The Great Demon

The Great Demon
11. Mempelajari Teknik Shadow Dragon Sword



Tidak lama kemudian seorang laki-laki berpakaian lusuh masuk ke dalam ruangan. "Apa kamu tahu siapa yang membunuh putriku." Pria paruh baya melihat laki-laki berpakaian lusuh.


"Sebelum assassin itu membunuh Tang Xiu. Dia mengatakan dirinya di kirim sekte Emei." Jawab laki-laki berpakaian lusuh.


"Sekte Emei aku akan menghancurkan sekte kalian." Pria paruh baya mengeluarkan aura yang mengancam.


"Benar, jika kamu ada di lokasi saat putriku bertarung dengan assassin. Mengapa kamu tidak membantu putriku." Pria paruh baya mencengkram leher laki-laki berpakaian lusuh.


"Assasin itu lebih kuat dari saya. Jika saya membantu putri anda. Saya juga akan mati." Jawab laki-laki berpakaian lusuh.


"Pemimpin, jika anda membunuh dirinya. Kita akan menyinggung sekte pengemis." Kata pria tua berjenggot putih. "Kraakkk." Pria paruh baya mematahkan leher laki-laki berpakaian lusuh.


"Aku tidak peduli dengan sekte pengemis." Jawab pria paruh baya kemudian melemparkan mayat laki-laki berpakaian lusuh.


"Sigh." Pria tua berjenggot putih menghela nafas melihat pria paruh baya membunuh laki-laki berpakaian lusuh.


"Kumpulkan semua anggota keluarga Tang. Hari ini kita akan menyerang sekte Emei." Teriak pria paruh baya berpakaian lusuh.


Keesokan harinya. Jin Hobin sedang makan di sebuah restoran. "Apa kamu dengar. Putri keluarga Tang, Tang Xiu telah meninggal." Kata seorang laki-laki.


"Aku tahu, rumornya Tang Xiu dibunuh oleh assassin yang dikirim sekte Emei." Jawab laki-laki lain.


"Mengapa sekte Emei mengirim assassin untuk membunuh Tang Xiu." Laki-laki bingung.


"Hubungan sekte Qing Cheng dan sekte Emei sangat buruk. Jika sekte Qing Cheng dan keluarga Tang beraliansi. Sekte Emei tidak akan di untungkan. Mungkin itu alasan sekte Emei mengirim assassin untuk membunuh Tang Xiu." Jawab laki-laki lain.


"Bagus, aku berhasil mengadu domba keluarga Tang untuk berperang dengan sekte Emei." Jin Hobin menyeringai.


6 Hari telah berlalu. Saat ini Jin Hobin telah kembali ke sekte Demonic. "Kerja bagus Jin Hobin. Bukan hanya menyelesaikan misi. Kamu juga membuat keluarga Tang berperang dengan sekte Emei." Pria paruh baya berbadan kurus tersenyum kepada Jin Hobin.


"Ini hadiahmu karena menyelesaikan misi." Pria paruh baya berbadan kurus tersenyum dan memberikan 10 pil blazing heart dan 100 coin emas kepada Jin Hobin.


"Jin Hobin, ikuti aku. Ketua sekte ingin bertemu denganmu." Jang Hyo melihat Jin Hobin.


Jin Hobin terkejut mendengar ketua sekte ingin bertemu dengannya. "Baik." Jin Hobin mengangguk kemudian mengikuti Jang Hyo.


Beberapa menit kemudian Jin Hobin berada di depan paviliun yang sangat besar. "Ayo masuk." Kata Jang Hyo melihat Jin Hobin. Jin Hobin mengangguk kemudian masuk ke dalam pavilion.


Saat masuk ke dalam pavilion Jin Hobin melihat 4 orang yang duduk di kursi pendek dan 1 pria yang duduk di singgasana.


"Dia adalah Cheon Yeo Woon. Pemimpin sekte Demonic." Gumam Jin Hobin melihat pria berambut hitam panjang yang berusia 40 an.


Pria berambut hitam panjang tersenyum kemudian mengeluarkan auranya. "Ugghhh." Jin Hobin merasakan sebuah tekanan dan berlutut di lantai.


"Saya Jin Hobin datang melapor kepada pemimpin sekte yang terhormat." Kata Jin Hobin.


"Sepertinya perjalananku untuk menghancurkan sekte Demonic masih jauh." Gumam Jin Hobin merasakan perbedaan kekuatannya dengan pria berambut hitam panjang.


"Jin Hobin, bukan hanya menyelesaikan misi yang di berikan dengan sempurna. Kamu juga membuat keluarga Tang dan Sekte Emei berperang." Pria berambut hitam panjang tersenyum.


"Saya cuma beruntung saja pemimpin." Jawab Jin Hobin.


"Beruntung katamu. Kalaupun benar begitu, tetap saja kamu melakukan hal yang mengesankan." Kata pria berambut hitam panjang.


"Karena kamu sudah membuat sekte Tang dan sekte Emei berperan. Katakan padaku hadiah apa yang kamu inginkan." Tanya pemimpin sekte Demonic.


"Saya ingin masuk ke dalam perpustakaan sekte Demonic dan mempelajari tehnik beladiri baru." Jawab Jin Hobin.


"Benar pemimpin." Jin Hobin mengangguk.


"Baiklah, aku akan mengabulkan permintaanmu." Jawab pemimpin sekte Demonic.


"Jang Hyo antar Jin Hobin ke perpustakaan." Kata pemimpin sekte Demonic.


"Baik pemimpin." Jawab Jang Hyo dengan berlutut.


"Jin Hobin, ayo kita pergi." Kata Jang Hyo melihat Jin Hobin.


"Baik." Jawab Jin Hobin. Jin Hobin dan Jang Hyo kemudian keluar dari paviliun.


Tidak lama setelah Jin Hobin meninggalkan paviliun, pria tua berambut putih berkata. "Dia pemuda yang menarik." Kata pria tua berambut putih melihat kepergian Jin Hobin.


"Pemimpin, apa boleh aku menjadikannya muridku." Tanya wanita paruh baya berambut hijau.


"Dia belajar tehnik berpedang. Jadi Jin Hobin lebih pantas menjadi muridku." Kata pria paruh baya berbadan kekar.


"Kalian berdua diamlah. Apa kalian tidak tahu alasan pemimpin memberikan misi tingkat A kepada Jin Hobin." Kata wanita berkulit putih berambut hitam yang berusia 30an.


Wanita paruh baya berambut hijau dan pria paruh baya berbadan kekar kemudian melihat pria berambut hitam panjang. "Aku sedang mengujinya. Apakah dia memenuhi syarat menjadi muridku atau tidak." Kata pria berambut hitam panjang.


Wanita paruh baya berambut hijau dan pria paruh baya berbadan kekar terkejut mendengar kata pria berambut hitam panjang.


"Jika dia tidak bisa mencapai tingkat Master sebelum usianya 20 tahun. Dia tidak memenuhi syarat untuk menjadi muridku." Kata pria berambut hitam panjang.


"Benar, kita berempat menerobos tingkat Master sebelum berusia 20 tahun. Jika Jin Hobin tidak bisa mencapai tingkat Master sebelum berusia 20 tahun. Dia tidak lebih baik dari kami dan tidak pantas menjadi murid anda pemimpin." Kata pria paruh baya berbadan kekar.


30 menit kemudian Jin Hobin berada di sebuah perpustakaan. "Jin Hobin, kamu memiliki waktu 24 jam untuk memilih buku bela diri yang ingin kamu pelajari." Kata Jang Hyo melihat Jin Hobin.


"Baik." Jawab Jin Hobin kemudian melihat-lihat buku.


Saat melihat-lihat buku tatapan Jin Hobin terfokus kepada buku yang bewarna hitam. "Shadow Dragon Sword." Kata Jin Hobin membaca judul tehnik beladiri.


"Tehnik beladiri ini mungkin tidak lebih lemah dari tehnik Heavenly Thunder Sword yang aku pelajari." Gumam Jin Hobin kemudian mulai melihat gambar Gerakan-gerakan di buku.


"Sudah aku putuskan. Aku akan mempelajari tehnik Shadow Dragon Heavenly Sword." Kata Jin Hobin kemudian keluar dari perpustakaan.


"Apa kamu sudah selesai memilih bela diri yang akan kamu pelajari." Tanya Jang Hyo melihat Jin Hobin.


"Aku sudah selesai memilih tehnik beladiri yang ingin aku pelajari." Jawab Jin dan menunjukan Shadow Dragon Sword.


"Aku tidak menyangka dia akan memilih teknik Shadow Dragon Sword." Gumam Jang Hyo melihat Jin Hobin.


"Jin Hobin, kamu memilih tehnik beladiri yang bagus." Jang Hyo tersenyum dan menepuk bahu Jin Hobin.


"Saat aku memilih Heavenly Thunder Sword. Dulu sikapnya tidak seperti ini. Jangan bilang tehnik Shadow Dragon Sword lebih baik tehnik Heavenly Thunder Sword." Gumam Jin Hobin.


"Baiklah, ayo kita pergi dari sini." Kata Jang Hyo. Jin Hobin dan Jang Hyo kemudian meninggalkan perpustakaan.


30 Menit kemudian. Jin Hobin telah kembali ke tempat tinggalnya. Jin Hobin duduk di lantai kemudian mengkonsumsi pil blazing heart yang dia dapatkan. Merasakan energi di dalam pil, Jin Hobin mulai memejamkan matanya dan bermeditasi.


Saat ini di tempat lain. Jang Hyo sedang bersujud di depan Cheon Yeo Woon. Pemimpin sekte Demonic. "Pemimpin, Jin Hobin memilih untuk mempelajari tehnik Shadow Dragon Heavenly Sword." Kata Jang Hyo dengan bersujud.