang memanjang, sepertinya ada rim yang membuat api unggun di depan.
"Kita bisa bergabung dengan mereka," kata Louis.
"Kau benar, ayo pergi,"
Beberapa waktu kemudian, Louis dan edgurt mencapai asal dari asap tersebut.
Di depan, banyak rim berkumpul, mengumpulkan daging, dan membuat api unggun dimana-mana.
Asap yang tebal memenuhi langit, rim-rim yang berkumpul disini memiliki jumlah tak lebih dari 1.000 rim, sepertinya adalah kumpulan dari koalisi 3 kota.
"Jadi disini mereka berkumpul?" Tanya Louis.
"Mereka sepertinya sudah siap dengan ekspedisi yang sebenarnya, serangan besar-besaran," kata edgurt.
"Jadi ekspedisi ini baru dimulai?" Tanya Louis.
"Gelombang pertama berfokus untuk mengacaukan wilayah serigala dan mengurangi jumlah mereka, untuk gelombang kedua, koalisi tiga kota akan mengeluarkan kekuatan mereka dan menghancurkan serigala,"
Itu sebabnya meraka tidak menyerang bersama di awal ekspedisi, Louis berfikir bahwa gelombang pertama diisi oleh orang-orang miskin.
Mereka menggunakan orang-orang miskin itu sebagai umpan untuk mengacaukan wilayah serigala, saat mereka melakukannya, prajurit dari tiga kota akan melakukan serangan besar-besaran pada wilayah serigala yang dilemahkan oleh pertarungan sebelumnya.
Para rim tidak menyadari ini, mereka hanya memikirkan uang tanpa peduli pada keselamatan mereka. Untuk edgurt, tidak usah ditanya, alasan kenapa dia tau karena dia bangsawan.
Untuk alasan kenapa dia ikut pada ekspedisi gelombang pertama mungkin untuk menambah pengalaman, karena awalnya dia membawa banyak pengawal.
"Mari masuk dan menyapa mereka, karena kita selamat, kita sudah bergabung dengan gelombang kedua," kata edgurt.
"Bersama mereka juga lebih aman," kata Louis.
Dengan itu, mereka masuk ke dalam kerumunan rim tersebut.
Para penjaga yang menjaga gerbang tidak menjegah mereka untuk masuk, sepertinya mereka diterima sebagai tambahan kekuatan.
Saat mereka memasuki lokasi berkumpulnya koalisi tiga kota, mereka melihat banyak rim yang berkeliaran membawa se tong air.
Beberapa juga membawa daging dan senjata, hingga baju besi.
Kesibukan mereka hanya untuk membuat ekspedisi yang berjalan lancar, tanpa takut dengan rasa lapar dan haus, mereka harus mempersiapkan semua bekal untuk bisa dimakan setiap prajurit.
Selain itu, ini adalah ekspedisi yang besar, tidak ada yang tau kapan gelombang kedua akan dimulai.
Selain bekal makanan yang terjaga, perlengkapan mereka juga lebih baik dari gelombang pertama, sepertinya gelombang kedua diisi oleh orang-orang yang mampu membeli senjata dan baju besi lengkap.
Ini akan menjadi kekuatan yang lebih besar, bahkan gelombang pertama sudah melemahkan serigala, bagaimana dengan gelombang kedua?
"Dengan banyaknya rim ini, kita pasti menang!" Kata edgurt.
Edgurt begitu gembira setelah melihat banyak prajurit rim dari tiga kota, alasan kenapa dia senang karena dengan kemenangan rim, dia bisa mencari dan menyelamatkan adiknya.
To be continued...