
Jin Hobin dan Mira Yoo kemudian berdiri di depan pria paruh baya berbadan kurus. "Apakah ada misi yang cocok untuk kami berdua." Kata Jin Hobin melihat pria paruh baya berbadan kurus.
Pria berbadan kurus kemudian memberikan kertas kepada Jin Hobin. "Misi membunuh Crazy Monk. Crazy Monk adalah biksu gila yang suka membunuh dan memperkosa wanita. Kultivasi Crazy Monk tingkat Advance. Tingkat Kesulitan Misi C. Hadiah menyelesaikan misi 4 pil Teratai biru dan 50 coin silver.
"Jin Hobin, ayo kita ambil misi ini. Aku paling benci dengan manusia yang suka memperkosa wanita." Kata Mira Yoo dengan ekspresi serius.
"Kami berdua akan mengambil misi ini." Kata Jin Hobin melihat pria paruh baya berbadan kurus.
"Baiklah, aku harap kalian berdua bisa menyelesaikan misi pertama kalian." Kata pria paruh baya berbadan kurus. Jin Hobin mengangguk kemudian keluar dari paviliun di ikuti Mira Yoo.
Saat keluar dari paviliun Jin Hobin bertemu dengan Jang Hyo. "Instruktur." Kata Jin Hobin dan Mira Yoo bersamaan.
"Apa kamu akan menjalankan misi." Tanya Jang Hyo.
"Benar instruktur." Jawab Jin Hobin.
"Ambil ini." Jang Hyo melemparkan 5 coin silver kepada Jin Hobin.
"Ini." Jin Hobin terkejut Jang Hyo memberinya 5 coin silver.
"Saat berada di luar, belilah pakaian baru. Pakaian kalian berdua saat ini sudah tidak layak pakai." Kata Jang Hyo melihat pakaian Jin Hobin dan Mira Yoo.
"Terimakasih instruktur." Jin Hobin dan Mira Yoo berterimakasih. Jang Hyo mengangguk kemudian berjalan pergi.
"Mira Yoo ayo kita pergi." Kata Jin Hobin melihat Mira Yoo.
"Baik." Mira Yoo mengangguk. Jin Hobin dan Mira Yoo kemudian meninggalkan sekte Demonic.
Keesokan harinya Jin Hobin dan Mira Yoo berada di sebuah kota. "Ayo kita beli pakaian terlebih dulu." Kata Jin Hobin melihat toko pakaian.
"Baik." Jawab Mira Yoo. Jin Hobin dan Mira Yoo kemudian masuk ke dalam toko pakaian.
"Selamat datang di toko kami." Wanita paruh baya berbadan kurus tersenyum kepada Jin Hobin dan Mira Yoo.
"Jin Hobin, apa pakaian ini bagus." Mira Yoo menunjukan pakaian bewarna coklat muda kepada Jin Hobin.
"Pakaian itu bagus." Jawab Jin Hobin.
"Bolehkah aku mencoba pakaian ini." Tanya Mira Yoo kepada wanita berbadan kurus.
"Anda bisa mencobanya." Wanita berbadan kurus tersenyum. Mendengar jawaban wanita berbadan kurus, Mira Yoo kemudian masuk ke dalam ruangan lalu mengganti pakaiannya.
Mira Yoo keluar dari ruangan dan berkata. "Jin Hobin, apa aku cocok memakai pakaian ini."
"Pakaian itu sangat cocok dengan anda nona muda." Wanita berbadan kurus tersenyum.
"Pakaian itu sangat cocok untukmu." Jin Hobin mengangguk. Mira Yoo tersenyum mendengar jawaban Jin Hobin.
"Jin Hobin, cobalah pakaian ini." Mira Yoo memberikan pakaian bewarna coklat muda kepada Jin Hobin. Jin Hobin masuk ke dalam ruangan, kemudian mengganti pakaiannya. Jin Hobin keluar dari ruangan dan melihat wanita berbadan kurus.
"Berapa harga pakaian kami berdua." Tanya Jin Hobin kepada wanita berbadan kurus.
"Harga pakaian tuan muda dan nona muda adalah 2 coin silver." Jawab wanita berbadan kurus. Jin Hobin kemudian memberikan 2 coin silver kepada wanita berbadan kurus.
"Sayang berikan aku uang." Seorang pria paruh baya berbadan kurus masuk ke dalam toko. Ekspresi wanita berbadan kurus menjadi buruk saat melihat pria paruh baya berbadan kurus.
"Beri aku uang, aku ingin membeli alcohol." Kata pria berbadan kurus.
Wanita berbadan kurus kemudian memberikan 1 coin silver kepada pria berbadan kurus. "Mengapa kamu hanya memberiku 1 coin silver. Berikan semua coin silver yang ada di tanganmu." Teriak pria berbadan kurus. Wanita berbadan kurus mengigit bibirnya kemudian memberikan 2 coin kepada pria berbadan kurus.
"Bagus, dengan 2 coin silver. Aku bisa membeli beberapa botol alcohol." Pria berbadan kurus tersenyum kemudian keluar dari toko.
"Apa dia suamimu." Tanya Mira Yoo.
"Benar dia suamiku." Wanita berbadan kurus mengangguk.
"Kamu mempunyai suami yang buruk." Kata Mira Yoo.
"Bagaimana putrimu bisa meninggal." Tanya Jin Hobin.
"Hiks hiks. Putriku meninggal karena bunuh diri." Kata wanita berbadan kurus kemudian mulai bercerita bahwa putrinya bunuh diri setelah di perkosa oleh seorang biksu.
"Apakah biksu yang memperkosa putrimu di juluki Crazy monk." Tanya Mira Yoo.
"Benar, orang-orang memanggilnya crazy monk." Wanita berbadan kurus mengangguk.
"Jin Hobin, ayo kita bunuh crazy monk itu." Kata Mira Yoo dengan ekspresi serius.
"Apakah bibi tahu dimana lokasi Crazy monk itu." Jin Hobin tersenyum.
"Biksu itu biasanya berada di penginapan orchid." Jawab wanita berbadan kurus.
"Mira Yoo, ayo kita pergi ke penginapan orchid." Kata Jin Hobin keluar dari toko.
"Baik." Jawab Mira Yoo kemudian keluar dari toko dan mengikuti Jin Hobin.
Saat ini di sebuah penginapan. "Biksu, kumohon lepaskan istriku." Seorang pria bersujud di hadapan seorang biksu berbadan kekar.
"Setelah aku menikmati tubuh istrimu. Aku akan melepaskannya." Jawab biksu berbadan kekar kemudian menjilati leher wanita yang duduk di sampingnya. "Hiks." "Hiks." Wanita menangis saat biksu menjalti lehernya.
"Lepaskan wanita itu." Kata Mira Yoo menatap biksu.
"Perempuan yang sangat cantik." Biksu menjilati bibirnya saat melihat wajah dan tubuh Mira Yoo.
"Jika kamu mau tidur denganku. aku akan melepaskan wanita ini." Biksu menjilati bibirnya.
"Biksu gila, aku akan membunuhmu." Teriak Mira Yoo kemudian menyerang biksu. Biksu tersenyum kemudian melempar wanita ke arah Mira Yoo.
"Sial. Aku tidak bisa menghentikan seranganku." Mira Yoo mengutuk. "Ting." Jin Hobin menahan serangan Mira Yoo dan menangkap wanita.
"Kalian berdua pergilah dari sini." Kata Jin Hobin melihat sepasang suami istri.
"Baik." Sepasang suami istri mengangguk kemudian keluar dari penginapan.
"Siapa kalian berdua." Biksu melihat Jin Hobin dan Mira Yoo. Biksu tahu bahwa Jin Hobin dan Mira Yoo adalah ahli beladiri.
"Kami berdua adalah orang yang akan membunuhmu." Jawab Jin Hobin.
"Hahaha, banyak ahli beladiri yang ingin membunuhku. Tapi semuanya mati di tanganku." Biksu tertawa.
"Jin Hobin, biar aku yang akan melawannya. Kamu tidak perlu ikut campur." Kata Mira Yoo kemudian pedangnya di selimuti cahaya bewarna hitam.
"Ternyata Mira Yoo juga menerobos tingkat Advance. Karena syarat membentuk sword Qi adalah mencapai tingkat Advance." Gumam Jin Hobin melihat Mira Yoo.
"Energy Demonic." Biksu terkejut melihat cahaya hitam yang menyelimuti pedang Mira Yoo.
"Apa kamu dari sekte Demonic." Biksu menatap Mira Yoo.
"Benar, kami berdua berasal dari sekte Demonic." Jawab Mira Yoo.
"Sebenarnya aku tidak ingin membunuh wanita secantik kamu. Tapi karena kamu berasal dari sekte Demonic. Terpaksa aku akan mengirimu bertemu dengan sang budhha." Kata biksu kemudian cahaya kuning menyelimuti pedangnya.
"Bersiaplah bertemu sang budhha." Teriak biksu kemudian melesat ke arah Mira Yoo. "Ting." Mira Yoo menahan serangan biksu.
"Huuhhh." Mira Yoo menghembuskan udara dingin dari mulutnya.
Merasakan udara di sekitarnya Mira Yoo menjadi dingin, biksu melompat mundur. "Seni bela diri apa yang kamu pelajari. Sampai bisa membuat udara di sekitarmu menjadi dingin." Tanya Biksu.
"Seni beladiri yang aku pelajari adalah Neon Frozen." Jawab Mira Yoo.
"Wuusshh." Jin Hobin tiba-tiba muncul di belakang biksu. "Thunder Slash." Kata Jin Hobin kemudian menebas lengan kanan biksu dengan pedang yang di selimuti petir. "Crassshh."
"Aaaahhh." Biksu berteriak kesakitan saat Jin Hobin memotong tangannya. Mira Yoo terkejut melihat Jin Hobin tiba-tiba menyerang biksu.