
Dua tahun pun berlalu........
kini Kimberly sudah berusia tujuh tahun, yang seharusnya sudah masuk ke Academy.
tapi tidak untuknya karna ia sudah mempunyai guru yang lebih hebat, yaitu paman Ken dan bibi Sora nya itu.
Lily sekarang sedang melihat bunga bunga musim semi di Padang rumput yang dekat dengan istananya.
"Queen ada surat untuk anda" Suara Karin yang merupakan Pelayan baru ku, Sebenarnya aku rindu dengan Mona.
"Dari siapa" tanya ku dengan suara dingin tapi imut.
"Ini dari Academy Beauxbatons Yang mulia"
Jawab Karin.
'oh Academy tempat Hemillton bersekolah ya' batin ku.
"baiklah, letakan surat itu di sana dan kau boleh pergi" ucap ku.
Karin pun memberi hormat dan pergi.
Aku pun beranjak dari tempat dan mengambil surat yang di berikan Academy Beauxbatons dan membacanya.
"Salam Queen of Nature, Saya adalah perwakilan dari Academy Beauxbatons ingin mengundang Queen yang agung Dateng ke acara Penerimaan murid baru tahun ini, Yang di adakan dua hari lagi.
Saya tunggu kehadiran anda Yang mulia Dewi alam" selesai Surat itu ku bacakan.
'Menarik' batin ku.
aku pun pergi menuju istana untuk meminta izin pada bibi dan paman ku.
...........
"Paman Ken" Ucap ku
"Ya ada apa Lily" ucap Keukenfo
"Lily ingin meminta izin Paman dan bibi untuk pergi ke Academy Beauxbatons" ucap dengan pipi chubby
"untuk apa" tanya bibi Sora
"aku di undang untuk menghadiri acara Penerimaan murid baru tahun ini. boleh yaa bibi, Paman" ucap ku dengan nada memeles.
"Baiklah tapi jangan pernah beri tahu nama asli mu pada orang lain ya, dan pakailah liontin ini"ucapnya memberikan ku sebuah liontin yang Sangat indah
"itu bukan kalung biasa itu adalah ruang dimensi, ibumu menyuruhku untuk memberikan liontin itu pada mu sebelum ia meninggal" ucapnya
"bagaimana cara ku untuk masuk ke ruang dimensi ini" tanya ku.
"teteskan saja sedikit darah mu ke liontin itu dan kau akan bisa keluar masuk demensi mu" ucap paman Ken menjelaskan.
"ohh baiklah, aku pergi dulu. sampai jumpa..."
ucap ku sambil melambaikan tangan.
"anak itu tidak seperti anak lain" ucap Sora. "Iya kau benar, seharusnya di masanya sekarang ia akan bermain main dan manja" ucap Keukenfo.
"Panggil aku kakak bodoh" ucap Sora menjitak kepala Keukenfo.
"iya maaf" ucap Keukenfo.
............
Sekarang aku berada di dalam kamar, ku pakai liontin yang di beri paman Ken tadi, tapi aku belum mencoba masuk ke ruang dimensi.
"Karin!" panggil ku
"ada apa Queen" ucap Karin yang baru datang
"Siapkan aku air, aku ingin mandi, dan letakan pengharum beraroma bunga Lily juga" ucap ku. "Baik Queen" ucap Karin dan pergi menyiapkan aku air untuk mandi.
"Airnya sudah siap Queen" ucap Karin Yang baru selesai menyiapkan air.
"Baiklah, tinggalkan aku sendiri" ucap ku.
Ku langkahkan kaki ku menuju Bath up, yang sudah di taburi Bunga mawar. dengan gaun putih tipis yang selalu ku gunakan untuk mandi.
Ku rendam kan tubuh ku Ke dalam air dan mulai ku rileks kan otot otot lelah ku.
"ahh..... nyamannya" ucap ku sambil bersender di bath up zaman kono itu.
'bagaiman dengan acara Penerimaan murid baru ya, mau pakai gaun apa. ahh bodoh amat mending aku coba liontin baru ku ini' ucap ku dalam hati.
ku gores kan sedikit jari ku ke belati yang selalu ku simpan untuk berjaga jaga dan ku teteskan darah ku ke liontin itu.
Dan.........