
"Guru, aku akan mengambil pedang ini." Kata Jin Hobin memegang pedang hitam.
Cheon Yeo Woo tersenyum dan berkata. "Kembalilah ke tempat tinggalmu dan konsumsi pil ini." Cheon Yeo Woo memberikan 10 pil blazing heart kepada Jin Hobin.
"Baik guru." Jin Hobin mengangguk kemudian meninggalkan gudang persenjataan.
1 Tahun terlalu. Saat ini Jin Hobin sedang bertarung dengan Cheon Yeo Woo. "Shadow Dragon Sword." Teriak Jin Hobin kemudian mengayunkan pedangnya. "Roooaarr." Bayangan naga bewarna hitam sebesar 10 meter melesat ke arah Cheon Yeo Woo. "Booomm." Ledakan terjadi.
Saat asap menghilang Jin Hobin melihat pakaian Cheon Yeo Woo robek. "Sangat bagus, dalam 1 tahun Kamu dapat membuat bayangan naga sebesar 10 meter. Dan kultivasimu meningkat drastis. Aku yakin tidak butuh waktu lama bagimu untuk menerobos tingkat Grand Master." Cheon Yeo Woo tersenyum.
"Tanpa bimbingan dari guru. Aku tidak akan sampai ke titik ini." Kata Jin Hobin. Cheon Yeo Woo tersenyum mendengar kata Jin Hobin.
"Jin Hobin, apa kamu kenal dengan Mira Yoo." Tanya Cheon Yeo Woo.
"Saya mengenalnya guru. Saya dan Mira Yoo pernah menyelesaikan misi bersama." Jin Hobin mengangguk.
"Sepertinya dia akan dalam bahaya. Karena dia mengambil misi tingkat A sementara kultivasinya hanya tingkat Expert." Kata Cheon Yeo Woo.
Jin Hobin terkejut mendengar kata Cheon. "Jika boleh tahu misi apa yang di ambil oleh Mira Yoo." Tanya Jin Hobin.
"Dia mengambil misi untuk membunuh Chun Myung, Jenius sekte gunung hua yang tingkat beladirinya mencapai tingkat Master di usia 18 tahun sama seperti dirimu."
Ekspresi Jin Hobin menjadi serius mendengar kata Cheon Yeo Woo. "Guru, saya meminta izin untuk menyusul Mira Yoo." Kata Jin Hobin dengan serius.
"Baiklah, tapi kamu harus kembali tanpa terluka." Kata Cheon Yeo Woo.
"Baik guru." Jin Hobin mengangguk.
"Guru saya izin pergi." Kata Jin Hobin.
"Kamu bisa pergi." Balas Cheon Yeo Woo. Mendengar jawaban Cheon Yeo Woo, Jin Hobin kemudian pergi dari ruang pelatihan.
Melihat kepergian Jin Hobin, Cheon Yeo Woo bergumam. "Jin Hobin jangan kecewakan diriku. Aku harap kamu dapat mempermalukan jenius sekte gunung Hua."
7 Hari telah berlalu. Saat ini Mira Yoo sedang bertarung dengan laki-laki berambut hitam panjang. "Plum Blossom slash." Laki-laki berambut hitam mengayunkan pedangnya. "Wuusshh." Pisau pink sebesar 5 meter melesat ke arah Mira Yoo.
"Neon Frozen Slash." Teriak Mira Yoo kemudian pisau es sebesar 2 meter melesat ke arah pisau bewarna pink. "Booomm." Ledakan terjadi.
Saat asap ledakan menghilang Mira Yoo duduk di tanah dengan badan penuh luka. "Uhuukk." Mira Yoo batuk darah.
"Siapa yang mengirimmu." Laki-laki mengarahkan pedang ke arah leher Mira Yoo.
"Jika kamu tidak menjawab pertanyaanku, aku akan membunuhmu." Laki-laki berambut hitam panjang mengancam Mira Yoo.
"Apakah aku akan mati seperti ini." Gumam Mira Yoo di pikirannya.
Mira Yoo kemudian teringat dengan Jin Hobin. "Jika waktu bisa di ulang kembali. Aku pasti akan mengabiskan lebih banyak waktu bersamanya." Mira Yoo tersenyum.
"Thunder slash." Pisau petir kuning sepanjang 2 meter melesat ke arah laki-laki berambut hitam panjang. "Wuusshh." Laki-laki berambut hitam melompat dan menghindari pisau petir bewarna kuning. "Booomm!!." Pisau petir kuning menghancurkan pepohonan.
"Tunjukan dirimu." Teriak laki-laki berambut hitam panjang.
"Wuusshh." Jin Hobin muncul di depan Mira Yoo. "Jin Hobin." Mira Yoo terkejut saat melihat Jin Hobin.
"Mira Yoo, pergilah dari sini. Biar aku yang akan menghadapinya." Kata Jin Hobin melihat laki-laki berambut hitam panjang.
"Baik." Mira Yoo mengangguk kemudian menjauh dari Jin Hobin.
"Siapa kamu." Tanya laki-laki berambut hitam panjang.
"Namaku Jin Hobin." Jawab Jin Hobin.
"Dari sekte mana kamu berasal." Tanya laki-laki berambut hitam panjang.
"Jika kamu dapat mengalahkanku. Aku akan menjawab pertanyaanmu." Jin Hobin tersenyum.
"Plum Blossom slash." Laki-laki berambut hitam mengayunkan pedangnya. "Wuusshh." Pisau pink sebesar 5 meter melesat ke arah Jin Hobin.
"Aku tidak yakin Thunder Slash bisa mengalahkan tehnik pedangnya." Gumam Jin Hobin melihat pisau pink sebesar 5 meter yang melesat ke arahnya.
"Thunder Tiger Sword Strike." Kata Jin Hobin mengayunkan pedangnya. "Rooaarr." Harimau petir bewarna kuning sebesar 3 meter melesat ke arah pisau pink. "Booomm!!." Ledakan besar terjadi.
Saat asap ledakan menghilang Jin Hobin berdiri dengan pakaian yang robek. "Dia memang pantas di sebut sebagai jenius gunung hua." Gumam Jin Hobin mengusap darah di mulutnya.
"Apa kamu masih ingin bertarung." Chun Myung melihat Jin Hobin.
"Tentu. Aku masih belum mengeluarkan semua kekuatanku." Jawab Jin Hobin.
"Bajingan sombong. Aku juga masih belum mengeluarkan semua kekuatanku." Chun Muyung kesal.
"Plum bloosom whirwind." Teriak Chun Myung kemudian mengayunkan pedangnya. "Wuusshh." Angin tornado bewarna pink sebesar 10 meter melesat ke arah Jin Hobin.
"Shadow Dragon Sword." Teriak Jin Hobin kemudian mengayunkan pedangnya. "Roooaarr." Bayangan naga bewarna hitam sebesar 10 meter melesat ke arah angin tornado bewarna pink. "Booomm." Ledakan besar terjadi.
Saat asap ledakang menghilang Chun Myung duduk di tanah dengan badan penuh luka. "Uhhuukk." Chun Myung batuk darah.
"Jadi kamu anggota sekte Demonic." Chun Myung menatap Jin Hobin.
"Benar, namaku Jin Hobin anggota sekte Demonic." Jawab Jin Hobin.
"Jin Hobin pertandingan hari ini berakhir seri. Tapi jika kita bertemu lagi. Aku pasti akan mengalahkanmu." Kata Chun Myung kemudian melesat pergi.
"Uhuukk." Jin Hobin batuk darah. "Setelah bereinkarnasi. Baru pertama ini aku terluka parah." Kata Jin Hobin mengusap darah di mulutnya.
"Jin Hobin." Jin Hobin Melihat Mira Yoo berlari ke arahnya.
"Jin Hobin, apa kamu baik-baik saja." Tanya Mira Yoo khawatir.
"Aku baik-baik saja. Bagaimana dengan kondisimu sendiri." Tanya Jin Hobin melihat tubuh Mira Yoo yang penuh dengan luka.
"Aku hanya menerima sedikit luka." Mira Yoo tersenyum.
"Jin Hobin terimakasih sudah menyelamatkanku." Mira Yoo tersipu malu.
"Lain kali jangan bertindak ceroboh. Jika kamu hanya tingkat Expert. Jangan mencoba untuk mengambil misi dengan kesulitan tingkat A." Jin Hobin menatap Mira Yoo.
"Baik, lain kali aku tidak akan bertindak ceroboh." Jawab Mira Yoo dengan ekspresi bersalah.
Jin Hobin mengelus rambut Mira Yoo dan berkata. "Ayo kita kembali ke sekte."
"Baik." Mira Yoo tersenyum.
7 Hari kemudian Jin Hobin sedang berada di arena pelatihan bersama Cheon Yeo Woo. "Bagaimana pendapatmu tentang Chun Myung." Tanya Cheon Yeo Woo.
"Chun Myung adalah jenius beladiri. Dia jauh lebih kuat dari dugaanku." Jawab Jin Hobin.
"Jika kamu menerobos tingkat Grand Master. Dan bertarung lagi dengan Chun Myung, apa kamu yakin bisa mengalahkannya." Tanya Cheon Yeo Woo.
"Jika Chun Myung juga menerobos tingkat Grand Master. Saya tidak tahu guru apa bisa mengalahkannya atau tidak." Jin Hobin menggeleng.
"Tapi jika saya menyerangnya secara diam-diam. Saya pasti bisa mengalahkannya." Kata Jin Hobin dengan penuh percaya diri.
"Hahaha, bagus. Sekte Demonic mengajarkan segala cara untuk memenangkan pertarungan." Cheon Yeo Woo tertawa.
1 Tahun telah berlalu. Saat ini Cheon Yeo Woo sedang mengobrol bersama pria tua berambut putih. "Pemimpin, izinkan saya pergi ke klan Ignoble untuk menyelamatkan putra saya." Kata pria tua berambut putih.
Cheon Yeo Woo meminum teh dan berkata. "Ketua Wang Hul anda adalah salah satu ketua sekte Demonic. Jika anda pergi ke klan Ignoble dan mengemis untuk meminta mereka melepaskan putra anda. Itu akan menghancurkan harga diri sekte Demonic."