
*Keesokkan harinya, Kabar mengenai Putri Pertama dari Keluarga Duke Patrick Sedang menjadi perbincangan hangat. sekarang semua penduduk sedang berdemo di depan istana untuk pembatalan pertunangan Kakak ku dan gadis ular itu
"Kami tidak ingin memiliki calon ratu yang Sudah ternodai!" teriak para penduduk bahkan ada juga bangsawan yang ikut memanas manisi, dengan adanya pembatalan pertunangan, masih ada kesempatan untuk putri mereka menikahi Putra Mahkota alias kakak ku.
"Batalkan pertunangan putra mahkota dan Putri keluarga Duke!!" Teriak warga yang masih berkumpul, Semua orang tidak mau menanggung malu negara karna keegoisan kekaisaran.
"tenang tenang kalian semuanya. kaisar akan menangani masalah ini" ucap Kasim istana membuat tambah riuh teriakan para warga yang demo.
Sedangkan di tempat lain Vieira sedang menagis bahkan menghancurkan semua barang barang di kediaman Duke.
.
.
.
.
.
.
Di tempat lain.........
"Kau sangat kejam" ucap Bella memandang Kimberly yang sedang makan
"itu balasan yang cocok untuk manusia rendahan sepertinya" ucap ku yang selesai makan
"tapi kau membuat hari yang seharusnya di bicarakan tentang Datangnya Dewi alam dan Dewi hewan musnah" ucap Bella merengek.
aku hanya mengacuhkan ucapan Bella dan memilih Membaca buku.
"tok tok tok" Suara pintu yang membuat kami menghentikan aktivitas.
"Masuk" ucap ku
"Salam Yang mulia Queen dan Yang mulia Bella, ini saatnya kalian bersiap untuk menghadiri acara Penerimaan murid baru" ucap Karin dan Nana yang ada di depan pintu
"Ini saatnya" ucap ku dan Bella saling memandang dan menyeringai.
"Karin siapkan air hangat dengan aroma Vanilla" ucap ku yang jarang menggunakan aroma selain bunga Lily
"Tumben sekali Yang mulia anda menggunakan aroma yang berbeda" ucap Karin heran "Sudahlah jangan kebanyakan bacot" ucap ku
"Ba..cot?" ucap Karin bingung
"diam lah" ucap ku malas
"kau bodoh ya, nggak ada yang jualan aroma yang beraroma darah di sini. mandi darah sana. aku tidak ingin mendekati mu kalau kau melakukannya" ucap ku memandang horor Bella
"Aku cuma bercanda" ucapnya membentuk tanda V menggunakan jari.
"Sudahlah, Karin tidak usah siapkan aku air-" ucap ku yang belum selesai
"kenapa yang mulia, apa anda tidak mau mandi" ucap Karin heran
"aku belum selesai berbicara" ucap ku memandang sinis Karin
"maaf yang mulia" ucapnya menunduk
"Sudahlah, aku ingin mandi di ruang dimensi saja" ucap ku dan menghilang
"tunggu aku ingin ikut" ucap Bella cemberut
"Axelle, draco, Rex, Aqua!!" teriak Yang membuat mereka kaget.
"ada apa Lady/Lily" ucap mereka kaget
"tidak ada, aku hanya ingin mandi di kolam Air terjun" ucap ku
"aku kira kau merindukan kami" ucap Axelle
"hey aku itu cuma baru beberapa hari mengunjungi kalian" ucap ku
"kau kan tau perbedaan waktu di sini dan di dunia nyata. beberapa hari di dunia nyata sama saja dengan berbulan bulan di dimensi ini" ucap Axelle kesal.
"baiklah baiklah nanti saja acara reuninya, aku ingin mandi" ucap ku mengibas ngibaskan tangan.
.........
aku pun berjalan melewati mereka yang masih Bacotan.
"masih sama" ucap ku saat melihat air terjun yang ku beri nama
Sanctus aqua. ia tidak tau kalau air terjun yang ia anggap biasa biasa saja adalah air suci yang sangat berharga. tau sih kalau ini air suci, tapi nggak tau manfaatnya jadi didak cck pakai buat mandi deh.
Ku rendam tubuhku ke dalam air terjun
"ahh segarnya" ucap ku di kala kala berenang.
Air suci Mempunyai aroma manis buah, sangat beda dengan aroma lain, dan aku sangat suka itu.
Aku tidak perlu membeli Sabun atau apalah, kan udah ada ini. untung untung buat hemat