The Emperor's Father Was Selfish

The Emperor's Father Was Selfish
bab 2



"Hormat hamba pada yang mulia kaisar Hanrry penguasa kerajaan bintang, hamba kesini karena Yang mulia Putri merindukan anda yang mulia" ucap Mona


'what!! rindu, kamu pikir aku rindu dengan iblis kejam ini' batin ku, aku pun cemberut


"hahh rindu? mana bisa bayi sekecil itu basa rindu" ucap anak Sekitar umur enam tahun


"apa yang kau bicarakan, jangan macam macam" ucap anak di sampingnya


Nama Nama Pangeran


-Aidin De Carolline


Umur: Sepuluh tahun


-Alex De Carolline


Umur: Sembilan tahun


-Daren De Carolline


Umur: Tujuh tahun


-Orion De Carolline


Umur:Tujuh tahun


-Hemillton De Carolline


Umur: Enam tahun


Mereka adalah kakak kakak ku, Aidin,Alex,Daren, Dan Orion Sudah bersekolah di Academy, Sedangkan Hemillton belum bersekolah, karena Syarat masuk Academy harus berumur tujuh tahun ke atas.


"sini berikan bayi itu pada ku" ucap raja Hanrry. Mona pun memberikan ku pada gendongan iblis jahat itu.


Iblis itu, maksud ku ayah ku itu pun mengendong ku. bukan rasa nyaman yang ku rasakan, malahan rasa sakit saat di gendong oleh iblis itu


'hey apa kau tidak tau cara mengendong bayi,


tidak tidak padahal kau sudah memiliki lima anak, tapi tidak bisa mengendong bayi mungil seperti ku' aku pun menangis.


"oeek oeek oeek" tangis ku keras


"kenapa dia menagis Mona" tanya raja Hanrry


"anda tidak boleh mengendong putri seperti itu yang mulia, itu menyakiti Putri" ucap Mona


'terima kasih Mona, akhirnya kau mengerti perasaanku' Ucap ku dalam hati berbinar


"Sini yang mulia biar saya saja yang mengendong tuan putri" ucap Mona.


Raja Hanrry pun menyerahkan ku ke Mona


"Pelayan bawakan Susu kesini" perintah Raja Hanrry. "baik yang mulia" ucap Pelayan itu dan pergi mengambilkan susu.


datang lah pelayan yang Membawa susu,


di letaknya susu itu di atas meja dan menunduk Setalah itu pun ia pergi.


"Mona beri susu ini pada Kimberly" ucapnya


'Masih ingat juga nih orang sama nama ku'


batin ku


"baik Yang mulia" ucap Mona


aku pun di beri susu dengan menggunakan sendok, ya mau bagaimana lagi di siani belum ada alat pembantu minum susu


****


hari per hari pun berlalu bulan perbulan pun berlalu. aku sudah bisa tengkurap pada usia dua bulan, duduk pada usia tiga bulan,bicara pada usia delapan bulan, membaca dan berjalan pada usia Sebelas bulan.


pencapaian yang aku lakukan membuat semua orang bangga tapi jiga khawatir dengan ku, karna sudah beberapa kali ada pembunuh bayaran yang ingin membunuh ku


aku sudah cukup akrab dengan kakak ku,


tapi aku paling akrab dengan kak Aidin dan Hemillton.


Sekarang aku sudah paham dengan Dunia ini,


Dunia ini memiliki semacam sihir elemen dan sihir istimewa, ada sekitar sepuluh sihir elemen yaitu


Api Petir


Air Besi


Tanah Tumbuhan


Angin Cahaya


Es kegelapan


aku mempunyai elemen tumbuhan sama seperti ibu ku sedangkan kakak dan ayah ku memiliki elemen kegelapan. aku tau kalau aku memiliki elemen tumbuhan di saat aku Sedang memegang pohon yang sudah mati, tiba tiba kembali hidup dan aku memiliki kekuatan istimewa yaitu ilusi dan teleportasi,


aku mendapatkan sihir ilusi dari gen ibu ku sedangkan teleportasi dari ayah ku.


Btw ayah ku sudah sedikit baik loh walau aku masih sedikit takut karna suara dan tatapannya.


Ohh ya di sini juga ada hewan yang mempunyai sihir, orang menyebutnya Sipirit beats, semakin besar levelnya semakin kuat hewannya dan juga semakin susuh menahlukkannya.


dua hari lagi adalah hari ulang tahun ku ke satu tahun, banyak pelayan dan perajurit yang berlalu lelang mondar mandir mempersiapkan pesta ulang tahun ku, dan pasti juga banyak raja, ratu, pangeran, serta putri dari negara lain yang akan datang ke pesta ku.


aku cukup mewarisi sikap ayah ku yaitu dingin dan arogan hahahaha, tapi aku tidak sejahat itu pada tumbuhan, aku hanya jahat pada manusia, tapi bukan keluarga ku dan Mona.


Tbc