
1 Bulan telah berlalu. Saat ini di markas evil blood sect. "Dimana Dal Lok akhir-akhir ini aku tidak melihatnya." Kata pria berbadan kekar melihat pria berpakaian merah.
"1 Bulan lalu Dal Lok pergi ke desa Hwajeon dan setelah itu kami tidak melihatnya kembali ke markas." Jawab pria berpakaian merah.
Pria berbadan kekar terkejut mendengar jawaban pria berpakaian merah. "Hyuk Sim 1 Tahun lalu kamu bertarung dengan Jin Hobin desa Hwajeon." Pria berbadan kekar melihat Hyuk Sim.
"Benar, aku bertarung dengannya di desa Hwajeon. Dan setelah aku kembali ke desa Hwajeon bersama pemimpin. Jin Hobin dan bawahannya telah meninggalkan desa Hwajeon." Jawab Hyuk Sim.
"Kemungkinan besar Dal Lok telah mati." Kata pria berbadan kekar.
"Mungkinkah Jin Hobin telah kembali ke desa Hwajeon." Kata Hyuk Sim.
"Kita akan segera mengetahuinya. Jika kita pergi ke desa Hwajeon." Kata pria berbadan kekar berjalan pergi.
"Apa kita akan pergi berdua ke desa Hwajeon." Tanya Hyuk sim.
"Benar, kita berdua sudah lebih dari cukup untuk mengalahkan Jin Hobin. Jika dia benar kembali ke desa Hwajeon." Jawab pria berbadan kekar.
"Baiklah, ayo kita pergi ke desa Hwajeon." Balas Hyuk Sim.
Saat ini di desa Hwajeon. "Pemimpin." Gyu Wol berlutut di depan Jin Hobin.
"Ada apa Gyu Wol." Tanya Jin Hobin.
"Saya meminta izin untuk kembali ke sekte Demonic. Saya ingin melatih anak-anak di gua pelatihan sekte Demonic." Jawab Gyu Wol.
Mendengar jawaban Gyu Wol, Jin Hobin bergumam. "Lokasi gua pelatihan tersembunyi. Seharusnya evil blood sect tidak mengetahui lokasi gua pelatihan." "Baiklah, kamu bisa melatih anak-anak di gua pelatihan." Jin Hobin melihat Gyu Wol.
"Terimakasih pemimpin." Gyu Wol tersenyum mendengar Jin Hobin membolehkan dirinya melatih anak-anak di gua pelatihan. "Gyu Wol, suruh semua penduduk desa untuk berkumpul." Jin Hobin melihat Gyu Wol.
"Baik pemimpin." Gyu Wol mengangguk.
Beberapa menit kemudian Jin Hobin melihat semua penduduk desa telah berkumpul. "Aku mengumpulkan kalian semua untuk memberitahu. Bahwa anak-anak kalian yang bergabung ke sekte Demonic akan menjalani pelatihan di sekte Demonic." Kata Jin Hobin melihat semua penduduk desa.
"Master Jin Hobin, apa anda juga akan kembali ke sekte Demonic." Tanya Seon Eun seorang wanita yang anaknya bergabung ke sekte Demonic.
"Benar, aku akan kembali ke sekte Demonic. Dan setelah aku meninggalkan desa ini. Kalian harus bisa melindungi diri sendiri jika ada bandit yang menyerang desa." Jawab Jin Hobin.
"Gleekk." Semua penduduk desa terkejut mendengar jawaban Jin Hobin. "Master Jin Hobin, bolehkah kami ikut bersama anda ke sekte Demonic." Tanya Seon Eun.
"Pemimpin, biarkan mereka mengikuti kita kembali ke sekte Demonic. Tapi sebagai gantinya mereka harus bekerja untuk membangun sekte Demonic yang hancur." Bisik Mira Yoo. Jin Hobin terdiam mendengar kata Mira Yoo dia tahu sekte Demonic telah hancur total akibat perbuatan evil blood sect.
"Kalian bisa ikut dengan kami ke sekte Demonic. Tapi kalian harus bekerja untuk membangun sekte Demonic yang hancur." Kata Jin Hobin melihat semua penduduk desa.
"Baik Master Jin Hobin. Kami akan membangun sekte Demonic." Jawab semua penduduk desa. Penduduk desa tidak keberatan jika hanya disuruh untuk membangun sekte Demonic.
"Baiklah, kemasi barang-barang kalian. Hari ini juga kita semua akan meninggalkan desa Hwajeon." Kata Jin Hobin.
"Baik Master Jin Hobin." Jawab semua penduduk desa Hwajeon.
Keesokan harinya Jin Hobin kembali ke sekte Demonic. "Aku tidak menyangka sekte Demonic akan hancur di bawah kepemimpinanku." Gumam Jin Hobin melihat sekte Demonic yang rata dengan tanah.
"Kalian semua ikuti aku." Kata Jin Hobin berjalan ke arah gua pelatihan.
"Baik pemimpin." "Baik Master Jin Hobin." Jawab semua penduduk desa, Mira Yoo dan yang lainnya.
"Aaahh." Semua anak-anak dan penduduk desa terkejut mendengar kata Jin Hobin.
"Jika ada yang keberatan kalian bisa kembali ke desa Hwajeon." Kata Jin Hobin melihat semua penduduk desa.
"Maaf Master Jin Hobin, saya akan kembali ke desa." Kata seorang pria paruh baya. "Maaf Master Jin Hobin, saya juga akan kembali ke desa." Kata wanita paruh baya. Jin Hobin kemudian melihat satu persatu penduduk desa memilih untuk kembali ke desa Hwajeon.
"Pemimpin sekte. Saya ingin keluar dari sekte." Kata seorang anak kecil. "Benar pemimpin sekte saya juga ingin keluar dari sekte Demonic." Kata anak kecil lainnya. Mereka tidak mau untuk tinggal di dalam gua.
Jin Hobin kemudian melihat semua anak kecil pergi mengikuti orang tua mereka, dan hanya menyisahkan Seon Eun dan anaknya.
"Jadi hanya tersisa kalian berdua." Kata Jin Hobin melihat Seon Eun dan anaknya.
"Gyu Wol, Song Woo bawa Seon Eun dan putranya masuk ke dalam gua." Jin Hobin melihat Gyu Wol dan Song Woo.
"Baik pemimpin." Gyu Wol dan Song Woo mengangguk.
Melihat Gyu Wol, Song Woo, Seon Eun dan putranya masuk ke dalam gua Jin Hobin berkata. "Mira Yoo, Ha Sang Wa. Kalian seharusnya tahu apa yang harus kalian perbuat."
"Kami tahu pemimpin." Mira Yoo dan Ha Sang Wa mengangguk.
"Bagus, Jangan sisahkan satu orang pun yang hidup." Kata Jin Hobin masuk ke dalam gua.
Beberapa Menit kemudian Mira Yoo dan Ha Sang Wa muncul di depan semua penduduk desa yang sedang beristirahat. "Mira Yoo, Ha Sang Wa, apa kalian berdua akan mengantar kami semua kembali ke desa." Tanya seorang pria paruh baya.
"Tidak, kami akan mengantar kalian semua ke neraka." Jawab Mira Yoo kemudian memotong kepala pria paruh baya menggunakan pedang. "Crasshh."
"Aaaahhh." Wanita paruh baya berteriak melihat Mira Yoo yang membunuh pria paruh baya. "Crasshh." Ha Sang Wa memotong kepala wanita paruh baya yang berterik.
"Orang tidak tahu balas budi seperti kalian tidak layak untuk hidup." Kata Ha Sang Wa melihat semua penduduk desa yang ketakutan.
"Crasshh." "Aaaahhh." "Kumohon ampuni kami." Mira Yoo dan Ha Sang Wa kemudian membunuh semua penduduk desa entah itu orang tua atau anak-anak.
Beberapa menit kemudian Jin Hobin melihat Mira Yoo dan Ha Sang Wa yang muncul di depannya. "Bagaimana." Tanya Jin Hobin.
"Kami sudah membunuh semua penduduk desa pemimpin." Jawab Ha Sang Wa. "Bagus, orang seperti mereka semua tidak layak untuk hidup." Balas Jin Hobin.
2 Hari kemudian Hyuk Sim dan pria berbadan kekar sampai di desa Hwajeon. "Aneh, mengapa kita tidak ada satupun orang di desa ini." Pria berbadan kekar melihat desa Hwajeon yang tidak berpenghuni.
"Di pegunungan ini terdapat banyak bandit. Mungkin semua penduduk desa di culik oleh bandit." Balas Hyuk Sim.
"Jika bandit yang menculik penduduk desa. Seharusnya rumah-rumah di desa ini hancur berantakan. Tapi semua rumah di desa ini tidak satupun yang hancur." Balas pria berbadan kekar.
"Perkataanmu ada benarnya." Balas Hyuk Sim.
"Karena Jin Hobin tidak ada di desa ini, ayo kita kembali ke markas." Pria berbadan kekar melihat Hyuk Sim.
"Baiklah. Ayo kita kembali ke markas." Jawab Hyuk Sim.
Terimakasih untuk kalian semua yang sudah membaca cerita ini.
Cerita The Great Demon berakhir disini.
See You Next Time