
Joseph mendekati Romi dan memeluknya dengan erat. Romi meraskan tubuh Joseph sangat dingin, ia tenggelam dalam pelukan Joseph. Mereka berdua menikmati moment tersebut. Sudah lama Romi menyukai Joseph ketika ia menjadi penanggung jawab penelitiannya, setiap hari ia melihat perkembangan Joseph. Pantas jika ia jatuh hati pada Joseph.
Perlahan Joseph melepaskan pelukan Romi, ia memandangi wajah Romi dengan tatapan hangat. Ia mengira jika Romi adalah seseorang yang ia kenal. Kedua tangannya masih memegangi tubuh mungil Romi,
"Kau terlihat manis dari dekat" katanya dengan lirih, Joseph masih memandangi wajah Romi, pun sebaliknya. Mereka berdua saling menatap dan hingga tubuh mereka kembali mendekat dan Joseph tanpa ragu mencium kening Romi dengan perlahan. Romi terdiam, kembali menikmati apa yang Joseph lakukan terhadapnya. Ia kembali menatap Romi dan tersenyum,
"Kau melihatku seperti apa?" sahut Romi lirih, ia menatap dalam Josep penuh harap
Joseph lagi-lagi tersenyum dengan manis, membuat tubuh Romi memanas. Pipinya terlihat merona. Hingga Joseph tertawa kecil,
"Aku melihatmu sebagai wanita. Kau sangat cantik dan manis"
Romi tersenyum. Mereka saling menatap dan bertukar senyum. Romi mengetahui jika Joseph menganggapnya sebagai Rezi. Ia tidak peduli, ia menikmati dan menunggu Joseph hanya melihat ke arahnya, "Aku senang bertemu lagi dengannu" ucap Romi lirih
Joseph tersenyum, "Mau kah kau menjadi milikku yang berharga?" katanya kemudian
Romi membalas dengan senyuman. Dan pada akhirnya mereka berdua berciuman dan membiarkan tubuh mereka menyatu, menikmati satu sama lain dan tenggelam dalam nafsu. Romi merelakan dirinya pada Joseph hari ini.
***
Siang ini diadakan pemeriksaan menyeluruh di tempat laboratorium baru di Macca, adanya pencurian yang terjadi tadi malan membuat semua keamanan melakuka pemeriksaan barang dan objek apa saja yang hilang. Namun, tidak ada satupun benda yang hilang semua tetap utuh pada tempatnya. Hanya saja, objek penelitian Joseph yanb kembali diamankan karena belum memenuhi syarat.
Meskipun bersikeras untuk tetap memasukan kembali Joseph pada kapsul penelitian, Romi meminta syarat untuk menerbitkannya mulai hari ini. Sebagai kepala laboratorium tentu saja ia memiliki wewenang untuk mengambil keputusan atas objek yang ia teliti.
Semua personel dan staf menyiapkan semua komponen untuk menerbitkan pelepasan objek. Informed content dan catatan medis objek kembali diteliti dan dicocokan dengan keadaannya saat ini.
"Hallo, kau bisa mendengarku?"
"Iya"
"Kau ingat dengan dirimu?"
"Iya"
"Sebutkan namamu"
"Patra Joseph"
"Hallo Joseph, apa kabar? Bagaimana perasaanmu sekarang?"
"Baik, aku baik-baik saja"
Semua orang yang menyaksikan uji coba pelepasan objek tersenyum puas dan senang dengan perkembangan Joseph. Salah satunya adalah Romi, ia paling tidak sabar dengan pelepasan ini.
"Joseph kau akan diterbitkan, kami akan melepaskanmu. Hari ini, adalah hari terakhirmu didalam sini. Kau akan kami lepaskan setelah beberapa test terakhir dan kau tentunya harus melewati semua test. Kau mengerti maksudku?"
"Iya"
"Baiklah, kita akan memulai test pertama"