The Emperor's Father Was Selfish

The Emperor's Father Was Selfish
bab 13



"Aku kira kamu sudah tau. makannya kalo punya otak itu di pake" ucap ku.


Kami pun terus adu mulut sampai ketiduran.


.


.


.


.


.


Di malam harinya..........


"Hey bangun" ucap ku menggoyang goyangkan tubuh Bella


"aku masih mengantuk" ucapnya


"baiklah kalau begitu aku akan pergi ke pasar sendiri" ucap ku dan hendek pergi


"Tunggu. aku juga mau ikut. tunggu sebentar aku ingin bersiap siap" ucap Bella yang tiba tiba bangun


"cepatlah bersiap siap" ucap ku.


"Aku sudah siap" ucap Bella


"Ayo" ucap ku


"tunggu dulu" ucap ku menghentikan Bella yang ingin keluar


"Ada apa" ucap Bella bingung


"Pakai dulu cadar mu. kau mau terus di pandangi semua orang" ucap ku Sambil memberikan cadar kepada Bella.


"hehehehe iya ya" ucap Bella Cengengesan.


*Kami pun pergi ke pasar untuk berjalan jalan


'untung saja aku bawa banyak uang, Bella sepertinya akan berbelanja banyak. entah dia bawa uang atau tidak' batin ku


Sekarang kami sedang berada di


toko baju yang terlaris


"Queen ayo kita beli ini" ucap Bella menunjukkan sebuah gaun


"beli saja" ucap ku malas


"bagaimana dengan kau?" tanyanya


"aku akan memilih dulu" ucap ku


'ini terlalu banyak hiasannya' batin ku saat melihat gaun yang di penuhi batu permata


"Hey kau serahkan gaun itu pada ku"


ucap Seorang gadis seusia dengan ku dan Bella, sepertinya mereka adalah calon murid Academy.


"tidak mau" ucap Bella


"aku tidak mau, dan aku tidak peduli siapa kau" ucap Bella


"akan ku bunuh kau" ucapnya hendak menyerang bella, namun dulu hindari oleh Bella "kau tidak tau aku siapa, aku ini anak dari raja Constantine. cepat bersujud di kaki ku, akan ku ampuni kau" ucapnya tersenyum menyeringai.


Bella yang tak ingin mendengar omong kosong Gadis di depannya. Bella pun memanggil lebah untuk menyengat mereka.


"Sudahlah ayo kita pergi saja dari sini, aku sudah memilih gaun yang cocok untuk ku" ucap ku menarik Bella pergi.


"gaun yang bagus. selera mu bagus juga" ucap Bella saat melihat gaun yang akan ku beli


"Tentu saja. ayo kita pergi" ucap ku lagi


*Kami pun pergi dari Toko Baju dan berkeliling lagi 'membosankan' batin ku


"Eh..eh kenapa di toko orang itu sangat ramai"


tanya Bella menggoyang goyangkan tubuh ku.


Ku putar bola mata ku dengan malas ke arah tempat yang di tujuh Bella.


"ohh itu hanya rumah lelang. apa kau tidak tau"


ucap ku


"aku tidak pernah ke situ. ayo kita ke situ" ajaknya. 'Kalo di pikir pikir sih bagus juga ke rumah lelang, mungkin ada hal unik di sana' bantin ku "baiklah" ucap ku


Kami pun pergi ke rumah lelang,


itu Bella ya, yang merengek bukan aku yang penasaran.


Saat kami hendak masuk. kami di hadang oleh pengawal


"berikan dua koin emas" ucapnya


aku pun memberikan koin yang ia mau "ini" ucap ku menyerahkan dua koin emas


~Koin


Perunggu: terendah


Perak: Pertengahan


Emas:Tinggi


Satu koin emas\=Seratus koin perak


Satu koin Perak\=Sepuluh koin Perunggu


Satu koin emas\=Seribu Koin Perunggu


*Kami pun masuk ke rumah lelang dan masuk ke ruangan VIP Yang khusus di gunakan para Bangsawan


Bella*



Lily