
"Karena kalian menjadi bandit. Kalian harus siap untuk terbunuh. Jika kalian gagal merampok target kalian." Kata Jin Hobin. Yeon Jeokha dan pria berotot terkejut mendengar kata Jin Hobin.
"Buukk." Bandit berotot tiba-tiba bersujud di depan Jin Hobin. "Kamu bisa membunuhku. Tapi tolong ampuni hidup semua bawahanku." Bandit berotot bersujud.
"Bos." Semua bandit terkejut melihat Bandit berotot bersujud kepada Jin Hobin.
"Menarik. Aku belum pernah bertemu dengan bandit yang peduli dengan bawahannya." Jin Hobin menyeringai.
"Mira Yoo, Ha Sang Wa. Berhenti membunuh mereka semua." Perintah Jin Hobin.
"Baik pemimpin." Jawab Mira Yoo dan Ha Sang Wa kemudian berhenti membunuh bandit.
"Jin Hobin, bunuhlah aku saja." Kata Yeon Jeokha.
"Tidak adik, kamu masihlah muda. Perjalananmu masih Panjang. Di masa depan aku yakin kamu akan menerobos tingkat Profound." Kata bandit berotot.
"Bagaimana jika kalian berdua bergabung dengan sekte Demonic. Dengan begitu aku akan mengampuni hidup kalian." Kata Jin Hobin.
"Apa!" Bandit berbadan kekar, Yeon Jeokha dan semua bandit terkejut mendengar kata Jin Hobin.
"Bagaimana." Jin Hobin melihat bandit berotot dan Yeon Jeokha.
Bandit berotot mengigit bibirnya dan berkata. "Lebih baik aku mati dari pada bergabung dengan sekte Demonic."
"Jika begitu matilah." Kata Jin Hobin.
"Tunggu. Aku akan bergabung dengan sekte Demonic." Kata Yeon Jeokha.
"Adik." Bandit berotot terkejut mendengar kata Yeon Jeokha.
"Kakak, setelah aku menerobos tingkat Profound dan mengalahkan Jin Hobin. Aku akan keluar dari sekte Demonic dan bergabung kembali denganmu." Yeon Jeokha mengirimkan pesan suara kepada bandit berotot.
"Jin Hobin, aku akan bergabung dengan sekte Demonic. Sebagai gantinya jangan bunuh kakakku." Kata Yeon Jeokha.
"Karena kamu bergabung dengan sekte Demonic. Aku tidak akan membunuhnya." Jawab Jin Hobin.
"Bodoh, aku sama sekali tidak tertarik dengan kakakmu. Aku hanya tertarik denganmu." Jin Hobin menyeringai.
"Jin Hobin bisakah aku mengucapkan perpisahan kepada keluargaku." Yeon Jeokha melihat Jin Hobin.
"Kamu bisa mengucapkan perpisahan dengan keluargamu." Jawab Jin Hobin.
"Kakak, ayo kita kembali ke markas." Yeon Jeokha berdiri.
"Baik." Bandit berotot mengangguk.
"Kalian keluarga Jaegal bisa melanjutkan perjalanan kalian. Aku akan mengikuti para bandit ini." Jin Hobin melihat laki-laki berkulit putih dan semua anggota keluarga Jaegal.
"Baik." Jawab laki-laki berkulit putih.
"Jin Hobin, sekali lagi aku mengucapkan terimakasih. Karena sudah membantu kami." Kata laki-laki berkulit putih.
Jin Hobin mengangguk dan berkata. "Mira Yoo, Ha Sang Wa. Ayo kita pergi."
"Baik pemimpin." Jawab Mira Yoo dan Ha Sang Wa. Jin Hobin kemudian pergi mengikuti bandit berotot dan Yeon Jeokha.
"Sekali lagi kita di bantu olehnya." Kata laki-laki berkulit putih melihat kepergian Jin Hobin.
"Ayo kita lanjutkan perjalanan." Kata laki-laki berkulit putih.
"Baik nona muda." Jawab semua anggota keluarga Jaegal.
30 Menit kemudian Jin Hobin, Mira Yoo dan Ha Sang Wa sampai di markas bandit. "Ketua, anda sudah kembali." Jin Hobin melihat beberapa orang berjalan ke arah bandit berotot.
"Yeon Jeokha. Apa yang terjadi padamu." Perempuan berkulit putih, berambut pink panjang khawatir melihat Yeon Jeokha yang terluka.
"Aku mendapat sedikit luka saat pertarungan." Yeon Jeokha tersenyum.
"Ketua siapa mereka bertiga." Bandit berkepala botak melihat Jin Hobin, Mira Yoo dan Ha Sang Wa.
"Mereka bertiga adalah anggota sekte Demonic." Jawab bandit berotot.
"Aaahhh." Semua orang terkejut mendengar jawaban bandit berotot.
"Ketua, mengapa anda mengizinkan anggota sekte Demonic kemari. Bukankah anda membenci sekte Demonic. Karena mereka yang membunuh istri dan anak anda." Kata bandit berkepala botak.
"Oohh, aku tidak menyangka kamu mempunyai masa lalu yang buruk." Kata Jin Hobin.
"Apa!" Semua orang terkejut mendengar kata Yeon Jeokha.
"Yeon Jeokha bercandamu tidak lucu sama sekali." Kata bandit berkepala botak.
"Kakak kedua, aku tidak bercanda." Yeon Jeokha menggeleng.
"Kakak, jelaskan apa yang sebenarnya terjadi." Bandit berkepala botak melihat bandit berotot. Bandit berotot kemudian menjelaskan Jin Hobin tidak akan membunuh semua bandit asalkan Yeon Jeokha bergabung dengan sekte Demonic.
"Jika Yeon Jeokha bergabung dengan sekte Demonic. Aku juga akan bergabung dengan sekte Demonic." Kata perempuan berambut pink panjang.
"Chae Yeon." Yeon Jeokha terkejut mendengar kata perempuan berambut pink panjang.
"Sepertinya perempuan berambut pink ini sangat menyukai Yeon Jeokha." Gumam Jin Hobin.
"Tidak masalah, kamu juga bisa bergabung dengan sekte Demonic. Meski tingkat beladirimu sangat rendah." Jin Hobin tersenyum.
"Jin Hobin, berjanjinlah bahwa kamu tidak akan membuat Chaen Yeon terlibat dalam urusan yang berbahaya." Yeon Jeokha mengirim pesan suara kepada Jin Hobin.
"Kamu tidak perlu khawatir. Dia terlalu lemah untuk menjalankan misi yang berbahaya." Balas Jin Hobin mengirim pesan suara kepada Yeon Jeokha.
"Aku akan memberimu waktu 1 jam untuk mengucapkan salam perpisahan dengan keluargamu." Kata Jin Hobin melihat Yeon Jeokha.
"Baik." Jawab Yeon Jeokha.
1 Jam kemudian Jin Hobin berada di luar markas bandit bersama Mira Yoo dan Ha Sang Wa. "Apa kamu telah selesai mengucapkan salam perpisahan." Kata Jin Hobin melihat Yeon Jeokha dan Chaen Yeon.
"Aku sudah mengucapkan salam perpisahan." Jawab Yeon Jeokha.
"Apa kita akan pergi ke markas sekte Demonic." Tanya Yeon Jeokha.
"Tidak, kita akan pergi ke markas aliansi murim yang berada di wuhan." Jawab Jin Hobin.
"Apa!! Mengapa kamu ingin pergi ke markas aliansi murim. Jangan bilang kamu ingin membuat kekacauan di sana." Yeon Jeokha terkejut.
"Tidak, aku mendapat undangan dari pemimpin aliansi murim. Dan karena kamu sudah bergabung dengan sekte Demonic. Kamu harus memanggilku pemimpin mulai sekarang." Jawab Jin Hobin.
"Ciihh, baik pemimpin." Yeon Jeokha mendengus.
"Baiklah, ayo kita pergi." Kata Jin Hobin menunggang kuda.
"Baik pemimpin." Jawab Mira Yoo dan Ha Sang Wa.
7 Hari kemudian. Jin Hobin, Mira Yoo, Ha Sang Wa, Yeon Jeokha dan Chaen Yeon berada di penginapan yang terletak di Wuhan. "Aku dan Ha Sang Wa akan pergi ke markas aliansi murim. Kalian bertiga tunggulah di penginapan." Kata Jin Hobin melihat Mira Yoo dan Yeon Jeokha.
"Baik pemimpin." Mira Yoo dan Chaen Yeon mengangguk.
"Ha Sang Wa, ayo kita pergi." Kata Jin Hobin keluar dari penginapan.
"Baik pemimpin." Jawab Ha Sang Wa kemudian mengejar Jin Hobin.
"Chaen Yeon ayo kita pergi juga." Kata Yeon Jeokha.
"Jeokha kamu ingin pergi kemana. Pemimpin menyuruh kita bertiga menunggu di penginapan." Kata Mira Yoo.
"Aku ingin jalan-jalan." Kata Yeon Jeokha keluar dari penginapan.
"Jeokha tunggu aku." Chaen Yeon mengejar Yeon Jeokha.
30 Menit kemudian Jin Hobin dan Ha Sang Wa berada di markas aliansi murim. "Apakah dia pemimpin sekte Demonic?" Bisik seorang perempuan melihat Jin Hobin.
"Dia sangat muda seperti yang di rumorkan." Bisik perempuan lainnya.
"Selamat datang, pemimpin sekte Demonic. Aku Jaegal Wang ahli strategi aliansi murim." Kata pria paruh baya berambut hitam panjang menyambut Jin Hobin.
"Halo tuan Jaegal Wang. Saya senang dapat bertemu dengan anda." Kata Jin Hobin menjabat tangan Jaegal Wang.
"Kamu lebih sopan dari dugaanku." Kata Jaegal Wang.
"Ayo masuk. Ketua sedang menunggumu." Kata Jaegal Wang.
"Baik." Jawab Jin Hobin. Jin Hobin dan Ha Sang Wa kemudian mengikuti Jaegal Wang.
Saat masuk ke dalam ruangan Jin Hobin melihat pria tua berambut putih panjang yang sedang duduk di kursi. "Sungguh tekanan yang luar biasa. Jika sebelum menerobos tingkat Grand Master aku bertarung dengannya, mungkin aku akan kalah dalam 10 gerakan." Gumam Jin Hobin melihat pria tua berambut putih panjang.