
"Permisi, maaf mengganggumu,"
Suara orang, apakah ini rim?
Louis melihat rim yang berada tak jauh di belakangnya, ketika itu nampak jelas di matanya, dia memperhatikan rim tersebut.
Seorang pria, memiliki pupil biru, kulit putih dan rambut pirang seperti emas, dia sangat tampan, wajahnya setara dengan artis-artis korea.
Namun ekspresinya terlihat sedih, tubuhnya penuh luka dan pakaiannya juga compang-camping dengan baju besi yang masih kokoh.
"Kau mengagetkanku, siapa kau?"
"Aku tidak bermaksud jahat, namaku adalah Edgurt burnley dari pompey," ucap pria itu.
Burnley, ketika seorang memperkenalkan diri, rakyat biasa hanya akan menyebutkan nama depan, tapi untuk seorang bangsawan, disertai dengan nama belakang.
"Kau seorang bangsawan pompey?"
"Itu benar,"
Seorang bangsawan, kebetulan sekali, apalagi itu adalah bangsawan dari kota lain.
"Aku Louis, dari oirat,"
"Namamu tidak terdengar seperti orang-orang Thorin, apa kau dari luar?"
"Aku hanya datang dari oirat, tidak berasal dari sana,"
"Aku mengerti, mungkin kau adalah tentara bayaran, kudengar kota oirat menyewa mereka,"
Tentara bayaran, sekumpulan orang-orang yang dibayar untuk melakukan pekerjaan berat yang berhubungan dengan perang, pertarungan dan semua hal tentang kekerasan.
Biasanya mereka bisa ditemukan di bar dimana biasanya mereka nongkrong.
'Aku tidak pernah mendengarnya, tapi wajar saja, aku orang baru di oirat,'
"Ya, aku tentara bayaran,"
"Bagus sekali, tuan louis, biasakah kau menolongku?"
"Menolongmu?"
"Aku akan membayarmu berapapun yang kau mau,"
'Dia tidak menyebutkan alasannya, tapi, kenapa tidak?' pikir Louis.
"Sebelum itu, apa yang kau ingin aku lakukan?"
"Aku punya adik laki-laki, umurnya tak jauh berbeda denganku. Ketika kami mengikuti ekspedisi ini, kami membawa banyak pengawal serta tentara bayaran, tapi mereka mati, dibunuh oleh serigala alpha,"
'Itu cerita yang menyedihkan, pria ini mengalami semua itu?' pikir Louis.
"Beberapa pengawal kami selamat, namun mereka terluka parah dan akhirnya mati ketika kami hendak melarikan diri, saat itu hanya tersisa aku dan adikku,"
"Saat itu? Jadi dimana adikmu sekarang?"
"Itulah masalahnya, di malam hari, ketika kami berjalan dengan lelah di badai salju, kami bertemu dengan sekawanan serigala, karena tidak bisa melawan, kami berdua lari, tapi saat itu pula kami berpisah,"
"Jadi kau dan adikmu terpisah saat kalian melarikan diri?"
"Itu benar, aku ingin kau menolongku mencari adikku, serta menjadi pengawalku, saat kita kembali, aku bisa memberimu banyak uang,"
'Uang adalah segalanya, bohong jika aku bilang itu tidak penting,'
"Baik, aku akan menolongmu menemukan adikmu dan menjadi pengawalmu,"
Ekpresi edgurt langsung gembira, dia tersenyum lebar dan menatap Louis seperti seorang fans yang bertemu idola mereka.
"Aku sangat senang. Kalau begitu, sekarang juga kita mencari adikku!"
***
Beberapa saat kemudian, kami berjalan di hutan salju, kami berbincang sejenak untuk mencairkan suasana.
Edgurt banyak berbicara tentang adik dan keluarganya. Sepertinya, keluarga Burnley sangat kaya di pompey, bahkan juga dikatakan memiliki kekuasaan terkuat disana.
Hal itu bisa dilihat dari perlengkapannya, edgurt memiliki tombak sebagai senjatanya, namun tombak itu lebih seperti hiasan daripada senjata.
Ujungnya memang terbuat dari baja, tapi ada lebih banyak hiasan dan campuran emas di beberapa bagian tombaknya.
Tak hanya itu, baju besinya juga memiliki bentuk aneh, seperti bagian dada, ada bentuk kepala singa yang mengaum.
'Baju besi itu sepertinya hanya dipakai untuk hiasan, kenapa dia menggunakannya?'
"Ngomong-ngomong tuan louis, kau berasal dari mana?" Tanya Edgurt.
"Aku? Aku dari dhoren,"
Dhoren adalah kota yang jauh dari sini, Louis banyak menyebut tentang dhoren, sepertinya dia harus mengunjungi kota itu sesekali di masa depan.
"Begitu ya, kalau tidak salah, dhoren berada di wilayah kekuasaan kerajaan Hergia,"
"Dhoren salah satu kotanya,"
"Kudengar juga dhoren itu adalah kota yang paling buruk jika menyangkut orang asing, mereka memperlakukan orang asing seperti penjahat,"
"Itu benar, mereka tidak suka orang asing,"
Peradaban rim memang berbentuk kerajaan, tapi sistem pemerintahannya masih berbentuk negara-kota.
Di kerajaan thorin, ada kota oirat dan beberapa kota lainnya, hubungan mereka seperti aliansi, dimana kota-kota lain termasuk oirat menyetujui kota thorin sebagai pemimpin aliansi.
Maka dari itu kota thorin menjadi pemimpin dan membentuk kerajaan thorin, tapi selain nama dan bentuk pemerintahan, sistemnya tidak berubah.
Jadi walaupun berbentuk kerajaan, namun bukan kerajaan dalam waktu yang bersamaan.
"Tunggu! Aku mencium bau darah," ucap Louis.
Aroma darah itu seperti besi, baunya sangat pekat di hidung dan mampu tercium pada jarak yang jauh.
Louis dan edgurt yang berjalan dengan santai dikejutkan dengan bau itu, mereka segera memeriksa area sekitar untuk mencari asal dari bau itu.
"Apa asalnya dari sana?" Kata edgurt sambil menunjuk ke samping dimana dia melihat darah.
Pada area yang ditunjuk, memang ada genangan darah yang terlihat.
"Mari memeriksanya," ucap Louis.
"Apa?! T-tunggu,"
Louis berjalan ke arah genangan darah itu dan memeriksanya.
Genangan darah itu berasal dari balik batu besar.
"Mari melihat ke balik batu ini,"
Ketika mereka berjalan untuk melihat ke balik batu, mereka langsung terkejut.
"Apa-apaan ini?" Kata edgurt.
Ini pembantaian.
Louis dan edgurt melihat banyak mayat rim berserekan di mana-mana dengan beberapa bagian pada tubuh mereka terpisah.
Genangan darah yang barusan mereka lihat berasal dari sini, itu mengalir sangat banyak hingga menghiasi tanah yang bersalju putih dengan warna merah.
"Sepertinya ada pertarungan dan mereka kalah melawan para serigala," ucap edgurt.
"Itu karena lawan mereka mungkin bukan serigala biasa,"
"Apakah begitu, mungkin itu alpha atau raja serigala?"
'Dengan jumlah sebanyak ini, aku yakin mereka bisa membunuh banyak serigala, kecuali jika ada di antara mereka yang terluka,' pikir Louis.
"Pertarungan mungkin terjadi malam tadi, karena itu tidak ada serigala di sekitar sini, mereka sudah lama pergi," kata Louis.
"Jadi kita aman disini?"
"Hmm, mungkin,"
Tidak sepenuhnya benar, mungkin ada serigala yang sedang mengintai mereka diam-diam.
"Untuk sekarang, mari ambil yang kita butuhkan, seperti makanan mereka,"
"Tentu saja!"
Tidak ada gunanya mengubur mereka, mereka juga bukan orang penting atau kenalan Louis.
"Ah!" Kaget Louis.
"Ada apa?" Tanya Edgurt.
Louis sedikit bingung untuk menjawab.
"B-bukan apa-apa,"
Alasan Louis kaget adalah karena melihat mayat yang berada di bawahnya. Mayat itu adalah seorang pria tua dengan rambut merah kehitaman.
Ketika melihat wajahnya, dia teringat dengan Ashley.
'Apakah pria ini adalah ayah ashley?' pikir Louis.
Louis berfikir itu tidak mungkin, itu hanya sebuah kebetulan, tapi semua pikirannya itu hilang ketika dia melihat pedang yang dipegang pria itu.
'Pedang ini, ini adalah pedang yang dibeli ashley di pandai besi borgeus,' pikir Louis.
Pedang yang dibeli ashley memiliki gagang yang melengkung dan dilapisi kain merah, bilahnya juga sedikit tipis dan lebar, tidak salah lagi, Louis benar-benar mengenali pedang itu.
'Ashley pasti akan sedih, ini buruk,' pikir Louis.
Membawa mayatnya akan merepotkan, Louis berfikir melakukannya setelah ekspedisi ini selesai, untuk sekarang, dia lebih baik mengambil pedangnya.
*BUKK!!*
Ketika Louis hendak mengambil pedang yang dipegang erat, hentakan kaki yang keras tiba-tiba terdengar dari kejauhan yang mengagetkan Louis dan edgurt.
"Siapa itu?" Tanya Edgurt.
"Mengambil senjata dari mayat yang mati adalah apa yang dilakukan perampok,"
Suara terdengar, dia berbicara dengan santai, namun bahasanya kurang dan logatnya tidak mirip.
Apakah itu Rim?
Ketika Louis memperhatikan arah suara, dia melihat seekor serigala setinggi pohon berbulu abu-abu dan memiliki ekor yang panjang dan besar.
Matanya kuning dan memancarkan aura yang menakutkan.
"K-kenapa serigala bisa bicara?"
Serigala itu bisa berbicara bahasa rim, itu mengejutkan Louis dan edgurt, terutama Louis yang adalah pria modern, cukup mengejutkan mendengar hewan berbicara.
"Apakah kau raja serigala?" Tanya Louis.
Suara serigala itu keras dan serak, itu laki-laki, dan postur tubuhnya juga terlihat berwibawa, jadi berfikir dia raja serigala bukan hal yang salah.
"Bukan, aku pengikutnya," katanya.
Bukan raja, tapi memiliki ukuran yang besar dan bisa berbicara, dia pasti serigala alpha, dikatakan kalau mereka mempunyai kemampuan unik tersendiri dan fisik mereka melebihi serigala biasa.
"Edgurt, sepertinya akan ada pertarungan disini." Kata Louis.
To be continued...